Selasa, 16 Jun 2026
light_mode

Ahiri Tahun 1444 Hijriah, Ribuan Jamaah Baitul Bukhori Longat Laksanakan Sholad Tasbih

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Minggu, 16 Jul 2023
  • print Cetak

Ahiri Tahun 1444 Hijriah, Yayasan Baitul Bukhori beserta ribuan jamaah laksanakan Sholad Tasbih.

LONGAT ( Mandailing Online) di akhir tahun 1444 Hijriah, pagi ini ribuan jamaah pengajian Baitul Bukhori Al Yusufiah Mandailing Natal ( Madina ) laksanakan sholad Tasbih. Sholad Tasbih di imami langsung oleh Ustadz H.Yusuf Amiril Soleh ( Tuan Nalomok ) bertempat di pengajian Yayasan Baitul Bukhori Longat Ahad 16/7/2023.

Sholad Tasbih seperti diketahui merupakan salat Sunnah yang di dalamnya pelaku salat akan membaca kalimat tasbih sebanyak 300 kali. Salat ini diajarkan Rasulullah SAW kepada pamannya, Abbas bin Abdul Muthallib masa itu.

Pelaksanaan sholad Tasbih ini sendiri berlangsung hidmat, sejumlah jamaah terlihat meneteskan air mata saat membacakan zikir yang di bawakan Tuan Nalomok.

Ustaz H.Yusuf Amiril Soleh ( Tuan Nalomok ) mengatakan, pelaksanaan Sholad Tasbih ini memang dilaksanakan setiap akhir tahun Hijriah di pengajian yang di pimpinnya.

” kita mengharapkan Rahmad dan keampunan dari Allah, diakhir tahun 1444 hijriah ini masih diberikan kesehatan, kesempatan untuk memperbaiki diri kita ” kata Tuan Nalomok.

Manfaat Solat Tasbih ini sendiri kata Tuan Nalomok terhindar dari rasa sedih dan penyakit yang berat. Selain itu masih banyak manfaat lainnya seperti memberatkan timbangan amal baik di akhirat, mempunyai tabungan kebun kurma di surga karena bagi siapa yang mengucapkan kalimat Subhanallahi Adzimi Wa Bi Hamdihi maka ditanamkan bagi dirinya satu pohon kurma di surga, kemudian sholad Tasbih ini seauai Hadist akan menghapus segudang dosa dan banyak keutamaan lainnya.

Ribuan Jamaah Baitul Bukhori Alyusufiah Usai Laksanakan Sholad Tasbih melaksanakan Zikir bersama

Usai laksanakan Sholad Tasbih, para jamaah pun mengikuti kajian seputar sholad Tasbih dan keutamaan nya.

Tennek, Salah seorang Jamaah pada Mandailing Online mengaku senang mengikuti pengajian di Baitul Bukhiri ini.

” saya senang dan tenang hatinya setiap mengikuti pengajian di majlis ilmu ini karena sebelum masuk kajian kitab, jamaah disuguhi zikir bersama yang membuat hati merasa tenang dan dekat pada Allah ” kata Tennek.

Pengajian Baitul Bukhiri Alyusufiah yang berdiri 3 tahun lalu di Kelurahan Longan, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal ini telah memiliki jamaah 5 ribuan.

Pada setiap Ahad/hari minggu pagi, pengajian rutin dilaksanakan di Baitul Bukhori ini dengan kajian membahas kitab Bukhori Muslim dan Sairus Salikin. (Napi/ red)

 

 

 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hobi Nonton Infotainment Gosip, Apa Hukumnya?

    Hobi Nonton Infotainment Gosip, Apa Hukumnya?

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pro-kontra keberadaan infotaiment sebuah program televisi yang mengupas gosip-gosip selebriti di Tanah Air – menjadi salah satu pemberitaan yang cukup menyita perhatian publik. Berawal dari perseteruan seorang artis dengan pekerja infotainment, maraknya tayangan gosip selebriti di berbagai stasiun televisi kembali mengundang perhatian ulama di Tanah Air. Sebagian tokoh agama dan kembali mengungkapkan keberatan mereka terhadap […]

  • Business Owners Community Kembangkan Calon Pengusaha

    Business Owners Community Kembangkan Calon Pengusaha

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Untuk melahirkan dan menumbuhkan pelaku usaha di Mandailing Natal, Sumut, Business Owners Community menyelenggarakan seminar dan pelatihan di kalangan pelajar, mahasiswa dan kaum ibu rumah tangga. Seminar berlangsung di aula Mitra Tani, Panyabungan, Ahad (23/10/2022). Materi seminar terdiri dari tiga item, yakni motivasi bisnis, leadership dan bisnis online. Tiga pembicara tampil […]

  • Oknum Polisi Berbuat Mesum, Massa Serbu Polsek

    Oknum Polisi Berbuat Mesum, Massa Serbu Polsek

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    Ratusan penduduk Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyerbu Unit Lantas dan Mapolsek Panyabungan, Jumat sore (20/9/2013) menyebabkan banyak fasilitas rusak dilempari massa. Penyerbuan massa ini diduga akibat emosi massa memuncak menyusul munculnya issu akan ada sweeping oleh polisi terkait peristiwa pemukulan oleh warga terhadap oknum polisi, Bripka Sg yang diduga melakukan perbuatan mesum […]

  • Bupati Diminta Tuntaskan Desa Tertinggal

    Bupati Diminta Tuntaskan Desa Tertinggal

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS- Bupati Kabupaten Padang Lawas (Palas), Basyrah Lubis SH diminta menuntaskan persoalan desa tertinggal, karena Kabupaten Palas merupakan nomor 2 desa tertinggal di Sumut. Ketua Generasi Muda Peduli Pembangunan Palas, Husni Mubarrok Nasution mengatakan, Bupati sudah seharusnya membangun mulai dari desa terpelosok, bukan dengan membangun mulai dari pusat kota kabupaten, mengingat 2 tahun kepemimpinan Basyrah […]

  • Perolehan PAD Madina Masih 31 Persen

    Perolehan PAD Madina Masih 31 Persen

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Realisasi perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mandailing Natal hingga pertengahan September 2016 masih sekitar 31 persen. Itu terungkap dalam rapat antara Badan Anggaran DPRD Mandailing Natal (Madina) dengan Pemkab Madina di gedung dewan, Kamis (15/9) membahas serapan anggaran untuk semester pertama APBD 2016. Rendahnya perolehan PAD itu menimbulkan aura […]

  • Pejabat Berjudi Kok Bisa Bebas, Ya?

    Pejabat Berjudi Kok Bisa Bebas, Ya?

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BERITA bebasnya enam pejabat Pemkab Simalungun yang kepergok main judi cukup membuat nai Hepppot merasa terpukul. Meski tak kenal dengan mereka tapi nai Heppot merasa harus atau wajib terpukul mau pun memukulkan diri. Saat membaca berita ‘bebas ooii…’ itu, tangannya sontak memukul jidatnya yang tampak mulai mengerut. Mengapa demikian? Ia merasa sudah dilecehkan oleh yang […]

expand_less