Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Hari Ini, Pemkab Madina Dihantam 2 Gelombang Unjukrasa Mahasiswa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 30 Mar 2016
  • print Cetak
Massa IMMAN dan SIMMAK di halaman kantor bupati Madina

Massa IMMAN dan SIMMAK di halaman kantor bupati Madina

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintahan di Mandailing Natal makin rapuh, tak mampu memberikan keyakinan kepada elemen-elemen masyarakat bahwa pemerintahan Madina bersih dari pejabat-pejabat koruptor.

Hari ini, Rabu (30/3/2016), Pemkab Madina didatangi dua gelombang unjukrasa dari tiga organisasi mahasiswa yang belainan. Tetapi, tuntutannya sama, yakni meminta pembersihan Pemkab Madina dari pejabat-pejabat korup.

Unjukrasa gelombang pertama adalah Gerakan Berantas Korupsi (GEBRAK) Madina, berunjukrasa ke Dinas Pendidikan Madina dan Dinas Pertanian Madina, mendesak kedua instansi itu menyetop perbuatan korupsi yang selama ini diduga banyak uang negara dikorupsi para pejabatnya. GEBRAK juga mendesak pihak penegak hukum melakukan penyidikan atas dugaan korupsi di dua instasi itu.

Unjukrasa gelombang kedua adalah Serikat Mahasiswa Masyarakat Anti Korupsi (SIMMAK) yang bergabung dengan DPP Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMMAN) berunjukrasa ke kantor bupati dan berlanjut ke DPRD Madina.

Sekitar 100 massa IMMAN dan SIMMAK mendesak bupati Madina mencopot Harlan Batubara dari jabatan Kepala Dinas Perhubungan karena sudah ditetapkan sebagai tersangka korupsi kasus lahan terminal bernilai milyaran rupiah.

Mereka juga menilai bupati Madina tak memiliki komitmen membersihkan Pemkab Madina dari pejabat korup. Surat bupati kepada Polres Madina agar memberikan penangguhan penahanan terhadap Harlan Batubara sebagai bukti bahwa bupati tidak serius memberantas korupsi. Dan Harlan hingga kini masih berada diluar tahanan.

Jika kasus korupsi lahan termal Panyabungan tak mendapat penanganan baik di Madina, maka mahasiswa bertekad akan membawa kasus itu ke Kapolda Sumut maupun Kejaksaan Tinggi Sumut.

Kedua organisasi ini juga menilai bahwa pembangunan Tapian Sirisiri bukan merupakan prioritas bagi rakyat. Mereka menolak keras pembangunan Tapian Sirisiri dengan alasan pembanguanannya terkesan dipaksakan, tanpa mempunyai legitimasi dan dasar hukum yang jelas.

Massa Gemar Madina di halaman Dinas Pertanian Madina

Massa Gebrak Madina di halaman Dinas Pertanian Madina

“Pembangunan Tapian Sirisiri bukan hal yang sangat mendesak dilakukan, dan bukan hajat hidup rakyat banyak, dan masih banyak program prioritas yang bersentuhan dengan kepentingan masyarakat luas,” seru salah seorang narator.

Aksi unjukrasa IMMAN dan SIMMAK ini tak mendapat resfon di halaman kantor bupati, karena tak ada satu pejabat yang mendatangi mereka. Akhirnya pengunjukrasa melanjutkan ke DPRD Madina.

Di DPRD Madina, pengunjukrasa diterima anggota DPRD Madina, Ali Makmur Nasution dan Mulyadi Hakim Nasution. Kedua wakil rakyat ini menyatakan akan melanjutkan aspirasi itu kepada pemerintah daerah.

Peliput : Maradotang Pulungan, Holik Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Sudah Tahu Berita Penembakan, Humas Tunggu Proses Hukum

    Sekda Sudah Tahu Berita Penembakan, Humas Tunggu Proses Hukum

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekretaris Daerah Madina, Safe’i Lubis menyatakan telah mengetahui kasus dugaan penembakan oleh pejabat Dinas Keuangan Madina terhadap warga Desa Hutanamale. Itu dikatakan Syafe,i menjawab wartawan di ruang kerjanya, Kamis (23/2/2017). Hanya saja, dia mengetahuinya dari pemberitaan media massa. Sedangkan laporan resmi sejauh ini belum masuk ke ruang kerjanya sehingga dia belum […]

  • MenPAN-RB : Jangan Pernah Ubah Hasil TKD CPNS

    MenPAN-RB : Jangan Pernah Ubah Hasil TKD CPNS

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hasil tes kompetensi dasar (TKD) CPNS 2013 tak bisa diubah oleh siapapun. Kalau putera daerah tidak lulus, ke depan pemda dapat meningkatkan kapasitas para calon peserta tes, antara lain melalui bimbingan belajar sejak jauh-jauh hari sebelum seleksi CPNS. Penegasan ini disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar menanggapi aksi […]

  • Syahrul Kembali Rombak Kabinet

    Syahrul Kembali Rombak Kabinet

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lantik 12 Pejabat Eselon II & 8 Eselon III SIDIMPUAN; Bupati Tapanuli Selatan H Syahrul M Pasaribu kembali merombak ‘kabinetnya’ dengan melantik dan mengambil sumpah serta janji jabatan 12 pejabat eselon II dan delapan pejabat eselon III, Jumat (11/2). Beberapa pekan lalu, Syahrul juga telah mengganti sejumlah pejabat eselon tiga di lingkungan Pemkab Tapsel. Pejabat […]

  • Realisasi PBB Masih 40 Persen

    Realisasi PBB Masih 40 Persen

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Capaian realisasi penerimaan PBB P2 di Kabupaten Mandailing Natal untuk tahun 2012 hanya berkisar 40 persen, dengan potensi terget sebesar 1 milyar rupiah. Posisi itu juga sama di tahun 2011. Rendahnya capaian realisasi tersebut akibat nama wajib pajak tidak sesuai dengan objek pajak. Itu terjadi akibat belum ada pemutakhiran data pada […]

  • Hari Raya Qurban Tim 8 Madina Berbagi Dengan Masyarakat dan Yatim

    Hari Raya Qurban Tim 8 Madina Berbagi Dengan Masyarakat dan Yatim

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    ‎ ‎PANYABUNGAN ( Mandailing Online): usai pelaksanaan sholad Idul Adha 1446 H kantor Partai Gerakan Indonesia Raya Mandailing Natal ( Madina ) dipadati oleh warga Masyarakat Gunung Tua Raya dan Yatim. Mereka sengaja di undang untuk mengikuti prosesi penyembelihan hewan qurban sekaligus pembagian jatah daging kurban. ” Tim 08 Madina dari Partai Gerindra hari ini […]

  • Curi- Curi Pandang, Murid SMP Dicabuli Gurunya

    Curi- Curi Pandang, Murid SMP Dicabuli Gurunya

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN :Salah satu guru SMP berpacaran dengan muridnya di sebut saja namanya KS, 28, warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal tega mencabuli siswinya sendiri yang masih berusia 16 tahun. Kasus itu berawal saat KS yang masih melajang ini mengajar di salah satu sekolah tingkat SMP swasta di Kabupaten Mandailing Natal . KS sering […]

expand_less