Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

Reinventing Government: Saatnya Pemkab Madina Menjadi Motor Kebangkitan Ekonomi Daerah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
  • print Cetak

Oleh: Irwan Daulay
Pemerhati Pembangunan Daerah

Ekonomi nasional tengah mengalami kelesuan yang serius. Dalam situasi seperti ini, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) harus lebih sigap membaca kondisi perekonomian warganya, kelesuan ekonomi harus segera diantisipasi.

Solusi tercepat tidak sekedar menunggu uluran tangan dari pemerintah pusat, melainkan dengan menciptakan produktivitas dan ekspansi pasar baru di tingkat lokal dan regional. Sudah saatnya pemerintah daerah menempatkan diri sebagai motor penggerak ekonomi—bukan sekadar administrator anggaran. Inilah semangat Reinventing Government—sebuah konsep pemerintahan yang berjiwa wirausaha, adaptif, dan proaktif dalam membangkitkan ekonomi rakyat.

Pertama, bangun ekosistem kolaboratif. Undang seluruh pelaku usaha—besar maupun kecil—untuk duduk satu meja bersama pemerintah daerah dan kalangan perbankan. Tanyakan pertanyaan paling mendasar: apa yang bisa kita lakukan bersama untuk meningkatkan kapasitas produksi dan menciptakan pasar baru bagi komoditas Madina? Pemerintah harus tampil sebagai fasilitator dan akselerator pertumbuhan.

Kedua, libatkan para profesional untuk merancang skema yang membuat Dana Desa (DD) benar-benar berdampak. DD tidak boleh lagi menjadi bancakan para mafia proyek kelas teri. Dana tersebut harus menjadi modal produktif yang menggeliatkan ekonomi desa dan mendorong tumbuhnya usaha rakyat. Tidak boleh ada lagi DD yang habis tanpa nilai tambah bagi perekonomian desa secara luas.

Ketiga, ciptakan proyek-proyek investasi yang berdampak cepat—terutama yang bersifat padat karya dan membuka lapangan kerja baru. Dorong pengusaha lokal untuk urunan modal dengan jaminan dukungan dari pemkab. Libatkan mereka dalam skema bisnis yang transparan dan menguntungkan. Bupati harus menjadi juru bicara utama dalam mempromosikan komoditas unggulan Madina, baik ke luar negeri maupun ke kabupaten sekitar. Apalagi bupatinya memiliki kemampuan komunikasi internasional dan jejaring yang luas—manfaatkan untuk menjual potensi Madina.

Keempat, rampingkan struktur OPD. Salurkan energi ASN untuk fokus membangkitkan ekonomi, sembari terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Instruksikan para kadis, camat, hingga kepala desa dan lurah untuk bertindak sebagai CEO dan manajer usaha wilayah masing-masing. Mereka harus menjadi motor penggerak unit usaha produktif dan penjaga ekspansi pasar. Seluruh birokrasi harus mulai berpikir layaknya pelaku usaha: efisien, cepat, dan berorientasi hasil.

Kelima, ubah cara pandang terhadap APBD. Anggaran sekitar Rp2 triliun bukanlah sekadar uang belanja tahunan yang harus dihabiskan, tetapi modal investasi daerah. Harus ada kalkulasi bisnis di balik setiap alokasi anggaran: berapa ROI-nya? Apa dampaknya bagi pendapatan pemkab? Apa efek ganda (multiplier effect)-nya bagi sektor swasta dan rumah tangga? Setiap rupiah harus bekerja dan memberi hasil nyata bagi pertumbuhan ekonomi.

Sudah saatnya pemerintah daerah fokus mengejar target pertumbuhan ekonomi yang ambisius: 8 persen. Ini mungkin terdengar tinggi, tetapi bukan mustahil jika seluruh jajaran pemerintah benar-benar fokus, disiplin, dan berpikir inovatif. Setiap hari, bupati dan jajarannya harus berbicara soal bisnis, investasi, ekspansi pasar, dan pertumbuhan ekonomi. Dalam pendekatan ini, bupati bukan lagi sekadar pemimpin birokrasi tapi sekaligus pemimpin bisnis daerah—seorang chief economic officer yang menuntun daerahnya menuju lompatan baru.

Jika langkah-langkah ini dijalankan secara konsisten dan serius, saya yakin dalam dua hingga tiga tahun ke depan wajah ekonomi Madina akan berubah drastis: dari konsumtif menjadi produktif, dari birokratis menjadi interpreneurship.

Kebangkitan Madina bukan lagi sekadar wacana. Ia tinggal selangkah lagi: keberanian untuk mengubah mindset dan bergerak dengan lompatan-lompatan strategis adalah faktor determinan-nya.**

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagalkan Penyelundupan 17 Kg Ganja, Polisi & Tersangka Kejar-kejaran di Hutan

    Gagalkan Penyelundupan 17 Kg Ganja, Polisi & Tersangka Kejar-kejaran di Hutan

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL-METRO; Aparat kesatuan Polsek Pintu Padang berhasil menggagalkan penyelundupan 17 kilogram (kg) ganja kering dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ke Kota Padangsidimpuan (Psp), Senin (4/10) sekitar pukul 03.30 dini hari. Dalam aksinya, polisi berhasil mengamankan 3 tersangka. Dua tersangka dibekuk dari pinggir jalan, satu tersangka tertangkap di dalam hutan setelah sebelumnya terlibat kejar-kejaran. Namun, dalam […]

  • Komisi I DPRD Madina Sidak ke SDN 116 Percontohan

    Komisi I DPRD Madina Sidak ke SDN 116 Percontohan

    • calendar_month Rabu, 10 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Madina sidak ke SDN 116 Percontohan Desa Pidoli Lombang, Panyabungan pada Selasa (9/11) kemarin. Sidak ini merupakan tindak lanjut dari masuknya surat Pernyataan Mosi Tidak Percaya kepada Kepala SDN 116 Percontohan Ajawani. Surat yang ditujukan kepada Ketua DPRD Madina dengan tembusan Komisi I itu memuat 7 alasan munculnya […]

  • Pemkab Madina Santuni 4.930 Yatim

    Pemkab Madina Santuni 4.930 Yatim

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menyerahkan tali asih berupa santunan kepada anak yatim dan piatu di Desa Kampung Padang, Kelurahan Kayuajati, dan Desa Panggorengan, Senin (17/3/2025). Dua desa itu dua dari daftar seluruh desa dan kelurahan di Madina yang memperoleh santunan. Penyerahan santunan bertajuk Penyaluran Tali Asih dari […]

  • Oknum Guru PPPK yang Jadi Anggota BPD di Madina Akhirnya Mundur

    Oknum Guru PPPK yang Jadi Anggota BPD di Madina Akhirnya Mundur

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah diberi pilihan menjadi guru PPPK atau Anggota BPD Desa Hutarimbaru, Gempar Alama guru PPPK yang ditugaskan di SDN 378 Sikara Kara, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) akhirnya mengambil sikap untuk tetap menjadi guru PPPK dan mundur sebagai anggota BPD Desa Hutarimbaru, Panyabungan Timur. Lewat surat yang ditandatangani Gempar […]

  • Mahfud: Hampir Semua Calon “Incumbent” Curang

    Mahfud: Hampir Semua Calon “Incumbent” Curang

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD bersama Ketua Tim Investigasi atas dugaan kasus suap di MK, Refly Harun (tengah) dan Anggota Tim Investigasi Adnan Buyung Nasution menggelar konferensi pers. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyatakan, sidang sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang melibatkan pasangan dari “incumbent” terbukti curang. “Dari 190 kasus lebih yang ditangani […]

  • Gaji Bidan PTT 6 Bulan Tahun 2017 di Madina Raib

    Gaji Bidan PTT 6 Bulan Tahun 2017 di Madina Raib

    • calendar_month Selasa, 18 Des 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aneh bin ajaib, gaji Bidan PTT di Madina tak cair di bulan Maret hingga Agustus 2017, tetapi bulan September hingga Desember justru cair. Lalu raib kemana uang gaji selama 5 bulan itu? Puluhan Bidan PTT pun mengadukan nasib mereka ke DPRD Madina, Selasa (18/12/2018). Mereka diterima Ketua DPRD Madina H. Maraganti […]

expand_less