Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Pasca Banjir di Siulangaling, 1 Gedung SD Tak Lagi Layak Pakai

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
  • print Cetak

Kondisi salah satu gedung sekolah dasar di kawasan Siulangaling pasca banjir

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pasca banjir, gedung SD Negeri Desa Hutaimbaru, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina rusak berat. Kondisinya tak lagi layak pakai.

Selain itu, buku-buku dan raport sudah hanyut tak tersisa. Padahal raport seharusnya diserahkan pada Sabtu tanggal 18 Desember 2021. Nahas, dini hari Sabtu itu pula banjir melanda desa itu.

Sementara itu, SD di Desa Lubuk Kapundung hanya tersisa 2 lokal yang bisa dipakai. Sisanya tak layak pakai lagi.

Demikian data dampak banjir terhadap sekolah dasar di dia desa itu.

Desa Hutaimbaru, Lubuk Kapundung, Lubuk Kapundung 1 dan Rantau Panjang adalah empat desa yang berada di kawasan Siulangaling. Suatu kawasan terpencil yang hanya dapat dijangkau melalui jalur Sungai Batang Gadis membelok ke Sungai Parlampungan dengan waktu tempuh sekira 6 jam dari Singkuang, ibukota Muara Batang Gadis.

Banjir melanda empat desa itu pada Sabtu (18/12) lalu akibat luapan Sungai Batang Gadis dan Sungai Parlampungan. Dua sungai itu meluap dalam waktu bersamaan.

Kordinat 4 desa itu berada di kawasan pertemuan Sungai Batang Gadis dan Sungai Parlampungan. Pertemuan dua sungai tersebut tak mampu menampung dua arus besar menyebabkan air memantul ke daratan mencapai ketingian 4 hingga 10 meter.

Seorang warga menyemprot lumpur dari jalanan desa

Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Gozali Pulungan menjawab wartawan, Jum’at (31/12/2021) mengungkap banjir di kawasan 4 desa itu menyisakan lapisan lumpur tebal.

Dia baru saja menyelesaikan lawatan di kawasan itu.

“Ketebalan lumpur mencapai  30 hingga 50 cm di rumah penduduk, dan 40 hingga 60 cm di jalanan pemukiman,” katanya.

Sekda, Gozali Pulungan saat bertemu dengan warga di Siulangaling pasca banjir

Upaya pengikisan lumpur membutuhkan peralatan dompeng 3 unit per desa.

Sedangkan penanggulangan sektor pertanian membutuhkan bantuan bibit padi dan saprodi.

Di sektor pendidikan dibutuhkan buku-buku dan pakaian sekolah.

Hal lain yang dibutuhkan adalah alat berat untuk pengerukan dan pelurusan sungai karena badan sungai teleh mengalami perubahan akibat terjangan arus air.

Sejauh ini, bantuan bahan pangan telah disalurkan Pemkab Madina kepada 4 desa itu antara lain beras 4 ton, telur 60 papan, mie instan 60 dus, minyak goreng, dll.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jasad Dua Petugas LP Tanjung Gusta Ditemukan di Kamar Mandi

    Jasad Dua Petugas LP Tanjung Gusta Ditemukan di Kamar Mandi

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA — Jasad dua petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, yang tewas dalam kericuhan, Kamis (11/7/2013), ditemukan di kamar mandi Lapas. Pada Jumat (12/7/2013) pagi tadi, jenazah keduanya dipindahkan anggota TNI dan Polri. Kedua petugas Lapas yang tewas ini diketahui sebagai Kasi Registrasi LP Tanjung Gusta Bona Situngkir dan stafnya, Richardo […]

  • THR Wajib Dibayar 7 Hari Sebelum Lebaran

    THR Wajib Dibayar 7 Hari Sebelum Lebaran

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan bahwa pengusaha wajib membayar tunjangan hari raya (THR) paling lambat 7 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. “THR keagamaan merupakan pendapatan upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan,” kata Ida dalam konferensi pers […]

  • PLN dan KJPP Gagal Menghitung Resiko Kerugian Pemilik Lahan Yang Dilintasi Sutet

    PLN dan KJPP Gagal Menghitung Resiko Kerugian Pemilik Lahan Yang Dilintasi Sutet

    • calendar_month Kamis, 29 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Pihak PLN melalui Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dinilai sudah mengabaikan azas keadilan bagi warga yang terkena lintasan SUTET di titik lintasan Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. KJPP selaku pihak yang bertanggungjawab dalam melakukan penafsiran harga pasaran tanah, dinilai tidak melakukan perhitungan terhadap resiko kerugian yang diderita pemilik tanah kawasan pemukiman […]

  • Bupati Madina: Kami Yang Harus Datangi Ulama

    Bupati Madina: Kami Yang Harus Datangi Ulama

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    HUTABARGOT (Mandailing Online) –  Bupati Mandailing Natal, H. Muhammaf Jafar Sukhairi Nasution menyatakan bahwa selaku bupati dia yang harus mendatangi ulama. Itu dinyatakannya di hadapan para ulama dan guru-guru agama saat melaksanakan safari Jum’at di masjid Istiqomah, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Jumat (24/9/2021). “Kami yang harus mendatangi setiap ulama di kampung ini, bukan kami […]

  • Rakyat Dua Provinsi Menunggu Keberanian Bupati Pasaman Barat

    Rakyat Dua Provinsi Menunggu Keberanian Bupati Pasaman Barat

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT (Mandailing Online) – Hari ini hari ke-6 dari target waktu 7×24 jam yang diberikan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar. Target waktu penarikan seluruh peralatan aktivitas ilegal logging dan ilegal mining di kawasan hulu Sungai Batang Batahan. Tuntutan penghentian aktivitas ilegal itu disuarakan sekitar 500 massa menuntut bupati Pasaman Barat, menghentikan tambang […]

  • Inilah 14 CPNS yang ‘jadi’ lulus

    Inilah 14 CPNS yang ‘jadi’ lulus

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pasca kisruhnya pengumuman penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintahan Kota Medan, Walikota Medan Rahudman Harahap berjanji akan transparan dan terbuka dalam rekrutmen yang diduga terjadinya kecurangan. Mantan Sekda Tapsel ini mengatakan, semua hasil ranking akan diumumkan kepada publik pada saat pengumuman nama-nama CPNS yang lulus testing. Namun, panitia seleksi penerimaan […]

expand_less