Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Mulak Tu Huta, Ubat Lungun, Palagut Namarserak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 13 Des 2019
  • print Cetak

 

Rombongan Mulak Tu Huta di halaman Bagas Godang Panyabungan Tonga, Mandailing Natal.

 

 

Catatan : Dahlan Batubara

 

Program “Mulak Tu Huta” sudah berlangsung sejak tahun 2012.

Suatu program diperuntukkan bagi etnis Mandailing di Malaysia untuk menginjakkan kaki di tanah leluhur : tanah Mandailing.

Etnis Mandailing tersebar di berbagai negara bagian : Perak, Negeri Sembilan, Selangor, Kedah, Kuala Lumpur dan lain-lain.

Migrasi orang Mandailing bermula dari 1800-an dari Sumatera ke Semenanjung.

Pemisahan Sumatera dengan Semenanjung dalam peta jajahan kolonial Inggris dan Belanda menyebabkan dua geografis terpisah secara nasionalisme di kemudian masa.

Semenanjung menjadi negara Malaysia, Sumatera masuk ke dalam wilayah Indonesia.

Meski telah berbeda negara, hubungan darah tak pernah sirna.

Orang Mandailing di Malaysia memiliki saudara di tanah leluhur.

Orang Mandailing di tanah leluhur memiliki saudara di Malaysia.

Tetapi, banyak orang Mandailing di Malaysia tak lagi tahu letak kampung halamannya di tanah leluhur.

Pun, banyak orang Mandailing di tanah leluhur tak tahu letak domisili saudaranya di Malaysia.

Akibatnya, hingga kini saling mencari terus berlangsung.

Sebagian bernasib baik : berhasil bertemu.

Sebagian lainnya masih mencari. Entah sampai kapan.

Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI) turut memfasilitasi pencarian itu.

Sampai kini, kantor cabang IMAMI telah berdiri di banyak negara bagian Malaysia.

Organisasi IMAMI ada dua.

Satu di Malaysia. Namanya IMAMI-Malaysia. Presidennya, Dato’ Tamimi Siregar (sutradara tersohor di Malaysia). Setia Usahanya, Ramli Bin Abdul Karim Hasibuan.

Satu lagi di Indonesia. Namanya, IMAMI-Indonesia. Presidennya, Aswin Siregar (wakil bupati Tapanuli Selatan).

Kedua organisasi kembar ini berupaya menguatkan penyelarasan hubungan persaudaraan Mandailing di kedua negara dari sisi budaya, bahasa, sejarah, silaturrahim dan ekonomi.

Suatu upaya penyelarasan dalam apa yang disebut “padomu namarotak, palagut namarsarak”.

Selain upaya menyatukan kembali keterpisahan sejak ratusan tahun silam itu, program Mulak Tu Huta juga menjadi bagian penting.

Mulak Tu Huta sangat urgen dalam menyahuti kerinduan etnis Mandailing terhadap tanah leluhur.

Meski banyak yang belum berhasil mengetahui letak kampung halamannya di tanah moyang, minimal menginjakkan kaki di tanah leluhur sudah merupakan kebahagiaan.

Oleh karena itu, Mulak Tu Huta yang diselenggarakan 2 kali dalam setahun memiliki urgensi yang besar.

Mulak Tu Huta November 2019 diikuti 70 orang kaum Mandailing dari berbagai negara bagian.

Mereka menyatu dalam kebahagiaan hati menelusuri kampung-kampung dan tempat bersejarah di tanah leluhur.

Makan bersama di perkampungan (Hutapuli Kecamatan Siabu dan Hutapungkut Jae Kecamatan Kotanopan).

Menelusuri tempat bersejarah di Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara, Bagas Godang di Panyabungan dan Ulupungkut.

Melihat cara bertenun ulos di Sipirok; mangalame di Panyabungan hingga melihat langsung kilang kopi Mandailing di Alahan Kae, Ulupungkut.

Bahkan disambut ahli waris Kesultanan Kota Pinang serta organisai IKLAS di Labuhan Batu Selatan.

Dan juga sambutan Patuan Mandailing di Sopo Godang Hutasiantar, Kotasiantar, Panyabungan dengan tabuhan Gordang Sambilan dan kesempatan Manortor untuk rombongan.

Lebih dari itu, Mulak Tu Huta adalah juga sebagai napak tilas untuk turut merasakan bagaimana pahit getir dan susahnya leluhur masa lalu mendaki hutan belantara, menempuh lembah dan sungai hingga menyeberangi Selat Malaka ketika melakukan migrasi masa 1800-an dari tanah Mandailing menuju Semenanjung.* (Dahlan Batubara adalah jurnalis tinggal di Panyabungan)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajaran “Markobar” Wajib Dimasukkan ke Dalam Muatan Lokal

    Pelajaran “Markobar” Wajib Dimasukkan ke Dalam Muatan Lokal

    • calendar_month Kamis, 24 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Markobar atau marhata-hata wajib dimasukkan ke dalam muatan lokal pendidikan formal untuk tingkat SLTP dan SLTA di Mandailing Natal. Sebab, belakangan ini warga Mandailing yang pandai markobar hanya tinggal sedikit, sedangkan di sisi lain markobar merupakan satu item penting dalam sistem sosial di Mandailing. Markobar adalah kegiatan menyampaikan ucapan-ucapan di forum […]

  • PNS Libur Lebaran 9 Hari

    PNS Libur Lebaran 9 Hari

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- PNS di lingkungan Pemkab Madina mendapat jatah libur lebaran selama sembilan hari. Terhitung mulai Sabtu (27/8) hingga Minggu (4/9) mendatang. Artinya, para PNS kembali bekerja pada Senin (5/9). “PNS mulai libur tanggal 27 Agustus ini. Dan, kembali bekerja Senin 5 September,” kata Kabag Humasy Pemkab Madina M Taufik Lubis SH, Senin (22/8). Menanggapi masa […]

  • Kapolda Diminta Usut Tuntas

    Kapolda Diminta Usut Tuntas

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Kamaluddin Harahap datang meninjau langsung kondisi rumah Ketua KPU Kabupaten Mandailing Natal Jefri Anthoni di Jalan Abdul Haris Nasution, Lingkar Timur, Kayujati, Panyabungan, Sabtu (05/02/2011) siang. Kamal meminta Kapoldasu dan jajarannya sesegera mungkin menuntaskan permasalahan ini. Karena dari kondisi lapangan, kebakaran yang terjadi ada unsur kesengajaannya dan besar kemungkinan […]

  • Guru SD Ditemukan Tewas di Sungai

    Guru SD Ditemukan Tewas di Sungai

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Seorang guru SD Negeri 246 Silatung, Koto Beringin Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal (Madina) bernama Nurhelmi (37), Kamis pagi (2/4) ditemukan tewas di Sungai Aek Sipongi, Desa Koto Beringin. Sejauh ini pihak kepolisian belum mengetahui penyebab kematian almarhumah. Pihak medis juga tak menemukan bekas penganiayaan di tubuhnya. Informasi yang […]

  • Pemuda LIRA Madina Gelar Aksi Peduli dan Berbagi

    Pemuda LIRA Madina Gelar Aksi Peduli dan Berbagi

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di masa pandemi covid-19 dan pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), berbagai upaya sosial dilakukan sejumlah kalangan untuk membantu masyarakat yang terdampak, sekaligus melakukan himbauan pentingnya menjaga kesehatan. Seperti yang dilakukan pengurus DPD Pemuda LIRA Kabupaten Mandailing Natu (Madina), Kamis (03/09/2021) di Panyabungan. Pemuda LIRA turun ke jalan di bawah teriknya sinar […]

  • Bobby dan Harun Putra Madina Jadi Jagoan Gerindra Untuk Pilkada

    Bobby dan Harun Putra Madina Jadi Jagoan Gerindra Untuk Pilkada

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Dalam proses penjaringan Pemilihan Kepala Daerah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sumatera Utara (Sumut) jagokan dua putra terbaik Mandailing Natal (Madina) dalam Pemilihan Gubernur Sumut (Pilgubsu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada November 2024 mendatang. Ketua DPC Partai Gerindra Madina, H Erwin Efendi Lubis, SH, Rabu […]

expand_less