Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Guru SD Dibantai 11 Liang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Seorang Guru Sekolah Dasar ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya, Desa Bandar Panjang, Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (13/12/2010) pagi.

Korban yang bernama Eliza (49) diduga merupakan korban korban perampokan disertai pembunuhan karena di sekujur tubuh korban ditemukan 11 luka tusukan dan kepala pecah.

Mayat korban ditemukan masyarakat diduga setelah dua hari dibunuh karena kondisinya sudah mulai rusak serta membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Berdasarkan saksi mata Aprizal, korban baru diketahui meninggal setelah sejumlah guru disekolahnya curiga karena sejak Sabtu korban tidak masuk sekolah.

Merasa curiga, sejumlah guru mencoba mendatangi korban kerumahnya yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari Sekolah.

Saat tiba di rumah korban, para guru menemukan rumah Korban dalam keadaan terkunci dan tercium bau busuk. Saksi mata mencoba mengintip dari ventilasi rumah dan menemukan korban sudah terkapar di lantai.

Setelah melihat korban terkapar di lantai Aprizal bersama guru lainnya dan warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Muara Sipongi.

Saat dikonfirmasi pihak kepolisian membenarkan kejadian pembunuhan ini. Kepolisian langsung turun ke TKP setelah mendapat laporan dari masyarakat sekaligus melakukan olah TKP.

Duga sementara korban adalah korban perampokan yang disertai pembunuhan karena ditemukan luka di sekujur tubuh serta tempat barang berharga korban ditemukan di kamar mandi seperti tas tangan dompet dan beberapa dokumen lainnya.

Dari keterangan diperoleh pihak kepolisian, barang korban yang hilang seperti cincin, handphone dan uang. Hal ini diperkuat pengakuan kepala sekolah yang menyebutkan korban baru menerima uang sertifikasi guru berjumlah belasan juta rupiah.

Polisi sudah mengamankan barang-barang yang bisa dijadikan barang bukti seperti batu tempat penggilingan cabe yang diduga digunakan pelaku untuk memukul korban.

Setelah selesai divisum, mayat korban langsung dimandikan warga. Rencananya mayat korban akan dibawa ke tempat saudaranya di Medan, karena keluarga korban berada di Medan.

Selama ini korban tinggal sendirian di rumah dinas sekolah karena korban merupakan janda. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Kembali Raih Opini WTP, Atika: “Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua”

    Madina Kembali Raih Opini WTP, Atika: “Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua”

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut kembali meraih prestasi dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Opini WTP ini diraih berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2023 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumatera Utara (Sumut). Laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan tersebut diterima langsung oleh Wakil […]

  • Sudah 5 Cakada Daftar di Partai Golkar Madina

    Sudah 5 Cakada Daftar di Partai Golkar Madina

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terima 5 (Lima) berkas Calon kandidat Pilkada Madina 2024. Pendaftaran dibuka sejak 09 April 2024 Hingga 23 April 2024. Hingga sebelum ditutup pada Rabu, (24/04) 00:00 Dini hari, sudah ada 5 (Lima) Calon Kandidat Pilkada yang menyerahkan berkas calon pendaftaran kepala daerah Madina. […]

  • Polisi Usut Proyek DAS Batang Angkola

    Polisi Usut Proyek DAS Batang Angkola

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIDIMPUAN, – Diduga dikerjakan asal jadi, Pengaman tebing Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Angkola di Desa Huta Lombang, Psp Tenggara ambruk beberapa hari lalu. Kini polisi masih mengusut proyek dari Balai Benih Ikan dengan pagu Rp749 juta tersebut. Menurut beberapa warga sekitar, kejadian pasti ambruknya pengaman tebing DAS itu tidak diketahui oleh mereka. “Tidak ada […]

  • Tiada Ayah Ibu, 11 Bocah Terancam Kelaparan

    Tiada Ayah Ibu, 11 Bocah Terancam Kelaparan

    • calendar_month Kamis, 13 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Satu keluarga di Desa Hutaimbaru, Panyabungan Timur, Mandailing Natal terancam kelaparan jika tak dibantu segera. Mereka adalah 11 bocah yang masih kecil-kecil ditinggal ibu yang wafat dua bulan lalu, sedangkan ayah mereka sudah 4 bulan di dalam penjara. Otomatis, 11 bocah itu saat ini hanya diasuh oleh Ummi Roiyah (18) […]

  • Tahun depan sapi Australia diqurbankan

    Tahun depan sapi Australia diqurbankan

    • calendar_month Sabtu, 27 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO)- Sekretaris Daerah Pemko Medan, Syaiful Bahri, menyaksikan penyembelihan hewan kurban di dua kecamatan yakni Medan Barat dan Medan Johor. Penyembelihan hewan kurban di Medan Barat sejumlah 5 ekor lembu digelar di halaman Kelurahan Karang berombak, dan di Medan Johor sejumlah 5 ekor lembu di lapangan Setia Jadi keluhan Pangkalan Masyur, hari ini. Peyembelihan […]

  • Kapolda Sumut Tarik Kapolresta Siantar

    Kapolda Sumut Tarik Kapolresta Siantar

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Oegroseno memutasi jabatan Kapolres Pematang Siantar dari AKBP Fatori yang diduga melakukan penganiayaan terhadap salah seorang wartawan televisi swasta di daerah itu. Dalam serah terima jabatan yang dilakukan di Aula Kamtibmas Polda Sumut di Medan, Senin, 6 Desember 2010 jabatan Kapolres Pematang Siantar diserahkan kepada AKBP Alberd Sianipar […]

expand_less