Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Jangan Sampai RUUPKS Disahkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
  • print Cetak

Oleh : Novida Sari
Ketua Forum Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal

Sebuah program televisi untuk anak-anak di Denmark menampilkan adegan berupa beberapa orang dewasa yang dikumpulkan, kemudian mereka berdiri tanpa menggunakan busana di depan penonton anak-anak dalam rangka melawan body shaming. Produser acara televisi Denmark tersebut mengatakan bahwa program ini dimaksudkan sebagai alat pendidikan untuk melawan rasa malu dan body shaming pada tubuh serta mendorong kepercayaan diri pada tubuh. Penonton anak-anak dalam acara tersebut yang awalnya enggan, kemudian mulai antusias dan mengajukan pertanyaan. (liputan6.com, 23/09/2020).

Banyak orang Denmark percaya bahwa anak-anak tidak boleh dilindungi dari kenyataan hidup, dan membiarkan mereka bermain tanpa pengawasan yang ketat bahkan jika terkadang mereka melukai dirinya sendiri. Gaya hidup yang sekuler dan liberalisme membiarkan acara yang diproduksi oleh Warner Bros cabang Denmark tayang di saluran TV Nasional untuk anak-anak berumur 7-12 tahun dan menjadi program yang popular.

Indonesia memang belum seliberal Negara Eropa seperti halnya Denmark yang telah menjadikan Ketelanjangan tanpa sensor yang disiarkan di TV Nasionalnya. Namun hal ini bisa saja menjangkiti negeri dengan penduduk mayoritas muslim di dunia.

Pengesahan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUUPKS) menjadi salah satu karpet merah menuju kebebasan berekspresi kebablasan tanpa dapat dicegah bahkan oleh keluarga terdekat pelakunya sendiri.

Sebagaimana RUU Ciptaker yang baru saja disahkan oleh anggota Dewan Terhormat di negeri mayoritas muslim ini, RUUPKS juga banyak mendapat tentangan dari berbagai pihak di dalam negeri terutama dari kalangan kaum muslim.

RUU ini meniadakan agama, karena tidak mencantumkan Asas Ketuhanan Yang Maha Esa. Sehingga materi muatannya bernafas liberal radikal, bertentangan dengan sosiologis rakyat Indonesia. RUU ini menyusupkan pemikiran asing yang bertentangan dengan budaya bangsa, sebab mengadopsi teori feminis radikal tentang kedaulatan tubuh, dalam pasal-pasalnya. Sehingga apa yang terjadi di Denmark hari ini, bisa saja akan menimpa Indonesia bahkan lebih parah dari itu.

Oleh karenanya, RUUPKS harus ditolak dan jangan sampai kita umat Islam yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa kecolongan sebagaimana RUU Ciptaker.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walhi Temukan Indikasi Pelanggaran HAM Oleh PT SMGP

    Walhi Temukan Indikasi Pelanggaran HAM Oleh PT SMGP

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara menemukan indikasi pelanggaran HAM oleh PT SMGP di Sibanggor, Mandailing Natal. Pelanggaran HAM itu merujuk fakta-fakta yang ditemukan pada peristiwa keracunan 58 warga Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi pada 6 Maret 2022 yang ditengarai terpapar zat H2S ketika pihak SMGP melakukan uji […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 40)

    MARSIDAO-DAO (episode 40)

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara I jolo bagas i, ielana mulak epeng na 15.000 i tingon cakukna, igolomna nangkan ilehensa tu inangna. Tai, dung tontang pintu i, nidasa ma anggina Si Pikek juguk manyuhung na tangis-tangis maniop kadak manareon mudar nanibatukkon inangna i pantar tonga i. Sibuk ni inang nia tungkap martungkol cikukna tu […]

  • Didemo Ibu-ibu, Zainuddin Mars Lari dari Pintu Belakang

    Didemo Ibu-ibu, Zainuddin Mars Lari dari Pintu Belakang

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DPRD Janji Bentuk Pansus InvesTigasi Dugaan Korupsi Amri Tambunan LUBUK PAKAM- Ratusan massa yang tergabung dalam Barisan Rakyat Anti Korupsi melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang kantor DPRD Deli Serdang, Kamis (26/5) pukul 11.30 WIB. Massa mendesak anggota DPRD menggunakan hak politiknya mempercepat pengungkapan kasus dugaan korupsi Bupati Deliserdang Amri Tambunan serta wakilnya Zainuddin […]

  • Kadis Tarukim ‘disuap’ kontraktor?

    Kadis Tarukim ‘disuap’ kontraktor?

    • calendar_month Jumat, 5 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Pengerjaan proyek jaringan optimalisasi dan pengembangan jaringan pipa air limbah Kota Metro 2011, yang meliputi zona 1 s/d 8 di kawasan Kecamatan Medan Area, yang dikerjakan kontraktor PT Nugraha Adi Taruna asal Jakarta, diduga Kepala Dinas (Kadis) Tarukim Sumut, menerima uang pelicin dari kontraktornya. “Dalam masalah ini Kadis Tarukim Sumut bisa dijerat […]

  • Misang Natorangan Ari

    Misang Natorangan Ari

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Madung salaluma tarjadi di masyarakatta ise-ise halak namanjadi pahlawan kesiangan gorarna hasidunganna pasdo songon misang natorangan-ari, panaili rambon-rambon, pamikirna lange-lange, mabiar muse dope ona umban arena marreok-reok manuk ditonga borngin dipelosia. Pala marpili katua adong mei antong sijajang-jajangonna markaok-kaok tu jae tujulu mangajak-ajak halak anso idukung calon nia, arena calon katua natangkangnai ningia gorarna. Angke […]

  • Rapat Paripurna DPRD Madina Akhirnya Dibuka

    Rapat Paripurna DPRD Madina Akhirnya Dibuka

    • calendar_month Kamis, 27 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah tiga hari skor akibat tak menucukupi quorum, akhirnya sidang paripurna DPRD Madina tentang Laporan Keterangan Pertangungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2011, Kamis (27/9). Wakil Bupati Dahlan Hasan Nasution pun membacakan nota pengantar LKPJ tersebut di hadapan rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Madina As.Imran Khaitamy Daulay SH dihadiri dihadiri 20 orang […]

expand_less