Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode

Kader Ulama Perempuan, Jadi Solusi Kesejahteraan Hakiki?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh : Riani,S.Pd.I
Guru tinggal di Medan

Topik mengenai perempuan dan anak selalu jadi perhatian dan hangat untuk diperbincangkan, salah satunya pemberdayaan perempuan. Di dalam sistem kapitalis segala aspek diincar untuk diberdayakan, begitupun perlindungan anak yang tak kunjung habisnya. Namun dengan begitu, masalah yang dihadapi perempuan baik persoalan keluarga, ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak tak jua berbuah manis.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak berbasis masjid.

“MoU ini akan menjadi komitmen bersampa dalam memberikan pelindungan kepada perempuan dan anak. Mudah-mudahan menjadi langkah awal yang diwujudkan dalam langkah konkret berikutnya,” kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan MoU yang diliput secara daring dari Jakarta, (19/2).

Sementara itu, Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar mengatakan, untuk menindak lanjuti program-program yang ada di MoU akan mengadakan pendidikan kader ulama perempuan sebagai salah satu tindak lanjut nota kesepahaman dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. “Banyak ulama, tetapi yang perempuan sangat langka.

Di seluruh dunia, tidak pernah kita dengar ada majelis ulama yang ketuanya perempuan, padahal tidak diharamkan,” kata Nasaruddin pada acara penandatanganan nota kesepahaman dengan Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak yang diliput secara daring dari Jakarta. Melalui pendidikan kader ulama perempuan, Nasaruddin berharap bisa lebih banyak ulama-ulama perempuan di berbagai daerah sehingga pembacaan Al Quran dan penafsirannya tidak bias gender. (19/2)

Nota kesepakatan yang telah ditandatangani ini mencakup pertama, percepatan pencapaian lima arahan Presiden yaitu peningkatan peran perempuan dalam kewirausahaan, peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan/pengasuhan anak, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penghapusan pekerja anak dan penurunan perkawinan anak. Kedua, pengarusutamaan gender dan pemenuhan hak anak dalam program masjid. Ketiga, peningkatan kualitas dan kuantitas ulama yang responsif gender dan peduli hak anak, khususnya kader ulama perempuan yang menguasai keilmuan Islam berbasis gender melalui pemahaman Islam yang moderat. Keempat, penyediaan dan pertukaran data terpilah, statistik dan informasi berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak berbasis masjid.

Nuansa Islam moderat dengan mengatasnamakan gender sangat kental didengungkan, ini dapat menghantar lahirnya rujukan publik yang memperkuat moderasi dan penguatan sekularisme, yang justru akan menjauhkan Islam yang hakiki. Pendidikan kader ulama perempuan dikhawatirkan akan menjadi bumerang yang menyudutkan Islam karena dianggap sebagai agama yang diskriminatif pada perempuan, padahal senyatanya tidak demikian.

Ulama adalah pewaris para nabi, kedudukan ulama begitu istimewa, ketaatan, ketaqwaan dan rasa takut mereka kepada Allah yang membuat para ulama berbeda bukan halnya karena keluasan dan kedalaman ilmu yang dimiliki. Begitupun peran ulama yang sangat mulia yaitu menjaga Agama Allah, tetap istiqamah dan konsisten terhadap kebenaran. Para ulama mengabdikan seluruh hidup mereka untuk menegakkan agama Allah SWTi, membina dan membimbing umat agar selalu dalam ketaatan kepada Allah.

Untuk mewujudkan kesejahteraan terutama bagi perempuan dan anak-anak, dapat dibangun dengan keluarga yang ideal, kontrol masyarakat dan peran maksimal negara sebagai pengatur urusan umat. Negara memberikam fasilitas kepada perempuan agar dapat menjalankan perannya dengan maksimal. Negara bertanggung jawab penuh menciptakan keluarga ideal dengan membuka lapangan kerja bagi kepala keluarga, jaminan kesehatan, pendidikan, hidup layak dan keamanan serta mencetak ulama yang berkontribusi dalam perbaikan kualitas keluarga, masyarakat dan negara, sehingga tercipta kesejahteraan yang hakiki. Wallahu’alam bi showab

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahapan Pilkades Madina Sukses, Cakades Saling Rangkul Bukti Kedewasaan Demokrasi

    Tahapan Pilkades Madina Sukses, Cakades Saling Rangkul Bukti Kedewasaan Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Tahun 2023 sukses, meski ada beberapa kendala seperti salah cetak surat suara, namun bisa diselesaikan dengan menunda pencoblosan beberapa jam saja. demikian diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD ) Ahmad Mainul Lubis Rabu 23/8/2023. Pemerintah Daerah […]

  • Sorikmas Mining Sumbang Sepeda Untuk Haornas

    Sorikmas Mining Sumbang Sepeda Untuk Haornas

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    Senior Community Relations Officer PT Sorikmas Mining Hidayat Harahap mewakli manajemen perusahaan tambang itu memberikan bantuan 2 unit sepeda kepada panitia Haornas 2013 Mandailing Natal, 6 September 2013. Sepeda itu diterima langsung oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata Madina yang juga sebagai Panitia Penyelengara Haornas. Bantuan 2 unit sepeda ini sebagai partisipasi PT. Sorikmas […]

  • Mantan Dirut RSUP Adam Malik akan diperiksa Kejati Sumut

    Mantan Dirut RSUP Adam Malik akan diperiksa Kejati Sumut

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera memeriksa tersangka AHL, mantan Direktur Utama RSUP H Adam Malik, yang diduga korupsi pengadaan alat kesehatan senilai Rp45 miliar dari dana APBN tahun 2012. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara, Chandra Purnama di Medan, tadi malam, mengatakan pemeriksaan mantan orang pertama […]

  • Belajar di Luar Ruangan, TK Satap SDN 048 Malintang Kunjungi Silangit Koi

    Belajar di Luar Ruangan, TK Satap SDN 048 Malintang Kunjungi Silangit Koi

    • calendar_month Kamis, 18 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Belajar tidak hanya bisa dilakukan di dalam kelas, tapi juga bisa dilaksanakan di luar rungan. Bahkan belajar di luar ruangan bisa memberikan stimulus positif bagi anak-anak. TK Satu Atap (Satap) SDN 048 Malintang mengunjungi wisata Silangit Koi Hutasiantar di Kotasiantar, Panyabungan pada Kamis (18/11). Setidaknya ada 29 murid, 5 orang guru, […]

  • Bupati Didesak Instruksi PNS dan Siswa Test Urine Rutin

    Bupati Didesak Instruksi PNS dan Siswa Test Urine Rutin

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN (Mandailing Online) – Seluruh Kepala Daerah di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) didesak mengeluarkan intruksi agar seluruh PNS/honorer, guru dan siswa dilakukan test urine mendeteksi narkoba. Dan test urine tersebut hendaknya dilakukan secara rutin agar pemakaian narkoba bisa dibasmi. Itu disampaikan Ketua Persatuan Advokad Indonesia (Peradi) Tabagsel, H.Ridwan Rangkuti, SH.MH melalui pers rilis yang […]

  • Malaysia-Indonesia tak Akan Perang

    Malaysia-Indonesia tak Akan Perang

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Hubungan Indonesia-Malaysia cendrung panas jika tersandung satu masalah, tapi hubungan diplomatik Indonesia-Malaysia sangat fluktuatif. Walau diterpa isu ketegangan yang terjadi, tidak akan membuat dua negara serumpun ini berhadap-hadapan di medan perang. “Jauhkan pikiran dari perang-perangan. Malaysia-Indonesia tidak akan perang,” ujar Menhan Malaysia Ahmad Zahid Hamidi, dalam seminar Industri Pertahanan oleh Sinar Harapan di Wisma […]

expand_less