Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Harimau Muncul di Gutungtua, Pangguris Takut Mangguris

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
  • print Cetak

Harimau Sumatera ilustrasi

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Harimau muncul di kebun kawasan Gunungtua raya Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina).

Kemunculan jenis harimau Sumatera ini sudah berlangsung dalam dua pekan terakhir. Akibatnya, banyak petani penyadap karet (pangguris) takut ke kebun menyadap karet (mangguris).

Sejumlah warga Desa Gunungtua Julu dan Desa Gunungtua Lumban Pasir, Jum’at (21/6/2019) kepada Mandailing Online di warung Taisir Gunugtua Julu menyebutkan, harimau itu awanya muncul di kebun kawasan Talap sekitar 2 pekan lalu.

“Berdasar jejak kakinya, harimau itu sudah dewasa,” sebut Upin warga Desa Gunungtua Julu yang diamini warga lainnya.

Dua dari belasan ekor kambing milik Yusuf yang diternakkan di kebun Talap sudah dimangsa harimau.

Kambing itu dimangsa pada malam hari. Jejak darah kambing ditemukan pemiliknya sepanjang sekitar 100 meter dari titik kandang kambing menuju rerimbunan hutan.

Berdasar jejak darah itu, kambing-kambing tersebut diseret oleh harimau menjauh dari kandang setelah menerkamnya.

Belasan kambing yang belum dimangsa dievakuasi ke pemukiman besok harinya.

Berselang beberapa hari atau Rabu (12/16/2019) lalu, sejumlah warga Desa Gunung Tua Julu menemukan jejak kaki harimau di pinggir sungai Rantopuran tak jauh dari kebun Talap. Di lokasi itu juga ditemukan bangkai saparuh tubuh babi yang dipastikan sisa yang tak habis dimakan harimau.

Sejauh ini belum ada kabar adanya korban manusia atas kemuculan harimau tersebut.

Kemunculan harimau bukan saja di kawasan kebun Talap, tetapi juga sudah muncul di kawasan kebun Padang Harapan yang juga kawasan Gunungtua raya. Sehingga banyak petani karet di kawasan Padang Harapan, Sialapayung, Aek Salak dan Padang Kalas takut ke kebun.

Sementara itu, Kepala Desa Gunungtua Lumban Pasir, Zulham Riadi menjawab Mandailing Online, Jum’at (21/6) menyatakan sebanyak 4 kepala desa telah menyurti pihak polisi dan Balai TNBG dan BKSDA Madina terkait kemunculan harimau tersebut.

Surat itu dikirim tanggal 19 Juni 2019. Keempat kepala desa yang menyurati itu meliputi kepala desa Gunungtua Julu, Gunungtua Lumban Pasir, Gunungtua Tonga dan Gunungtua Panggorengan.

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akun Fb Toni Darius Sitorus Diduga Di-hacker

    Akun Fb Toni Darius Sitorus Diduga Di-hacker

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL  (Mandailing Online) – Akun facebook atas nama Toni Darius Sitorus diduga telah kena hacker atau diretas seseorang sebelum munculnya status-status di dinding akun itu yang berbau sara. Hal itu diungkapkan Hasintongan Sintong ayah kandung Toni Darius Sitorus di dalam akun facebooknya yang diposting tanggal 18 September 2016 pukul 12.58 WIB. “Saya A,N, Org Tua […]

  • Usai Seminar, Gerep Institute Punya Beban Strategis Pengusulan Pahlawan Nasional

    Usai Seminar, Gerep Institute Punya Beban Strategis Pengusulan Pahlawan Nasional

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Pegiat di Gerep Institute (pusat kajian Mandailing)   Seminar usulan gelar Pahlawan Nasional bagi Sutan Iskandar (Willem Iskander), insya-Allah akan diselenggarakan besok (Jum’at, 19/6/2026) di STAIN Madina. Diselenggarakan Pemerintah Daerah Madina bersama Gerep Institute. Seminar boleh saja selesai. Narasumber berbicara. Makalah dipresentasikan. Akademisi, budayawan, tokoh adat dan masyarakat menyampaikan pandangan. Itu […]

  • Atika: BPBD Garda Terdepan di Lokasi Bencana

    Atika: BPBD Garda Terdepan di Lokasi Bencana

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) adalah garda terdepan menanggulangi bencana. Oleh karena itu, dukungan peralatan patut dipenuhi agar BPBD bisa gesit di segala medan bencana. Di sisi lain, kemampuan keuangan Pemkab Mandailing Natal (Madina) masih terbatas. Kondisi itu harus diperhatikan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) terutama pemenuhan peralatan untuk daerah. Itu […]

  • Menkominfo Usulkan Kebebasan Pers Yang Berkarakter

    Menkominfo Usulkan Kebebasan Pers Yang Berkarakter

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kupang, Menkominfo Tifatul Sembiring menyatakan bahwa komitmen pemerintah atas kebebasan pers tetap dihormati, namun ia mengusulkan kepada kalangan pers supaya kebebasan pers itu yang berkarakter. Saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2011 di Kupang, NTT, Rabu siang, ia mengatakan bahwa ada enam ciri kebebasan pers yang berkarakter, di antaranya bermoral, ada etika sesuai kode etik […]

  • Solusi Memberantas Kasus Perundungan di Kalangan Pelajar

    Solusi Memberantas Kasus Perundungan di Kalangan Pelajar

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nurmala Sari, S.Pd Aktivis Dakwah tinggal di Tarutung, Sumut Tiada hari tanpa adanya masalah. Kejahatan yang terus menjelma di sistem kehidupan hari ini. Masalah yang terjadi bukan hanya menimpa masyarakat, tetapi juga merambah ke kalangan anak-anak termasuk pelajar. Permasalahan yang paling banyak terjadi dan terus meningkat yakni tentang perundungan (bullying) terhadap sesama pelajar, […]

  • Bupati Bekukan Badan Pemangku Adat, Raja-Raja Protes

    Bupati Bekukan Badan Pemangku Adat, Raja-Raja Protes

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Bupati Mandailing Natal (Madina) membekukan Badan Pemangku Adat (BPA) melalui Surat Keputusan Nomor : 224/614/K/2014. Dampaknya, pengurus BPA Madina Priode 2012-2017 berang. Mereka menilai bahwa surat keputusan bupati Madina tersebut cacat hukum dan tidak sesuai dengan anggaran dasar BPA Madina. “Kita sangat kecewa keluarnya surat keputusan bupati Madina yang […]

expand_less