Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

Mengapa Bupati Madina Ngotot CPNS Putra Daerah?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2014
  • print Cetak

PANABUNGAN (Mandailing Online) – Fakta yang diungkapkan Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik (KIP) KemenPAN-RB, Herman Suryatman, Rabu, (10/6/2014) tentang sikap bupati Mandailing Natal (Madina) soal CPNS 2013 cukup tepat.

Herman Suryatman mengungkap kengototan Bupati Madina Dahlan Hasan untuk mengakomodir sebanyak mungkin putra asli daerah lulus tes CPNS 2013.

Bupati Madina memiliki sikap bahwa hasil seleksi CPNS 2013 sejatinya adalah putra putri daerah yang berdomisili di kawasan tempat kerjanya.

Dalam sebuah wawancara antara Mandailing Online dengan Plt. Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution beberapa waktu lalu di rumah dinas wakil bupati, Dahlan Hasan Nasution mengungkapkan sikapnya bahwa CPNS sejatinya putra daerah.

Bupati mencontohkan kasus kekurangan guru di kawasan desa pedalaman seperti Desa Batahan, Kecamatan Kotanopan. Kekurangan itu karena tak ada guru PNS di sekolah itu yang berasal dari desa setempat.

Banyak guru hanya bertahan sebentar di desa-desa jauh, akibatnya terjadi kekurangan guru dan yang merugi adalah generasi muda di desa itu.

Dalam konteks putra daerah ini, bukan CPNS dari luar kabupaten atau luar provinsi yang dimaksud bupati, tetapi dari desa lain yang jauh. Contohnya, meski berada dalam satu kecamatan CPNS dari Kelurahan Kotanopan belum tentu bertahan di Desa Batahan.

Pengertian maksud bupati ini adalah guru PNS di desa pedalaman harus guru yang berasal dari desa tersebut atau paling tidak desa tetangga agar tak ada niat pindah.

Trend perpindahan PNS dari kawasan pedesaan ke kota selama ini sangat merugikan daerah. Para bupati selama ini selalu dalam posisi sulit. Jika CPNS sudah memperoleh status PNS maka beberapa tahun kemudian akan bersusaha pindah ke tempat yang bagus.

Beking PNS yang pindah itu ada yang berstatus anggota DPRD, ada pejabat polisi, ada pejabat kejaksaan, ada pejabat kehakiman, ada juga tokoh Madina yang tinggal di Jakarta. Para beking ini akan menekan bupati supaya meloloskan permohonan pindah, dan bupati tak bisa menolak karena yang para beking adalah orang-orang berpengaruh yang mampu mengganggu stabilitas sosisl politik kabupaten.

Berdasar itu, bupati menyatakan bahwa sikapnya yang ngotot pada putra daerah bukan sebagai pola pikirnya yang sempit alias egoisme daerah, melainkan sebuah keinginan agar para PNS bisa bertahan dan dan memiliki tanggungjawab yang tinggi karena dia bertugas di kawasannya.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinilai Gagal Bina Anggota, Syamsir Alam Minta Bupati Copot Jabatan Kasatpol PP Madina

    Dinilai Gagal Bina Anggota, Syamsir Alam Minta Bupati Copot Jabatan Kasatpol PP Madina

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Kepala Satuan Polisi Pamong Praja ( Kasat Pol PP ) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Yuri Andry dinilai gagal dalam membina anggota nya pasca keterlibatan oknum pegawai honor satpol dalam kasus pemerasan dan perkosaan terhadap inisial SN ( 20 ) warga Pidoli  yang terjadi pada rabu lewat dan […]

  • Penerimaan CPNS 2013, tak Ada Istilah Putra Daerah

    Penerimaan CPNS 2013, tak Ada Istilah Putra Daerah

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Endang Aburaera mengatakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kali ini menghilangkan kesan putra daerah. Menurutnya, tak ada lagi prioritas warga lokal untuk diterima jadi CPNS karena semuanya memiliki peluang yang sama. Nur Endang menjelaskan penentuan kelulusan CPNS berdasarkan rangking penilaian yang dilakukan secara […]

  • Hartono Tenang Setelah Kembali ke Islam

    Hartono Tenang Setelah Kembali ke Islam

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Acara di radio membuatnya tertarik mempelajari Islam lebih dalam. Hartono (25 tahun) lahir dari keluarga Islam. Namun, ia besar tanpa pendidikan agama. Hal ini membuat jiwanya kosong. Ia mengaku selama itu ia tak pernah mendalami Islam secara sungguh-sungguh. “Saya blank sama sekali tentang Islam,” ujarnya kepada Republika lewat sambungan telepon, pekan lalu. Ia merasa pemahaman […]

  • Solusi Menghentikan Segala Bentuk Penghinaan Terhadap Rasululloh

    Solusi Menghentikan Segala Bentuk Penghinaan Terhadap Rasululloh

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dahlena Pulungan Pengajar, tinggal di Padangsidempuan Penghinaan terhadap Nabi Muhammad kembali terjadi, beberapa waktu belakangan, dunia dihebohkan dengan penghinaan Nabi Muhammad di India. Dikutip dari Detik.com, (12/6/2022) seorang politikus India melontarkan komentar yang kontroversional soal Nabi Muhammad. Akibatnya memicu kemarahan dari berbagai negara-negara muslim. Mengutip CNBC yang melansir Sputnik News, juru bicara partai Bharatiya […]

  • Polres Gagalkan Peredaran Ganja, Satu Orang Ditembak

    Polres Gagalkan Peredaran Ganja, Satu Orang Ditembak

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal (Madina) kembali menggagalkan peredaran ganja, Rabu (13/3) sekira pukul 2.00 Wib dini hari. Jumlahnya sekitar 10 kilo gram yang berasal dari wilayah Kecamatan Panyabungan Timur. Satu dari 4 tersangka yang bernama Martinus Firman Lubis (27), warga Jl. Kamboja No. 8, Kelurahan Simale-male, Sibolga Utara, saat ini sedang mendapat perawatan […]

  • DCS Dapil 1 Nasdem Madina

    DCS Dapil 1 Nasdem Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    DAFTAR CALON SEMENTARA ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 Partai Nasional Demokrat ( NasDem ) Dapil 1 Madina

expand_less