Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Penonaktifan Pegawai Honor Pemkab Madina Tebang Pilih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 5 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan,
Surat Edaran Seketaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal yang menegaskan bahwa sejak 2 Januari 2012 tenaga sukarela dan tenaga tidak tetap dinonaktifkan, dinilai diskriminatif. Faktanya tenaga honor yang bertugas sebagai Ajudan Sekda per 2 Januari 2012 masih aktif bertugas begitu juga dengan Ajudan Bupati Madina.

Adanya pilih kasih terhadap tenaga honor yang dilakukan Sekdakab Madina membuat sejumlah tenaga honor yang bertugas di lingkungan Seketariat Pemkab Madina merasa dikucilkan. Seharusnya Sekda Madina meratakan kebijakan penonaktifan tenaga honorer yang bertugas jangan ada pilih kasih sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sesama tenaga honor.

“Kita sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh Sekda Madina yang menonaktifkan tenaga honorer sejak 2 Januari 2012, namun kenyataannya honorer yang bertugas menjadi Ajudan Sekda masih aktif, berarti dalam hal ini Sekda Madina telah pilih kasih. Memang kalau di Seketariat Pemkab Madina, hari ini, Rabu (04/01/2012) sepi akibat tenaga honor tidak datang lagi bekerja seperti hari-hari biasa. Namun di beberapa instansi, masih terlihat sejumlah honorer yang aktif bertugas. Jadi mengapa mereka masih bisa bertugas sementara kami di seketariat sudah dinonaktifkan, ada apa ini. Kalau memang tenaga honorer harus dinonaktifkan seharusnya dilakukan secara merata jangan tebang pilih. Buktinya Sat Pol PP saja sampai saat ini masih bertugas seperti biasa, kan mereka juga tenaga honor,” ujar salah seorang tenaga honor di Panyabungan, Rabu (04/01/2012).

Sangat disayangkan Surat Edaran Sekda Madina yang melakukan pilih kasih terhadap sejumlah tenaga honorer.

“Kami menyesalkan tindakan yang telah dilakukan oleh Sekda Madina, karena pakaian honor yang telah diinstruksikan Sekda telah selesai dijahit namun tidak dapat dipakai karena kami tenaga honor telah dinonaktifkan,” ujar salah seorang tenaga honorer. Jadi pakaian yang telah dijahit tinggal disimpan saja dan tidak dapat dimanfaatkan untuk pakaian kerja dan kerugian kami dalam hal ini bagaimana,” kata sejumlah tenaga honorer.

“Memang sangat menyakitkan surat edaran yang telah dibuat Sekda karena kami berharap untuk kebutuhan sehari-hari hanya dari gaji honor dan sekarang kami tidak lagi mempuyai pekerjaan,” tambahnya.

Padahal dalam visi misi Bupati Madina sewaktu mencalonkan diri menjadi Bupati mengatakan akan mengurangi penganguran di Kabupaten Mandailing Natal. Namun dengan kebijakan Sekda Madina justru pengangguran makin bertambah, ungkap sejumlah tenaga honor.

Sementara itu Wakil Sekteris Umum Badko HMI Sumatera Utara Adra Sukur Lubis mengatakan pihaknya menduga Surat Edaran Sekda hanya berlaku bagi yang bukan keluarga pejabat di daerah tersebut. “Seharusnya Sekda Madina tidak memilah-milah tenaga honorer tersebut, sehingga kuat dugaan keluarga Sekda dan Bupati masih tetap aktif masuk, walaupun mereka merupakan tenaga honorer. Apakah memang SE tersebut hanya berlaku untuk luar keluarga Bupati, kita tidak tahu,” sebut Sukur. (BS-022.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karang Taruna dan IPPNU Serukan Penolakan Hari Valentine

    Karang Taruna dan IPPNU Serukan Penolakan Hari Valentine

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Karang Taruna Mandailing Natal (Madina) dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Madina menyerukan kepada generasi muda Islam untuk tidak ikut-ikutan larut terjerumus merayakan Hari Valentine. Hari Valentine adalah budaya Romawi kuno yang berlatar budaya seks bebas, hedonisme dan konsumerisme. Dan bertentangan dengan ajaran Islam. “Kita menghimbau agar umat Islam menolak […]

  • Umat Butuh Pergantian Sistem Sebagai Solusi Hakiki

    Umat Butuh Pergantian Sistem Sebagai Solusi Hakiki

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Djumriah Lina Johan
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban   Aliansi Balikpapan Bergerak melakukan aksi demo di depan Kantor Wali Kota, Kamis 1 Oktober 2026. Mereka menyoroti sejumlah persoalan pelayanan dasar dan pembangunan di Kota Balikpapan. Persoalan air bersih, antrean BBM bersubsidi, pemadaman listrik, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan berat, hingga pembangunan RSUD Sayang […]

  • Madina Diselimuti Kabut Asap

    Madina Diselimuti Kabut Asap

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selama sepekan terakhir, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diselimuti kabut asap. Kabut asap ini diduga kiriman dari kebakaran lahan gambut yang terjadi di Provinsi Pekanbaru, Riau, belum lama ini. Suasana salah satu kampung di Madina yang diselimuti kabut asap, Senin (2510). Amatan METRO di beberapa daerah di Madina, seperti di Dolok (Gunung) Tor Sihite yang dikenal […]

  • KOPINTA Mandheling Coffee Wakili Produk Madina di Mandalika

    KOPINTA Mandheling Coffee Wakili Produk Madina di Mandalika

    • calendar_month Rabu, 2 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Mandailing Natal (Madina) patut berbangga dengan produk KOPINTA Mandheling Coffee. Pasalnya brand ini akan mewakili Madina pada ajang MotoGP Mandalika tahun ini. Hal itu sesuai dengan surat Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif nomor: B/UM.07.01/52/DP.6/2022 tentang Pengumuman Lulus Seleksi Event Planogram Goes to Mandalika 2022. Produk KOPINTA Mandheling […]

  • Saipullah Infakkan Sebagian Hartanya untuk Bangun Masjid Nurul Haromain Puncak Barokah

    Saipullah Infakkan Sebagian Hartanya untuk Bangun Masjid Nurul Haromain Puncak Barokah

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BUKITMALINTANG (Mandailing Online) – Tokoh masyarakat Mandailing Natal (Madina) yang sukses berkarier di tingkat nasional, H. Saipullah Nasution, SH, MM menginfakkan sebagian hartanya untuk pembangunan Masjid Nurul Haromain di kawasan pengajian Puncak Barokah, Kecamatan Bukitmalintang, Madina. Infak dari Saipullah itu diserahkan langsung kepada pemilik kawasan Puncak Barokah, H. Salman Ahmad Nasution saat Saipullah menghadiri […]

  • Pesan Atika Saat Jadi Pembina Upacara di SMPN 1 Panyabungan

    Pesan Atika Saat Jadi Pembina Upacara di SMPN 1 Panyabungan

    • calendar_month Senin, 14 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ada beberapa pesan yang disampaikan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution saat menjadi pembina upacara di SMPN 1 Panyabungan, Senin (14/2) pagi. Salah satunya agar para siswa pandai memilih dan memilah informasi di internet. “Kita harus pandai memilih dan memilah informasi di internet, tapi memilah itu lebih sulit,” […]

expand_less