Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Reinventing Government: Saatnya Pemkab Madina Menjadi Motor Kebangkitan Ekonomi Daerah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
  • print Cetak

Oleh: Irwan Daulay
Pemerhati Pembangunan Daerah

Ekonomi nasional tengah mengalami kelesuan yang serius. Dalam situasi seperti ini, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) harus lebih sigap membaca kondisi perekonomian warganya, kelesuan ekonomi harus segera diantisipasi.

Solusi tercepat tidak sekedar menunggu uluran tangan dari pemerintah pusat, melainkan dengan menciptakan produktivitas dan ekspansi pasar baru di tingkat lokal dan regional. Sudah saatnya pemerintah daerah menempatkan diri sebagai motor penggerak ekonomi—bukan sekadar administrator anggaran. Inilah semangat Reinventing Government—sebuah konsep pemerintahan yang berjiwa wirausaha, adaptif, dan proaktif dalam membangkitkan ekonomi rakyat.

Pertama, bangun ekosistem kolaboratif. Undang seluruh pelaku usaha—besar maupun kecil—untuk duduk satu meja bersama pemerintah daerah dan kalangan perbankan. Tanyakan pertanyaan paling mendasar: apa yang bisa kita lakukan bersama untuk meningkatkan kapasitas produksi dan menciptakan pasar baru bagi komoditas Madina? Pemerintah harus tampil sebagai fasilitator dan akselerator pertumbuhan.

Kedua, libatkan para profesional untuk merancang skema yang membuat Dana Desa (DD) benar-benar berdampak. DD tidak boleh lagi menjadi bancakan para mafia proyek kelas teri. Dana tersebut harus menjadi modal produktif yang menggeliatkan ekonomi desa dan mendorong tumbuhnya usaha rakyat. Tidak boleh ada lagi DD yang habis tanpa nilai tambah bagi perekonomian desa secara luas.

Ketiga, ciptakan proyek-proyek investasi yang berdampak cepat—terutama yang bersifat padat karya dan membuka lapangan kerja baru. Dorong pengusaha lokal untuk urunan modal dengan jaminan dukungan dari pemkab. Libatkan mereka dalam skema bisnis yang transparan dan menguntungkan. Bupati harus menjadi juru bicara utama dalam mempromosikan komoditas unggulan Madina, baik ke luar negeri maupun ke kabupaten sekitar. Apalagi bupatinya memiliki kemampuan komunikasi internasional dan jejaring yang luas—manfaatkan untuk menjual potensi Madina.

Keempat, rampingkan struktur OPD. Salurkan energi ASN untuk fokus membangkitkan ekonomi, sembari terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Instruksikan para kadis, camat, hingga kepala desa dan lurah untuk bertindak sebagai CEO dan manajer usaha wilayah masing-masing. Mereka harus menjadi motor penggerak unit usaha produktif dan penjaga ekspansi pasar. Seluruh birokrasi harus mulai berpikir layaknya pelaku usaha: efisien, cepat, dan berorientasi hasil.

Kelima, ubah cara pandang terhadap APBD. Anggaran sekitar Rp2 triliun bukanlah sekadar uang belanja tahunan yang harus dihabiskan, tetapi modal investasi daerah. Harus ada kalkulasi bisnis di balik setiap alokasi anggaran: berapa ROI-nya? Apa dampaknya bagi pendapatan pemkab? Apa efek ganda (multiplier effect)-nya bagi sektor swasta dan rumah tangga? Setiap rupiah harus bekerja dan memberi hasil nyata bagi pertumbuhan ekonomi.

Sudah saatnya pemerintah daerah fokus mengejar target pertumbuhan ekonomi yang ambisius: 8 persen. Ini mungkin terdengar tinggi, tetapi bukan mustahil jika seluruh jajaran pemerintah benar-benar fokus, disiplin, dan berpikir inovatif. Setiap hari, bupati dan jajarannya harus berbicara soal bisnis, investasi, ekspansi pasar, dan pertumbuhan ekonomi. Dalam pendekatan ini, bupati bukan lagi sekadar pemimpin birokrasi tapi sekaligus pemimpin bisnis daerah—seorang chief economic officer yang menuntun daerahnya menuju lompatan baru.

Jika langkah-langkah ini dijalankan secara konsisten dan serius, saya yakin dalam dua hingga tiga tahun ke depan wajah ekonomi Madina akan berubah drastis: dari konsumtif menjadi produktif, dari birokratis menjadi interpreneurship.

Kebangkitan Madina bukan lagi sekadar wacana. Ia tinggal selangkah lagi: keberanian untuk mengubah mindset dan bergerak dengan lompatan-lompatan strategis adalah faktor determinan-nya.**

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengaduan Warga Gunungtua Jae Berakhir di Inspektorat

    Pengaduan Warga Gunungtua Jae Berakhir di Inspektorat

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus kepala desa Gunungtua Jae, Kecamatan Panyabungan, Madina dilimpahkan ke kantor Inspektorat. Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Gozali Pulungan menjawab Mandailing Online via WhatsApp, Senin (3/2/2020) menyatakan pengaduan warga Gunungtua Jae itu telah dilimpahkan kepada Inspektorat Madina. “Sudah kita tugaskan Inspektorat melakukan pemeriksaan. Selanjutnya (Mandailing Online) dipersilakan konfirmasi […]

  • Menuju OSN Bandung, Darul Mursyid Fokus Latih Dua Siswanya

    Menuju OSN Bandung, Darul Mursyid Fokus Latih Dua Siswanya

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid yang terletak di Desa Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan terus memfokuskan latihan terhadap dua orang siswanya yang lolos ke tingkat nasional pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Bandung. Kepala Divisi Pendidikan Formal Darul Mursyid, Ahmad Suhaili Pulungan menjawab wartawan, Selasa (23/7/2013) […]

  • Pemkab Madina Buka Lowongan CPNS Tahun 2013

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 19Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) resmi mengumumkan penerimaan CPNS formasi tahun 2013. Pengumuman itu bernomor 800 / 501 / K / 2013 tanggal 20 September 2013 tentang Penerimaan//Penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Kabupaten Mandailing Natal Dari Pelamar Umum formasi ditandatangani Wakil Bupati Madina, Dahlan hasan Nasution. Penerimaan CPNS ini berdasar surat […]

  • BBM Langka, Sopir Angkot Nginap di SPBU

    BBM Langka, Sopir Angkot Nginap di SPBU

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Terhitung kemarin, sudah sebulan lebih BBM sulit diperoleh di Madina. Kelangkaan BBM ini sontak membuat sopir angkutan kota atau angkot yang beroperasi di Madina menginap di SPBU. Lho kok? Syahbudin (31) misalnya. Sopir angkutan umum di Panyabungan ini mengaku, sudah beberapa kali menginap di SPBU demi beberapa liter bensin. Pasalnya, dalam kurun waktu sebulan […]

  • Nila Sari Mengaku Terharu Saat Memproduksi Film “Si Bisuk Naoto”

    Nila Sari Mengaku Terharu Saat Memproduksi Film “Si Bisuk Naoto”

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIDEMPUAN (Mandailing Online) – Nila Sari yang memerankan tokoh Lia di Film “Si Bisuk Naoto” mengaku terharu kala pihaknya dari Nila Sari Pro bekerjasama dengan tim kreatif Tympanum Novem Multimedia dari Siabu, Mandailing Natal dalam memproduksi film tersebut. “Saya terharu karena di tangan Tympanum, yang tidak bisa akting pun menjadi bisa,” katanya kepada Mandailing […]

  • Dahlan Sukhairi : Salam Dua Jari

    Dahlan Sukhairi : Salam Dua Jari

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Nomor dua telah menjadi angka yang prestisius dalam perhelatan politik dibangsa ini. Ini tentunya menarik untuk dianalisa karena nomor dua telah menjadi icon keberhasilan dan kemenangan jika mengacu pada fakta sejarah pesta demokrasi yang terjadi di Indonesia beberapa tahun terakhir belakangan ini. Pasalnya nomor urut dua ini selalu saja berhasil memenangkan pemilu. Mulai dari pasangan […]

expand_less