Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Wakil Bupati Agam Dituntut 2 Tahun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Agt 2011
  • print Cetak


PADANG :
Wakil Bupati Agam, Sumatera Barat, Umar, terdakwa dugaan penyelewengan dana pemeliharaan jalan rutin tahunan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Agam tahun 2008 dituntut 2 tahun penjara.

Tuntutan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ardi dan Quarta, secara bergantian di Pengadilan Negeri Padang, Selasa, perbuatan terdakwa, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas PU Agam, diancam dengan Pasal 3 jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b (2), (3) Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain dituntut pidana dua tahun penjara, penuntut umum juga menuntut terdakwa dengan pidana denda sebesar Rp100 juta ditambah subsider lima bulan kurungan penjara.

“Tuntutan itu diberikan dengan berbagai pertimbangan. Pertama pertimbangan meringankan terdakwa, selain terdakwa berlaku sopan, dan juga menyesali perbuatan, terdakwa juga memiliki tanggungan keluarga. Kemudian pertimbangan yang memberatkan, karena kasus korupsi ini merupakan kasus kejahatan yang luar biasa,” kata Ardi di depan majelis hakim yang diketuai Imam Syafei dan beranggotakan Kamijon dan M Takdir, Selasa 16 Agustus 2011.

JPU menegaskan, terdakwa telah menggunakan dana untuk pemeliharaan rutin jalan tersebut sebesar Rp347 juta untuk kepentingan pribadinya. Proyek yang seharusnya dilakukan dengan sistem lelang, ternyata dilakukan dengan cara swakelola bahkan dalam pelaksanaannya ada beberapa kegiatan yang dilakukan di luar Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Artinya unsur menguntungkan diri sendiri yang dilakukan terdakwa telah terbukti secara sah,” kata Ardi.

Usai membacakan tuntutannya, majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa menyampaikan uneg-unegnya atas tuntutan yang disampaikan penuntut umum.

Kepada majelis hakim, dengan mata berkaca dan tampak sedikit meneteskan air mata dari balik kaca matanya, Umar mengakui perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Kepada majelis hakim dia juga menyampaikan keluhannya tentang kondisi anak keduanya yang saat ini mengalami cacat dan membutuhkan perhatian dari orangtuanya.

Selain itu Umar juga menyampaikan maafnya kepada masyarakat Kabupaten Agam yang mana sejak dilantik pada Oktober 2010 lalu, dia belum melakukan tugasnya sebagai wakil bupati Agam dengan semestinya.

“Saya dipilih masyarakat Agam, Pak hakim. Sampai saat ini saya belum bisa melaksanakan tugas saya sebagai Wakil Bupati Agam dengan baik,” tutur Umar.

Sekadar diketahui, terjadinya kasus dugaan korupsi disebabkan karena adanya ketidaksesuaian dana dengan Daftar penggunaan Anggaran (DPA) di Dinas PU. Dimana dana sejumlah Rp2,9 miliar dari jumlah seharusnya dipergunakan untuk pekerjaan fisik pemeliharaan rutin jalan 2008 dengan target 400 km yang terdiri dari 152 ruas jalan dengan lokasi tersebar dalam wilayah Kabupaten Agam sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Namun sebagian dana tersebut justru digunakan untuk pos lain. Selain itu, dana yang turun sebanyak lima tahap ini yakni tahap I sebesar Rp336 juta, tahap II sebesar Rp487 juta dan tahap III sebesar Rp487 juta, sedang untuk pencairan tahap IV Rp431 juta dan pencairan tahap V Rp1,1 miliar lebih, juga mengalami kepincangan prosedur.

Majelis hakim akan melanjutkan sidang dalam perkara ini, pada Rabu (7/9) mendatang dengan agenda Pledoi.(an)
Sumber :eksposnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madina Amankan 7.500 Pohon Ganja Siap Panen

    Polres Madina Amankan 7.500 Pohon Ganja Siap Panen

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    40 anggota Polres Mandailing Natal (Madina) foto bersama di lokasi ladang ganja di Tor Sihite, Desa Rao-rao, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Madina. Kapolres Madina melalui Wakapolres Kompol Hariyamoko didampingi Kasat Narkoba AKP Hendra dan Kabag Ops Kompol Syarifuddin Lubis di Mapolres Madina, Panyabungan, Sabtu (14/01/2012) menjelaskan, pihaknya kembali menemukan 7.500 batang ganja siap panen di atas […]

  • Hujan Masuk ke Dalam Sekolah

    Hujan Masuk ke Dalam Sekolah

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online): Memprihatinkan kondisi Gedung SMP Negeri 4 Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal, karena itu seluruh masyarakat berharap Bupati Madina Cq. Kadis Pendidikan dapat melihat kondisi ril gedung pendidikan bagi masyarakat di daerah itu. Pantauan pekan lalu, terharu melihat bentuk fisik gedung sekolah yang mana lantai sudah pecah-pecah. Pintu-pintu […]

  • Beko Terbakar di Pembuangan Sampah

    Beko Terbakar di Pembuangan Sampah

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Satu unit alat berat jenis beko diduga sudah menjadi besi tua akibat terbakar di Tempat Pembuangan Akhir sampah (TPA) berlokasi di Desa Batang Gadis (Desa Tarutung), Panyabungan Barat, Mandailing Natal. “Menurut pantauan kami, beko itu terbakar bulan Maret lalu, duduga akibat kelalaian pihak Badan Lingkungan Hidup Kebersihan Pertamanan (BLHKP) Madina. […]

  • Penggalangan Infaq Biaya Berobat Aldi Suphandi, Santri Berprestasi Terancam Amputasi

    Penggalangan Infaq Biaya Berobat Aldi Suphandi, Santri Berprestasi Terancam Amputasi

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Damra Tua Parlindungan Siregar, SHI                 (wali kelas Aldi Suphandi Hasibuan) Setelah membaca berita utama di Malintang Pos dan Mandailing Online, opini publikpun terbentuk. Opini itu sangat urgen dalam upaya menggalang infaq bagi biaya perobatan Aldi Sphandi Hasibuan, santri cerdas dari keluarga miskin yang kini membutuhkan biaya agar kakinya tak diamputasi. Awalnya ustadz […]

  • Dahlan Hasan Minta Pemkab Madina Perhatikan Pantai Barat

    Dahlan Hasan Minta Pemkab Madina Perhatikan Pantai Barat

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

          … NATAL (Mandailing Online) – Mantan bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyampaikan, meminta agar pemerintah daerah menaruh perhatian terhadap budaya pesisir Pantai Barat Madina. Itu disampaikan Dahlan dihadapan Bupati Madina Saipullah Nasution dalam pertemuan tokoh masyarakat Pantai Barat dengan bupati Saipullah di penginapan Melati Syariah, Minggu (6/7/2026). Dahlan memaparkan bahwa kawasan Pantai […]

  • Contohlah Istri Bupati Tanah Longsor

    Contohlah Istri Bupati Tanah Longsor

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dahlan Batubara Namanya Eka Dessy Dahlia. Dia adalah istri Raja Pege, bupati Kabupaten Tanah Longsor. Meski istri seorang bupati, Eka tak mau melibatkan diri dalam pemerintahan kabupaten. Dia tak mau memanfaatkan jabatan suaminya itu menimbun harta bagi keluarganya. Toh, gaji suaminya sudah lebih dari cukup untuk keluarga. Eka tak mau jabatan ketua PMI. […]

expand_less