Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Hari Ini, Pemkab Madina Dihantam 2 Gelombang Unjukrasa Mahasiswa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 30 Mar 2016
  • print Cetak
Massa IMMAN dan SIMMAK di halaman kantor bupati Madina

Massa IMMAN dan SIMMAK di halaman kantor bupati Madina

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintahan di Mandailing Natal makin rapuh, tak mampu memberikan keyakinan kepada elemen-elemen masyarakat bahwa pemerintahan Madina bersih dari pejabat-pejabat koruptor.

Hari ini, Rabu (30/3/2016), Pemkab Madina didatangi dua gelombang unjukrasa dari tiga organisasi mahasiswa yang belainan. Tetapi, tuntutannya sama, yakni meminta pembersihan Pemkab Madina dari pejabat-pejabat korup.

Unjukrasa gelombang pertama adalah Gerakan Berantas Korupsi (GEBRAK) Madina, berunjukrasa ke Dinas Pendidikan Madina dan Dinas Pertanian Madina, mendesak kedua instansi itu menyetop perbuatan korupsi yang selama ini diduga banyak uang negara dikorupsi para pejabatnya. GEBRAK juga mendesak pihak penegak hukum melakukan penyidikan atas dugaan korupsi di dua instasi itu.

Unjukrasa gelombang kedua adalah Serikat Mahasiswa Masyarakat Anti Korupsi (SIMMAK) yang bergabung dengan DPP Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMMAN) berunjukrasa ke kantor bupati dan berlanjut ke DPRD Madina.

Sekitar 100 massa IMMAN dan SIMMAK mendesak bupati Madina mencopot Harlan Batubara dari jabatan Kepala Dinas Perhubungan karena sudah ditetapkan sebagai tersangka korupsi kasus lahan terminal bernilai milyaran rupiah.

Mereka juga menilai bupati Madina tak memiliki komitmen membersihkan Pemkab Madina dari pejabat korup. Surat bupati kepada Polres Madina agar memberikan penangguhan penahanan terhadap Harlan Batubara sebagai bukti bahwa bupati tidak serius memberantas korupsi. Dan Harlan hingga kini masih berada diluar tahanan.

Jika kasus korupsi lahan termal Panyabungan tak mendapat penanganan baik di Madina, maka mahasiswa bertekad akan membawa kasus itu ke Kapolda Sumut maupun Kejaksaan Tinggi Sumut.

Kedua organisasi ini juga menilai bahwa pembangunan Tapian Sirisiri bukan merupakan prioritas bagi rakyat. Mereka menolak keras pembangunan Tapian Sirisiri dengan alasan pembanguanannya terkesan dipaksakan, tanpa mempunyai legitimasi dan dasar hukum yang jelas.

Massa Gemar Madina di halaman Dinas Pertanian Madina

Massa Gebrak Madina di halaman Dinas Pertanian Madina

“Pembangunan Tapian Sirisiri bukan hal yang sangat mendesak dilakukan, dan bukan hajat hidup rakyat banyak, dan masih banyak program prioritas yang bersentuhan dengan kepentingan masyarakat luas,” seru salah seorang narator.

Aksi unjukrasa IMMAN dan SIMMAK ini tak mendapat resfon di halaman kantor bupati, karena tak ada satu pejabat yang mendatangi mereka. Akhirnya pengunjukrasa melanjutkan ke DPRD Madina.

Di DPRD Madina, pengunjukrasa diterima anggota DPRD Madina, Ali Makmur Nasution dan Mulyadi Hakim Nasution. Kedua wakil rakyat ini menyatakan akan melanjutkan aspirasi itu kepada pemerintah daerah.

Peliput : Maradotang Pulungan, Holik Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebuah CeritaTentang Kopi

    Sebuah CeritaTentang Kopi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MITOS minum kopi berasal dari zaman kuno. Popularitas kopi telah membuat orang percaya berbagai hal yang berbeda tentang bagaimana kopi mempengaruhi kesehatan. Beberapa hal tentang kopi adalah benar, yang lain hanyalah sebuah mitos yang telah dipertahankan selama bertahun-tahun. Kopi sering disalahkan karena kandungan utamanya, yaitu kafein. Kafein adalah zat alami yang ditemukan dalam daun, biji […]

  • Komisi I DPRD Tinjau SDN 099 Proyek Batang Gadis, Kasek: Kasihan Anak-anak

    Komisi I DPRD Tinjau SDN 099 Proyek Batang Gadis, Kasek: Kasihan Anak-anak

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Madina pada Selasa (9/11) meninjau SDN 099 Proyek Batang Gadis yang belakangan viral di media sosial karena belum tersentuh pembangunan pascakebakaran 2 tahun lalu. Zubaidah Nasution, Hamdani, Zainal Abidin, dan Asmaruddin tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB. Dari pantauan awak media, setidaknya ada 6 ruangan yang hangus […]

  • Oknum Dewan Terjaring Razia Mesum

    Oknum Dewan Terjaring Razia Mesum

    • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI, (MO)- Tim gabungan Polres Binjai dan Pemko Binjai, kembali melakukan razia hotel-hotel kelas melati dan hiburan karaoke di Kota Rambutan, Sabtu (4/8) tengah malam. Dari operasi ini, petugas mengamankan sejumlah pasangan tanpa identitas resmi dari kamar hotel, termasuk diantaranya oknum wakil rakyat Langkat. Keterangan diperoleh, razia pertama kali dilakukan di Jalan T Amir Hamzah, […]

  • Pemain PSMS Diterpa Isu Suap

    Pemain PSMS Diterpa Isu Suap

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pemain PSMS Medan dilanda isu suap menyusul hasil tragis 3-3 melawan Persiba Bantul di Stadion Segiri, Samarinda, Kaltim. Hasil imbang ini membuat Persiba Bantul yang melangkah ke semifinal dan PSMS pulang ke Medan untuk memulai lagi perjuangan dari titik paling awal di musim kompetisi mendatang. Kepada Tribun, Kamis (19/5), seorang pemain Ayam Kinantan […]

  • Bertabur Prestasi, MAN 1 Madina Juara Robotik Tingkat Nasional

    Bertabur Prestasi, MAN 1 Madina Juara Robotik Tingkat Nasional

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat Nasional pada ajang Inovasi Robotik Tingkat Nasional Tahun 2021. Ini merupakan kali pertama siswa MAN 1 Madina keluar sebagai juara 1 dan 2 pada bidang robotik. Sebelumnya, sudah banyak siswa madrasah ini yang berprestasi di bidang […]

  • DPRD Tidak Terima Alasan Dinas PU

    DPRD Tidak Terima Alasan Dinas PU

    • calendar_month Kamis, 5 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Soal Pembatalan Tender Proyek Panyabungan (MO) – DPRD Mandailing Natal (Madina) tidak bisa menerima alasan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Madina dalam hal pembatalan tender proyek di instansi itu. Rapat dengar pendapat yang digelar di ruang Komisi III DPRD Madina, Kamis (5/7) pun ditunda untuk dilanjutkan besok. Pihak PU menyatakan pembatalan tender proyek pada 26 Juni […]

expand_less