Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Tabagsel

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
  • print Cetak


Padangsidimpuan, Masyarakat wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) terutama orangtua diresahkan dengan maraknya isu penculikan anak-anak, penyebaran isu ini bukan hanya dari mulut ke mulut tapi juga menyebar melalui pesan singkat atau SMS. Akibatnya, orangtua yang memiliki anak di bawah umur dan anak

remaja menjadi resah dan mereka berupaya agar menjaga anak-anaknya agar terhindar dari aksi penculikan.

Salah seorang ibu rumah tangga di Padangsidimpuan mengatakan, dia terpaksa menjaga anak-anaknya ekstra ketat untuk menghindari aksi penculikan. “Biasanya anak saya bermain dengan teman – temannya terpaksa harus dijaga,” ujar Yusni salahh seorang ibu rumah tangga di Padangsidimpuan, Rabu (24/11).

Sedangkan orang tua yang mempunyai anak yang sudah bersekolah terpaksa pada paginya harus mengantar anaknya ke sekolah padahal biasanya mengaku selalu berangkat dan pulang sekolah selalu bersama dengan teman – temannya.

“Saya terpaksa mengantar anak-anak sekolah dan menjemputnya pulang sekolah,” Waris salah seorang warga Hutasiantar Panyabungan.

Dari pesan yang diterima Analisa menyebutkan bahwa ada penculikan anak-anak, dewasa, orang tua yang sudah sampai di Kota Panyabungan dan meminta agar pesan singkat agar disebarkan kesemua nomor kontak yang ada di HP.

Dan disebutkan berita yang di SMS-kan tersebut kenyataan dan mohon kerjasama dan disebutkan agar mewaspadai mobil APV Silver/abu-abu dengan plat nomor Polisi B 1857.

Informasi diperoleh penculikan telah banyak terjadi seperti di Pasar Baru Panyabungan, Keluarahan Kota Siantar, daerah banjar, daerah Panyabungan Julu, Aek Orsik Panyabungan, namun setelah diklarifikasi ke lokasi yang disebutkan ternyata tidak ada kejadian penculikan.

Isu yang berkembang, penculik hanya akan mengambil organ tubuh seperti ginjal, hati serta organ tubuh lainnya.

Pihak kepolisian Madina belum mengkonfrmasi adanya kasus penculikan anak yang sudah terjadi di wilayah hokum Polres Madina. (sah)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merah Putih Berkibar di Puncak Sorik Marapi

    Merah Putih Berkibar di Puncak Sorik Marapi

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Untuk memperingati dan merayakan HUT ke- 68 Kemerdekaan Republik Indonesia sejumlah organisasi di Kabupaten Mandailing Natal yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Merah Putih mengibarkan bendera merah putih berukuran 3 x 5 meter di Puncak Gunung Sorik Marapi Desa Sibanggor Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina.

  • Atika Tolak Tandatangani Batas Baru Tapsel-Madina

    Atika Tolak Tandatangani Batas Baru Tapsel-Madina

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menolak menandatangani dokumen tentang batas baru Kabupaten Madina-Kabupaten Tepsel. Penolakan itu sebagai bentuk keberatan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait rencana penetapan batas wilayah antara Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dengan Madina. Rencana penetapan batas wilayah dua kabupaten yang berada […]

  • Kasat Reskrim Madina Bantah Pemanggilan Pengusaha Galundung dan Tong

    Kasat Reskrim Madina Bantah Pemanggilan Pengusaha Galundung dan Tong

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): maraknya kabar bahwa pengusaha gelundung dan tong dipanggil unit Reskrim Polres Madina membuat para pengusaha kuwatir. Maraknya Penambangan Tanpa Izin di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memang menjadi berkah bagi para pengusaha Glundung dan Tong yang merupakan usaha kecil untuk pemisah bijih emas. Salah seorang pengusaha Glundung di Hutabargot yang enggan […]

  • KPU Madina Umumkan Syarat Dukungan Calon Indevenden

    KPU Madina Umumkan Syarat Dukungan Calon Indevenden

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina)  mengumumkan syarat dukungan bagi calon bupati/wakil bupati perseorangan atau indevenden pada  Pilkada Madina 2015. Pengumuman itu tertuang dalam surat KPU Madina Nomor 131 /KPU-KAB-002.434826/V /2015  tanggal 24 Mei 2015 Tentang Pengumuman Penyerahan Syarat Dukungan Calon Perseorangan Pada Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Mandailing […]

  • Sumut masih defisit listrik

    Sumut masih defisit listrik

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menyatakan, percepatan pembangunan infrastruktur listrik di Sumut harus dilakukan sesegera mungkin. Hal itu seiring dengan tingginya pertumbuhan kebutuhan listrik di Sumut pada tahun-tahun mendatang. Wakil Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengatakan, di 2014 mendatang kebutuhan listrik di Sumut setidaknya akan mencapai 1.750 mw. Meningkat sekitar 150 mwdibandingkan […]

  • Merasa Hukum Mati Suri, IMA Madina Somasi Polres Madina

    Merasa Hukum Mati Suri, IMA Madina Somasi Polres Madina

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMA Madina) menilai Polisi Resort Madina seakan mati suri dengan banyaknya kasus-kasus yang semestinya dituntaskan, namun diduga tidak adanya penyelesaian bahkan semakin merajalela. Berdasar itu, IMA Madina melayangkan somasi kepada Polres Madina dengan surat somasi nomor 113/SEK-DPP IMA MADINA/B/V/2014 yang ditujukan kepada Kapolres Madina, AKBP, Mardiaz Kusin […]

expand_less