Rabu, 24 Jun 2026
light_mode

MAMBAYU YANG MAKIN SEDIKIT

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Mei 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Omline) – Meski jumlahnya tak banyak, masa sekarang aktivitas “mambayu” (mengayam tikar) di kalangan kaum ibu di Mandailing masih dijumpai di beberpa desa.

Faktor ekspansi produk-produk tikar pabrikan, aktivitas mambayu di kalangan wanita Mandailing juga berfaktor mulai berubahnya pola hidup dan pola pandang masyarakat Mandailing secara umum kepada hal-hal yang bersifat pragmatis.

Berbeda dengan masa sekitar 20 tahun lalu dimana kaum perempuan yang masih gadis hingga usia tua sering terlihat di halaman, atau di kolong rumah mengayam tikar bersama-sama.

Pada masa itu, pasaran tikar pandan masih luas yang digunakan untuk alas duduk di rumah-rumah penduduk maupun untuk alas hamaparan menjemur padi di kawasan Mandailing.

Saat ini, ditengah gempuran tikar plastik buatan pabrik, tikar pandan pun semakin kurang peminantnya, sebab para petani saat ini sudah memakai tikar plastik untuk alas menjemur padi. Sementara alas lantai rumah sudah memakai karpet plastik.

Di Desa Pintu Padang Julu, Kecamatan Bukit Malintang, seorang pengrajin ayaman tikar, Bu Kholilah (50) masih setia menjalankan usahanya meski sudah di usia tua. Dia sudah sekitar 5 tahun menjalankan aktivitas “mambayu” pandan berlokasi di depan rumahnya yang nyaman.

Dari hasil usaha anayaman tikar ini, Bu Kholilah mengaku sangat membantu menambah penghasilan dirumah tangganya, sehingga sangat meringankan bagi suaminya yang berprofesi sebagai peyadap karet.

Meski lesu pasarannya, pemandangan kaum ibu juga masih ditemui di Desa Manyabar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Hampir setengah kaum ibu-ibu di sana menganyam tikar dengan bahan baku daun pandan.

Eliarni (50) misalnya. Perempuan ini mengaku, pekerjaan menganyam tikar sudah dilakukannya sejak puluhan tahun silam. Dan akitivitas menganyam dilakukan pada waktu luang atau kalau pekerjaan pokok mereka (bertani) lagi kosong. Bahkan, tak jarang pula menganyam juga dilakukan pada malam hari.

“Sejak puluhan tahun silam saya bersama ibu rumah tangga yang lain melakoni pekerjaan ini. Disamping bisa menambah penghasilan keluarga, menganyam ini juga sudah menjadi hobi kami untuk mengisi waktu luang apalagi pekerjaan tani lagi kosong semisal selesai menanam padi atau yang lain,” terangnya kepada wartawan, baru-baru ini.(idw/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Juguk Tondo Boto Uwaki Manungkol Isang

    Juguk Tondo Boto Uwaki Manungkol Isang

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hatiha dimarayak potang niari juguk tondo mada uwaki manungkol isang di karosi otang di barando nibagas ni ibana, pupu cukcek songon sorani kareta api namardalan, manombo mopeng-openg ulunia adop ginjang, madung adongdo dipikirannia nasungkot sanga namabiartupe uwaki itarik ramping-ramping suping inda binoto, arsak situtuma nida manurut panjaharonai. Arana dompak onmasona simbur kecek nihalak satontang namarjabatan […]

  • Atika Sebut Judul Berita Mobil Dinasnya Terkesan Tendensi

    Atika Sebut Judul Berita Mobil Dinasnya Terkesan Tendensi

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) meski mengaku perkara mobil dinas rentalan yang memakai plat merah adalah kesalahannya, atika malah tuding wartawan tendensius memberitakan dirinya. ” judul berita terkait mobil dinas ku itu terlalu tendensius, kalau isi nya tidak ada masalah, apa sih salah ku sama wartawan ” kata Atika pada wartawan yang memberitakan mobil dinas nya saat […]

  • YRKI Dorong Bawaslu Madina Proses ASN yang Tak Netral di Pilkada

    YRKI Dorong Bawaslu Madina Proses ASN yang Tak Netral di Pilkada

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Yayasan Rumah Konstitusi Indonesia (YRKI) mendorong Bawaslu agar memproses dugaan keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam keterlibatan kampanye Pilkada 2020 di Mandailing Natal. Hal ini disampaikan Irsan Barus, dari Tim Pemantau Pilkada YRKI dalam keterangan persnya, Selasa (27/10) yang diterima redaksi. “Jangan dianggap sepele hal yang demikian, sebab sejak dari awal […]

  • Pengunjung Warnet Kebanyakan Anak Sekolah

    Pengunjung Warnet Kebanyakan Anak Sekolah

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kebaradaan warung internet (Warnet) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), cukup diminati anak sekolah. Para anak sekolah memadati warnet untuk mengerjakan tugas sekolah. Ada juga yang sekadar main game online. Pantauan beritasumut.com di Panyabungan, Senin (04/10/2010), keberadaan anak sekolah hampir ditemui di tiap warnet. Ada yang main game, ada yang mengerjakan tugas sekolah, ada juga […]

  • Atika Dominasi Debat Pilkada Madina

    Atika Dominasi Debat Pilkada Madina

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANDAN (Mandailing Online) – Debat antara pasangan calon bupati/wakil bupati Madina yang digelar KPU Madina berlangsung di Convention Hall Pai Hotel Pandan, Tapanuli Tengah, Jumat (13/11). Debat dipimpin oleh pendiri Lingkar Madani, Ray Rangkuti. Pada dua segmen awal, Calon Wakil Bupati Nomor Urut 1, Atika Azmi Utammi Nasution begitu mendominasi. Atika terlihat sangat menguasai materi […]

  • Pelestarian Warisan Budaya Mandailing (2)

    Pelestarian Warisan Budaya Mandailing (2)

    • calendar_month Sabtu, 11 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Z. Pangaduan Lubis (in memoriam) Sistem Religi Masuknya penjajahan atau pemeritahan kolonial Belanda ke Mandailing terjadi pada waktu Belanda sedang berperang dengan Kaum Paderi di Minangkabau pada 1830-an. Sebelum Belanda masuk ke Mandailing, beberapa tahun lamanya Kaum Paderi sudah lebih dahulu menguasai Mandailing. Salah satu tujuan penting dari Kaum Paderi menguasai Mandailing ialah […]

expand_less