Kamis, 21 Mei 2026
light_mode

Terkait Isu Penyogokan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 20 Okt 2010
  • print Cetak

Komisi IV DPRD Madina Akan Panggil Kadis Kependudukan
PANYABUNGAN : Adanya kabar yang menyatakan bahwa Kadis Pendudukan Madina, Aswan Hasibuan ada menyetorkan sejumlah uang kepada Masyarakat yang menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Madina ( AMP2M, red ) menuai pertanyaan bagi masyarakat dan DPRD Madina khusunya Komisi IV yang membidangi kantor tersebut.

Hal tersebut di nyatakan oleh Anggota DPRD Madina. Iskandar Hasibuan kepada Wartawan di rumah makan Sabanami dalan lidang kecamatan Panyabungan Kota, selasa ( 19/ 10 ). Isu yang beredar di di kabupaten Madina berkembang bahwa Kantor Dinas Pendudukan Madina yang di pimpin oleh, aswan Hasibuan telah menyerahkan uang kepada Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Madina ( AMP2M, red ) sebanyak 10 juta.

Sementara yang telah di sepakati menurut kabarnya sebanyak 15 juta dengan kata arti Kantor Dinas Kependudukan masih harus melunasi kepada Aliansi tersebut sebesar 5 juta lagi. Informasi yang di peroleh oleh Wartawan di lapangan, sejumlah uang yang di berikan oleh Dinas Kependudukan kepada Aliansi tersebut agar jangan mengikut sertakan kantor tersebut ke dalam Orasi Mereka tentang kebobrokan ataupun kesalahan kesalahan yang ada di kantor tersebut. Ujar Iskandar

Iskandar juga mengatakan isu ataupun kabar yang berkembang sekarang ini sangat mengundang pertanyaan bagi Masyarakat Madina, karena di satu sisi Aliansi tersebut sangat membuat malu masyarakat Madina, karena mereka sewaktu berorasi selalu mengatas namakan Masyarakat Madina.

Jadi, apabila kabar ini benar amat sangat membuat suatu hal yang mencoreng muka masyarakat Madina di mata hukum, apalagi massa aliansi tersebut membawa bawa atas nama Masyarakat. Jelas Iskandar

Sementara itu Bupati LSM LIRA Madina, Abdul Muis Pulungan kepada Wartawan menyatakan apabila perbuatan ini benar kita dari LIRA Madina merasa malu atas perbuatan Masyarakat yang mengatas namakan Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Madina ( AMP2M, red ) tersebut.

Abdul muis juga meminta kepada Bupati Madina untuk tidak begitu mengambil hati atas segala orasi orasi yang di sampaikan oleh Aliansi tersebut sebab di nilai tidak ada yang mengarah dan lari dari pokok utama dan terkesan adanya kepentingan di dalamnya.

Masih Muis, apabila suatu Orasi selalu menyatakan ingin menurun seseorang itu namanya Orasi yang di tujukan untuk seseorang yang telah menitipkan suatu pesan atau kepentingan sebuah pihak tanpa melihat kepentingan Masyarakat Madina.

Harapan saya, untuk DPRD Madina untuk segera mungkin memanggil Kadis Pendudukan Madina untuk di mintai keterangan seputar Isu atau kabar yang menyatakan bahwa kantor tersebut telah memberikan sejumlah uang dengan garansi tidak akan membuka keborokan kantor tersebut. (tin)
sumber:Beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manajemen Indomart: Kami Sudah Bermohon Izin

    Manajemen Indomart: Kami Sudah Bermohon Izin

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Indomart menyatakan bahwa mereka tetap menjalani proses perizinan dalam mendirikan minimarket di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Hanya saja pihak pemkab terkesan berupaya adanya kendala dalam pemberian izin akibat adanya tekanan dari masyarakat. Manejer Minimarket Indomaret, Roy Panggabean melalui telefon seluler menjawab wartawan, kemarin mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat permohonan […]

  • Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

    Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pencipta lagu Mandailing saat ini tak lagi mengindahkan bahasa Mandailing asli, sehingga lagu-lagu Mandailing sudah jauh dari esensi kebudayaan Mandailing. Mayoritas album lagu Mandailing atau album Tapsel-Madina sudah bercampur dengan bahasa Indonesia, baik dari sisi kata maupun dari sisi kalimat. Kondisi itu telah menyebabkan nyanyian Mandailing yang diciptakan para pencipta […]

  • Demo, Mahasiswa Minta Walikota Copot Kadis PU

    Demo, Mahasiswa Minta Walikota Copot Kadis PU

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Revolusioner (Gemar) Bersatu Kota Padangsidimpuan (Psp) menggelar aksi unjuk rasa di Halaman Sekretariat Daerah Pemko, Selasa (24/2). Dalam aksinya, mereka meminta Walikota Psp Andar Amin Harahap agar mencopot Kepala Dinas Pekerjaan Umum dari jabatannya atas banyaknya dugaan korupsi di intansinya. Ketua Umum Gemar Bersatu Kota Psp dalam […]

  • Samsat Temukan Sejumlah Mobil Dinas Pemda Madina Tak Taat Pajak

    Samsat Temukan Sejumlah Mobil Dinas Pemda Madina Tak Taat Pajak

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ), – Dari giat operasi Razia Gabungan Kepatuhan Pajak Kenderaan Bermotor di ketahui puluhan kenderaan mobil dinas Pemkab Madina tidak bayar pajak. ‎Salah satunya diketahui mobil dinas Kasatpol PP Madina BB 8120 R Mitsubishi Triton sang Penegak Perda. Dari data yang didapat dari Samsat Madina di ketahui bahwa mobil dinas Kasatpol PP […]

  • Lembu Qurban Didatangkan Dari Kisaran dan Siantar

    Lembu Qurban Didatangkan Dari Kisaran dan Siantar

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lembu qurban di Mandailing Natal (Madina) saat ini mayoritas didatangkan dari kawasan Kisaran dan Siantar, tak lagi dari Sumatera Barat dan Bengkulu. Demikian pengakuan sejumlah pedagang lembu di Panyabungan, Senin (21/9/2014). “Ada perubahan, kalau tahun lalu kita mendatangkan hewan kurban dari Sumbar, tahun ini sudah dari Kisaran maupun Siantar,” […]

  • Kisah Mahasiswa Panyabungan di Thailand, Menunggu e-KTP Sejak Tahun 2017

    Kisah Mahasiswa Panyabungan di Thailand, Menunggu e-KTP Sejak Tahun 2017

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      Persoalan blangko e-KTP habis atau mesin pencetak rusak atau server KTP bermasalah di Kabupaten Mandailing Natal sudah menjadi penyakit yang belum sembuh. Dan rakyat selalu menghela nafas. Lantas, bagaimana jika mahasiswa yang kuliah di luar negeri butuh e-KTP, namun selalu mentok oleh “penyakit “ itu? Ini keluhan seorang mahasiswa yang kuliah di Thailand. Yang […]

expand_less