Kamis, 4 Jun 2026
light_mode

Guru di Kota Berlebih, di Desa Terpencil Kekurangan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyebaran tenaga pendidik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tidak  proporsional. Guru menumpuk di sekolah-sekolah daerah perkotaan, sementara di  daerah pinggiran dan pedalaman banyak sekolah yang kekurangan guru, bahkan  banyak sekolah dasar yang hanya dididik oleh 2 atau 3 orang guru saja.

“Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Dan pemerintah terkesan mengabaikan hak-hak warga pinggiran dan pedalaman. Padahal sesuai dengan amanat  undang-undang warga mempunyai hak yang sama dalam pelayanan pendidikan,” kata  Ketua DPP Himpunan Pemuda Mandailing (HIPMA), M. Suhayri Lubis, S.Fil kepada wartawan, Senin (25/5) di Panyabungan.

Dikatakannya, saat ini banyak sekolah di daerah pedalaman yang kekurangan guru. Contohnya kata Suhairy, di desa Batahan Kecamatan Kotanopan. Saat ini sekolah dasar  tersebut hanya dua orang PNS. Anehnya, beberapa bulan lalu ada penempatan PNS dan guru TKS ke sekolah itu, namun baru sekali datang sudah dipindahkan.

“Bayangkan saja, dua atau tiga guru mengajar di enam kelas sekaligus. Itu sudah tidak  proporsional, dan tentu saja merugikan siswa karena tidak terlayani dengan baik.  Sementara di sekolah-sekolah perkotaan, guru malah berlebih. Ketimpangan ini  harus segera dicari solusinya oleh Pemkab Madina,” harapnya.

Dia berharap, guru sertifikasi yang menumpuk di kota supaya dipindahkan kedesa-desa terpencil yang kekurangan guru.

Menurutnya, kesenjangan pelayanan  pendidikan karena tidak ada motivasi terhadap guru untuk ditugaskan  di daerah terpencil. Selain itu, pemerintah juga terkesan tidak mau tahu  terhadap kehadiran guru yang ditempatkan di daerah terpencil.

“Bayangkan saja, tidak semua guru di desa terpencil dapat tunjangan, padahal tunjangan ini ada dianggarkan pemerintah. Sebaliknya, ada guru yang mengajar di desa yang belum termasuk kategori desa terpencil, namun mendapat tunjangan honor desa terpencil,” ungkapnya.

Peliput  : Lokot Husda Lubis
Editor    : Dahlan Batubara
  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus DPRD Madina: Manajemen SMGP Cendrung Eksklusif

    Pansus DPRD Madina: Manajemen SMGP Cendrung Eksklusif

    • calendar_month Rabu, 10 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina, Arsidin Batubara menilai manajemen PT SMGP cendrung eksklusif. Penilaian itu disampaikan Arsidin di Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Pansus DPRD dengan pihak SMGP di gedung dewan, Rabu (10/3/2021). Dia menyatakan masyarakat Mandailing Natal sejatinya adalah masyarakat yang santun dan ramah. Kerelaan keluarga korban tewas pada tragedi keracunan H2S […]

  • Aneh, Pemda Kontrak Mobil 170 Juta Pertahun Untuk Dinas Wakil Bupati Madina

    Aneh, Pemda Kontrak Mobil 170 Juta Pertahun Untuk Dinas Wakil Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online): Aneh, Pemda Mandailing Natal merental mobil dinas untuk menunjang aktifitas Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utami. Rentalnya mencapai Rp.170.000.000 per tahunnya. Hal ini terungkap setelah diketahui mobil dinas yang biasa di pakai oleh Wakil Bupati ber merk Hyundai mengalami kerusakan meski tergolong baru. Kepala Bagian Umum Sekretariat Pemkab Mandailing Natal Irsan […]

  • Jalur Medan-Berastagi Kembali Normal

    Jalur Medan-Berastagi Kembali Normal

    • calendar_month Minggu, 17 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemilik Bus Rugi Puluhan Juta Pemilik Bus Rugi Puluhan Juta BERASTAGI, (MO)- Jalan Negara jalur Medan-Tanahkaro-Kutacane yang sempat mengalami lumpuh total Jumat ( 15/2), berangsur normal pada Sabtu (16/2). Kerja keras petugas menggunakan alat berat sejak Jumat malam, berhasil membuka jalur utama yang menghubungkan 2 propinsi dan 12 kabupaten ini. Setelah berfungsi normal sekira pukul […]

  • Pemain Judi Dadu Ditangkap Polisi

    Pemain Judi Dadu Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Opsnal Satreskrim Polres Mandailing Natal menangkap lima orang pelaku perjudian jenis dadu di Desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Senin, (27/6). Kelima orang tersangka tersebut adalah, SP (31 tahun), AAP (36 tahun), EN (31 Tahun), JN (21 Tahun) dan HN (45 Tahun). Mereka tertangkap tangan oleh polisi saat […]

  • Seorang Warga Alahankae Hilang, BPBD Madina Diharap Turun Tangan

    Seorang Warga Alahankae Hilang, BPBD Madina Diharap Turun Tangan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Seorang warga Desa Alahankae Kecamatan Ulupungkut, Mandailing Natal (Madina) bernama Fajar Batubara (52) hilang sejak Senin 11 Mei 2026. Di hari hilangnya Fajar, masih terlihat oleh masyarakat di siang hari di pinggiran hutan sekitar arah utara desa. Saat menjelang magrib tidak kembali ke rumah sehingga Rosma kakak kandung Fajar risau. […]

  • Menanti Sikap Tegas Indonesia Soal Muslim Uighur

    Menanti Sikap Tegas Indonesia Soal Muslim Uighur

    • calendar_month Rabu, 19 Des 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Laporan-laporan soal kondisi mengenaskan Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang, Cina, yang mengalami penahanan dalam kamp-kamp reedukasi di Xinjiang terus bermunculan. Belakangan ini, sejumlah media internasional mengungkapkan, Pemerintah Cina mempekerjakan paksa para tahanan etnis Uighur dan Kazakhs di kamp-kamp reedukasi tersebut. Wilayah Xinjiang yang terletak di bagian utara Cina dihuni oleh mayorits Muslim dari etnis […]

expand_less