Jumat, 4 Sep 2026
light_mode

MAHASISWA MISKIN KIAN BERPELUANG

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 12 Mar 2013
  • print Cetak

TERKAIT PROGRAM BEASISWA MADINA

Catatan: Dahlan Batubara

 toga buku 120313

Kebijakan terhadap para pelajar yang teraplikasi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mandailing Natal Tahun Anggaran 2013, salah satunya memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada seluruh anak didik lulusan SMA,SMK dan MAN memasuki perguruan tinggi negeri.

Peluang itu diutamakan kepada para mahasiswa dan mahasiswi dari kalangan rumah tangga ekonomi kurang mampu, sehingga memiliki harapan yang sama dengan para mahasiswa dari kalangan yang mampu untuk sama-sama mengecap perguruan tinggi.

Program ini sudah dimulai sejak tahun 2012, adalah membuka peluang kepada semua pelajar miskin untuk melanjutkan study ke perguruan tinggi. Pada APBD Tahun Anggaran 2012 itu, realisasi serapan oleh mahasiswa dan mahasiswi yang berhasil masuk ke perguruan tinggi adalah sebesar 900 juta rupiah, dimana masing-masing mahasiswa atau mahasiswi mendapat sebesar 5 juta rupiah per orang.

Sementara untuk pelajar SMA dan SMK memperoleh subsisdi sebesar 50 ribu rupiah per pelajar untuk pembayaran uang komite sekolah. Upaya ini sebagai meringankan beban para orang tua murid dari pembiayaan pendidikan anak-nakanya.

Besaran 50 ribu ripiah per murid pertahun itu boleh dikata masih tergolong sedikit mengingat banyaknya item-item pembiayaan yang harus dikeluarkan masing-masing orang tua murid SMA dan SMK. Namun, itu pun sudah bias disyukuri mengingat kemampuan anggaran daerah masih sebatas ini.

Pada 3013 ini, besaran total keseluruhan beasiswa yang 1,5 milyar rupiah, mengingat kemampuan anggaran daerah sudah mulai mampu ke arah angka ini. Suatu perkembangan yang menggembirakan.

Masing-masing mahasiswa dan mahasiswi akan mendapat 5 juta rupiah per tahun. Kondisi ini akan merangsang timbulnya peluang yang asama antara mahasiswa dari keluarga kurang mampu dengan mahasiswa/mahasiswi dari keluarga yang mampu untuk sama-sama mengecap perguruan tinggi.

Pelajar SLTA dan SMK juga mendapat subsidi pembiayaan yang teraplikasi dalam program Biaya Operasional Sekolah Daerah atau disingkat BOS Daerah. Sebab, BOS yang dibiayai oleh APBN belum ada untuk tingkat SMA maupun SMK. Besaran BOS Daerah ini totalnya sebasar 7 milyar rupiah.

Dengan adanya program BOS Daerah ini, beban orang tua murid yang selama ini sangat tinggi dalam menyekolahkan anaknya, akan terpangkas dengan sendirinya sehingga para orang tua semakin ringan memikirkan beban pendidikan anak-nakanya.

Selain BOS Daerah, ada juga program pembelian pakaian seragam sekolah untuk SMA dan nSMK sebesar 3,2 milyar rupiah, dimana seluruh peserta didik akan mendapat pakaian seragam tanpa terkecuali. Ini juga akan meringankan beban para orang tua murid.

Selain program beasiswa, BOS Daerah dan pembelian seragam sekolah, kebijakan lain yang dimunculkan di APBD 2013 ini adalah program tunjangan daerah khusus untuk guru yang dana totalnya sebesar 378 juta rupiah. Kemudian ada beasiswa untuk program pasca sarjana kepada alumni STAIM peringkat 1,2 dan 3 sebesar 184 juta rupiah.

Bupati sendiri dalam kesempatan di paripurna DPRD berharap bahwa dengan program yang dikucurkan tersebut akan meringankan beban orang tua anak didik di satu sisi, dan memberikan peluang kepada seluruh usia didik dari kalangan kurang mampu agar memiliki peluang yang sama dengan mahasiswa dari kalangan ekonomi mampu untuk menempuh jenjang pendidikan yang dicita-citakan.

Bupati dalam hal ini meminta pengertian semua pihak, sebab baru sebatas itu kemampuan keuangan daerah. Dia berharap tahun-tahun mendatang dapat ditingkatkan sehingga target semua anak didik mampu dibiayai oleh daerah dapat terwujud.

Di sisi lain, agar target tepat sasaran itu tercapai, pihak Satuan Kerja Perangkat Daerah yang berwenang menyalurkan beasiswa ini harus bekerja dengan serius dan sistematis serta teransparan dan akuntabel.

Dalam hal ini, jauh-jauh hari pihak DPRD juga sudah memebri warning akan melakuan pantauan dan pengawasan terhadap setiap tahapan pelaksanaan program tersebut.  DPRD Madina tak akan segan-segan melakukan langkah-langkah keras apabila pelaksanaan program ini memiliki cacat yang disengaja. ***

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Madina Heboh, Salah Satu Anggota Komisi I Bernama Hanura

    DPRD Madina Heboh, Salah Satu Anggota Komisi I Bernama Hanura

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kehebohan terjadi di DPRD Mandailing Natal (Madina), pasalnya ditemukan nama Hanura sebagai anggota Komisi I, bukan nama orang melainkan nama salah satu partai politik. Nama Hanura ini ditemukan dalam Surat Keputusan DPRD Madina Nomor 70/06/KPTS/DPRD/2015 tertanggal 9 Pebruari 2015 tentang penetapan komposisi personalia pimpinan dan anggota Badan Musyawarah, Kimisi I, […]

  • Pemerintah Tak Mau Rogoh Kocek untuk JSS

    Pemerintah Tak Mau Rogoh Kocek untuk JSS

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta. Pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) yang digadang akan memakai pola patungan swasta dan pemerintah atau public private partnership (PPP). Namun pemerintah pusat berharap tak mau keluar uang sepeser pun untuk mega proyek ini, semua akan diserahkan dana swasta. “Kita mengharapkan tidak ada uang pemerintah sepeser pun yang keluar, itu harapan kita,” kata Menteri Pekerjaan […]

  • SMPN 1 Sipirok Terus Berbenah

    SMPN 1 Sipirok Terus Berbenah

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Sipirok di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) sebagai sekolah yang memiliki predikat Sekolah Standar Nasional (SSN), terus membenahi pola pembelajaran sesuai dengan tuntutan SSN. Misalnya, metode pembelajaran secara nasional dengan menggunakan perangkat komputer melalui infokus. Kepala SMPN 1 Sipirok, Drs Bakir Harahap, kepada METRO, Jumat (5/11), mengatakan, bukan saja […]

  • Kepala Desa Malintang Dilantik

    Kepala Desa Malintang Dilantik

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Kepala Desa Malintang jae Mhd Darwin Nasution dan Kepala Desa Malintang, Milhan Batubara Jumat (13/9) dilantik sekaligus diambil sumpah jabatannya di aula Kantor Camat Bukit Malintang.(mo/hol)

  • Jalan di Simpang Gambir Terancam Putus

    Jalan di Simpang Gambir Terancam Putus

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Jalan Propinsi di Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kondisinya memprihatinkan karena pinggir badan jalan amblas mengancam setiap pemakai jalan yang lewat. Hal ini membuat beberapa pengemudi harus ekstra hati – hati jika melewetai jalur yang menghubungkan Batang Natal ke Lingga Bayu itu, karena kalu tidak bisa terjadi kecelakaan. Bangun, pengemudi […]

  • Korban Rusuh di Labusel Dibawa ke Medan

    Korban Rusuh di Labusel Dibawa ke Medan

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Tukidi (28) warga Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang menjadi salah satu korban bentrokan di daerah itu, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik Medan, untuk mendapatkan perawatan intensif. Wakil Kepala IGD Rumah Sakit Umum Pusat(RSUP) Adam Malik, Ismalita di Medan mengatakan, pihaknya sudah melakukan tindakan penyelamatan terhadap korban dengan […]

expand_less