Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Harga Kakao Melorot

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 18 Apr 2013
  • print Cetak

kakao 180413PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejak pemberlakuan regulasi baru bea keluar terhadap komidi kakao oleh pemerintah, petani di Madina (Mandailing Natal) ikut terpuruk.

Soalnya, harga biji kako kering sejak selasa (16/4/2013) sudah berada di level 15.000 per kilo gram di tingkat pedagang pengumpul. Tiga minggu sebelumnya harga masih bertengger di kisaran 20.000 per kilo gram.

Darwin (38) petani kakao di Desa Hutagodang Muda, Kecamatan Siabu menjawab wartawan, Kamis (18/4) menyatakan melorotnya harga kakao ini berakibat terhadap pendapatan petani.

Darwin mengatakan, sebelum diterapkan BK (bea keluar) kakao ini, harga kakao masih dikisaran Rp.20.000 per kg, bahkan sempat mencapai Rp.27.000 per kg.

“Kamipun menjadi heran harga jual kakao kering kita tidak pernah lagi mencapai 20.000 per kilo, bahkan untuk tiga minggu terekhir mencapai 15.000 per kilo,” ujarnya.

Hal senada disampaikan petani lain, Mahyudin (42), dikatakannya harga jual kakao semakin hari terus menurun, bahkan pernah mencapai harga 14.000 per kilo gram. Sementara tantangan hama penyerang bagi tanaman kakao makin banyak yang membutuhkan banyak biaya.

“Biaya kita untuk pembelian pupuk dan biaya perawatan lainnya, tidak pernah turun, malah cendrung naik. Sementara harga jual kita terus turun, makanya kami mengharapkan ada perbaikan harga, minimalnya 20.000 per kilo, kalau bisa tentu labih dari segitu,” harapnya.

Sementara itu, pedagang pengumpul, Tolib Nasution di hari yang sama mengatakan harga pembelian kakao dari petani di kisaran 15.000 hingga 17.000 per kilo gram. Dan mereka menjualnya kepada toke besar dengan harga 18.000 per kilo gram.

Dijelaskannya, harga beli dari petani itu tergantung dari kualitas kakao kering yang diproduksi petani. Sehingga muncul variasi harga antara 15.000 hingga 17.000 per kilo gram.

“Kalau harga kakao ini sudah turun dalam tiga minggu terakhir ini, katanya akibat penerapan BK kakao yang diterapkan pemerintah pusat. Dan soal harga, kita mengikut kemauan pasar. Jika harga bagus, kita pun akan menaikannya. Saya pikir terkait BK ini perlu menjadi perhatian bersama untuk menurunkannya,” harapnya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerpen : CATATAN RAMONA

    Cerpen : CATATAN RAMONA

    • calendar_month Jumat, 9 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (publis bagian 2 – selesai) Karya : WAHYUNI LUBIS Inilah yang aku cemaskan selama ini, jatuh cinta sendirian, padahal masih tangkas dalam ingatan, janji yang pernah kau lontarkan. Bersumpah untuk tidak meninggalkan, namun nyatanya kau malah pergi dengan dia yang pernah kau ludahkan.   Kau tau,bagaimana aku tanpa mu!!!! Ah,,,,,sudahlah, tidak penting. Aku baik-baik saja. […]

  • Bupati Lepas Kontingen Porprovsu Madina

    Bupati Lepas Kontingen Porprovsu Madina

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Ja’far Sukhairi Nasution lepas 85 atlet serta 30 ofisial dalam 10 cabang yang diperlombakan untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (PORPROVSU) di Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Kamis (27/10/2022). Pelepasan atlet dengan tema Junjung Tinggi Sportifitas Raih Prestasi ini […]

  • 3 Desa di Puncak Sorik Marapi Tak Tau Keberadaan TKA di Wilayah nya

    3 Desa di Puncak Sorik Marapi Tak Tau Keberadaan TKA di Wilayah nya

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : 3 Desa di kawasan izin operasional PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina tidak pernah tau keberadaan Tenaga Kerja Asing ( TKA ) diwilayahnya. Para Kepala Desa mengaku tak pernah ada laporan perusahaan ke mereka. ” pernah kami meminta data ke perusahaan terkait TKA namun tidak […]

  • Bupati Madina: Kami Yang Harus Datangi Ulama

    Bupati Madina: Kami Yang Harus Datangi Ulama

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    HUTABARGOT (Mandailing Online) –  Bupati Mandailing Natal, H. Muhammaf Jafar Sukhairi Nasution menyatakan bahwa selaku bupati dia yang harus mendatangi ulama. Itu dinyatakannya di hadapan para ulama dan guru-guru agama saat melaksanakan safari Jum’at di masjid Istiqomah, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Jumat (24/9/2021). “Kami yang harus mendatangi setiap ulama di kampung ini, bukan kami […]

  • Tak Berkategori

    Mendagri: Ditetapkan Terdakwa, Bupati Madina Segera Dinonaktifkan

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara sebagai tersangka dalam kasus suap proyek Bantuan Dana Bawahan Rabu (15/5) malam, setelah KPK menetapkan terlebih dahulu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Khairil Anwar dan pengusaha kontraktor, Surung Panjaitan, Rabu (15/5) sebagai tersangka. Namun hingga kini, Hidayat yang […]

  • Fahrizal Efendi Nasution Reses di Madina, Holong Mangalap Domu

    Fahrizal Efendi Nasution Reses di Madina, Holong Mangalap Domu

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumatera Utara, H Fahrizal Efendi Nasution,SH melakukan reses di Mandailing Natal, sejak 21 Pebruari 2021. Banyak keluhan dan aspirasi rakyat mencuat dari enam desa lokasi reses itu. Antara lain persoalan infrastruktur dan kebutuhan alsintan pertanian, ekonomi dan sosial. Sama dengan reses-reses sebelumnya, reses di penghujung Pebruari ini juga sangat […]

expand_less