Jumat, 30 Okt 2026
light_mode

Elemen Masyarakat dan Mahasiswa Madina Dukung Perampingan SKP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa Mandailing Natal menyatakan dukungan penuh terhadap draf perampingan SKPD yang diajukan Pj. Bupati Mandailing Natal kepada DPRD pada sidang paripurna yang digelar Kamis (11/11) di ruang Paripurna DPRD.

Usulan Pj. Bupati Madina untuk memangkas instansi / SKPD yang dinilai tumpang tindih (Over Lapping) dan tidak efektif merupakan langkah maju untuk percepatan roda pembangunan dan patut diapresiasi semua pihak.

Demikian disampaikan sejumlah pimpinan organisasi saat konfrensi pers bersama di Aula Hotel Madina Sejahtera, Kamis (11/11) yakni, Direktur Eksekutif Madina Institute (MI) Al- Hasan Nasution, S.Pd.I, Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mandailing Natal Ahmad Rijal Lubis.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) BLU STAI – Madina Khairul Andi Nst, Ketua Umum PB Mandailing Foundation Kobol Nasution,S.PdI, Wakil Ketua Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Mukmin Al – Farizi, Wakil Ketua Generaasi Muda Keluarga Abituren Musthafawiyah (GM KAMUS) Supendi.

Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP.Ansor) Samsul Bahri Lubis, S.Ag, Sekretaris Umum Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) M. Ridwan Lubis, Ketua Umum Ikatan Pelajar Nahdhalatul Ulama (IPNU) Irwansyah Pulungan dan Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Natal Batang Natal (IMA NABANA) AswanLubis.

Dikatakan mereka, saat ini SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Kabupaten Madina dinilai terlalu gemuk, tidak efektif, tumpang tindih, tidak koordinatif dan hanya berpotensi untuk menghambur –hamburkan uang Negara.

Coba bayangkan ucapnya. saat ini SKPD Madina terdiri dari 4 Asisten, 5 Staf Ahli, 18 Dinas dan 9 Lembaga Tekhnis Daerah sudah berapa banyak uang rakyat yang dikuras dan dihabiskan hanya untuk membiayai fasilitas afaratur pemerintah tersebut termasuk Gaji, Mobil Dinas, ATK dan Mobiler,Tunjangan, Biaya Operasional dan lain – lain.

“Jadi perampingan SKPD yang diwacanakan Pj. Bupati ini adalah langkah progresif, tepat, inofatif dan brilian untuk tidak membebani APBD hanya semata untuk belanja aparatur yang pada muaranya lebih mengedepankan kesejahteraaan rakyat lewat belanja publik dan pembangunan infrastruktur”, tegas mereka.

Lebih lanjut dikemukakan selain untuk melakukan penghematan anggaran, perampingan SKPD tersebut tentunya akan memangkas pos anggaran yang dinilai mubazir dan boro, kemudian memperpendek rentang kendali pemerintahan untuk koordinatif dan akomodatif. (man)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Orang Saling Bacok, Gara-gara Beda Pendapat Soal Panen Ganja

    5 Orang Saling Bacok, Gara-gara Beda Pendapat Soal Panen Ganja

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Peristiwa berdarah diduga dipicu persoalan ladang ganja  terjadi di Desa Pardomuan, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (19/5) malam. Setidaknya empat orang dari 5 orang yang terikat hubungan famili mengalami luka-luka akibat saling bacok yang terjadi sekira pukul 20.00 WIB. Informasi dihimpun, Rabu (20/5), akibat saling bacok tersebut, […]

  • Jurnalis TVRI Madina Laporkan Teror Kedirinya Pada Polisi

    Jurnalis TVRI Madina Laporkan Teror Kedirinya Pada Polisi

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandaling Online ): Merasa terancam, Wartawan TVRI, Muhammad Agussalim membuat laporan pengancaman ke Polres Mandailing Natal, Sabtu sore 10/8/2024. Sejak Jum’at kemarin, korban mendapat pesan melalui WhatsApp dari seseorang yang menyebutkan 30 hingga 50 mobil massa akan mendatangi rumah korban akibat memberitakan SPBU menjual BBM ke pengguna jerigen diatas HET. Didampingi sejumlah wartawan, […]

  • Gen Z, Hegemoni Kapitalisme, dan Industri Kebahagiaan Semu

    Gen Z, Hegemoni Kapitalisme, dan Industri Kebahagiaan Semu

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Dhea Rahma Artika
    • 0Komentar

    Oleh: Dhea Rahmah Artika, A.Md.Keb Praktisi Kesehatan, Aktivis Dakwah Remaja    Survei Deloitte Global Gen Z and Millennial Survey pada tahun 2025 menunjukkan bahwa 48% Gen Z merasa tidak aman secara finansial, meningkat tajam dari 30% pada tahun sebelumnya. Mirisnya, di saat yang sama, fenomena self–reward, healing, hiburan, dan konsumsi gaya hidup kian populer. Setelah […]

  • SDN 013 Simangambat Butuh Perhatian Pemkab Madina

    SDN 013 Simangambat Butuh Perhatian Pemkab Madina

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIMANGAMBAT (Mandailing Online) – Kondisi SDN 013 Simangambat, Kecamatan Siabu, perlu perhatian Pemkab Madina. Kondisi bangunan dan mobiler sekolah dasar ini sudah banyak yang perlu direnovasi dan diganti. Peliput: Jakfar

  • Aulia Sani Disibukkan Juri Audisi Vokal

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Panyabungan (MO) – Bintang film “Biola Na Mabugang” Aulia Sani disibukkan kegiatan audisi vokal dan akting. Kesibukan itu terkait rangkaian program Sanggar Amaloan yang akan memproduksi album musik asli Mandailing dan film “Biola Na Mabugang 2” serta film “Senandung William”. Jum’at (24/2) sore, Aulia yang memerankan mahasiswi Taipeh di film “Biola Na Mabugang” ini manjadi […]

  • Pariwisata Belum Pengaruhi Pendapatan Dearah

    Pariwisata Belum Pengaruhi Pendapatan Dearah

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sektor Pariwisatan sejauh ini melum mampu menyumbang terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mandailing Natal (Madina). Demikian disampaikan aktivis pemerhati lingkungan di Madina, Buyung RBD Daulay yang juga Ketua Angkatan Muda Demokrat Indonesia didampingi Sekretaris Imsaruddin Nasution SHI kepada wartawan, pekan lalu. Menurutnya, kondisi itu akibat pengelolaan objek wisata di Madina belum […]

expand_less