Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Wakil Bupati Agam Dituntut 2 Tahun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Agt 2011
  • print Cetak


PADANG :
Wakil Bupati Agam, Sumatera Barat, Umar, terdakwa dugaan penyelewengan dana pemeliharaan jalan rutin tahunan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Agam tahun 2008 dituntut 2 tahun penjara.

Tuntutan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ardi dan Quarta, secara bergantian di Pengadilan Negeri Padang, Selasa, perbuatan terdakwa, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas PU Agam, diancam dengan Pasal 3 jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b (2), (3) Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain dituntut pidana dua tahun penjara, penuntut umum juga menuntut terdakwa dengan pidana denda sebesar Rp100 juta ditambah subsider lima bulan kurungan penjara.

“Tuntutan itu diberikan dengan berbagai pertimbangan. Pertama pertimbangan meringankan terdakwa, selain terdakwa berlaku sopan, dan juga menyesali perbuatan, terdakwa juga memiliki tanggungan keluarga. Kemudian pertimbangan yang memberatkan, karena kasus korupsi ini merupakan kasus kejahatan yang luar biasa,” kata Ardi di depan majelis hakim yang diketuai Imam Syafei dan beranggotakan Kamijon dan M Takdir, Selasa 16 Agustus 2011.

JPU menegaskan, terdakwa telah menggunakan dana untuk pemeliharaan rutin jalan tersebut sebesar Rp347 juta untuk kepentingan pribadinya. Proyek yang seharusnya dilakukan dengan sistem lelang, ternyata dilakukan dengan cara swakelola bahkan dalam pelaksanaannya ada beberapa kegiatan yang dilakukan di luar Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Artinya unsur menguntungkan diri sendiri yang dilakukan terdakwa telah terbukti secara sah,” kata Ardi.

Usai membacakan tuntutannya, majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa menyampaikan uneg-unegnya atas tuntutan yang disampaikan penuntut umum.

Kepada majelis hakim, dengan mata berkaca dan tampak sedikit meneteskan air mata dari balik kaca matanya, Umar mengakui perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Kepada majelis hakim dia juga menyampaikan keluhannya tentang kondisi anak keduanya yang saat ini mengalami cacat dan membutuhkan perhatian dari orangtuanya.

Selain itu Umar juga menyampaikan maafnya kepada masyarakat Kabupaten Agam yang mana sejak dilantik pada Oktober 2010 lalu, dia belum melakukan tugasnya sebagai wakil bupati Agam dengan semestinya.

“Saya dipilih masyarakat Agam, Pak hakim. Sampai saat ini saya belum bisa melaksanakan tugas saya sebagai Wakil Bupati Agam dengan baik,” tutur Umar.

Sekadar diketahui, terjadinya kasus dugaan korupsi disebabkan karena adanya ketidaksesuaian dana dengan Daftar penggunaan Anggaran (DPA) di Dinas PU. Dimana dana sejumlah Rp2,9 miliar dari jumlah seharusnya dipergunakan untuk pekerjaan fisik pemeliharaan rutin jalan 2008 dengan target 400 km yang terdiri dari 152 ruas jalan dengan lokasi tersebar dalam wilayah Kabupaten Agam sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Namun sebagian dana tersebut justru digunakan untuk pos lain. Selain itu, dana yang turun sebanyak lima tahap ini yakni tahap I sebesar Rp336 juta, tahap II sebesar Rp487 juta dan tahap III sebesar Rp487 juta, sedang untuk pencairan tahap IV Rp431 juta dan pencairan tahap V Rp1,1 miliar lebih, juga mengalami kepincangan prosedur.

Majelis hakim akan melanjutkan sidang dalam perkara ini, pada Rabu (7/9) mendatang dengan agenda Pledoi.(an)
Sumber :eksposnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Jangan Membedakan Pendidikan Pesantren Dan Umum
    Tak Berkategori

    Pemkab Madina Jangan Membedakan Pendidikan Pesantren Dan Umum

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Pemerintah Kab. Mandailing Natal diharapkan jangan membedakan pendidikan Pesantren dan Umum. Sebab, Pesantren juga di akui sebagai pendidikan formal yang ijazahnya bisa dipergunakan untuk lapangan kerja di Indonesia. Hal itu dikatakan Kepala Aliyah Pondok Pesantren Subulussalam Kotanopan, Esmin Pulungan,S.Ag terkait tidak dapatnya Santri Pondok Pesantren jatah pendidikan gratis di Madina untuk tahun […]

  • Ketua Panwaslu Karo Resmi Ditahan

    Ketua Panwaslu Karo Resmi Ditahan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KARO- Pasca ditangkap terkait kasus judi joker “Peak” (sejenis Black Jack, Red), Selasa (24/5) lalu, akhirnya Ketua Panwaslu Kabupaten Karo, Drs Nggeluh Sembiring, resmi ditahan bersama dua rekannya Hendrik Situmorang (51) dan Mbantu Tarigan (37), Kamis (26/5). Kasat Reskrim Pores Tanah Karo AKP Harry Azhar Harahap Sik, kepada wartawan koran ini, Kamis (26/5) mengatakan, Ketua […]

  • Tak Berkategori

    Kuasa Hukum Bupati Madina Tak Tahu Kasus Yang Dibidik KPK

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (Mandailing Online) — Kuasa hukum Hidayat Batubara, Bupati Madina, Marasamin Ritonga mengaku tak tahu terkait kasus apa rumah kliennya akhirnya digeledah KPK, Selasa (14/5). Marasamin mengaku, dirinya juga berada dirumah saat KPK melakukan penggeledahan dirumah Bupati Madina yang berada di Jalan Sei Asahan No 76, Medan itu. Namun, saat dirinya bertanya, Marasamin mengaku bahwa […]

  • Pemkab Gaet KKM Pelatihan Sablon

    Pemkab Gaet KKM Pelatihan Sablon

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Kependudukan Transmigrasi Tenaga Kerja Mandailing Natal (Madina) menjalin kerjasama dengan Kampung Kaos Madina (KKM) dalam program pelatihan menyablon terhadap generasi muda yang putus sekolah. Para peserta pelatihan kelak akan ditempatkan di cabang-cabang usaha KKM, baik yang berada di Madina, di Tapanuli Selatan mupun cabang yang ada di Medan. Pihak KKM […]

  • Puluhan Tenaga Medis RSU Panyabungan Mogok Kerja

    Puluhan Tenaga Medis RSU Panyabungan Mogok Kerja

    • calendar_month Rabu, 9 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan tenaga medis terdiri dari perawat, bidan, apoteker dan pegawai lainnya mengadakan aksi unjukrasa dan mengancam mogok kerja, sebab dana Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) mereka selama 5 bulan tidak cair. Aksi demo mereka lakukan di depan RSUD Panyabungan, Rabu pagi (9/5/2018). Para tenaga medis itu meninggalkan pekerjaan mereka dan berkumpul di […]

  • Pemprovsu dan Pemda Harus Atasi Kerisis Energi

    Pemprovsu dan Pemda Harus Atasi Kerisis Energi

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Walhi Sumatra Utara menyesalkan adanya pemadaman bergilir listrik di berbagai wilayah Provinsi Sumatra Utara. Kejadian seperti ini telah terjadi ditahun-tahun sebelumnya dan terjadi lagi di tahun 2013 ini. Menurut Walhi, Pemprov Sumut harus mengambil langkah fundamental dalam mengatasi krisis energi khususnya listrik. “Bentuknya untuk jangka pendek adalah dengan melakukan modernisasi PLTD […]

expand_less