Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Hari Pertama Puasa, Pasar Pabukoan Masih Sepi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
  • print Cetak


Hari pertama pasar parbukoan yang digelar di Kota Psp tepatnya di areal City Walk, Senin (1/8) belum terlalu ramai, baik itu pedagang maupun pembeli yang datang. Bahkan sebagian lapak masih belum juga diisi oleh pedagang.
Borneo-Tapsel
“Masih hari pertama, pedagang juga masih banyak yang belum mengisi lapaknya, makanya hari pertama ini masih agak sunyi,” kata Kadisperindagkop Psp, Islahuddin Nasution saat mendampingi Wakil Wali Kota, Maragunung dan Kapolres Psp, AKBP Andi S Taufik SIk MSi meninjau pasar pabukoan.
Kemudian dikatakannya, dengan langkah dan upaya yang sudah dilakukan termasuk sosialisasi dan pemberitahuan langsung kepada masyarakat dan pedagang oleh Pemko bekerjasama dengan Polres Psp, diharapkan seluru pedagang khusus dibulan suci ramadan akan berjualan di lokasi yang sudah ditentukan. “Kita berharap semuanya berjalan lancar hingga akhir,” katanya.
Sementara itu Kapolres Psp, AKBP Andi S Taufik mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat yang sudah mematuhi peraturan Wali kota untuk tidak berdagang di Jalan Monginsidi atau harus berjualan di lokasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah yakni di City Walk.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah mematuhi aturan yang ada semoga bisa berlangsung dengan baik,” ucapnya.
Salah seorang pembeli, BF Hasibuan (34) mengaku sangat mendukung lokasi pasar ramadan di City Walk. Selain areal parkir yang luas, juga tidak membuat terjadinya kemacetan dan lokasinya lebih leluasa.
Hanya saja dirinya mengharapkan agar lokasinya lebih diperbaiki terutama lantainya agar didatarkan agar nyaman dilalui dan tidak membuat pembeli terganggu karena tanah bergelombang.
“Sudah cukup baik, tapi masih banyak yang perlu diperbaiki, kita berharap selama 30 hari kedepan agar segera diperbaiki,” pintanya.
Selain berkeliling meninjau lokasi pasar pabukoan rombongan Kapolres Psp, Andi S Taufik juga menyempatkan berbelanja makanan berbuka puasa bersama Wawako, Maragunung Harahap. (phn/mer)
Sumber : metrosiantar.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

    Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pencipta lagu Mandailing saat ini tak lagi mengindahkan bahasa Mandailing asli, sehingga lagu-lagu Mandailing sudah jauh dari esensi kebudayaan Mandailing. Mayoritas album lagu Mandailing atau album Tapsel-Madina sudah bercampur dengan bahasa Indonesia, baik dari sisi kata maupun dari sisi kalimat. Kondisi itu telah menyebabkan nyanyian Mandailing yang diciptakan para pencipta […]

  • Bela Palestina Tak Cukup Dengan Retorika

    Bela Palestina Tak Cukup Dengan Retorika

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Novida Sari, S.Kom Ketua Majelis Taklim Islam Kaffah Madina Pidato Presiden Prabowo dalam Forum KTT Developing Eight (D-8) dinilai bagus tapi terkesan menggurui dan abai atas apa yang dilakukan oleh negara-negara tersebut, demikian menurut Pengamat Timur Tengah, Smith Alhadar. Menurutnya, Prabowo tidak mendapatkan cukup informasi tentang perkembangan di Gaza. Meskipun Indonesia sendiri begitu vokal […]

  • Gunda Pietsch Bersyahadat Dua Kali

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gunda Pietsch, dididik keluarga yang tidak memandang penting posisi agama dalam hidup. Kedua orangtuanya tak lagi mengunjungi gereja sejak Gunda lahir. “Jadi, saya tidak mengenal Tuhan sejak lahir,” kata dia seperti dilansir onislam.net, Rabu (13/11). Memasuki usia dewasa, Gunda berpikir tidak mungkin kehidupan ini berjalan begitu saja tanpa ada yang mengatur. Awalnya, sikap skeptis Gunda […]

  • Rahmad Raiyyan Terima Aspirasi Warga Huta Tinggi

    Rahmad Raiyyan Terima Aspirasi Warga Huta Tinggi

    • calendar_month Senin, 23 Okt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut , Rahmad Raiyyan Nasution melaksanakan sosialisasi peraturan daerah di Desa Huta Tinggi, Panyabungan Timur, Mandailing Natal (Madina), Senin, (23/10/2023). Sosialisasi tentang Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Utara tentang Ketertiban Masyarakat dan Ketertiban Umum. Sosialisasi berjalan sukses dihadiri ratusan warga. Meski begitu, warga juga tetap menyampaikan aspirasi pembangunan. […]

  • ISU GENDER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA (2-selesai)

    ISU GENDER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA (2-selesai)

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh :  Moechtar Nasution Wakil Direktur GEREP Institute   Bila kearifan lokal ini dapat dilembagakan, maka akan sangat efektif sebagai upaya untuk penanggulangan resiko bencana karena langsung tersentuh pada sendi – sendi kehidupan bermasyarakat, terutama ketika menjadi syair yang dinyanyikan oleh ibu – ibu saat menidurkan anaknya akan sangat melekat dalam jiwa mereka sampai dewasa. […]

  • Dipicu Buang Kotoran Ternak, Sepuluh Rumah Warga Dibakar

    Dipicu Buang Kotoran Ternak, Sepuluh Rumah Warga Dibakar

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TAPSEL – Puluhan polisi berpakaian lengkap menyisir Desa Tolang Jae, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapsel, Senin (23/12) pukul 15.00 WIB. Di bawah guyuran hujan, petugas mengamankan 62 warga dari desa itu. Warga yang ditangkap, diduga terlibat pembakaran 10 rumah di Dusun Adian Goti. Seperti yang dilansir harian METRO sekitar pukul 10.00 WIB ada seratusan warga […]

expand_less