Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

MAHASISWA MISKIN KIAN BERPELUANG

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 12 Mar 2013
  • print Cetak

TERKAIT PROGRAM BEASISWA MADINA

Catatan: Dahlan Batubara

 toga buku 120313

Kebijakan terhadap para pelajar yang teraplikasi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mandailing Natal Tahun Anggaran 2013, salah satunya memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada seluruh anak didik lulusan SMA,SMK dan MAN memasuki perguruan tinggi negeri.

Peluang itu diutamakan kepada para mahasiswa dan mahasiswi dari kalangan rumah tangga ekonomi kurang mampu, sehingga memiliki harapan yang sama dengan para mahasiswa dari kalangan yang mampu untuk sama-sama mengecap perguruan tinggi.

Program ini sudah dimulai sejak tahun 2012, adalah membuka peluang kepada semua pelajar miskin untuk melanjutkan study ke perguruan tinggi. Pada APBD Tahun Anggaran 2012 itu, realisasi serapan oleh mahasiswa dan mahasiswi yang berhasil masuk ke perguruan tinggi adalah sebesar 900 juta rupiah, dimana masing-masing mahasiswa atau mahasiswi mendapat sebesar 5 juta rupiah per orang.

Sementara untuk pelajar SMA dan SMK memperoleh subsisdi sebesar 50 ribu rupiah per pelajar untuk pembayaran uang komite sekolah. Upaya ini sebagai meringankan beban para orang tua murid dari pembiayaan pendidikan anak-nakanya.

Besaran 50 ribu ripiah per murid pertahun itu boleh dikata masih tergolong sedikit mengingat banyaknya item-item pembiayaan yang harus dikeluarkan masing-masing orang tua murid SMA dan SMK. Namun, itu pun sudah bias disyukuri mengingat kemampuan anggaran daerah masih sebatas ini.

Pada 3013 ini, besaran total keseluruhan beasiswa yang 1,5 milyar rupiah, mengingat kemampuan anggaran daerah sudah mulai mampu ke arah angka ini. Suatu perkembangan yang menggembirakan.

Masing-masing mahasiswa dan mahasiswi akan mendapat 5 juta rupiah per tahun. Kondisi ini akan merangsang timbulnya peluang yang asama antara mahasiswa dari keluarga kurang mampu dengan mahasiswa/mahasiswi dari keluarga yang mampu untuk sama-sama mengecap perguruan tinggi.

Pelajar SLTA dan SMK juga mendapat subsidi pembiayaan yang teraplikasi dalam program Biaya Operasional Sekolah Daerah atau disingkat BOS Daerah. Sebab, BOS yang dibiayai oleh APBN belum ada untuk tingkat SMA maupun SMK. Besaran BOS Daerah ini totalnya sebasar 7 milyar rupiah.

Dengan adanya program BOS Daerah ini, beban orang tua murid yang selama ini sangat tinggi dalam menyekolahkan anaknya, akan terpangkas dengan sendirinya sehingga para orang tua semakin ringan memikirkan beban pendidikan anak-nakanya.

Selain BOS Daerah, ada juga program pembelian pakaian seragam sekolah untuk SMA dan nSMK sebesar 3,2 milyar rupiah, dimana seluruh peserta didik akan mendapat pakaian seragam tanpa terkecuali. Ini juga akan meringankan beban para orang tua murid.

Selain program beasiswa, BOS Daerah dan pembelian seragam sekolah, kebijakan lain yang dimunculkan di APBD 2013 ini adalah program tunjangan daerah khusus untuk guru yang dana totalnya sebesar 378 juta rupiah. Kemudian ada beasiswa untuk program pasca sarjana kepada alumni STAIM peringkat 1,2 dan 3 sebesar 184 juta rupiah.

Bupati sendiri dalam kesempatan di paripurna DPRD berharap bahwa dengan program yang dikucurkan tersebut akan meringankan beban orang tua anak didik di satu sisi, dan memberikan peluang kepada seluruh usia didik dari kalangan kurang mampu agar memiliki peluang yang sama dengan mahasiswa dari kalangan ekonomi mampu untuk menempuh jenjang pendidikan yang dicita-citakan.

Bupati dalam hal ini meminta pengertian semua pihak, sebab baru sebatas itu kemampuan keuangan daerah. Dia berharap tahun-tahun mendatang dapat ditingkatkan sehingga target semua anak didik mampu dibiayai oleh daerah dapat terwujud.

Di sisi lain, agar target tepat sasaran itu tercapai, pihak Satuan Kerja Perangkat Daerah yang berwenang menyalurkan beasiswa ini harus bekerja dengan serius dan sistematis serta teransparan dan akuntabel.

Dalam hal ini, jauh-jauh hari pihak DPRD juga sudah memebri warning akan melakuan pantauan dan pengawasan terhadap setiap tahapan pelaksanaan program tersebut.  DPRD Madina tak akan segan-segan melakukan langkah-langkah keras apabila pelaksanaan program ini memiliki cacat yang disengaja. ***

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengusaha Penggilingan Padi Sebut Harga Gabah di Madina Normal

    Pengusaha Penggilingan Padi Sebut Harga Gabah di Madina Normal

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Pengusaha penggilingan Padi di Kabupaten Mandailing Natal bicara harga gabah. Dari Januari 2025 sampai hari ini belum ada kenaikan, namun dipastikan tak ada penurunan harga. Stok gabah dan beras di awal tahun melimpah. Diketahui Tahun 2025 ini Harga Gabah Basah (HGB) stak di harga Rp.5.600 perkilonya, sementara Harga Gabah Kering […]

  • Nasida Ria Tampil Memukau di Jerman

    Nasida Ria Tampil Memukau di Jerman

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingat dengan grup Nasida Ria yang pernah populer di masa lalu? Grup pemilik tembang “Dunia dalam Berita” baru-baru ini tampil memukau di Jerman. Hal itu terungkap dari postingan akun @dprhiburanmalam di Twitter, Senin (20/6). Sontak postingan tersebut mendapat respon positif dari pengguna media sosial berlambang burung biru tersebut. Grup yang […]

  • BPBD: Belum ada potensi bencana di Sumut

    BPBD: Belum ada potensi bencana di Sumut

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara belum menemukan atau mendeteksi kemungkinan adanya bencana di daerah itu, selain potensi kebakaran di sekitar pemukiman masyarakat. “Potensi bencana belum ada. Hanya kebakaran yang perlu diwaspadai,” kata Kepala BPBD Sumut Ahmad Hidayat di Medan, hari ini. Ia mengatakan, meski telah memasuki musim kemarau, Sumut tidak memiliki […]

  • Penduduk Madina Rata-rata Tamatan SMP

    Penduduk Madina Rata-rata Tamatan SMP

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rata-rata tingkat pendidikan penduduk Mandailing Natal (Madina) masih SMP. Sementara dari sisi IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Madina masih rendah, yakni peringkat 28 dari 34 jumlah total kabupaten/kota di Sumatera Utara. Itu diungkap Ketua Dewan Pendidikan Madina (DPM), Muswaruddin Daulay di acara tausiah kepada para kepala sekolah se-Madina di halaman Dinas Pendidikan […]

  • DCS dapil 3 PKS Madina

    DCS dapil 3 PKS Madina

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 3 PKS Madina

  • MARSIDAO-DAO (episode 13)

    MARSIDAO-DAO (episode 13)

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara I Huta Donok, ima na madung pukul 9 manyogot, Si Siti langka tingon bagas. Igoruksa pintu ni bagas i dohot labi-labi namenek, anak ni labi-labi nai ipajopkonsa i toru ni batu na adong ilambung pat ni tangga bagas i. Madung mamboto do daganak ni ia ima Si Poso boti […]

expand_less