Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Kebijakan Tahan Bayi Oleh RSU Panyabungan, Menuai Sorotan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 18 Feb 2016
  • print Cetak
Iskandar Hasibuan

Iskandar Hasibuan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sikap RSU Panyabungan yang menahan bayi dan ibunya gara-gara tak punya uang Rp. 300.000 biaya persalinan, mendapat rekasi dari partai politik.

Ketua PDI Perjuangan Madina, Iskandar Hasibuan kepada Mandailing Online, Kamis (18/2) menyayangkan kebijakan manajemen RSU Panyabungan yang notabene rumah sakit milik pemerintah kabupaten Mandailing Natal (Madina).

“Jika benar gara-gara 300.000 rupiah, pihak RSU Panyabungan sudah sangat keterlaluan, sebab bagaimanapun dan apapun alasan pihak rumah sakit, mau tertib administrasi atau apapun itu, bukan alasan, tapi harus dipakai hati nurani, karena orang tuanya yang miskin tak mampu membayar,” katanya.

Menurut Iskandar, sikap RSU Panyabungan ini akan berdampak negatif terhadap citra rumah sakit itu dan citra bupati Mandailing Natal.

“Sebab, seharusnya masih ada kebijakan lain yang bisa dilakukan oleh RSU Panyabungan, semisal biaya operasional rumah sakit bisa dipakai dan dipinjamkan kepada keluarga si bayi, sebab, siapapun orang tuanya tak akan mau gratis,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, hingga Kamis sore (18/2) Rodiah dan bayi laki-lakinya masih tertahan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sejak melahirkan 3 hari lalu.

Dia dan Aswir suaminya warga Banjar Tinggi Kelurahan Panyabungan III Kecamatan Panyabungan itu tak mampu membayar biaya persalinan sebesar Rp. 300.000 karena kemiskinan.

Sementara itu, Direktur RSU Panyabungan Drg. Bidasari Siregar menyatakan pihaknya menahan pasien tersebut dimaksudkan agar setiap pasien yang datang berobat ke rumah sakit itu memiliki kesadaran untuk setidaknya tertib administarsi.

“Kita berbuat begini untuk memberitahu kepada masyarakat, agar tertib administrasi biarpun itu 300 ribu itu uang negara, namun jika keluarga datang kepada kita mengaku miskin baru kita peroses,” ujarnya.

Editor    : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Wakil Wali Kota Medan Ramli Bebas

    Mantan Wakil Wali Kota Medan Ramli Bebas

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan, Jumat, 27 Mei 2011, memvonis bebas mantan Wakil Wali Kota Medan Ramli Lubis, karena tidak terbukti bersalah dan merugikan keuangan negara senilai Rp13.640.189.000 dalam kasus tukar guling kebun binatang di daerah tersebut. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan yang diketuai Sugianto dalam amar putusannya menyebutkan, Ramli Lubis harus dibebaskan dari […]

  • Warga Kotanopan dan Ulu Pungkut Minta PLN Jangan Mati Saat Ramadhan

    Warga Kotanopan dan Ulu Pungkut Minta PLN Jangan Mati Saat Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Warga Mandailing Julu Kabupaten Mandailing Natal (Madina), khususnya Kecamatan Kotanopan dan ULu Pungkut minta agar listrik jangan mati di bulan Ramadan, terutama jam-jam tertentu, misalnya saat berbuka, tarawih dan sahur. Hal itu di katakan Fendi Lubis, salah seorang warga Kotanopan kepada wartawan beberapa hari lalu. Himbauan itu mengingat di Kotanopan, […]

  • Pemkab Janji Tertibkan Galundung

    Pemkab Janji Tertibkan Galundung

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA; Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berjanji akan menertibkan keberadaan galundung atau mesin pemisah emas dari batu dan tanah yang semakin marak bahkan sudah masuk inti Kota Panyabungan, Ibukota Madina. Hal itu disampaikan Sekda Madina Gozali Pulungan kepada wartawan di Panyabungan, belum lama ini. Dikatakan, pemerintah akan melakukan penertiban mesin galundung yang beroperasi di inti kota […]

  • Diduga Makam Tua, Ditemukan di Lokasi Proyek Panas Bumi, Dipindahkan Berdasar Syariat Agama

    Diduga Makam Tua, Ditemukan di Lokasi Proyek Panas Bumi, Dipindahkan Berdasar Syariat Agama

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – Sebanyak empat unit yang diduga kuburan tua ditemukan di lokasi proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi PT.Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Desa, Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan, Mandailing Natal (Madina),Sabtu (25/7) lalu. Penemuan ini masih dugaan sebagai kuburan tua, sebab hingga kini bukti konkritnya belum mengarah sebagai kuburan, […]

  • Warning Light Tak Berfungsi, Di Persimpangan Timbangan Pal 11

    Warning Light Tak Berfungsi, Di Persimpangan Timbangan Pal 11

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    TAPSEL, – Lampu peringatan (warning light) di Persimpangan Timbangan Pal 11, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel, tidak berfungsi. Bahkan, keberadaan fasilitas milik negara tersebut terkesan kurang terurus dan mubazir. Keberadaan fasilitas lampu peringatan yang terpasang tidak berfungsi alias lampunya tidak menyala lagi. Beberapa pengguna jalan yang melintas juga kurang memperhatikan keberadaan lampu tersebut. Padahal melihat […]

  • Sidik: "Ibu dan Anak Tewas di Tangan Perampok"

    Sidik: "Ibu dan Anak Tewas di Tangan Perampok"

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kasus perampokan berujung maut terjadi di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Seorang Ibu dan Anak ditemukan tewas mengenaskan pada minggu petang di rumahnya dalam kondisi bersimbah darah. Jenazah Sakinah Rangkuti (81) dan Anaknya Halimun (54) langsung di bawa ke kamar Jenazah RSUD Panyabungan untuk diotopsi. Hasil otopsi menunjukkan kedua korban tewas akibat senjata tajam. Pembunuhan ini […]

expand_less