Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Harga Kakao Melorot

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 18 Apr 2013
  • print Cetak

kakao 180413PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejak pemberlakuan regulasi baru bea keluar terhadap komidi kakao oleh pemerintah, petani di Madina (Mandailing Natal) ikut terpuruk.

Soalnya, harga biji kako kering sejak selasa (16/4/2013) sudah berada di level 15.000 per kilo gram di tingkat pedagang pengumpul. Tiga minggu sebelumnya harga masih bertengger di kisaran 20.000 per kilo gram.

Darwin (38) petani kakao di Desa Hutagodang Muda, Kecamatan Siabu menjawab wartawan, Kamis (18/4) menyatakan melorotnya harga kakao ini berakibat terhadap pendapatan petani.

Darwin mengatakan, sebelum diterapkan BK (bea keluar) kakao ini, harga kakao masih dikisaran Rp.20.000 per kg, bahkan sempat mencapai Rp.27.000 per kg.

“Kamipun menjadi heran harga jual kakao kering kita tidak pernah lagi mencapai 20.000 per kilo, bahkan untuk tiga minggu terekhir mencapai 15.000 per kilo,” ujarnya.

Hal senada disampaikan petani lain, Mahyudin (42), dikatakannya harga jual kakao semakin hari terus menurun, bahkan pernah mencapai harga 14.000 per kilo gram. Sementara tantangan hama penyerang bagi tanaman kakao makin banyak yang membutuhkan banyak biaya.

“Biaya kita untuk pembelian pupuk dan biaya perawatan lainnya, tidak pernah turun, malah cendrung naik. Sementara harga jual kita terus turun, makanya kami mengharapkan ada perbaikan harga, minimalnya 20.000 per kilo, kalau bisa tentu labih dari segitu,” harapnya.

Sementara itu, pedagang pengumpul, Tolib Nasution di hari yang sama mengatakan harga pembelian kakao dari petani di kisaran 15.000 hingga 17.000 per kilo gram. Dan mereka menjualnya kepada toke besar dengan harga 18.000 per kilo gram.

Dijelaskannya, harga beli dari petani itu tergantung dari kualitas kakao kering yang diproduksi petani. Sehingga muncul variasi harga antara 15.000 hingga 17.000 per kilo gram.

“Kalau harga kakao ini sudah turun dalam tiga minggu terakhir ini, katanya akibat penerapan BK kakao yang diterapkan pemerintah pusat. Dan soal harga, kita mengikut kemauan pasar. Jika harga bagus, kita pun akan menaikannya. Saya pikir terkait BK ini perlu menjadi perhatian bersama untuk menurunkannya,” harapnya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 35 Imigran Gelap Asal Srilanka Terdampar di Mandailing Natal

    35 Imigran Gelap Asal Srilanka Terdampar di Mandailing Natal

    • calendar_month Senin, 19 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA, (MO)- Akibat mengalami kerusakan kapal di tengah laut, 35 orang imigran gelap asal Srilanka tujuan Australia terdampar di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Para imigran tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan tradisional di Kecamatan Natal. Ketika itu kapal motor mereka tengah terombang-ambing di Laut Selat India. Para nelayan tradisional berusaha menolong dengan menarik kapal […]

  • Jalan Simpang Gambir-Sumbar Diperbaiki

    Jalan Simpang Gambir-Sumbar Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      LINGGA BAYU (Mandailing Online) – Perbaikan jalan jalur Simpang Gambir-batas Sumatera Barat sedang berlangsung. Kegiatan perbaikan jalan yang sumber dari APBN-P 2015 itu mencakup jalan sepanjang 7 kilo meter dari titik Desa Dalan Lidang Kecamatan Lingga Bayu hingga Desa Muara Bangkok, Kecamatan Ranto Baek, Mandailing Natal. Pihak pemerintah Desa Manisak mengatakan, perbaikan jalan berupa […]

  • MenPAN-RB : Jangan Pernah Ubah Hasil TKD CPNS

    MenPAN-RB : Jangan Pernah Ubah Hasil TKD CPNS

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hasil tes kompetensi dasar (TKD) CPNS 2013 tak bisa diubah oleh siapapun. Kalau putera daerah tidak lulus, ke depan pemda dapat meningkatkan kapasitas para calon peserta tes, antara lain melalui bimbingan belajar sejak jauh-jauh hari sebelum seleksi CPNS. Penegasan ini disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar menanggapi aksi […]

  • Acara Mendengarkan Pidato Kenegaraan Sepi

    Acara Mendengarkan Pidato Kenegaraan Sepi

    • calendar_month Kamis, 16 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Acara mendengarkan pidato kenegaraan di ruang paripurna DPRD Mandailing Natal (Madina), Kamis (16/8) sangat sepi. Hingga pukul 11.00 Wib atau satu jam setelah acara dimulai jumlah anggota dewan yang hadir hanya 12 orang dari total 40 orang jumlah anggota DPRD Madina. Acara dibuka oleh Ketua DPRD Madina, As Imran Kahytami Daulay ini […]

  • Perceraian, Rapuhnya Ikatan Rumah Tangga di Negara Sekuler

    Perceraian, Rapuhnya Ikatan Rumah Tangga di Negara Sekuler

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Intan Marfuah Aktivis Muslimah Pengadilan Agama Kelas II Tanah Grogot menangani perkara perceraian di Kabupaten Paser selama 2024 sebanyak 507 perkara, terdiri dari cerai gugat dan cerai talak. Jumlah perkara ini meningkat dibanding 2023 yang hanya 497 kasus. “Penyebab perceraian bermula dari pertengkaran antara suami-istri. Selain itu permasalahan ekonomi, perselingkuhan, dan masih lainnya,” kata […]

  • Warga Desa Lancat di Lingga Bayu Dikejutkan Penemuan Mayat Ditimpa Batu Besar

    Warga Desa Lancat di Lingga Bayu Dikejutkan Penemuan Mayat Ditimpa Batu Besar

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Linggabayu ( Mamdailing Online ): warga desa Lancat di Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal dihebohkan dengan penemuan mayat yang tertimpa batu di pinggiran sungai batangnatal. Penemuan mayat itu sontak membuat warga sekitar mendatangi lokasi. Dalam video yang beredar di media sosial sekujur tubuh korban tertimpa batu kecuali bagian kepala korban. Belum diketahui pasti identitas […]

expand_less