Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Pasca Banjir di Siulangaling, 1 Gedung SD Tak Lagi Layak Pakai

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
  • print Cetak

Kondisi salah satu gedung sekolah dasar di kawasan Siulangaling pasca banjir

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pasca banjir, gedung SD Negeri Desa Hutaimbaru, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina rusak berat. Kondisinya tak lagi layak pakai.

Selain itu, buku-buku dan raport sudah hanyut tak tersisa. Padahal raport seharusnya diserahkan pada Sabtu tanggal 18 Desember 2021. Nahas, dini hari Sabtu itu pula banjir melanda desa itu.

Sementara itu, SD di Desa Lubuk Kapundung hanya tersisa 2 lokal yang bisa dipakai. Sisanya tak layak pakai lagi.

Demikian data dampak banjir terhadap sekolah dasar di dia desa itu.

Desa Hutaimbaru, Lubuk Kapundung, Lubuk Kapundung 1 dan Rantau Panjang adalah empat desa yang berada di kawasan Siulangaling. Suatu kawasan terpencil yang hanya dapat dijangkau melalui jalur Sungai Batang Gadis membelok ke Sungai Parlampungan dengan waktu tempuh sekira 6 jam dari Singkuang, ibukota Muara Batang Gadis.

Banjir melanda empat desa itu pada Sabtu (18/12) lalu akibat luapan Sungai Batang Gadis dan Sungai Parlampungan. Dua sungai itu meluap dalam waktu bersamaan.

Kordinat 4 desa itu berada di kawasan pertemuan Sungai Batang Gadis dan Sungai Parlampungan. Pertemuan dua sungai tersebut tak mampu menampung dua arus besar menyebabkan air memantul ke daratan mencapai ketingian 4 hingga 10 meter.

Seorang warga menyemprot lumpur dari jalanan desa

Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Gozali Pulungan menjawab wartawan, Jum’at (31/12/2021) mengungkap banjir di kawasan 4 desa itu menyisakan lapisan lumpur tebal.

Dia baru saja menyelesaikan lawatan di kawasan itu.

“Ketebalan lumpur mencapai  30 hingga 50 cm di rumah penduduk, dan 40 hingga 60 cm di jalanan pemukiman,” katanya.

Sekda, Gozali Pulungan saat bertemu dengan warga di Siulangaling pasca banjir

Upaya pengikisan lumpur membutuhkan peralatan dompeng 3 unit per desa.

Sedangkan penanggulangan sektor pertanian membutuhkan bantuan bibit padi dan saprodi.

Di sektor pendidikan dibutuhkan buku-buku dan pakaian sekolah.

Hal lain yang dibutuhkan adalah alat berat untuk pengerukan dan pelurusan sungai karena badan sungai teleh mengalami perubahan akibat terjangan arus air.

Sejauh ini, bantuan bahan pangan telah disalurkan Pemkab Madina kepada 4 desa itu antara lain beras 4 ton, telur 60 papan, mie instan 60 dus, minyak goreng, dll.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekan Budaya Memalukan

    Pekan Budaya Memalukan

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Oleh : Dahlan Batubara   Nama kegiatannya : Pekan Kebudayaan Mandailing Natal 2019. Lazimnya pekan budaya itu lamanya sepekan atau hampir sepekan atau lebih dari sepekan. Tapi hanya 1 hari. Sewajibnya pekan budaya itu diisi ragam kegiatan : festival, pagelaran, pameran, forum kajian hingga ragam perlombaan. Ternyata kegiatan-kegiatan itu tak ada. Alhasil acara […]

  • Gubsu zikir bersama masyarakat Palas

    Gubsu zikir bersama masyarakat Palas

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PADANG LAWAS – Ribuan masyarakat dan tokoh agama kabupaten Padang Lawas berkumpul bersama di lapangan Merdeka,Sibuhuan,Kabupaten Padang Lawas, hari ini. Selain memohon ampunan dari Allah SWT, zikir bersama ini juga untuk memohon pertolongan dari Allah SWT agar negeri ini segera bebas dari segala bala bencana. Bersama Gubernur Sumut  Gatot Pujo Nugroho, hadir Ketua Tim Penggerak […]

  • DCS Dapil 5 PBB Madina

    DCS Dapil 5 PBB Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari PBB Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

  • MARSIDAO-DAO (1)

    MARSIDAO-DAO (1)

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Mataniari tar geleng tu jae, tai inda pedo megelengtu, tar onok dope so kotu Asyar. Ombus ni angin lumobi gogo mambaen bulung-bulung ni arambir merbas-erbas tu siamun dohot tu siambirang. Eme nagumorsing na i saba na bolak boti mar gadu-gadu tarida songon ombak ni laut tarombus angin maroban muap […]

  • KAMI BUKAN PKI

    KAMI BUKAN PKI

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Kami ini bukan PKI, kami ini bukan pemberontak, kami juga bukan teroris.  Masa begini dibuat,” kata seorang ibu rumah tangga. Perempuan ini berteriak ditengah kerumunan ribuan massa yang memblokir jalan negara Lintas Sumatera di titik Desa Jambur Padang Matinggi, Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina), Jum’at 22 Maret 2013. Dia berteriak bahwa […]

  • Dahlan Hasan Optimis PAD Tercapai Hingga Akhir Tahun

    Dahlan Hasan Optimis PAD Tercapai Hingga Akhir Tahun

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga 20 Oktober capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mandailing Natal (Madina) masih Rp 27, 4 milyar rupiah atau 58,50 persen dari target yang ditetapkan sebesar 47 miliar. Pun begitu, Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution mengaku masih optimis capaian PAD masih terkejar. Dia mengaku masih ada peluang. Peluang ini menurut Dahlan […]

expand_less