Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Wikileaks: SBY Di Bawah Kendali Ibu Ani

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
  • print Cetak


JAKARTA :
Koran Australia The Age menggempur Presiden SBY atas penyalahgunaan kekuasaan. The Age bahkan menuding Ibu Negara Ani Yudhoyono, memegang kendali di belakang Presiden SBY dan mengeruk keuntungan finansial dengan posisi yang dipegangnya.

The Age merilis bocoran Wikileaks soal kawat diplomatik Kedubes AS di Jakarta dalam berita utamanya edisi Jumat (11/3/2011). Di dalamnya termasuk pandangan para diplomat AS terhadap Ibu Ani.

“Diplomat AS menyoroti upaya keluarga presiden, khususnya Ibu Negara Kristiani Herawati untuk mencari keuntungan finansial dari jabatan politiknya ini,” kata diplomat AS itu. Ada dua artikel tentang sepak terjang SBY dan Bu Ani yaitu SBY Abused Power dan Bambang: Thank you Ma’am.

Pada Juni 2006, seorang staf Presiden SBY kepada diplomat Kedubes AS Jakarta, mengaku bahwa keluarga Ibu Ani, “Secara khusus mengincar keuntungan finansial terkait BUMN.” Lantas bagaimana keluarga SBY mengincar aset-aset keuangan?

The Age menyebutkan, untuk urusan seperti ini, “Orang terdekatnya (misal Sudi Silalahi) akan maju, sedangkan Yudhoyono menjaga cukup jarak sehingga dia tidak diimplikasikan terlibat.”

Saking kuatnya peran Ibu Ani, para diplomat AS bahkan punya julukan khusus untuk dirinya. Ibu Ani disebut ‘Kabinet Satu Orang’ dan ‘Penasihat Top Presiden’. Bahkan Diplomat AS pernah dicurhati TB Silalahi.

“Sebagai penasihat presiden, TB Silalahi mengatakan (pada pejabat politik AS), para staf presiden merasa terpinggirkan dan tidak punya kuasa memberikan nasihat pada presiden,” kata mereka.

Pejabat Badan Intelijen Negara bernama Yahya Asagaf secara khusus kepada diplomat AS menyebutkan kalau pendapat Ibu Negara adalah yang paling penting. Ibu Ani juga disebut sebagai pengaruh utama di belakang SBY untuk tidak mengajak Jusuf Kalla sebagai Wapresnya, jika SBY maju dalam Pemilihan Presiden 2009 lalu.

Atas pemberitaan The Age, pihak Istana membantah keras tudingan yang dimuat koran The Age yang menyatakan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menyalahgunakan kekuasaan yang dimilikinya. Tudingan itu bahkan dianggap sebagai sampah.

“Kita membantah keras artikel tersebut, bagi kita itu sampah karena tidak ada nilai kebenarannya,” ujar Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah, saat dihubungi detikcom, Jumat 11 Maret 2011.(dt)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Kota Panyabungan Keluhkan Debu Pengerjaan Jalan

    Warga Kota Panyabungan Keluhkan Debu Pengerjaan Jalan

    • calendar_month Minggu, 29 Okt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga kota Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Sabtu, (28/10/2023) mengeluhkan debu yang timbul dari pelebaran dan pengaspalan Jalan Willem Iskander, Panyabungan. Pelebaran jalan di kota Panyabungan sejauh ini dikerjakan PT. Jaya Konstruksi. Sejumlah pengendara kepada Mandailing Online sejak dimulainya proyek pengerjaan jalan itu warga yang melintas sering terkena semprotan abu dari alat […]

  • Teror 2 PNS: HP dan Dompet Korban Dirampok

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar pengakuan para korban aksi teror dua tersangka PNS Pemkab Madina, para korban ditodong dengan pistol lalu menyuruh menyerahkan dompet dan HP. Saat memberikan kesaksian di Mapolres Madina, tiga korban masing-masing Hoirul, Sakban dan Febri menceritakan pada hari Sabtu tanggal 11 Mei 2013 sekira pukul 00.00 Wib mereka sedang duduk menunggu […]

  • Arsidin Batubara Surati Bupati Prihal Abrasi Tabuyung

    Arsidin Batubara Surati Bupati Prihal Abrasi Tabuyung

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina, Arsidin Batubara, SE,Msi menyurati Bupati Madina terkait abrasi pantai Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis. Surat itu tertanggal 6 Mei 2020. Dalam suratnya Arsidin mengabarkan bahwa abrasi pantai laut Desa Tabuyung kembali terjadi pada tanggal 1 Mei 2020. Menjawab Mandailng Online, Kamis (7/5/2020) Arsidin Batubara menyatakan bahwa abrasi […]

  • Gaja Do Napagaja, dohot  bibirpe manggenjal

    Gaja Do Napagaja, dohot bibirpe manggenjal

    • calendar_month Senin, 6 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Songon nabiaso alak dikampung pula dung loja-loja marusaho tontu les natulopo ujungna maradian sareto giot laos manyirup-nyirup kopi paet. Songoni mada disada maso ima topetma diari Salasa dilopo nisi Jakombang, bahat ma tarpaida alak namarkumpul palidang-lidang pat dilopo i. Sareto diari I bahat alak dihutai mandung mandaek sarojitana pastimei mandung cerah ma nida parboi nialak […]

  • OLONG MAROBAN DOMU (Sumber dari Sumber Hukum Adat Mandailing)

    OLONG MAROBAN DOMU (Sumber dari Sumber Hukum Adat Mandailing)

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: M. Daud Batubara Pencinta Adat Mandailing     Setiap bangsa memiliki sumber patron dalam kehidupannya. NKRI menjadikan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukumnya, sehingga apapun aturan yang dijadikan landasan berpijak dalam berbuat di Nusantara, tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila itu sendiri. Para Ahli Filsafat, lebih mendasari sumber hukum berfokus pada apa yang […]

  • Kepala BKD Medan Membantah

    Kepala BKD Medan Membantah

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan membantah adanya “penukangan” nama-nama CPNS yang lulus dari jalur umum. “Kita membantah adanya penukangan nama-nama CPNS yang lulus. Semuanya tetap mempedomani hasil rangking yang dikeluarkan USU,” kata Kepala BKD Kota Medan Lahum ketika dihubungi wartawan, Rabu (22/12/2010). Ketika ditanya mengapa pengumuman CPNS amburadul dan diduga ditukangi, Lahum menjelaskan […]

expand_less