Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Mendulang Prestasi di Tengah Minimnya Apresiasi

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
  • print Cetak

Rahma (Sabuk Merah) Ketika Tampil pada Ajang Renzo International Open Karate Mendagri Cup 2022 di Jakarta Timur/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tak lelah mendulang prestasi dan mengharumkan nama daerah di tengah keringnya apresiasi dari pemerintah tentu tidak mudah. Kondisi itu harus dirasakan Karateka Rahmania Amalia Suayb.

Karateka yang berdomisili di Kelurahan Longat, Panyabungan Barat ini seperti buih di tengah lautan. Prestasi yang ia raih tak terlihat oleh pemerintah maupun masyarakat. Padahal alumni MTsN 2 Mandailing Natal (Madina) ini baru saja meraih medali perunggu pada Renzo International Open Karate Mendagri Cup 2022 di Jakarta Timur.

Itu bukan satu-satunya medali yang ia peroleh. Sebelumnya, pada Februari 2022 Rahma, begitu ia akrab dipanggil, berhasil membawa pulang medali emas dari ajang Pakuan Karate Championship 2 di Bogor. Ia juga meraih medali emas pada ajang MPC PP Simalungun Cup yang diikuti oleh perguruan Karate Tako se-Sumatera Utara.

Setidaknya ada 11 medali yang telah ia kumpulkan. Medali itu berjejer di dinding kamar dara yang baru akan berusia 19 tahun pada bulan November ini. Kebanyakan medali itu adalah medali emas.

Pemegang sabuk hitam Dan I ini harus rela menyimpan uang hadiah kejuaraan demi bisa berangkat ke kejuaraan berikutnya.

“Harus disimpan (hadiah kejuaraan). Dana Keberangkatan ke Jakarta itu saya ambil dari tabungan sendiri. Tabungan hasil kejuaraan di Bogor bulan Februari lalu,” ujarnya, Selasa (19/7).

Medali yang Berhasil Diraih Rahma/Istimewa.

Dalam waktu dekat ini, anak sulung dari pasangan Abdul Kadir Lubis dan Arni ini akan mengikuti beberapa kejuaraan. Di antaranya, Kejurdo di Siantar (Juli 2022), Kejurnas di Padang (Oktober 2022), dan Porprov sekaligus seleksi atlet PON (November 2022).

Karateka yang bernaung di bawah Kageri Club ini memang menyimpan harapan untuk bisa mewakili Madina dan Sumut pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Maka dari itu ia harus mengikuti beberapa kejuaraan untuk meningkatkan mental bertanding.

“Saya ingin tampil di PON 2024 mewakili Sumut,” ujarnya.

Belum adanya apresiasi dari pemerintah tak pernah ia dan keluarganya keluhkan, meski tebersit harapan mendapat perhatian dari Pemkab Madina.

“Sebisa mungkin kita dukung. Kasihan juga melihat dia (Rahma) belum bisa menikmati hasil jerih payahnya karena harus membutuhi keberangkatannya ke kejuaraan lain,” ujar Abdul Kadir, ayah Rahma.

“Dengan berbagai prestasi yang ia peroleh sudah seharusnya dapat perhatian Bupati atau Wakil Bupati. Minimallah dapat baju dan perlengkapan latihan yang memadai,” tambahnya.

Rahma (Paling Kanan) Saat Menerima Medali Perunggu Renzo International Open Karate Mendagri Cup 2022/Istimewa.

Dengan beragam prestasi yang ia peroleh, Rahmania memang pantas mendapat apresiasi. Apalagi saat ini bisa dibilang ia merupakan mutiara karateka perempuan di Madina. Selain itu, Rahma juga merupakan anak yang tekun dan ulet.

“Ia anaknya tekun dan ulet. Tapi, mentalnya masih harus diasah. Itu makanya Rahma sering saya ikutkan ke berbagai macam kejuaraan. Itu juga untuk meningkatkan jam terbangnya,” ujar A. Rizal, pelatih Rahma.

“Capaiannya di ajang Renzo itu luar biasa. Rahma dapat medali perunggu, padahal banyak atlet nasional dan PON yang ikut. Ingat, itu baru pertama kali Rahma mengikuti kejuaraan internasional,” tambah Rizal yang ditemui di kediamannya di Kayujati, Rabu (20/7).

Apresiasi dari pemerintah tidak melulu harus uang yang banyak. Pertemuan dan ucapan selamat bagi remaja seusia Rahma sudah bisa memberikan dorongan semangat dan rasa tanggung jawab.

“Misalkan, ada baju pemberian entah bupati, wakil bupati, atau ketua DPRD pasti akan menjadi pendorong untuk anak-anak. Akan ada tanggung jawab lebih. Tidak seperti selama ini, yang peduli hanya keluarga mereka,” tutup Rizal.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI Madina Serukan Isi Hutbah Jum’at Hari Ini Seputar Perjuangan Baitul Maqdis

    MUI Madina Serukan Isi Hutbah Jum’at Hari Ini Seputar Perjuangan Baitul Maqdis

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Hari ini Jum’at 13/10/2023, masjid di Mandailing Natal ( Madina ) disarankan mengisi tema hutbah jum’at seputar Masjid Al Aqsa dan Palestina. saran ini dikeluarkan oleh Ketua Majelis Ulama (MUI) Madina H.M. Nasir, Lc, SPd.I lewat surat terbuka kepada khatib ju’mat. Dalam penjelasan Ketua MUI itu mengatakan, langkah mengisi tema […]

  • Isu Penculikan Merebak di Sibolga

    Isu Penculikan Merebak di Sibolga

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPTENG-Masyarakat Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah Tapteng), khususnya orangtua, resah akibat merebaknya isu melalui SMS tentang aksi penculikan terhadap anak-anak, orang dewasa, bahkan orangtua. Sesuai sms itu, orang yang diculik akan dibunuh untuk diambil organ tubuhnya seperti hati, jantung dan ginjal. “Polsek/Polres Madina memohon maaf untuk semua. Diumumkan kepada Anda bahwa ada penculikan anak, dewasa, […]

  • Tentang Etek Do Mulo Ni Gondang

    Tentang Etek Do Mulo Ni Gondang

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution Dari atas dan lereng bukit-bukit yang terdapat di Mandailing, semenjak dulu hingga pada masa sekarang ini masih sering kita dengar sesuatu bunyi yang berirama mempesona dan menggelitik jiwa, yang pada gilirannya dapat memikat perhatian kita. Suara apakah gerangan? Siapakah yang membunyikannya? Pertanda apakah gerangan? Dan berbagai pertanyaan lainnya yang melintas di dalam […]

  • Penghuni Rumah Syok Mengetahui Rumah Huniannya Terbakar

    Penghuni Rumah Syok Mengetahui Rumah Huniannya Terbakar

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Zainuddin penguni rumah kontrakan yang terbakar sore tadi di Banjar tinggi, Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) mengaku merasa syok mengetahui rumah kontrakan yang dihuninya beserta isinya ludes terbakar. “Saya tahu rumah saya terbakar setelah dihubungi warga sekitar sini. Saat kejadian memang saya sedang tidak dirumah. […]

  • Sedikitnya 700 Warga Siabu Nonton Bersama Film G 30 S PKI

    Sedikitnya 700 Warga Siabu Nonton Bersama Film G 30 S PKI

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        SIABU (Mandailing Online) – Sedikitnya 700 warga Kecamatan Siabu, Mandailing Natal nonton bersama film G 30 S PKI di halaman kantor Koramil 12/Siabu, Jum’at malam (22/9/2017). Acara nonton bersama sejak pukul 21.00 WIB itu bukan saja memadati halaman kantor Koramil, tetapi meluber hingga ke pinggiran jalan raya menyebabkan kenderaan yang melintas harus melambat. […]

  • Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Razia Senpi & Sajam

    Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Razia Senpi & Sajam

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Kepolisian Resort Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar razia cipta kondisi dengan menurunkan seluruh satuan di jajaran Polres Madina, Kamis (23/12). Razia yang dilakukan selama satu jam mulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, di depan Mapolres Madina. Pantauan METRO, selama razia berlangsung seluruh kendaraan yang melintas tanpa […]

expand_less