Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Istana merasa terhina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 10 Nov 2012
  • print Cetak

JAKARTA, (MO) – Pihak Istana meradang mendengar ucapan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD. Pria asal Madura itu menuding mafia narkoba telah masuk lingkaran Istana menyusul diberikannya grasi kepada gembong narkoba Meirika Franola alias Ola.

“Saya sangat keberatan dan terhina dengan kata-kata Mahfud MD, Ketua MK yang menuduh mafia narkoba sudah masuk ke lingkaran Istana. Suatu tuduhan yang sangat keji saya kira, dan ini mencemarkan nama dan lembaga kepresidenan,” kata Menteri Sekretaris Negara, Sudi Silalahi, di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, hari ini.

Untuk itu, dia meminta Ketua MK bisa menjelaskan kepada dirinya dan kalau perlu juga kepada presiden atas tuduhannya itu.

“Saya berharap juga disertai dengan bukti-bukti dan keterangan yang lain untuk pendukungnya. Di hadapan Allah SWT dan rakyat Indonesia, saya, kami semua yang ada di lingkungan Istana menerima apapun sanksinya apabila benar apa yang dituduhkan saudara Mahfud MD,” tegasnya.

Namun, lanjutnya apabila apa yang dituduhkan itu tidak terbukti dia juga minta Mahfud MD dapat menjelaskan atau membuktikan tuduhan itu secara kesatria dan tentu harus menerima sanksi yang sama.

“Saya berharap kita semua dapat menyelesaikan masalah ini secara terbuka, transparan dan tuntas demi martabat dan kehormatan kami semua di lingkungan Istana dan bertugas di lembaga kepresidenan pada umumnya,” harapnya.

Sudi menjelaskan pemberian grasi kepada Ola telah melalui proses yang sistemik dan sesuai aturan yang berlaku.

“Cukup gamblang berulang-ulang telah dijelaskan, sebelum sampai ke Presiden pun saya selaku mensesneg memastikan bahwa semua proses sudah dilalui, serta kita yakinkan bahwa semua pihak yang memberikan pertimbangan telah memberikan pertimbangannya,” paparnya.

Bahkan, lanjutnya untuk permohonan grasi tertentu seperti kasus narkoba, terorisme kemudian terpidana warga negara asing, Presiden langsung yang memimpin rapat untuk mengolah ataupun mengambil pertimbangan-pertimbangan sebelum Presiden mengambil keputusan.

“Presiden langsung memimpin rapat bukan hanya pertimbangan tertulis dari semua pihak yang diminta pertimbangan,” pungkasnya.

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menegaskan, pernyataannya soal adanya mafia narkoba di lingkungan Istana tidak bermaksud menyinggung lembaga Kepresidenan. Menurut dia, pernyataan itu ditujukan kepada mafia-mafia narkoba yang mempunyai jaringan ke Istana.

“Saya tidak pernah menyebut nama presiden. Saya hanya menyebut mafianya di luar. saya juga tidak pernah menyebut subjek, apalagi nama presiden,” kata Mahfud MD kepada wartawan, hari ini.

Mahfud menjelaskan, selama ini dia melihat ada jaringan narkoba yang mampu masuk sampai lingkungan Istana. “Jadi yang bekerja itu proses di bawahnya dan bermain ke orang-orang Istana,” ujar Mahfud.(dat03/merdeka/antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Banding Terhadap Putusan PTUN Sengketa Pilkades 2022

    Pemkab Madina Banding Terhadap Putusan PTUN Sengketa Pilkades 2022

    • calendar_month Senin, 25 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online )-Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) mengajukan banding terhadap putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan dengan perkara terkait Pilkades tahun 2022 di Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis dan Desa Huta Julu, Kecamatan Panyabungan Selatan. Dari tiga sengketa Pilkades tahun 2022 yang diajukan penggugat ke PTUN, ada dua gugatan sengketa yang dikabulkan […]

  • 700 Relawan H. Aswin Ikuti Pembekalan

    700 Relawan H. Aswin Ikuti Pembekalan

    • calendar_month Sabtu, 23 Feb 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 700 tim Relawan Kordinator TPS dan Kecamatan untuk calon anggota DPR-RI H.Aswin mengikuti kegiatan pembekalan di Payabungan, Sabtu (23/2/2019). Pembekalan untuk relawan dari 8 kecamatan ini berlangsung di gedung GOR Banjar Sibaguri, Panyabungan III. Relawan berasal dari Kecamatan Panyabungan, Panyabungan Timur, Panyabungan Barat, Panyabungan Utara, Hutabargot, Naga Juang, Bukit Malintang […]

  • Kegiatan Penambang Liar Pemkab Harus Antisipasi Dampak Penggunaan Merkuri

    Kegiatan Penambang Liar Pemkab Harus Antisipasi Dampak Penggunaan Merkuri

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Ketua Pam Swakarsa Lembaga Independen Masyarakat Naga Juang, Parimpunan Siregar, meminta Pemkab Madina segera melakukan antisipasi dampak penggunaan air raksa (merkuri) terkait aktivitas penambangan liar di kecamatan itu. “Merkuri menyebabkan kerusakan pada sistem saraf meskipun hanya terpapar dalam tingkat yang relatif rendah. Hal ini terutama berbahaya bagi ibu yang sedang hamil. Perkembangan anak-anak yang […]

  • Kapolres Tak Akan Tuntut Warga Sipolu-polu

    Kapolres Tak Akan Tuntut Warga Sipolu-polu

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 14Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto menyatakan pihaknya tidak akan menuntut warga yang melakukan pelemparan terhadap Pos Lantas dan Mapolsek Panyabungan. Bahkan pihaknya akan terus menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan khususnya dan masyarakat Madina secara umum dalam menjaga kamtibmas. Itu disampaikan kapolres pada acara silaturahmi […]

  • Tak Lulus Akreditasi, 483 Prodi Harus Dibubarkan

    Tak Lulus Akreditasi, 483 Prodi Harus Dibubarkan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek-Dikti) Muhammad Nasir merespon banyaknya program studi (prodi) kampus negeri yang tidak lulus akreditasi. Dia mengatakan, prodi-prodi itu dilarang menerima mahasiswa baru. Nasir menuturkan pengelola PTN harus fair terhadap penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ketika hasil penilaian BAN-PT menetapkan ada prodi yang tidak lulus […]

  • Longsor di Sibinail, 1 Orang Wafat

    Longsor di Sibinail, 1 Orang Wafat

    • calendar_month Kamis, 8 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Satu orang wafat dan satu luka akibat tebing jalan di Desa Sibinail, Muarasipongi, Mandailing Natal, longsor, Kamis (8/11/2018). Peristiwa terjadi sekira pukul 08.30 wib. Longsor berada di ruas jalan yang menghubungkan Desa Sibinail dengan Pasar Muarasipongi di titik Km 06. Kapolsek Muarasipongi, AKP.  A. H Siregar, SH yang melakukan peninjauan lokasi tersebut […]

expand_less