Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

CATATAN RAMONA

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2018
  • print Cetak

 

Cerpen (publis bagian 1)
Karya : Wahyuni Lubis

Catatan Ramona cover

Tuan, ejaan kata mana lagi yang akan kau lontarkan padaku agar hujan di pipiku menjadi reda, bisakah kau beri aku solusi untuk keluar dari pilu ini? Kau tau jika aku adalah wanita yang mudah jatuh hati apalagi semenjak kau katakan padaku bahwa aku adalah wanita yang tak pantas untuk disakiti. Tapi, dengan mudahnya kau malah main hati.

Kau sungguh kejam, Tuan. Kau semai mawar di dalam hatiku dan kau biarkan dia tumbuh menjadi mekar hingga durinya menusuk ke relung hati. Harusnya kau biarkan mawar itu layu tanpa harus memupuknya dengan perhatian dan menyiraminya dengan kasih sayang, dengan begitu aku tak perlu lagi bersusah payah mencari obat untuk luka yang sudah mulai menganga.

Kata demi kata yang tak akan habis untuk mengungkapkan rasa sakit ini. Rasa yang selalu menyakitiku ketika ku membiarkannya menjalar, mengalir hingga ke seluruh aliran darahku. Bicaralah, aku mohon beri aku penjelasan, kenapa harus aku korban dari sebuah penghianatan? Kenapa harus pada ku anak panah dusta itu kau tancapkan? Apa cintaku tak cukup meyakinkan bagimu untuk membuatmu bertahan? Aku mohon jawab?

“Maafkan aku Ramona,”

“Apa katamu? Maaf”?

“Kau pikir ini sebuah lelucon, apa kau sangka ini sebuah drama yang endingnya akan baik-baik saja ketika kau meminta maaf. Dimana letak hatimu Riki? Dengan mudahnya kau meminta maaf sedangkan hati ku sudah retak menjadi kepingan-kepingan luka yang tak terbilang. Ah…..aku tak habis pikir denganmu Riki”.

“Lantas dengan kata apalagi aku harus bisa mengembalikan hatimu, Mona?”, sungguh aku sudah kehabisan cara untuk membuatmu kembali seperti semula. Aku akui aku salah, aku terjerat akan rayuannya, aku terperangkap dalam jeruji kebohongannya hingga akhirnya situasi ini membuat ku jatuh dalam pilihan yang salah,” aku mohon, maafkan aku, Mona!!!

“Entahlah, aku bingung harus bagaimana lagi, bagiku ini adalah kado ulang tahun termewah yang pernah kuterima, kado yang membuatku merasakan hujan sendirian dan basah hanya di bagian wajahku saja. Kau cukup lihai memerankan lakonmu , kau panggil aku dengan sebutan “sayang”  dan padanya juga kau panggil demikian, panggilan yang sama untuk dua orang yang berbeda. Mungkin bagimu itu hal yang biasa namun bagiku itu sangat istimewa”.

Kenapa harus dia yang hadir di tengah-tengah kita, dia yang kau sebut masa lalumu, dengan mudahnya kau persilahkan dia masuk. Kau sempat bercerita tentang luka yang dia lukis, katamu tak ada yang lebih menyakitkan dari lukisan yang bertintakan air mata.

Aku tak habis pikir kau bisa melakukan ini semua padaku. Nyatanya, kau tebang habis rasaku, sempat ku berpikir ini tidak mungkin. Tapi kau memang tak bisa menjaga hati. Aku seperti tak mengenal siapa kamu. Kusangka kau tulus dalam hal ini. Namun ternyata diam-diam kau menyimpan senjata runcing yang menusukku tiada ampun.

Luka yang kemarin baru sembuh, kini kau robek kembali, dengan sengaja kau tancapkan pisaumu disaat aku sedang memelukmu dengan erat. Ingin rasanya kukutuk pertemuan kita dahulu jika pada akhirnya aku tak lebih bagimu hanya sebagai candaan. Ku akui aku cukup bodoh mempercayaimu bahwa kau juga memiliki rasa yang sama denganku. Ternyata aku salah, cintaku kau buat hanya sebagai gurauan semata, setiaku kau anggap sebagai palsu belaka.

Inilah yang aku cemaskan selama ini, jatuh cinta sendirian, padahal masih tangkas dalam ingatan, janji yang pernah kau lontarkan. Bersumpah untuk tidak meninggalkan, namun nyatanya kau malah pergi dengan dia yang pernah kau ludahkan.

Kau tau,bagaimana aku tanpa mu!!!!

Ah,,,,,sudahlah, tidak penting. Aku baik-baik saja. (bersambung)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yayasan Mataniari Sian Madina dan  Islamic Aid Malaysia Bantu Water Filter di 10 Ponpes

    Yayasan Mataniari Sian Madina dan Islamic Aid Malaysia Bantu Water Filter di 10 Ponpes

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Yayasan Mataniari Sian Madina kerjasama dengan Islamic Aid Malaysia menyumbang alat pembersih air berupa water filter/RO kepada sejumlah ponpes yang ada di Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu (22/02/2020). Ini sebagai upaya dua organisasi itu menciptakan santri yang sehat dan lingkungan yang bersih dimana fokusnya santri memiliki peralatan yang cukup sehingga para santri […]

  • Perkun Daftar ke PKB Madina Bakal Caleg Dapil II Pemilu 2024

    Perkun Daftar ke PKB Madina Bakal Caleg Dapil II Pemilu 2024

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Muhammad Roihan Tanjung menjadi salah satu pendatang baru di kancah politik Madina menyongsong Pemilu 2024. Pria kelahiran Roburan Lombang, Panyabungan Selatan ini sangat terkenal dengan sebutan Perkun alias Abu Nawas Madina. Dia hadir di launching pendaftaran bakal caleg  DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mandailing Natal, Sumut yang berlangsung di aula Riyadhoturrohman, […]

  • Di Balik Penarikan Indomie di Taiwan

    Di Balik Penarikan Indomie di Taiwan

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada kabar menyentak di awal pekan ini. Pemerintah Taiwan menarik mi instan merek Indomie dari supermarket-supermarket di negara tersebut. Produk buatan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk itu mengandung methyl p-hydroxybenzoate dan asam benzoat. Bahan pengawet itu dilarang di Taiwan dan hanya bisa digunakan dalam produk kosmetik. Bahan tersebut bisa menyebabkan muntah-muntah, dan jika dikonsumsi […]

  • Madina Kembali Lakukan Gerakan Pangan Murah

    Madina Kembali Lakukan Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut kembali melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) menyalurkan tujuh ton beras premium, Rabu (23/9/2025), di pasar Eks Bioskop Tapanuli, Panyabungan. Ini merupakan gerakan ketujuh kalinya sejak 31 Agustus 2025 dengan tujuan menjaga stabilitas harga beras. Sama seperti sebelumnya, Pemkab Madina mematok harga Rp60 ribu untuk setiap […]

  • Ummi Kultsum dari Pesantren Abinnur Juara 1 Lomba Baca Kitab Kuning PKS

    Ummi Kultsum dari Pesantren Abinnur Juara 1 Lomba Baca Kitab Kuning PKS

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Ummi Kultsum Saukani dari pesantren Abinnur Islami, Panyabungan Utara, tampil juara I Lomba Baca Kitab Kuning yang diselenggarakan PKS Mandailing Natal, Sumut. Dia mengumpul poin 235 pada tiga kategori lomba, yakni Qiroatul Kutub, Nahwu Shorof, dan Penguasaan Adab dan Etika. Juara II diraih Laila Safitri Siregar juga dari pesantren Abinnur Islami. […]

  • Mandailing Natal Awal Tahun 1900

    Mandailing Natal Awal Tahun 1900

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Askolani Nasution Budayawan Tanggal 11 Januari 1859, Asisten Residen Mandailing Angkola, A.P. Godon pensiun. Ia kemudian digantikan oleh B. Zellner. Tanggal 13 Juni 1860, Zelner digantikan oleh W.A. Henny. Mr. Henny kemudian digantikan oleh P. Severijn pada tanggal 10 Desember 1860. Pergantian itu karena Henny diangkat sebagai sekretaris Gubernur Militer Sumatera. Tanggal 29 April […]

expand_less