Rabu, 19 Agu 2026
light_mode

Hari Ini, Pemkab Madina Dihantam 2 Gelombang Unjukrasa Mahasiswa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 30 Mar 2016
  • print Cetak
Massa IMMAN dan SIMMAK di halaman kantor bupati Madina

Massa IMMAN dan SIMMAK di halaman kantor bupati Madina

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintahan di Mandailing Natal makin rapuh, tak mampu memberikan keyakinan kepada elemen-elemen masyarakat bahwa pemerintahan Madina bersih dari pejabat-pejabat koruptor.

Hari ini, Rabu (30/3/2016), Pemkab Madina didatangi dua gelombang unjukrasa dari tiga organisasi mahasiswa yang belainan. Tetapi, tuntutannya sama, yakni meminta pembersihan Pemkab Madina dari pejabat-pejabat korup.

Unjukrasa gelombang pertama adalah Gerakan Berantas Korupsi (GEBRAK) Madina, berunjukrasa ke Dinas Pendidikan Madina dan Dinas Pertanian Madina, mendesak kedua instansi itu menyetop perbuatan korupsi yang selama ini diduga banyak uang negara dikorupsi para pejabatnya. GEBRAK juga mendesak pihak penegak hukum melakukan penyidikan atas dugaan korupsi di dua instasi itu.

Unjukrasa gelombang kedua adalah Serikat Mahasiswa Masyarakat Anti Korupsi (SIMMAK) yang bergabung dengan DPP Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMMAN) berunjukrasa ke kantor bupati dan berlanjut ke DPRD Madina.

Sekitar 100 massa IMMAN dan SIMMAK mendesak bupati Madina mencopot Harlan Batubara dari jabatan Kepala Dinas Perhubungan karena sudah ditetapkan sebagai tersangka korupsi kasus lahan terminal bernilai milyaran rupiah.

Mereka juga menilai bupati Madina tak memiliki komitmen membersihkan Pemkab Madina dari pejabat korup. Surat bupati kepada Polres Madina agar memberikan penangguhan penahanan terhadap Harlan Batubara sebagai bukti bahwa bupati tidak serius memberantas korupsi. Dan Harlan hingga kini masih berada diluar tahanan.

Jika kasus korupsi lahan termal Panyabungan tak mendapat penanganan baik di Madina, maka mahasiswa bertekad akan membawa kasus itu ke Kapolda Sumut maupun Kejaksaan Tinggi Sumut.

Kedua organisasi ini juga menilai bahwa pembangunan Tapian Sirisiri bukan merupakan prioritas bagi rakyat. Mereka menolak keras pembangunan Tapian Sirisiri dengan alasan pembanguanannya terkesan dipaksakan, tanpa mempunyai legitimasi dan dasar hukum yang jelas.

Massa Gemar Madina di halaman Dinas Pertanian Madina

Massa Gebrak Madina di halaman Dinas Pertanian Madina

“Pembangunan Tapian Sirisiri bukan hal yang sangat mendesak dilakukan, dan bukan hajat hidup rakyat banyak, dan masih banyak program prioritas yang bersentuhan dengan kepentingan masyarakat luas,” seru salah seorang narator.

Aksi unjukrasa IMMAN dan SIMMAK ini tak mendapat resfon di halaman kantor bupati, karena tak ada satu pejabat yang mendatangi mereka. Akhirnya pengunjukrasa melanjutkan ke DPRD Madina.

Di DPRD Madina, pengunjukrasa diterima anggota DPRD Madina, Ali Makmur Nasution dan Mulyadi Hakim Nasution. Kedua wakil rakyat ini menyatakan akan melanjutkan aspirasi itu kepada pemerintah daerah.

Peliput : Maradotang Pulungan, Holik Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rebecca Pacari Anak Medan

    Rebecca Pacari Anak Medan

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penyanyi Rebecca akhirnya mengakui sudah punya kekasih. Mengaku serius pacaran dan ingin menikah, penyanyi yang punya banyak tato ini masih merahasiakan identitas pujaan hatinya. “Sudah ada, bahkan kita sudah bertemu keluarga masing-masing,” kata Rebeccan Meski serius bukan berarti Rebecca ingin menikah cepat. Kekasih Rebecca yang kabarnya berdarah Kanada dan Medan itu juga belum mau mengajak […]

  • Proyek Panas Bumi di Mandailing Natal dan Solusinya

    Proyek Panas Bumi di Mandailing Natal dan Solusinya

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Asrori Nasution   Latar Belakang Krisis energi merupakan salah satu masalah yang dihadapi negara-negara di seluruh dunia saat ini. Setiap negara berlomba untuk mencari sumber energi yang dinyatakan lebih ramah lingkungan dan dapat mencukupi kebutuhan energinya. Pada sisi yang lain, pemakaian energi fosil yang terus menerus ternyata diperkirakan akan habis alias tidak […]

  • Maling Kotak Amal Masjid Desa Padang Galugur Mompang Terekam CCTV

    Maling Kotak Amal Masjid Desa Padang Galugur Mompang Terekam CCTV

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online): aksi maling kotak amal di masjid Al Iksan di Desa Padang Galugur Mompang, Kecamatan Panyabungan Utara terekam CCTV. Kejadian terjadi pasa Rabu 22/05/2024  sekitar pukul 08.45 wib. ” ada jutaan uang di dalam kotak amal itu, nekatnya dilakukan pagi hari dengan menjebol gembok kotak amal” kata Riswan pengurus masjid Al Iksan Kamis […]

  • Kalapas Panyabungan: Napi Pesan Sabu Lewat Telepon

    Kalapas Panyabungan: Napi Pesan Sabu Lewat Telepon

    • calendar_month Rabu, 24 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online ) – Kalapas Kelas IIB Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut Mustafa Kamal Simamora akui kebobolan atas tindakan salah seorang penghuni Lapas atas nama Alpin Frio Majid Tanjung ( 24 ) yang memesan narkotika jenis sabu sabu lewat telepon selular yang kasusnya saat ini ditangani Polres Madina. “Kami kecolongan adanya penghuni lapas yang […]

  • Pemuda Muhammadiyah dan Bupati Madina Jalin Silaturrahim

    Pemuda Muhammadiyah dan Bupati Madina Jalin Silaturrahim

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Madina melaksanakan silaturrahim dengan Bupati Madina. Silaturrahim itu berlangsung di ruang kerja Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution, Selasa (2/6/2020). Silaturrahim itu berlangsung akrab. Berbagai hal kedaerahan dibicarakan. Termasuk sinergitas hubungan antara pemda dengan kepemudaan untuk penguatan nilai nilai religiusitas di dalam sistem pembangunan daerah. Dalam hal […]

  • Ucapan Selamat Tahun Baru Hijriyah, Bolehkah?

    Ucapan Selamat Tahun Baru Hijriyah, Bolehkah?

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ustaz Nashih Nashrullah Ucapan selamat bukan ritual agama. Pada Selasa (5/11), tibalah masa peralihan tahun baru Hijriyah, dari 1434 menuju 1435 H. Sistem kalender Islam memang bukan sekadar penanggalan biasa. Melainkan, ada banyak hal momentum berharga di baliknya, termasuk soal identitas. Maka, dalam tradisi sebagian kalangan belakangan ini muncul fenomena ritual keagamaan atau sebatas […]

expand_less