Selasa, 10 Mar 2026
light_mode

Ketua Umum Anti Narkoba Sumut Minta kapoldasu sidik kasus tangkap lepas Narkoba Ganja di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Sep 2010
  • print Cetak

Kasus tangkap lepas ke 6 tersangka Narkoba Ganja yang di lakukan Mapolres Madina ternyata menjadi sorotan bagi ketua Umum Anti Narkoba Usman “ Jabrik “ siregar untuk angkat bicara. Kepada Berita di panyabungan kemaren beliau mengatakan kasus tangkap lepas ke 6 tersangka Narkoba Ganja ini di nilai sangat ganjil dan terkesan di duga adanya suatu Mafia Hukum dan rekayasa kasus yang di duga telah menghilangkan barang bukti.

Hal tersebut bisa kita lihat dari keterangan Kapolres Madina, AKBP. Hirbak Wahyu Setiawan, Sik dan Kasat Narkoba yang saat itu di jabat oleh Iptu. E Banjarnahor , kepada para Jurnalis, LSM dan Masyarakat saat di konfirmasi terkait lepasnya ke 6 tersangka Narkoba ganja tersebut.

Dalam keterangan yang di berikan Kapolres dan Kasat Narkoba kepada Jurnalis, LSM dan Masyarakat bahwa Mapolres Madina khususnya Satnarkoba tidak bisa melakukan penahanan terhadap ke 6 tersangka di sebabkan tidak mempunyai bukti yang cukup kuat.

Masih Usman, Kemudian melalui rekaman suara yang saya dengar ini Kapolres Madina dan Kasat Narkobanya mengatakan hanya mempunyai bukti keterangan pengakuan ke 6 tersangka yang mengakui telah memakai ganja dan test urine yang di nilai positif memang memakai ganja.

Namun menurut saya keterangan yang di berikan Kapolres Madina, AKBP. Hirbak Wahyu Setiawan, Sik dan Iptu. E Banjarnahor yang pada saat itu menjabat sebagai Kasat Narkoba berbeda jauh dengan laporan SPK Mapolres Madina ke situs Quick Respon Forum Polda Sumut.

Dalam milis situs Quick Respon Forum Polda Sumut yang di kirim SPK Mapolres Madina tanggal 27 Juli 2010 pukul 11. 33 wib, di katakan bahwa pada hari selasa tanggal 27 Juli 2010 pukul 01. 00 wib bertempat warung Samsuddin Batubara alias Manambin telah tertangkap tangan menghisap ganja dan padanya di temukan sebungkus ganja kering yang di simpan dalam rokok Marlboro merah. Ke 6 tersangka tersebut atas nama Heriansyah Hanzali Dalimunthe ( 27 ) Pekerjaan pegawai Negeri sipil, Eddy Syahputra ( 36 ) wiraswasta, Dedek Espansa siregar ( 27 ) pegawai Negeri Sipil, Syamsuddin Batubara ( 34 ) wiraswasta, Agussalam Syahputra Harahap ( 23 ) wiraswasta dan Hamonangan Batubara ( 22 ) wiraswasta.

Nah dari keganjilan inilah di duga telah terjadi Praktek Mafia Hukum dan di duda adanya suatu rekayasa kasus dalam kasus tangkap lepas terhadap ke 6 orang tersangka Narkoba ganja yang sempat menghebohkan masyarakat Madina yang mengatakan bahwa hukum hanya milik orang kaya sebab apabila hukum tersangkut dengan orang kaya dan berpangkat pasti hukum akan tidak bersikap tegas sedangkan apabila hukum tersangkut dengan orang miskin atau wong silik pasti hukum bisa tegas memberi hukuman. Jelas Ketua Umum Anti Narkoba Sumut.

Jadi saya selaku Ketua Umum Anti Narkoba Sumut meminta tegas kepada Kapoldasu, Irjen Pol. Oegroseno untuk memberi perhatian khusus atas kasus tangkap lepas ke 6 tersangka Narkoba ganja yang ada di Mapolres Madinadan melakukan penyelidikan ulang, sebab Kasus Narkoba dan Kasus Korupsi adalah target Khusus Kapolri dan Presiden SBY untuk di bumi hanguskan. (tin)
Sumber : Beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Panyabungan Keluhkan Sampah

    Warga Panyabungan Keluhkan Sampah

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Foto tumpukan sampah di perempatan Pasar Jongjong Panyabungan PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Kebersihan Pertamanan Mandailing Natal (Madina) dimintameningkatkan sinergi penanaganan sampah di kota Panyabungan. Pasalnya banyak titik pembuangan sampah lama diangkut menyebabkan tumpkan sampah menggunung. Warga Panyabungan pun akhirnya mengeluh, selain sangat mengganggu pemandangan dan lingkungan yang ada disekitarnya juga menimbulkan bau busuk. Pantauan […]

  • Warga : Kolam SMGP Tidak Ada Pagar

    Warga : Kolam SMGP Tidak Ada Pagar

    • calendar_month Minggu, 30 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      SIBANGGOR (Mandailing Online) – Warga Desa Sibanggor Jae umumnya menyalahkan pihak PT.SMGP terkait tewasnya dua remaja di kolam milik perusahaan itu. Itu diungkapkan warga serta kerabat keluarga korban kepada sejumlah wartawan yang melayat ke kediaman keluarga korban, Minggu (30/9/2018). Kedua korban dimakamkan di desa itu sekitar pukul 10.00 WIB di komplek perkuburan desa. Masing-masing […]

  • Mengejar Hobi di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Mengejar Hobi di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • Bupati Himbau Warga Tidak Terhasut Provokasi

    Bupati Himbau Warga Tidak Terhasut Provokasi

    • calendar_month Sabtu, 19 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara menghimbau masyarakat agar tidak mudah terhasut dan terprovokasi untuk menjaga kekondusifan daerah demi kelancaran pembangunan yang sedang berjalan. Menurutnya, sudah menjadi kebiasaan bahwa pemimpin itu sering dihujat, di demo. Itu terjadi karena tidak semua kelompok di masyarakat memiliki pandangan yang sama terhadap kebijakan pembangunan yang dilaksanakan. […]

  • DPRD Tapsel Bisa Dipidana

    DPRD Tapsel Bisa Dipidana

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel, Sikap sejumlah anggota DPRD Tapanuli Selatan Periode 2004-2009 yang hingga kini masih membandel dan belum melakukan pengembalian atas tunjangan komunikasi intensif (TKI) dan dana operasional (DO) pimpinan dinilai merupakan perwujudan tindakan melawan hukum. “Pemberian TKI dan DO itu diatur dalam Peraturan Pemerintah 37 Tahun 2006 yang telah direvisi dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun […]

  • Ini Tahapan Penting Pilkada 2015

    Ini Tahapan Penting Pilkada 2015

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jakarta – Di antara Peraturan KPU tentang Pilkada yang sudah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM adalah Peraturan KPU tentang tahapan, program dan jadwal pilkada. Peraturan tersebut mengatur tahapan bagi 269 pilkada yang akan digelar serentak tahun ini. Dalam Peraturan KPU nomor 2 tahun 2015 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil […]

expand_less