Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

Iskandar Hasibuan Diteror

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Nov 2012
  • print Cetak

MADINA, (MO) – Kerap menyerukan agar seluruh masyarakat Mandailing Natal (Madina) sama-sama menjaga kondusifitas dan stabilitas sosial serta tidak terprovokasi, Ketua Komisi 1 DPRD Madina, Iskandar Hasibuan malah dihujani pesan singkat bernada “teror” dan ancaman. Namun Iskandar menegaskan tidak akan gentar.

Sebab menurut dia apa yang dia sampaikan adalah suatu hal yang normatif demi menjaga stabilitas masyarakat dan terlaksananya program pembangunan pemerintahan di bawah kepemimpinan Hidayat-Dahlan. “Tidak ada niat apapun kecuali kita ingin Madina ini kodusif dan masyarakat tidak terpengaruh atas isu-isu yang tidak berdasar.

Sebab menurut dia apa yang dia sampaikan adalah suatu hal yang normatif demi menjaga stabilitas masyarakat dan terlaksananya program pembangunan pemerintahan di bawah kepemimpinan Hidayat-Dahlan. “Tidak ada niat apapun kecuali kita ingin Madina ini kodusif dan masyarakat tidak terpengaruh atas isu-isu yang tidak berdasar.

Sebab saya khawatir akibat tindakan provokasi ini terus berlanjut, maka akan menghambat kinerja pemerintahan yang korban kan masyarakat kita sendiri, hanya itu saja. Tetapi beberapa hari ini sudah ada puluhan pesan (sms) saya terima, semuanya bernada ancaman dan teror dari orang-orang tak bertanggungjawab.
Buktinya pengirim pesan selalu nomor yang berbeda dan ketika ditelepon tidak ada yang mau bertanggung jawab,” terang Iskandar Hasibuan yang suka bicara blak-blakan itu kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (27/11). Dijelaskannya, seruan yang dia sampaikan di media beberapa hari terakhir ini tidak bermaksud untuk menyinggung atau menuduh siapa provokator itu.

Imbauan itu mengajak masyarakat agar berpikir realistis dan tidak terpengaruh atas tindakan-tindakan yang bisa mempengaruhi program pembangunan di Madina. Kendati demikian, Iskandar menegaskan tidak akan takut dan gentar untuk menyuarakan ajakan menjaga kondusifitas di Madina. Sebab menurut dia, sebaik apapun yang diperbuat dan disampaikan, pasti ada yang pro dan kontra.

”Apalagi yang menyangkut kepentingan komunitas atau kelompok. Artinya, sebaik apapun yang dilakukan, pasti ada kontraversi. Dan saya selaku wakil rakyat tidak akan membiarkan masyarakat saya terprovokasi, apalagi melakukan tindakan-tindakan yang merugikan dirinya sendiri. Dan apabila ada yang tidak suka dengan apa yang saya sampaikan, saya siap berargumentasi. Namun apabila aksi teror dan ancaman ini terus berlanjut, saya siap membawanya ke jalur hukum,” tegasnya.

Mengenai situasi politik di Madina paska sejumlah kelompok masyarakat mendatangi wakil bupati Dahlan Hasan Nasution, menurut Iskandar itu hal yang biasa dan sudah merupakan proses demokrasi, dimana rakyat mengadu kepada pemimpinnya. ”Semuanya sudah ada ketentuan dan mekanismenya, jika tidak atas kepemimpinan Hidayat-Dahlan, silahkan sampaikan secara terbuka biar bisa dibicarakan bersama. Yang kita kesalkan adalah adanya “intrik” yang bisa merusak kondusifitas masyarakat dan tatanan pemerintahan,” tambahnya. (idw)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Kemarau di Sipirok, Warga Kesulitan Air Bersih

    Musim Kemarau di Sipirok, Warga Kesulitan Air Bersih

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    TAPSEL, – Musim kemarau yang melanda wilayah Tapanuli Selatan dalam sebulan terakhir, mengakibatkan warga kesulitan mendapatkan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan, seperti memasak, mandi, cuci dan kakus (MCK). Banyak warga yang mengambil air dari sumur tetangga atau dari mata air di perkampungan. Di Kecamatan Sipirok, Tapsel, keberadaan tiga titik pemandian air panas yang ada selalu […]

  • Pimpinan berkasus, Golkar tercoreng

    Pimpinan berkasus, Golkar tercoreng

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Terjeratnya beberapa pimpinan Golkar di tingkat pemerintahan provinsi Sumut dan kota Medan dalam kasus hukum, ditengarai dapat mengurangi citra partai Golkar di mata masyarakat Sumut. Hal ini diungkapkan analis politik Universitas Sumatera Utara (USU), Agus Suriadi, kepada Waspada Online, pagi ini. Menurutnya, beberapa kasus yang menjerat kader Golkar di jajaran pemerintahan tidak dipungkiri […]

  • PT VAL Diduga Serobot Lahan Warga Lima Desa

    PT VAL Diduga Serobot Lahan Warga Lima Desa

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sosa  – PT Victorindo Alam Lestari (VAL) yang berlokasi di Desa Aliaga Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) Kabupaten Padang Lawas (Palas), diduga melakukan penyerobotan tanah seluas 300 hektare milik warga Desa Aek Tinga Kecamatan Sosa. Bahkan, PT VAL melakukan penyerobotan sedikitnya 2.100 hektare tanah milik masyarakat lima desa lainnya di Kecamatan Huragi, yakni Desa Lubuk Bunut, […]

  • KPU Madina Siap Laksanakan Pilkada

    KPU Madina Siap Laksanakan Pilkada

    • calendar_month Selasa, 8 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KPU Mandailing Natal menyatakan siap menyelenggarakan Pilkada, besok, Rabu (9/12). “Secara garis besar ada dua tahapan yang dilaksanakan oleh KPU dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2015 ini, yaitu tahapan persiapan dan tahapan penyelenggaraan, dan kami siap mensukseskan pilkada pada 9 Desember 2015,” ungkap Ketua KPU Madina, Agus Salam saat menyampaikan laporan […]

  • Kasus Maga, Pencabutan Izin PT.SMGP Ternyata Belum Redakan Konflik

    Kasus Maga, Pencabutan Izin PT.SMGP Ternyata Belum Redakan Konflik

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Terkait kasus pengeroyokan di Desa Maga Lombang, Kecamatan Lembah Sorik Marapi Selasa (20/1) yang menyebabkan Ispara Sakti Nasution alias 'Adek' (50) meninggal dunia, Bupati Madina Dahlan Hasan menyatakan akan mengupayakan tidak akan terjadi lagi konflik. “Kita akan mengupayakan agar kedua kubu tidak lagi terjadi konflik-konflik berikutnya. Negara kita adalah negara hukum,” […]

  • Ricuh Antara Pedagang Pasar Keliling Vs Satpol PP, Salah Siapa?

    Ricuh Antara Pedagang Pasar Keliling Vs Satpol PP, Salah Siapa?

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Novida Sari, S.Kom   Pemerintah Mandailing Natal telah mulai memindahkan pedagang dari lingkar pasar lama ke Gedung pasar eks bioskop Tapanuli sejak 28 Juni 2025. Namun, hingga hari ini, tidak semua pedagang berkenan untuk pindah. Walhasil, pasar sayur dan ikan di panyabungan kota terpecah menjadi 2 (dua). Puluhan personel Satpol PP, Damkar, Polisi dan […]

expand_less