Selasa, 11 Agu 2026
light_mode

MAMBAYU YANG MAKIN SEDIKIT

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Mei 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Omline) – Meski jumlahnya tak banyak, masa sekarang aktivitas “mambayu” (mengayam tikar) di kalangan kaum ibu di Mandailing masih dijumpai di beberpa desa.

Faktor ekspansi produk-produk tikar pabrikan, aktivitas mambayu di kalangan wanita Mandailing juga berfaktor mulai berubahnya pola hidup dan pola pandang masyarakat Mandailing secara umum kepada hal-hal yang bersifat pragmatis.

Berbeda dengan masa sekitar 20 tahun lalu dimana kaum perempuan yang masih gadis hingga usia tua sering terlihat di halaman, atau di kolong rumah mengayam tikar bersama-sama.

Pada masa itu, pasaran tikar pandan masih luas yang digunakan untuk alas duduk di rumah-rumah penduduk maupun untuk alas hamaparan menjemur padi di kawasan Mandailing.

Saat ini, ditengah gempuran tikar plastik buatan pabrik, tikar pandan pun semakin kurang peminantnya, sebab para petani saat ini sudah memakai tikar plastik untuk alas menjemur padi. Sementara alas lantai rumah sudah memakai karpet plastik.

Di Desa Pintu Padang Julu, Kecamatan Bukit Malintang, seorang pengrajin ayaman tikar, Bu Kholilah (50) masih setia menjalankan usahanya meski sudah di usia tua. Dia sudah sekitar 5 tahun menjalankan aktivitas “mambayu” pandan berlokasi di depan rumahnya yang nyaman.

Dari hasil usaha anayaman tikar ini, Bu Kholilah mengaku sangat membantu menambah penghasilan dirumah tangganya, sehingga sangat meringankan bagi suaminya yang berprofesi sebagai peyadap karet.

Meski lesu pasarannya, pemandangan kaum ibu juga masih ditemui di Desa Manyabar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Hampir setengah kaum ibu-ibu di sana menganyam tikar dengan bahan baku daun pandan.

Eliarni (50) misalnya. Perempuan ini mengaku, pekerjaan menganyam tikar sudah dilakukannya sejak puluhan tahun silam. Dan akitivitas menganyam dilakukan pada waktu luang atau kalau pekerjaan pokok mereka (bertani) lagi kosong. Bahkan, tak jarang pula menganyam juga dilakukan pada malam hari.

“Sejak puluhan tahun silam saya bersama ibu rumah tangga yang lain melakoni pekerjaan ini. Disamping bisa menambah penghasilan keluarga, menganyam ini juga sudah menjadi hobi kami untuk mengisi waktu luang apalagi pekerjaan tani lagi kosong semisal selesai menanam padi atau yang lain,” terangnya kepada wartawan, baru-baru ini.(idw/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alumni SMA Plus Kunjungi KPU Madina

    Alumni SMA Plus Kunjungi KPU Madina

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Malintang Pos) : Ikatan Keluarga Alumni SMAN Plus (IKAS Plus) melakukan silaturrahim ke KPU Madina, Kamis (6/8) disambut hangat oleh ketua KPU Madina, Agus Salam Nasution. Kedatangan IKAS Plus ini bertujuan untuk bersilaturrahim sekaligus berdiskusi terkait perkembangan Pilkada Madina yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember mendatang. Silaturrahim ini mendiskusikan berbagai hal di […]

  • Warga Protes Aktifitas Tambang Emas Ilegal. Bupati Madina Diminta Nonaktifkan Kades yang Terlibat Ilegal

    Warga Protes Aktifitas Tambang Emas Ilegal. Bupati Madina Diminta Nonaktifkan Kades yang Terlibat Ilegal

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Kotanopan ( Mandailing Online ): sejumlah warga desa jambur tarutung, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal mendatangi lokasi aktifitas tambang emas ilegal yang menggunakan alat berat jenis excavator. Warga itu hendak protes kepada pelaku tambang karena aktifitas kegiatan pengerukan material sudah hampir mendekati pondasi Masjid Al Muhtadhin yang memang tepat berada dibagian belakang masjid. ” warga […]

  • Sofwat Nasution Sudah Mendaftar di 3 Parpol

    Sofwat Nasution Sudah Mendaftar di 3 Parpol

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal calon bupati Madina, Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution, Sabtu siang (9/11), mendaftar di Partai Perindo Madina. Ini partai ketiga pendaftaran sang jenderal. Sofwat Nasution dan rombongan tiba di sekretariat Perindo, Pidoli, Panyabungan, sekitar pukul 11.00. Sehari sebelumnya beliau mendaftar di Gerindra dan PKS. Di Perindo, beliau disambut hangat […]

  • Investor Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

    Investor Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Rendahnya tingkat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Madina masih terlihat jelas. Untuk itu masyarakat meminta kepada Pemkab Madina untuk memberikan perubahan dengan mendatangkan investor. Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Keluarga Besar Mahasiswa Mandailing Natal (Gambema Madina) Agussalam Nasution didampingi Sekretaris Musliadi Nasution kepada METRO di Panyabungan, Rabu (4/1). Keduanya menyebutkan, sesungguhnya masyarakat […]

  • Sofwat Mendaftar di Gerindra dan PKS

    Sofwat Mendaftar di Gerindra dan PKS

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal calon bupati Madina, Sofwat Nasution mendaftar ke Partai Gerindra dan PKS di Panyabungan, Jum’at (08/11/2019). Brigadir Jenderal TNI (Purn) M.Sofwat Nasution lebih dulu ke Gerindra baru menyusul ke Partai keadilan Sejahtera (PKS). Sofwat Nasution beserta rombongan tiba ke kantor DPC Partai Gerindra Madina sekitar pukul 10.30 Wib, dan disambut […]

  • Tertibkan Penambangan Emas Liar

    Tertibkan Penambangan Emas Liar

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Pemkab Madina diminta untuk tegas menindak penambang emas liar di Kecamatan Hutabargot dan Nagajuang. Pasalnya, kegiatan ini memunculkan kontraversi di tengah-tengah masyarakat bahkan memakan korban jiwa dan luka-luka Desakan ini diajukan Keluarga Besar Mahasiswa (Gabema) Mandailing Natal (Madina) dan Fraksi Madina Bersatu DPRD Madina, kepada METRO, Senin (23/1). Sekretaris Gabema Madina, Musliadi Nasution SPd […]

expand_less