Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Petugas Keamanan Pasar Baru Panyabungan Dirujuk ke RSU Adam Malik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • print Cetak

​

Tarigan didorong oleh paramedis RSU Panyabungan dan Kadis Perdagangan Mandailing Natal Parlin Lubis di koridor RSU Panyabungan menuju mobil ambulance dalam pemberangkatan ke Medan, Rabu (1/10/2025).

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Petugas keamanan Pasar Baru Panyabungan Rahimuddin Siregar alias Tarigan akhirnya dirujuk ke RSU Adam Malik, Medan dari RSU Panyabungan, Rabu (1/10/2025).

Kepala Dinas Perdagangan Mandailing Natal Parlin Lubis menyatakan akan mendampingi Tarigan di RSU Adam Malik untuk menangani proses administrasi dan urusan lainnya di Medan.

Tarigan ditikam senjata tajam di area los Pasar Baru Panyabungan, Selasa sore (30/9/2025) oleh seorang pedagang berinisial A alias T yang kabarnya penyewa los orang lain.

Luka tikam yang diderita Tarigan berada di samping dada kiri.

Awalnya Tarigan dilarikan ke rumah sakit Armina Madina, Panyabungan. Memperoleh penanganan awal sebelum dikirim ke RSU Panyabungan.

Berdasar keterangan dr Nasir, dokter bedah di RSU Panyabungan, yang dihubungi via WhatsAap, Rabu, struktur luka Tarigan selebar sekitar 2 cm, kedalaman mencapai sekitar 15 cm.

​Sebelum dikirim ke RSU Panyabungan, pasien sempat mendapatkan tindakan penjahitan luka.

​Sebelum jahitan dibuka di ruang operasi RSU Panyabungan, luka tampak tidak ada pendarahan. ​Namun, setelah dibuka, darah langsung keluar banyak dan dan memancar.

Setelah ditelusuri kedalamannya, dokter mencurigai luka tersebut mengenai bagian paru-paru.

Masalah utama pendarahan tidak bisa dihentikan. Tindakan yang diperlukan
​jika perdarahan tidak bisa dihentikan, seharusnya dilakukan Tarakotoni (dibuka besar/diperluas).

​Karena RSU Panyabungan belum memiliki alat untuk melakukan Torakotomi, maka diambil kebijakan rujukan.

Motif penikaman Tarigan belum diperoleh dari pihak berwenang.

Peristiwa penikaman ini terjadi beberapa jam setelah kegiatan dialog antara pedagang dengan bupati Mandailing Natal di komplek Pasar Baru Panyabungan yang sempat ricuh diantara sesama pedagang.

Dialog itu dilaksanakan sebagai tindaklanjut aksi unjuk rasa puluhan pedagang Pasar Baru Panyabungan bersama mahasiswa ke kantor bupati pada Senin (29/9/2025).

Jumlah pedagang yang berunjukrasa sekitar 70 orang. Kontras dengan 400-an jumlah penyewa kios dan los.

Pun, pedagang yang hadir di acara dialog jumlahnya sekitar 70 orang.

Unjukrasa pedagang Pasar Baru Panyabungan itu menuntut 12 poin, salah satunya meminta evaluasi besaran sewa kios Pasar Baru di tengah kelesuan perekonomian.

Termasuk meminta transparansi sewa sebelas ruko di kawasan pasar lama Panyabungan, yang tidak memiliki kaitan dengan Pasar Baru Panyabungan. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baru Diaspal Sudah Mulai Mengelupas

    Baru Diaspal Sudah Mulai Mengelupas

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pembangunan jalan menuju Kecamatan Panyabungan Timur perlu dipertanyakankan. Sebab, baru diaspal, terlihat ada yang sudah terkelupas. Demikian pantauan MedanBisnis di Panyabungan Timur, Jumat (22/10). Aspal yang terkelupas mulai terlihat dari titik 2+950 yang baru beberapa hari dilaksanakan penghamparan aspalnya. Dari pengakuan masyarakat setempat, jalan Panyabungan Timur yang baru dikerjakan itu sering dilewati truk pengangkut […]

  • Warna-warni Karnaval Curi Perhatian Warga

    Warna-warni Karnaval Curi Perhatian Warga

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2014
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Padangsidimpuan menggelar karnaval, Sabtu (15/3). Karnaval yang digelar menjelang kampanye terbuka ini, mengambil start dari Alaman Bolak. Kemudian para caleg dari partai politik peserta pemilu berarak mengelilingi kota salak. Ketua KPUD Psp Ahmad Rasid SPd, kepada wartwan beberapa waktu lalu mengatakan, kegiatan karnaval ini merupakan tahapan pemilu […]

  • Atika Bawa Warga Sopobatu Berobat ke RSU Panyabungan

    Atika Bawa Warga Sopobatu Berobat ke RSU Panyabungan

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Usai kunjungan ke Desa Sopobatu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) calon wakil bupati nomor urut 2 Atika Azmi Utammi Nasution membawa warga berobat ke RSU Panyabungan. Atika awalnya berangkat ke Desa Sopobatu untuk menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dan piatu. Dara kelahiran 1993 itu bahkan rela mengandarai sepeda motor […]

  • Ditahan, Oknum Polisi Penganiaya Mantan Pacar

    Ditahan, Oknum Polisi Penganiaya Mantan Pacar

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pangkalpinang – Oknum polisi daerah (Polda) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Bripda Tj, yang melakukan penganiayaan terhadap pacarnya, Ma, saat ini masih ditahan untuk menjalani pemeriksaan. “Bripda Tj saat ini masih menjalani proses hukum yang ditangani Dit Reskrim Polda Babel,” kata Kapolda Babel, Brigjen Pol M.Rum Murkal, di Pangkalpinang, Minggu. Ia menjelaskan, selain masih menjalani pemeriksaan, […]

  • Mengunjungi Penghuni Gubuk di Sekitar Pemakaman Dusun Tanjung Tua

    Mengunjungi Penghuni Gubuk di Sekitar Pemakaman Dusun Tanjung Tua

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hidup Nomaden setelah Ayah Meninggal dan Ibu Sakit Jiwa Sungguh tragis kehidupan yang dijalani kakak beradik, Kholia Harahap (35) dan Dian Harahap (7). Di tengah kemajuan zaman yang serba canggih, keduanya justru hidup serba kekurangan dalam segala hal. eduanya tinggal di gubuk reyot seadanya di dekat kuburan umum Dusun Tanjung Tua, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, […]

  • 57 Tahun Pidato Natsir Tentang Sekularisme (2-selesai)

    57 Tahun Pidato Natsir Tentang Sekularisme (2-selesai)

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Adian Husaini (dikutip dari hidayatullah.com)   Komunisme, umpamanya, mempunyai konsep “perikemanusiaan” yang berlainan dengan kita. Di dalam Negara yang mereka cita-citakan, adanya hak milik dianggap melanggar asas-asas kemanusiaan. Bagi kita, adanya hak milik adalah syarat untuk perikemanusiaan, karena sesuai dengan fitrah manusia. Sekulerisme, la-diiniyah, tanpa agama, Saudara ketua, tidak bisa memberi keputusan […]

expand_less