Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Aneh, Pemkab Madina Tidak Miliki Dokumen Forensik Kebakaran Pasar Baru 5 Tahun Lalu

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
  • print Cetak

Dokumen istimewa Kebakaran Pasar Baru Panyabunga

PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Aneh, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) ternyata tidak memiliki dokumen hasil Forensik Kepolisian terkait kebakaran yang melanda pusat pasar baru panyabungan yang terjadi 16 Juni 2018 lalu apakah pasar tersebut dibakar atau terbakar. Hal ini diakui Kepala Dinas Perdagangan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Parlin Lubis saat dikonfirmasi Selasa 22/5) 2024 lewat pesan singkat WhatsApp.

“Kata teman teman tidak ada, ” Jawab Parlin Lubis. Lantas Mandailing Online mempertegas pertanyaan kembali apakah Pemerintah Daerah tidak memiliki dokumen hasil forensik kepolisian itu. Parlin Lubis pun langsung menjawab dengan ” Olo ” atau diartikan ia.

Diketahui, Pemerintah Daerah memang tidak pernah mengumumkan ke halayak dan pedagang terkait penyebab pasar baru panyabungan kebakaran. Sampai hari ini tidak diketahui pasti apakah pasar itu terbakar atau dibakar karena tidak adanya kejelasan hasil forensik kepolisian.

Dampak yang ditimbulkan akibat tidak adanya ditangan Pemerintah Daerah hasil Forensik Kepolisian itupun saat ini dirasakan oleh pedagang. Disaat pasar yang terbakar dibangun kembali, muncul aturan Pemerintah bagi pedagang yang masih memiliki tunggakan pembayaran terhadap pasar Exs terbakar, untuk segera dilunasi.

Pasar Baru Panyabungan selesai di bangun pasca Kebakaran ( nap )

Pedagang lewat pernyataan resmi Kepala Dinas Perdagangan Parlin Lubis seperti dikutip Mandailing Online dari laman berita bulat. co. id edisi 6 Mei 2024 menyebutkan pedagang pasar baru segera melunasi hutang senilai Rp. 3,9 miliar. Menurut Parlin Lubis hutang tersebut merupakan akumulasi cicilan dari pedagang sejak pasar baru yang terbakar berdiri.

Parlin Lubis dalam berita itu mengaku, hutang tersebut terus menjadi catatan dalam laporan keuangan Pemkab Madina.

Ada dugaan kuat, selain tidak memiliki dokumen hasil Forensik Kepolisian, Pemda Madina juga tidak membuat Peraturan Daerah terkait kebakaran pasar baru panyabungan tersebut. Sehingga cicilan hutang pedagang terhadap cicilan kios tetap jadi catatan dalam laporan keuangan Pemkab Madina.

Selain itu, pedagang juga merasa keberatan, sebab pedagang di minta melunasi hutang tersebut meskipun pasar sudah kebakaran.

” Kami pedagang meminta agar hutang itu di nolkan, karena pasarnya kan sudah kebakaran, ” Jelas seorang pedagang saat ditanyai

Merka juga mengakui adanya hutang tersebut. Namun terjadinya hutang akibat tidak adanya ketegasan Dinas Pasar saat itu terhadap penempatan pedagang sehingga berdampak pada penjualan pedagang.

Diketahui, saat ini Dinas Perdagangan sedang mempersiapkan pemindahan pedagang korban kebakaran yang saat ini masih menempati pasar sementara. Sejumlah aturan penempatan sudah disosialisasikan ke pedagang termasuk masalah sewa tempat. Pedagang kain khusus nya mengaku belum menerima keputusan pemerintah terhadap ketentuan harga pemerintah terhadap sewa tempat tersebut karena Pemerintah tidak pernah turun ke pedagang dan membicarakan nya (***)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saparuddin Haji Lubis: Strategi 60-10 Hingga Program Kopi Menyelamatkan Petani Karet

    Saparuddin Haji Lubis: Strategi 60-10 Hingga Program Kopi Menyelamatkan Petani Karet

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Membangun Madina itu bukan soal bisa atau tidak bisa, tetapi kuncinya adalah apakah kita semua mau bersama-sama membangun Madina? Itu kalimat calon bupati Madina Saparuddin Haji Lubis yang menjadi perhatian audiens dalam penyampaian visi misi calon bupati sebagai satu dari rangkaian tahapan penjaringan calon kepala daerah yang diselenggarakan PKB Madina […]

  • Tapteng Pecahkan Rekor MURI Bakar Ikan

    Tapteng Pecahkan Rekor MURI Bakar Ikan

    • calendar_month Sabtu, 25 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Barus- (MO), Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) berhasil mencatatkan namanya di buku catatan Museum Rekor Indonesia (MURI), dengan memecahkan rekor bakar ikan terpanjang dalam sejarah Indonesia. “Kami mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng, dengan bangga dan hormat, MURI memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan berhak menerima Sertifikat Rekor Indonesia,” kata Tim MURI, Wawan dipanggung lokasi bakar ikan, […]

  • Saat Reses Anggota DPRD, Warga Longat Minta Perbaikan Jalan dan Bangunan Bronjong

    Saat Reses Anggota DPRD, Warga Longat Minta Perbaikan Jalan dan Bangunan Bronjong

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ada 6 (Enam) aspirasi dan usulan masyarakat Kelurahan Longat di Kecamatan Panyabungan Barat saat Anggota DPRD Madina Hatta Usman Rangkuti laksanakan reses ke III dimasa sidang 2024-2025. Diantaranya meminta perbaikan jalan dan pembangunan bronjong. “Ada sekitar 6 yang hari ini disampaikan warga kelurahan longat di Reses ke III ini. Diantaranya jalan […]

  • PT VAL Diduga Serobot Lahan Warga Lima Desa

    PT VAL Diduga Serobot Lahan Warga Lima Desa

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sosa  – PT Victorindo Alam Lestari (VAL) yang berlokasi di Desa Aliaga Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) Kabupaten Padang Lawas (Palas), diduga melakukan penyerobotan tanah seluas 300 hektare milik warga Desa Aek Tinga Kecamatan Sosa. Bahkan, PT VAL melakukan penyerobotan sedikitnya 2.100 hektare tanah milik masyarakat lima desa lainnya di Kecamatan Huragi, yakni Desa Lubuk Bunut, […]

  • Jelang Tahun Politik, Kejari Madina Sosialisasi Dampak Media Sosial dan Narkoba

    Jelang Tahun Politik, Kejari Madina Sosialisasi Dampak Media Sosial dan Narkoba

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ditahun politik, sosial media menjadi salah satu alat bagi Calon untuk mempromosikan atau berkampanye. Namun sosial media tidak jarang digunakan ke hal yang mengarah pada tindakan menyalahi aturan sahingga banyak persoalan yang ditimbulkan akibat tidak pintar menggunkan sosil media. Untuk menghindari hal demikian, Kejaksaan Negeri Mandailing Natal selenggarakan Penerangan Hukum Serta […]

  • Tambang Rakyat vs Pemda Lemah Visi (bagian 2)

    Tambang Rakyat vs Pemda Lemah Visi (bagian 2)

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Dahlan Batubara   Tambang emas yang dikelola rakyat di Hutabargot dan Nagajuang harus dipandang sebagai suatu lapangan kerja yang diciptakan oleh rakyat. Itu bukan lapangan kerja yang diciptakan negara. Dan, seharusnya pemerintah daerah sebagai instrumen negara di tingkat daerah sudah sejatinya berterimakasih kepada rakyat yang mampu menciptakan lapangan kerja. Bukankah pemerintah daerah […]

expand_less