Senin, 14 Sep 2026
light_mode

Kades Saleh Baru Bantah Lakukan Pengancaman Pada LSM, Muda Hasibuan Tolak Berdamai

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
  • print Cetak

PANYABUNGAN( Mandailing Online) -Kepala Desa Sale Baru Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bantah dugaan pengancaman yang ia lakukan kepada beberapa anggota Lembaga Pemantau Aset dan Keuangan Negara Republik Indonesia Profesional Jaringan Mitra Negara (LPAKNRI Projamin)

Bantahan tersebut dikatakan langsung Kades Desa Sale Baru Cahyono Surya Bin Mustamar di Rumah Makan Dapur Nenek Jalan Lintas Timur Panyabungan pada hari Selasa (6/6/2023).

Cahyono yang ditemani 3 orang pengacaranya mengatakan, ia sama sekali tidak ada mengancam menggunakan parang kepada Muda Hasibuan dan rekannya pada saat anggota LSM seperti yang di tuduhkan.

“Saya tidak ada mengancam mereka menggunakan parang sepertinyang dituduhkan,  cuma saya pas saat itu bilang daripada saya emosi kepada kalian mending kalian pulang saja,,” katanya kepada beberapa media.

Cahyono  mengaku, saat mau meninggalkan LSM yang hendak konfirmaai terkait dana desa itu, memang dia sembari mengambil parang yang biasanya  digunakan yang saat itu terletak tak jauh dari lokasi mereka berdebat.

” ya saya ambul parang memang, cuma bukan untuk menakuti mereka, parang itu saya bawa masuk rumah sembari menghindarinoerdebatan dengan LSM itu” jelas cahyono

Selain itu, Cahyono juga mengaku terkejut soal adanya laporan kepolisian yang dilayangkan anggota LSM itu ke Polsek MBG terkait adanya dugaan pengancaman pembunuhan.

Sementara, Muda Hasibuan Ketua LSM LPAKNRI Projamin Kabupaten Madina saat dimintai keterangannya melalui sambungan telepon membenarkan laporan kepolisian terkait soal pengancaman yang ia terima bersama rekannya dengan nomor polisi LP/B/09/V/2023/SPKT/Polsek MBG/Polres Madina/Polda Sumut, tanggal 15 Mei 2023 yang lalu.

Muda juga mengaku hingga saat ini kasus yang ia laporkan masih dalam proses penyidikan berlanjut.

“Masalahnya sudah kita laporkan, tinggal menunggu kelanjutannya saja, kita percayakan sepenuhnya masalah ini ditangani pihak kepolisian, kita juga punya bukti kuat, nanti di pengadilan akan kita buka semuanya,” katanya

Muda juga menyangkal ucapan Kades Sale Baru soal bantahan melakukan pengancaman pembunuhan kepadanya.

“Pas dia ngamuk ngamuk kan dia bilang pigi kalian dari sini, terus saya perintahkan kawan saya untuk merekamnya, namun pas saya berbalik dia sudah memegang parang sebelah kanannya dan berkata siapa yang merekam dan memegang Hp saya bacok, terus si Hartono bilang kenapa lah kek gitu pak kades, terus kades itu bilang jangan ikut campur tidak ada urusanmu disini,” ungkap Muda

Selain itu kata Muda, pengacara Kades Sale Baru juga sudah datang menemuinya untuk membahas permasalahan tersebut agar secepatnya diselesaikan secara kekeluargaan, namun ia bersama anggota LSM lainnya mengaku agar permasalahan ini diselesaikan di pengadilan saja. (Dedek)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Penyumbang Terbesar Kloter 14

    Madina Penyumbang Terbesar Kloter 14

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Mandailing Natal (Madina) menjadi penyumbang terbanyak jamaah calon haji pada kloter 14 Embarkasi Medan yang akan berangkat pada Kamis malam (26/9), pukul 21.25 melalui Bandara Kualanamu. Sebanyak 398 jamaah asal Madina akan bergabung dalam kloter 14. Jumlah ini merupakan angka keseluruhan dari jamaah calhaj asal Madina yang diberangkatkan melalui Embarkasi Medan tahun ini. […]

  • Tidak Sesuai Spesifikasi, PU Madina Bongkar Pengaspalan Jalan Sawahan Kotanopan

    Tidak Sesuai Spesifikasi, PU Madina Bongkar Pengaspalan Jalan Sawahan Kotanopan

    • calendar_month Rabu, 16 Nov 2022
    • account_circle Ahmad Effendi
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Dinas Pekerjaaan Umum Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut melakukan pembongkaran aspal di Jalan Keliling Sawahan, Kotanopan. Pembongkaran ini dilakukan, karena pengerjaan pengaspalan jalan tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan. Pantauan Mandailing Online, Rabu (16/11/2022) di lokasi, kondisi jalan sudah teraspal dengan aspal hotmix yang baru. Namun di beberapa titik terlihat aspal […]

  • Menikah Pasti Ada Ujiannya

    Menikah Pasti Ada Ujiannya

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Aktivis Dakwah dan Pemerhati Keluarga Muslim Menurut KBBI, nikah adalah perjanjian perkawinan antara laki-laki dan perempuan sesuai dengan ketentuan hukum dan ajaran agama. Secara istilah, pernikahan adalah akad yang menghalalkan pergaulan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya. (Tirto.id) Jadi, menikah adalah penyatuan antara lelaki dan perempuan yang bukan mahrom […]

  • Kopi Sipirok tembus pasar luar negeri

    Kopi Sipirok tembus pasar luar negeri

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK – Satu persatu budidaya dan home industri hasil karya putra-putri Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan mulai menemukan pangsa pasar di luar negeri. Setelah kain songket, kini giliran kopi “ateng” asal Kecamatan Sipirok diminati Malaysia dan Singapura. Salah seorang petani kopi asal Desa Sigiring-giring Dolok, Kecamatan Sipirok, Chaidir Hasibuan, mengatakan kopi itu sangat disukai, karena […]

  • Polisi Sebut Pelaku Pengubur Bayi di Aek Galoga Berinisial UP 21 Tahun

    Polisi Sebut Pelaku Pengubur Bayi di Aek Galoga Berinisial UP 21 Tahun

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Orang yang mengubur bayi yang ditemukan di lorong aek galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ternyata ibu kandung nya sendiri berinisial UP ( 21) warga Kecamatan Panyabungan. Dari pengakuan UP pada Polisi, ia mengubur bayi nya karena sudah meninggal dunia saat dilahirkan. Keterangan ini […]

  • Pilkada “Restoratif”: Raih “Emas”, Buang Cemas! (Bagian 1)

    Pilkada “Restoratif”: Raih “Emas”, Buang Cemas! (Bagian 1)

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: M Ludfan Nasution Sejarah. Banyak yang lari dari asal kelahirannya. Ada yang menghapusnya. Bahkan, ada juga yang berlagak seperti orang yang lahir dari rumpun bambu dan dengan arogansi itulah dia menantang dunia dan menentang Tuhannya. Pilkada merupakan satu momentum untuk hidup sumringah. Banyak variabel di sana. Namun, yang paling berpengaruh adalah munculnya sejenis sikap […]

expand_less