Jumat, 9 Okt 2026
light_mode

Gerphan Laporkan Panitia Penerimaan CPNS Siantar ke Mabes Polri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


PEMATANGSIANTAR : Gerakan Rakyat Penyelamat Harta Negara (GERPHAN) melaporkan panitia penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2010 Kota Pematangsiantar ke Mabes Polri, dengan bukti lapor nomor : TBL/10/I/2011/ Bareskrim tanggal 10 Januari 2011. Laporan ini disampaikan terkait adanya dugan kecurangan ujian seleksi PNS yang dilaksanakan Pemko Pematangsiantar apada bulan Desember 2010 lalu.

Menurut Direktur Gerphan, Yanto Dear Mando, dalam siaran persnya, Rabu 26 Januari 2011, laporan itu terkait tuduhan dugaan pemalsuan, menempatkan keterangan palsu, dan korupsi sesuai pasal 263 dan 266 KUHP, maupun pasal 12 B UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dijelaskanya, ada dugaan kecurangan terjadi dalam peneriman CPNS di Kota Pematngsiantar, karena berdasarkan bocoran hasil scanning/scoring tim Universitas Indonesia (UI), diduga beberapa pelamar yang tidak lulus juga dinyatakan lulus dalam pengumuman.

Menurutnya, dugaan kecurangan nonteknis yang patut dicurigai dalam seleksi penerimaan CPNS tahun 2010 adalah kerjasama dengan UI yang letaknya sangat jauh dari Kota Pematangsiantar. Seharusnya agar biayanya lebih murah, lebih mudah dikontrol, dan untuk menghemat biaya operasional kerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU) dinilai lebih efisien.

“Namun hal itu tidak dilakukan oleh Pemko, tetapi malah bekerjasama dengan Universitas Indonesia yang jaraknya sangat jauh,” paparnya.

Dugaan kejanggalan lain adanya sejumlah keluarga pejabat mulai dari anak kandung Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Wakil Ketua DPRD kota Pematangsiantar yang lulus dalam seleksi CPNS tersebut.

Yanto Dear juga menangkap adanya sinyal dugaan KKN dalam seleksi penerimaan CPNS itu. Selain itu, pihaknya juga menemukan kejanggalan lain, dimana peserta yang lulus sekolah sekitar 4 hingga7 tahun lalu masih bisa menang dalam seleksi dimaksud dan bisa mengalahkan peserta lulusan baru, yang notabene sudah mengikuti bimbingan intensif seleksi penerimaan CPNS.

Yanto menambahkan, pihaknya telah meminta agar pihak UI memberikan seluruh dokumen seperti scanning/scoring atau lembaran kertas ujian, validasi rangking dan nilai. Menurutnya, ats permintaan itu, UI mengajukan surat Nomor : 044/H2.R4.2/HMI 04.02./ tanggal 7 Januari 2011 yang meminta perpanjangan waktu, yang ditandatangi oleh Kepala Kantor Komunikasi UI, Wisnu Juwono.

“Gerphan mendesak agar Bareskrim Mabes Polri sesegera mungkin melakukan penyelidikan. Ini dilakukan mengingat besarnya kemungkinan akan ada upaya untuk menghilangkan bukti dari masing-masing pihak yang dilaporkan.

Selain itu, untuk menjaga efektifitas laporannya, Gerphan juga meminta agar Kepala BKN, MenPAN dan Wali kota Pematangsiantar untuk sementara tidak memproses penerbitan SK para pemenang, sebelum penyelidikan yang dilakukan polisi dituntaskan. (js)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Saatnya Merampingkan Struktur OPD

    Pemkab Madina Saatnya Merampingkan Struktur OPD

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Irwan Daulay Pemerhati Pembangunan Daerah Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tengah menghadapi tantangan fiskal yang cukup serius pada tahun anggaran 2025. Berdasarkan dokumen APBD 2025, total anggaran belanja daerah direncanakan sebesar Rp2,06 triliun, terdiri atas belanja operasi sebesar Rp1,45 triliun, belanja transfer Rp408,51 miliar, belanja modal Rp186 miliar, dan belanja tidak terduga sebesar Rp10 […]

  • Bagaimana Kelanjutan Ribut Golkar di Senayan? Tunggu Kamis

    Bagaimana Kelanjutan Ribut Golkar di Senayan? Tunggu Kamis

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Konflik panas dua kubu Fraksi Partai Golkar di Senayan mereda. Kedua kubu yang berseteru sepakat menunggu hasil rapat paripurna DPR yang dijadwalkan dilaksanakan pada Kamis (2/4) untuk mengetahui siapa yang berhak memimpin fraksi partai berlambang pohon beringin itu. Kesepakatan itu dicapai setelah dilakukan mediasi yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Dia […]

  • Aksi Damai itu Akhirnya Diterima Ketua DPRD Binjai

    Aksi Damai itu Akhirnya Diterima Ketua DPRD Binjai

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI – Aksi damai presidum masyarakat peduli Binjai akhirnya di terima ketua DPRD Binjai. Ratusan masyarakat presidum peduli Binjai langsung masuk ke ruang rapat paripurna DPRD Binjai dikawal oleh aparat kepolisian, Rabu (29/9/2011) Presidum masyarat peduli binjai terdiri dari PC Ansor Binjai, DPD Gempita binjai, HMI binjai, dan karang taruna binjai menuntut enam tuntutan kepada […]

  • Massa DPD IMM Minta Polisi Tangkap Dalang Penculikan

    Massa DPD IMM Minta Polisi Tangkap Dalang Penculikan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Selain mendesak Kapolda Sumut, Irjend Pol Eko Hadi Sutedjo untuk menangkap Plt Bupati Tapteng Syukran Jamilan Tanjung, massa dari Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatera Utara (DPD IMM Sumut) juga meminta polisi untuk menangkap dalang penculikan dua anggota IMM. Hal itu disampaikan massa ketika menggelar aksi di depan Mapolda Sumut. "Kami mendesak […]

  • Muspida Madina Belum Kunjungi Korban Kebakaran Kotanopan

    Muspida Madina Belum Kunjungi Korban Kebakaran Kotanopan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Hingga Jum’at sore (5/6), belum satupun pejabat muspida Mandailing Natal (Madina) mengunjungi korban kebakaran di Desa Ujung Marisi, Kecamatan Kotanopan. Hanya Muspika yang sudah berada di sana, antara lain pihak Polsek Kotanopan dan pihak Koramil. Saat ini, sebagian keluarga korban kebakaran terpaksa tinggal di tenda-tenda darurat yang disediakan Badan Penanggulangan […]

  • Agar Tidak Disangka Liar, Jukir di Madina Harus Pungut Parkir Dengan Karcis

    Agar Tidak Disangka Liar, Jukir di Madina Harus Pungut Parkir Dengan Karcis

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : Jukir ( juru parkir) wajib berikan karcis pada setiap kendaraan yang dipungut biaya parkirnya agar tidak dikira parkir ilegal atau liar. Hal ini dikatakan Kadishub Madina Adi Wardhana menyikapi banyaknya keluhan bahwa parkir di kota panyabungan kerap tidak disertai kertas retribusi parkir. Terkait adanya pungutan parkir di jalan nasional bukan jalan Kabupaten, Kadishub […]

expand_less