Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Kasus PPPK Madina Dalam Pandangan Tokoh Mandailing Natal

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
  • print Cetak

Alirahman Nasution

MADINA ( Mandailing Online ): Tokoh Mandailing Natal (Madina) Ali Rachman, SH menilai kasus suap PPPK Madina 2023 yang saat ini sedang bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) harus dilihat secara menyeluruh. Tidak bisa dipecah-pecah menjadi satu-satu. Sehingga harus dilihat secara konstruktif, proposianal dan masuk akal.

“Untuk membedah kasus PPPK ini harus dilihat ujung pangkalnya, secara menyeluruh. Dengan kajian-kajian hukum dan kajian empiris akademik. Karena dalam adagium hukum, dalam mengungkapkan sebuah kasus harus ditentukan benang merahnya,” ungkap Ali Rachman Nasution yang juga merupakan Tokoh Pers Tabagsel kepada Media Kamis (19/09/24).

Beliau menjelaskan benang merah ini digunakan untuk memetakan siapa saja yang bertanggungjawab. Sehingga bisa menghasilkan hasil yang jelas dan terang benderang. Serta tidak mengakibatkan bias.

“Bias ini dikhawatirkan akan mengorbankan kepentingan pribadi ataupun menjadi tunggangan kelompok-kelompok lain. Sehingga tidak boleh ada yang merasa menjadi korban atau bahkan mengorbankan orang yang tak bersalah,” jelasnya.

Mantan Anggota DPRD Madina ini pun menganalogikan kasus Pungli dalam PPPK 2023 Madina seperti kejadian pasar gelap. Dimana pasar gelap itu memiliki owner atau orang yang bertanggungjawab.

“Dalam kasus PPPK di Madina ini, yang jelas menjadi penanggung jawab rekrutmen adalah Bupati, Wakil Bupati serta Sekda yang berperan selaku Ketua Panitia seleksi. Mereka inilah owner dalam pasar gelap PPPK 2023 di Madina,” tegas Ali Rahman.

Dia pun menyebutkan enam terdakwa yang sudah disidang merupakan operator lapangan saja. Sehingga mereka harus selalu memberikan laporan kepada penanggung jawab atau owner dari “Pasar Gelap” PPPK 2023 itu.

“Oleh karenanya, ke 6 terdakwa ini harus berani bersuara membongkar kasus ini secara transparan. Agar tidak menjadi korban sepihak saja,” ungkapnya.

Ali Rachman menambahkan sebagai Lembaga Legislatif, DPRD Madina bisa menggunakan Hak Angketnya untuk membuka dan menyelidiki kebijakan yang dibuat oleh Pemkab Madina.

“DPRD Madina telah melaksanakan Hak Menyatakan Pendapat tentang kasus PPPK Madina tanggal 28 Desember 2023, dengan mengeluarkan tiga rekomendasi yang tak digubris Bupati. Sejatinya, DPRD Madina harus menindak lanjutinya dengan Hak Angket atau bisa langsung melakukan Hak Interplasi,” pungkas Ali Rachman yang juga merupakan mantan Ketua KNPI Tapsel. (Ril )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Normal Baru, PWI Madina Bagikan Masker

    Sambut Normal Baru, PWI Madina Bagikan Masker

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menyongsong Normal Baru, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membagikan masker berstandar kesehatan kepada masyarakat. Pembagian masker ini kerja sama PWI Madina dengan BPJS Tenaga Kerja Kabupaten Madina. Masker dibagi bagi kepada pelintas di jalan Willem Iskandar titik Kelurahan Pidoli Dolok, Panyabungan depan kantor PWI Madina, Kamis sore […]

  • Rupiah Melemah Pengaruhi Harga Karet di Madina

    Rupiah Melemah Pengaruhi Harga Karet di Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pelemahan rupiah atas mata uang dollar AS mempengaruhi harga penjaualan karet alam, termasuk di Mandailing Natal (Madina). Para pedagang pengumpul menyatakan posisi 1 dollar AS yang mencapai 12.000 rupiah menyebabkan posisi sulit bagi pergerakan harga karet. “Pembelian kita kali ini (di tingkat petani-red) harganya 8.500 rupiah per kilo. Sebelumnya harga sekitar […]

  • Letkol Nurcahyo Kahubdam I/BB

    Letkol Nurcahyo Kahubdam I/BB

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pangdam I/BB Mayjen TNI Leo Siegers memimpin upacara serah terima jabatan Kahubdam I/BB dari Kolonel Chb Masri kepada Letnan Kolonel Chb Nurcahyo Utomo sebagai Kahubdam I/BB yang baru di Serambi Kehormatan Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto Km 7,5, Medan, Jumat (04/02/2011). Pangdam dalam sambutannya mengatakan, serah terima jabatan ini, merupakan realisasi dari kebijakan Pimpinan […]

  • Rumah Ditinggal Pemiliknya Ludes Terbakar di Desa Darus Salam

    Rumah Ditinggal Pemiliknya Ludes Terbakar di Desa Darus Salam

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – satu unit rumah di Desa Darussalam, Dusun 4 Pagaran Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandaiking Natal ( Madina ) ludes dilalap si jago merah pada rabu siang 6/11/2024. Besar nya api membuat isi rumah tak ada yang bisa diselamatkan meski warga sekitar berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Fauziah Nur pemilik rumah […]

  • Warga Desak Ketua LPMK Longat Mundur

    Warga Desak Ketua LPMK Longat Mundur

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Warga Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat mendesak Ketua LPMK Abdul Rahman mundur dari jabatannya karena dinilai sarat masalah. Desakan itu disampaikan dalam mediasi antara warga yang melakukan mosi tidak percaya dengan Ketua LPMK. Mediasi ini difasilitasi Camat Raja Hidayat Lubis dan dihadiri Lurah Mukhlis Nasution, Kapolsek Panyabungan Andi Gustawi, Danramil 13 […]

  • Seputar Kasek Tampar Murid

    Seputar Kasek Tampar Murid

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ST: Saya Telah Minta Maaf TAPTENG-; Kepala SMP Swasta Al Maidar Pandan, ST yang menampar siswanya Syaiful Amri (16) pada Senin (25/10) lalu telah menunjukkkan itikad baiknya dengan mendatangi orangtua siswa Kamis (28/10) lalu untuk meminta maaf. Kepala sekolah tersebut mengakui bahwa dirinya telah emosi dan khilaf, hingga menampar siswanya. Demikian dikatakan ST yang menemui […]

expand_less