Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Ketua Umum Anti Narkoba Sumut Minta kapoldasu sidik kasus tangkap lepas Narkoba Ganja di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Sep 2010
  • print Cetak

Kasus tangkap lepas ke 6 tersangka Narkoba Ganja yang di lakukan Mapolres Madina ternyata menjadi sorotan bagi ketua Umum Anti Narkoba Usman “ Jabrik “ siregar untuk angkat bicara. Kepada Berita di panyabungan kemaren beliau mengatakan kasus tangkap lepas ke 6 tersangka Narkoba Ganja ini di nilai sangat ganjil dan terkesan di duga adanya suatu Mafia Hukum dan rekayasa kasus yang di duga telah menghilangkan barang bukti.

Hal tersebut bisa kita lihat dari keterangan Kapolres Madina, AKBP. Hirbak Wahyu Setiawan, Sik dan Kasat Narkoba yang saat itu di jabat oleh Iptu. E Banjarnahor , kepada para Jurnalis, LSM dan Masyarakat saat di konfirmasi terkait lepasnya ke 6 tersangka Narkoba ganja tersebut.

Dalam keterangan yang di berikan Kapolres dan Kasat Narkoba kepada Jurnalis, LSM dan Masyarakat bahwa Mapolres Madina khususnya Satnarkoba tidak bisa melakukan penahanan terhadap ke 6 tersangka di sebabkan tidak mempunyai bukti yang cukup kuat.

Masih Usman, Kemudian melalui rekaman suara yang saya dengar ini Kapolres Madina dan Kasat Narkobanya mengatakan hanya mempunyai bukti keterangan pengakuan ke 6 tersangka yang mengakui telah memakai ganja dan test urine yang di nilai positif memang memakai ganja.

Namun menurut saya keterangan yang di berikan Kapolres Madina, AKBP. Hirbak Wahyu Setiawan, Sik dan Iptu. E Banjarnahor yang pada saat itu menjabat sebagai Kasat Narkoba berbeda jauh dengan laporan SPK Mapolres Madina ke situs Quick Respon Forum Polda Sumut.

Dalam milis situs Quick Respon Forum Polda Sumut yang di kirim SPK Mapolres Madina tanggal 27 Juli 2010 pukul 11. 33 wib, di katakan bahwa pada hari selasa tanggal 27 Juli 2010 pukul 01. 00 wib bertempat warung Samsuddin Batubara alias Manambin telah tertangkap tangan menghisap ganja dan padanya di temukan sebungkus ganja kering yang di simpan dalam rokok Marlboro merah. Ke 6 tersangka tersebut atas nama Heriansyah Hanzali Dalimunthe ( 27 ) Pekerjaan pegawai Negeri sipil, Eddy Syahputra ( 36 ) wiraswasta, Dedek Espansa siregar ( 27 ) pegawai Negeri Sipil, Syamsuddin Batubara ( 34 ) wiraswasta, Agussalam Syahputra Harahap ( 23 ) wiraswasta dan Hamonangan Batubara ( 22 ) wiraswasta.

Nah dari keganjilan inilah di duga telah terjadi Praktek Mafia Hukum dan di duda adanya suatu rekayasa kasus dalam kasus tangkap lepas terhadap ke 6 orang tersangka Narkoba ganja yang sempat menghebohkan masyarakat Madina yang mengatakan bahwa hukum hanya milik orang kaya sebab apabila hukum tersangkut dengan orang kaya dan berpangkat pasti hukum akan tidak bersikap tegas sedangkan apabila hukum tersangkut dengan orang miskin atau wong silik pasti hukum bisa tegas memberi hukuman. Jelas Ketua Umum Anti Narkoba Sumut.

Jadi saya selaku Ketua Umum Anti Narkoba Sumut meminta tegas kepada Kapoldasu, Irjen Pol. Oegroseno untuk memberi perhatian khusus atas kasus tangkap lepas ke 6 tersangka Narkoba ganja yang ada di Mapolres Madinadan melakukan penyelidikan ulang, sebab Kasus Narkoba dan Kasus Korupsi adalah target Khusus Kapolri dan Presiden SBY untuk di bumi hanguskan. (tin)
Sumber : Beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wikileaks: SBY Di Bawah Kendali Ibu Ani

    Wikileaks: SBY Di Bawah Kendali Ibu Ani

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Koran Australia The Age menggempur Presiden SBY atas penyalahgunaan kekuasaan. The Age bahkan menuding Ibu Negara Ani Yudhoyono, memegang kendali di belakang Presiden SBY dan mengeruk keuntungan finansial dengan posisi yang dipegangnya. The Age merilis bocoran Wikileaks soal kawat diplomatik Kedubes AS di Jakarta dalam berita utamanya edisi Jumat (11/3/2011). Di dalamnya termasuk […]

  • Dispensasi Nikah Marak, Solusi Praktiskah?

    Dispensasi Nikah Marak, Solusi Praktiskah?

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ross A.R Aktivis Dakwah Kota Medan Miris, banyak sekali terjadi di berbagai daerah pengajuan dispensasi nikah usia dini, dan itu terjadi di berbagai provinsi di negeri ini. Beberapa waktu lalu digemparkan di Ponorogo dimana anak SMP dan SMA mengajukan dispensasi nikah ke KUA setempat dengan alasan mereka telah hamil sebelum menikah. Lantas muncul kembali […]

  • Ivan Batubara Gagas Bengkel Mujahid Ekonomi di Madina

    Ivan Batubara Gagas Bengkel Mujahid Ekonomi di Madina

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara menggagas pendirian Bengel Mujahid Ekonomi dalam upaya pengembangan ekonomi di Mandailing Natal (Madina). Bengkel Mujahid ini berfungsi mencetak pengusaha-pengusaha yang memiliki jiwa tarung yang tinggi, bermartabat serta menjadi pengusaha pembayar zakat baru. Itu dikatakan Ivan dalam Rapat Kerja Kadin Sumut dan Kadin Madina Dalam […]

  • Membangun Indonesia Dari Desa

    Membangun Indonesia Dari Desa

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Guna memaksimalkan langkah politik dan pembentukan citra partai ke depan, DPD II Partai Golkar Kabupaten Mandailing Natal menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I di Aula Hotel Madina Sejahtera, Dalan Lidang, Panyabungan. Tema rakerda membangun Indonesia dari desa Rakerda dilaksanakan selama dua hari, Sabtu-Ahad (11-12/12/2010), diikuti Pengurus DPD II Partai Golkar, seluruh Pimpinan Anak Cabang […]

  • Kelola Inalum, Sumut butuh pihak swasta

    Kelola Inalum, Sumut butuh pihak swasta

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandsailing Online)– Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) berserta 10 kabupaten/kota yagn berada di sekitar kawasan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) telah mendapat jatah 30 persen terhadap pengelolaan PT Inalum dari Pemerintah Pusat. Namun nilai ini belum fix, karena belum ada keputusan dari Menteri BUMN, Dahlan Iskan terkait hal itu. Bahkan Dahlan mengatakan, pembagian […]

  • Minggu Tenang, APK di Jalan Nasional Masih Bertebaran  

    Minggu Tenang, APK di Jalan Nasional Masih Bertebaran  

    • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – sejumlah alat peraga kampanye ( APK) di jalan nasional kota panyabungan terlihat masih belum dibersihkan meski saat ini Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 15/2023, masa tenang Pemilu 2024 jatuh pada tanggal 11 Februari 2023. Dan masa tenang kampanye merupakan masa yang tidak digunakan untuk melakukan aktivitas pemilu. Pantauan Mandailing Online, H – […]

expand_less