Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Guru SD Dibantai 11 Liang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Seorang Guru Sekolah Dasar ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya, Desa Bandar Panjang, Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (13/12/2010) pagi.

Korban yang bernama Eliza (49) diduga merupakan korban korban perampokan disertai pembunuhan karena di sekujur tubuh korban ditemukan 11 luka tusukan dan kepala pecah.

Mayat korban ditemukan masyarakat diduga setelah dua hari dibunuh karena kondisinya sudah mulai rusak serta membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Berdasarkan saksi mata Aprizal, korban baru diketahui meninggal setelah sejumlah guru disekolahnya curiga karena sejak Sabtu korban tidak masuk sekolah.

Merasa curiga, sejumlah guru mencoba mendatangi korban kerumahnya yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari Sekolah.

Saat tiba di rumah korban, para guru menemukan rumah Korban dalam keadaan terkunci dan tercium bau busuk. Saksi mata mencoba mengintip dari ventilasi rumah dan menemukan korban sudah terkapar di lantai.

Setelah melihat korban terkapar di lantai Aprizal bersama guru lainnya dan warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Muara Sipongi.

Saat dikonfirmasi pihak kepolisian membenarkan kejadian pembunuhan ini. Kepolisian langsung turun ke TKP setelah mendapat laporan dari masyarakat sekaligus melakukan olah TKP.

Duga sementara korban adalah korban perampokan yang disertai pembunuhan karena ditemukan luka di sekujur tubuh serta tempat barang berharga korban ditemukan di kamar mandi seperti tas tangan dompet dan beberapa dokumen lainnya.

Dari keterangan diperoleh pihak kepolisian, barang korban yang hilang seperti cincin, handphone dan uang. Hal ini diperkuat pengakuan kepala sekolah yang menyebutkan korban baru menerima uang sertifikasi guru berjumlah belasan juta rupiah.

Polisi sudah mengamankan barang-barang yang bisa dijadikan barang bukti seperti batu tempat penggilingan cabe yang diduga digunakan pelaku untuk memukul korban.

Setelah selesai divisum, mayat korban langsung dimandikan warga. Rencananya mayat korban akan dibawa ke tempat saudaranya di Medan, karena keluarga korban berada di Medan.

Selama ini korban tinggal sendirian di rumah dinas sekolah karena korban merupakan janda. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencarian Identitas Diri Muslimah Spanyol

    Pencarian Identitas Diri Muslimah Spanyol

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        NEW YORK (Mandailing Onlne) – Kalene Santana (19 tahun) masih tergolong muda saat berani memutuskan berpindah keyakinan dari Katolik menjadi seorang muslimah. Perempuan Hispanik keturunan Puerto Rico dan Dominika ini merasa kehidupannya kini lengkap. Lantaran ia hidup dan mencintai kehidupan khas Spanyol, berbahasa Inggris, namun beribadah dengan cara Islam. Santana pun meyakinkan dirinya […]

  • Beberapa Kawasan Mandailing Lintasan Gerhana 9 Maret 2016

    Beberapa Kawasan Mandailing Lintasan Gerhana 9 Maret 2016

    • calendar_month Selasa, 8 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Peta magnitudo gerhana matahari 9 Maret 2016 yang teramati dari Sumatera Utara berupa gerhana matahari sebagian dengan magnitudo gerhana terentang antara 0,947 di pulau Bojo, sebelah Selatan Nias, hingga 0,800 yaitu di sebelah Utara Stabat. Data tersebut berdasar data yang dirilis Badan Meteorologi Klimataologi dan Geofisika, Selasa 8 Maret 2016. Keteramatan GMT 9 Maret 2016 […]

  • Saparuddin Haji Lubis: Strategi 60-10 Hingga Program Kopi Menyelamatkan Petani Karet

    Saparuddin Haji Lubis: Strategi 60-10 Hingga Program Kopi Menyelamatkan Petani Karet

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Membangun Madina itu bukan soal bisa atau tidak bisa, tetapi kuncinya adalah apakah kita semua mau bersama-sama membangun Madina? Itu kalimat calon bupati Madina Saparuddin Haji Lubis yang menjadi perhatian audiens dalam penyampaian visi misi calon bupati sebagai satu dari rangkaian tahapan penjaringan calon kepala daerah yang diselenggarakan PKB Madina […]

  • Hadiri Pengajian di Sinunukan II, Atika Cerita Posisi Perempuan

    Hadiri Pengajian di Sinunukan II, Atika Cerita Posisi Perempuan

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Atika Azmi Utammi Nasution menunaikan janji untuk menghadiri pengajian Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sinunukan di Desa Sinunukan II, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (20/10/2024). Kedatangan ini, kata Atika, adalah janji yang harus ditunaikan karena sebulan lalu tidak bisa hadir karena sakit. “Bulan lalu saya diundang hadir pengajian di Sinunukan […]

  • Pemprovsu Diminta Ganti Jembatan Pulo Padang

    Pemprovsu Diminta Ganti Jembatan Pulo Padang

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diminta mengganti jembatan Pulo Padang yang menghubungkan Kecamatan Lingga Bayu dengan Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Jalur ini juga berpungsi sebagai jalan lintas menghubungkan Kecamatan Lingga Bayu dengan Kecamatan Sinunukan serta Kecamatan Batahan. Jembatan yang terbuat dari bahan kayu itu kondisinya sudah lapuk dan membahayakan […]

  • Desa Hutapuli dan Polsek Siabu Bantu Korban Muara Saladi

    Desa Hutapuli dan Polsek Siabu Bantu Korban Muara Saladi

    • calendar_month Senin, 22 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Masyarakat Desa Hutapuli Kecamatan Siabu, Mandailing Natal bekerjasama dengan Polsek Siabu membantu korban musibah banjir bandang Desa Muara Saladi Kecamatan Ulupungkut. Sumbangan masyarakat yang terkumpul berupa pakaian layak pakai dan sejumlah uang. Kepala Desa Hutapuli, Hanafi menjawab wartawan, Senin (22/10/2018) mengungkapkan, bantuan yang telah dikumpulkan dari warga ini bentuk solidaritas kami […]

expand_less