Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Pasca Banjir di Siulangaling, 1 Gedung SD Tak Lagi Layak Pakai

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
  • print Cetak

Kondisi salah satu gedung sekolah dasar di kawasan Siulangaling pasca banjir

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pasca banjir, gedung SD Negeri Desa Hutaimbaru, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina rusak berat. Kondisinya tak lagi layak pakai.

Selain itu, buku-buku dan raport sudah hanyut tak tersisa. Padahal raport seharusnya diserahkan pada Sabtu tanggal 18 Desember 2021. Nahas, dini hari Sabtu itu pula banjir melanda desa itu.

Sementara itu, SD di Desa Lubuk Kapundung hanya tersisa 2 lokal yang bisa dipakai. Sisanya tak layak pakai lagi.

Demikian data dampak banjir terhadap sekolah dasar di dia desa itu.

Desa Hutaimbaru, Lubuk Kapundung, Lubuk Kapundung 1 dan Rantau Panjang adalah empat desa yang berada di kawasan Siulangaling. Suatu kawasan terpencil yang hanya dapat dijangkau melalui jalur Sungai Batang Gadis membelok ke Sungai Parlampungan dengan waktu tempuh sekira 6 jam dari Singkuang, ibukota Muara Batang Gadis.

Banjir melanda empat desa itu pada Sabtu (18/12) lalu akibat luapan Sungai Batang Gadis dan Sungai Parlampungan. Dua sungai itu meluap dalam waktu bersamaan.

Kordinat 4 desa itu berada di kawasan pertemuan Sungai Batang Gadis dan Sungai Parlampungan. Pertemuan dua sungai tersebut tak mampu menampung dua arus besar menyebabkan air memantul ke daratan mencapai ketingian 4 hingga 10 meter.

Seorang warga menyemprot lumpur dari jalanan desa

Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Gozali Pulungan menjawab wartawan, Jum’at (31/12/2021) mengungkap banjir di kawasan 4 desa itu menyisakan lapisan lumpur tebal.

Dia baru saja menyelesaikan lawatan di kawasan itu.

“Ketebalan lumpur mencapai  30 hingga 50 cm di rumah penduduk, dan 40 hingga 60 cm di jalanan pemukiman,” katanya.

Sekda, Gozali Pulungan saat bertemu dengan warga di Siulangaling pasca banjir

Upaya pengikisan lumpur membutuhkan peralatan dompeng 3 unit per desa.

Sedangkan penanggulangan sektor pertanian membutuhkan bantuan bibit padi dan saprodi.

Di sektor pendidikan dibutuhkan buku-buku dan pakaian sekolah.

Hal lain yang dibutuhkan adalah alat berat untuk pengerukan dan pelurusan sungai karena badan sungai teleh mengalami perubahan akibat terjangan arus air.

Sejauh ini, bantuan bahan pangan telah disalurkan Pemkab Madina kepada 4 desa itu antara lain beras 4 ton, telur 60 papan, mie instan 60 dus, minyak goreng, dll.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Badai, Harga Ikan Laut Melonjak

    Musim Badai, Harga Ikan Laut Melonjak

    • calendar_month Minggu, 2 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Dalam dua pekan terekhir harga ikan laut di pasar-pasar tradisional Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melonjak luar biasa. Di akhir Ramadan harga masih di kisaran Rp.18.000 per Kg menjadi Rp.35.000 per Kg. Para pedagang menjelaskan, lonjakan harga ikan laut tersebut akibat menurunnya jumlah tangkapan ikan oleh nelayan pengaruh musim badai dan terang bulan, […]

  • Kasus Kepala Babi di Musolla, Bupati Himbau Warga Tenang

    Kasus Kepala Babi di Musolla, Bupati Himbau Warga Tenang

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution menghimbau warga tetap tenang menyikapi pelaku peletak kepala babi di depan musolla. “Persoalan ini kita serahkan saja kepada aparat penegak hukum, biarkan mereka bekerja untuk mengusut kasus ini,” kata bupati kepada wartawan di Taman Raja Batu, Selasa (11/7/2017). Dia menghimbau agar masyarakat jangan mau […]

  • Bangunan Talut PNPM Tak Dapat Difungsikan

    Bangunan Talut PNPM Tak Dapat Difungsikan

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Singkil, Bangunan talut Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri di kawasan Trans Nelayan Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil dinilai mubazir karena tidak dapat difungsikan untuk apa pun juga. Bangunan talut permanen yang berada di luar kampung di pinggir ruas jalan provinsi itu dinilai syarat dengan kepentingan. Padahal diharapkan fungsinya sebagai saluran pembuangan menanggulangi banjir di […]

  • Kasus Penyerangan Lapas Cebongan Segera Disidangkan

    Kasus Penyerangan Lapas Cebongan Segera Disidangkan

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JOGJA – Oditurat Militer (Otmil) II-11 Yogyakarta telah menyerahkan berkas perkara kasus Lapas Cebongan, Sleman, ke Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Senin (10/6/2013). Namun jadwal persidangan militer belum ditetapkan. “Iya, sudah ada empat berkas (diserahkan). Sekarang sedang dipelajari,” terang Kepala Tata Usaha Urusan Dalam (Kataud) Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Kapten (Sus) Aulisa Dandel, Senin (10/6/2013). Ia […]

  • Warga Tapus Unjuk Rasa ke DPRD Madina, Minta Izin PT.M3 Dicabut

    Warga Tapus Unjuk Rasa ke DPRD Madina, Minta Izin PT.M3 Dicabut

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 300 warga Kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu melakukan unjukrasa ke DPRD Mandailing Natal (Madina), Rabu (12/8) meminta pencabutan izin PT. Madinah Madani Mining (M3) yang melakukan usaha penambangan emas di kawasan Desa itu. Massa yang terdiri dari laki-laki dan perempuan itu tiba di gedung DPRD Madina sekira pukul 14.00 Wib […]

  • Tahun ini, Pemkab Madina Glontorkan Dana 9 Miliar lebih untuk Penerangan Jalan Umum

    Tahun ini, Pemkab Madina Glontorkan Dana 9 Miliar lebih untuk Penerangan Jalan Umum

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Perhubungan alokasikan anggarkan dana Rp. 7.739.983.680. untuk belanja Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk Tahun 2025. Selain PJU ada juga alokasi anggaran lain senilai Rp. 2.234.636.480 untuk Uraian pekerjaan abudemen batas daya 6600 VA; dan dan 4400 VA. Sumber dana kedua mata anggaran itu sendiri dari […]

expand_less