Kamis, 21 Mei 2026
light_mode

Pasca Banjir di Siulangaling, 1 Gedung SD Tak Lagi Layak Pakai

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
  • print Cetak

Kondisi salah satu gedung sekolah dasar di kawasan Siulangaling pasca banjir

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pasca banjir, gedung SD Negeri Desa Hutaimbaru, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina rusak berat. Kondisinya tak lagi layak pakai.

Selain itu, buku-buku dan raport sudah hanyut tak tersisa. Padahal raport seharusnya diserahkan pada Sabtu tanggal 18 Desember 2021. Nahas, dini hari Sabtu itu pula banjir melanda desa itu.

Sementara itu, SD di Desa Lubuk Kapundung hanya tersisa 2 lokal yang bisa dipakai. Sisanya tak layak pakai lagi.

Demikian data dampak banjir terhadap sekolah dasar di dia desa itu.

Desa Hutaimbaru, Lubuk Kapundung, Lubuk Kapundung 1 dan Rantau Panjang adalah empat desa yang berada di kawasan Siulangaling. Suatu kawasan terpencil yang hanya dapat dijangkau melalui jalur Sungai Batang Gadis membelok ke Sungai Parlampungan dengan waktu tempuh sekira 6 jam dari Singkuang, ibukota Muara Batang Gadis.

Banjir melanda empat desa itu pada Sabtu (18/12) lalu akibat luapan Sungai Batang Gadis dan Sungai Parlampungan. Dua sungai itu meluap dalam waktu bersamaan.

Kordinat 4 desa itu berada di kawasan pertemuan Sungai Batang Gadis dan Sungai Parlampungan. Pertemuan dua sungai tersebut tak mampu menampung dua arus besar menyebabkan air memantul ke daratan mencapai ketingian 4 hingga 10 meter.

Seorang warga menyemprot lumpur dari jalanan desa

Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Gozali Pulungan menjawab wartawan, Jum’at (31/12/2021) mengungkap banjir di kawasan 4 desa itu menyisakan lapisan lumpur tebal.

Dia baru saja menyelesaikan lawatan di kawasan itu.

“Ketebalan lumpur mencapai  30 hingga 50 cm di rumah penduduk, dan 40 hingga 60 cm di jalanan pemukiman,” katanya.

Sekda, Gozali Pulungan saat bertemu dengan warga di Siulangaling pasca banjir

Upaya pengikisan lumpur membutuhkan peralatan dompeng 3 unit per desa.

Sedangkan penanggulangan sektor pertanian membutuhkan bantuan bibit padi dan saprodi.

Di sektor pendidikan dibutuhkan buku-buku dan pakaian sekolah.

Hal lain yang dibutuhkan adalah alat berat untuk pengerukan dan pelurusan sungai karena badan sungai teleh mengalami perubahan akibat terjangan arus air.

Sejauh ini, bantuan bahan pangan telah disalurkan Pemkab Madina kepada 4 desa itu antara lain beras 4 ton, telur 60 papan, mie instan 60 dus, minyak goreng, dll.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bensin Ditiadakan, Subsidi BBM Dihapus?

    Bensin Ditiadakan, Subsidi BBM Dihapus?

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Direktur Esekutif Energi Watch, Ferdinand Hutahaean menyambut baik rekomendasi Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RKTM) untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) RON 88 atau yang biasa disebut premium. Sebagai gantinya, yakni RON 92 atau pertamax.   "Rekomendasi ini sudah tepat, kandungan sulfur Pertamax lebih rendah 0,25 persen dari Premium. Kami mengapresiasi rekomendasi […]

  • Warna Warni Hut Kabupaten Mandailing Natal yang ke 16

    Warna Warni Hut Kabupaten Mandailing Natal yang ke 16

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

     Kegiatan Karnaval Minggu, (8/2) memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) yang ke 16 di Panyabungan. (hol)        

  • Interupsi, Kopi Do Di Hamu, Amang?

    Interupsi, Kopi Do Di Hamu, Amang?

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BIAR tak dikatai ‘Kuper’ atau nggak gaul, nai Heppot jadi latah pakai istilah khususnya saat melayani tamu pelangannya. Saat amani Jamotan dan kawan-kawannya asyk memperbincangkan kasus Century, dan sampai lupa pula memesan kopi, tiba-tiba ia nongol sambil mendekatkan sendok ke mulutnya layaknya operator gendang kibor ngetest mikropon. “Interupsi, kopi do di hamu, Amang? Dari tadi […]

  • Tiga Orang Pingsan Saat Antri Sembako Gratis di Medan

    Tiga Orang Pingsan Saat Antri Sembako Gratis di Medan

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ratusan warga berdesakan untuk mendapatkan paket sembako gratis di Masjid Muslimin, Jalan Turi, Medan, Sabtu (20/08/2011). Sebanyak tiga orang warga pingsan karena saling berdesakan. Pengajian Silaturahmi Sejuta Umat Medan membagikan paket sembako sebanyak 4 ribu kepada warga yang dianggap kurang mampu. Paket yang dibagikan panitia berupa beras, gula, minyak goreng dan uang. Untuk mengantisipasi warga […]

  • Penggunaan Narkoba Di Kalangan Generasi Muda Cukup Meresahkan

    Penggunaan Narkoba Di Kalangan Generasi Muda Cukup Meresahkan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasat Binmas Polres Mandailing Natal (Madina),   AKP Aswin Nur mengatakan dewasa ini penggunaan narkoba di kalangan generasi muda cukup meresahkan, sehingga dibutuhkan peran serta semua pihak untuk dapat mencegahnya. “Kita terus berupaya melakukan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat sehingga masyarakat bisa memberikan pencerahan kepada generasi muda yang ada di lingkungan masing-masing […]

  • Sorikmas Mining Harus Patuhi Keputusan Muspida Madina
    Tak Berkategori

    Sorikmas Mining Harus Patuhi Keputusan Muspida Madina

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak PT. Sorikmas Mining (SM) harus mematuhi keputusan muspida plus Madina tentang penghentian sementara kegiatan perusahaan itu di areal kontrak karya. Demikian dikatakan Ketua PERADI Tabagsel, Ridwan Rangkuti SH.MH, Selasa (30/4/2013) terkait keluarnya rekomendasi muspida plus Madina ke pemerintah pusat untuk renegosiasi kontrak karya PT. SM. “Perusahaan harus menghormati keputusan muspida, […]

expand_less