Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Madina Endemis Malaria

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
  • print Cetak


MADINA- Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merupakan salah satu daerah endemis malaria di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). “Dari sekitar 24 ribuan masyarakat Madina, 9.671 jiwa terjangkit malaria,” sebut Kepala Kantor Penanggulangan Malaria Pemkab Madina, Arifin Fausi Lubis Apt MM, kepada METRO, di ruang kerjanya, Jumat (12/11).

Arifin menambahkan, malaria merupakan penyakit yang harus ditangani serius dan intensif. Berdasarkan fakta, Madina merupakan endemis malaria dengan hitungan dalam 1.000 jiwa penduduk masih terdapat 50 orang atau 50 kasus malaria.

“Pada tahun 2009, dari 24 ribuan orang tercatat 9.671 kasus malaria dari 3 klinik kantor malaria yang ada di Madina. Ketiga klinik tersebut tersebar di Kecamatan Siabu, Panyabungan, dan Kantor Penanggulangan Malaria Pemkab Madina,” ujar Arifin.

Jumlah ini, sambung Arifin, sudah menurun bila dibandingkan dengan jumlah kasus malaria pada tahun 2008 yang berjumlah 12.175. Artinya, penurunan kasus mencapai 20,6 persen.

Arifin memaparkan, pada tahun 2009 ada beberapa kecamatan yang masuk garis merah atau kecamatan yang endemis malaria, yakni Kecamatan Panyabungan, Panyabungan Timur, Hutabargot, dan Panyabungan Utara. Namun, untuk tahun ini tinggal 1 kecamatan lagi, yakni Hutabargot.

“Daerah yang masuk kategori garis merah ini artinya daerah yang jumlah penderita malarianya di atas 50 orang setiap 1.000 orang penduduk, sedangkan 50 orang hingga 20 orang dimasukkan ke kategori sedang kemudian dari 1.000 jiwa penduduk dan yang mengidap penyakit malaria hanya 20 orang ke bawah dimasukkan ke kategori rendah,” terangnya.

Diuraikannya, dampak yang ditimbulkan oleh penyakit malaria ini termasuk meningkatnya angka kematian bayi, balita, wanita hamil, ibu menyusui, hingga menurunkan produktifitas sumber daya manusia. Artinya, dengan jumlah kasus malaria yang besar itu dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar.

“Dengan demikian, maka malaria merupakan ancaman serius terhadap prembangunan bangsa begitu juga dengan daerah terutama bagi perekonomian masyarakat Madina,” terangnya.

Oleh sebab itu, lanjut Arifin lagi, penanggulangan dan penatalaksanaan penyakit malaria di Madina harus ditingkatkan dengan komitmen Pemerintah Daerah yang memberikan istansi khusus yang menangani masalah penyakit malaria.

Hal ini bertujuan agar penanggulangan malaria lebih terarah, terpadu, profesioanal, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga program Indonesia Bebas Malaria yang dicanangkan oleh Kemenkes RI dapat dilaksanakan di seluruh Indonesia terutama di Madina.

Arifin mengimbau seluruh masyarakat Madina untuk mendukung terhadap program eliminasi malaria di Kabupaten Madina dari seluruh lintas program dan sektor lainnya.

“Melalui kemitraan, kesetaraan, komunikasi, akuntabilitas serta transparansi dapat tercapai menuju eliminasi malaria di Kabupaten Madina dapat ditekan segera mungkin sehingga derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Madina dapat diperbaiki dan ditingkatkan,” tuturnya.

Sementara itu, Riskiyah (39) seorang IRT warga Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu ditemui METRO usai berobat dari klinik malaria di Kecamatan Siabu mengungkapkan bahwa keberadaan klinik malaria sangat berguna bagi warga.

Sesuai pengalamannya berobat di Puskemas, pelayanan yang tersedia di Puskesmas kurang sesuai dengan penyakit malaria yang dialaminya. “Klinik malaria ini cukup berarti bagi warga, karena mayoritas penyakit demam yang sering dialami setelah dideteksi di klinik malaria, ternyata penyakit malaria bukan demam biasa,” sebutnya. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo CPNS Diwarnai Aksi Tabur Bunga dan Berkemah di Kantor Bupati Madina

    Demo CPNS Diwarnai Aksi Tabur Bunga dan Berkemah di Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi Demonstrasi para pelamar CPNS Kabupaten Mandailing Natal (Madina) formasi tahun 2013 di kantor bupati Madina, Senin (2/6/2014) diiringi dengan aksi tabur bunga. Para pengunjukrasa bergantian menaburkan bunga terhadap foto Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution yang dipajang di depan pintu masuk kantor bupati. Penaburan bunga itu disebut sebagai ungkapan duka […]

  • Timbas: Kami tidak Akan Bayar Honor Kalian

    Timbas: Kami tidak Akan Bayar Honor Kalian

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Honorer Sat Pol PP Kembali Berorasi BINJAI- Dikarenakan belum ada penjelasan yang memuaskan dari Pemerintah Kota (Pemko) Binjai terkait gaji selama 4 bulan yang belum dicairkan, membuat puluhan honorer Sat Pol PP semakin berang. Akibatnya, mereka kembali melakukan orasi ke kantor Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, Rabu (20/4) sekitar pukul 10.00 […]

  • 79 Pejabat Pemkab Madina Dimutasi

    79 Pejabat Pemkab Madina Dimutasi

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 79 pejabat eselon III.a, III.b, IV.a dan IV.b di Pemkab Mandailing Natal (Madina) dilantik, Jum,at (14/8) dalam kegiatan mutasi menjelang Pilkada 2015. Pelantikan dilakukan oleh Plh.Sekda Madina, Syafei Lubis di aula perkantoran bupati berdasar Surat Keputusan Bupati Madina Nomor 821.2/505/K/2015 tanggal 14 Agustus 2015. Beberapa yang dilantik adalah, Drs. Awaluddin,MM […]

  • Madina Pemilik Laut, Tetapi Ikan Laut Dari Luar

    Madina Pemilik Laut, Tetapi Ikan Laut Dari Luar

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Ini memalukan. Ibaratnya padi dipasok ke sawah. Kabupaten kita (Madina-red) pemilik terpanjang pantai laut di Sumatera Utara, kok ikan dari provinsi lain,” ujar Sutan Mangkutur, pengamat Madina menjawab wartawan, Senin (10/6/2013) di Panyabungan. Itu dikatakan Sutan terkait sekitar 1,7 ton ikan laut per hari dipasok pedagang dari Sumatera Barat ke Kecamatan […]

  • Kinerja Pemkab Madina harus didukung

    Kinerja Pemkab Madina harus didukung

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO)- Wakil Sekeretaris Jenderal (Wasekjen) GM FKPPI Sumut, Alex A Kawilarang mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya di kalangan pemuda di Madina agar menjaga suasana kondusifitas untuk menyukseskan pembangunan di Madina. Hal itu disampaikan Alex menanggapi adanya isu-isu negatif yang berkembang di Madina terkait persoalan politik yang sedang bergulir saat ini. Alex menegaskan, agar seluruh […]

  • Terkait Dana Desa, Warga Tolang Laporkan Kades ke Kejari

    Terkait Dana Desa, Warga Tolang Laporkan Kades ke Kejari

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penggunaan anggaran dana desa (DD) Tolang, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2022 diduga tak sesuai dengan perencanaan sehingga membuat BPD dan warga melaporkan kepala desa ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Panyabungan. Tak hanya itu, warga juga melayangkan surat pengaduan kepada Bupati H. M. Jafar Sukhairi Nasution, Ketua DPRD Erwin […]

expand_less