Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Aisha Roberson: Islam Bukan Milik Bangsa Arab

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
  • print Cetak

Musim panas tahun 1991, Aisha Roberson menemukan ajaran Kristen di dalam Alquran. Ini dilakukannya selama dua tahun, sebelum akhirnya ia memutuskan menjadi Muslim. Alhamdulillah. “Aku menemukan kebenaran dalam Alquran. Aku baca surat Al-Maidah ayat 82-85. Ini menguatkan kerinduanku menjadi Muslim,” kenang dia seperti dilansir onislam.net, Rabu (20/11).

Aisha mengalami perubahan drastis dalam hidupnya selama menjalani perkuliahan guna mengejar gelar master. Di sana, ia bertemu dengan beberapa Muslim, dan akhirnya menjadi pembimbingnya mencari kebenaran. “Aku tidak pernah benar-benar menerima ajaran Kristen sebagai cara berkomunikasi dengan Allah. Entah mengapa, ketika saya meminta paparan konsep tentang trinitas, tak ada jawaban yang memuaskan,” kata dia.

Selama itu, ia banyak alokasikan waktu untuk berpikir dan merenung. Ini dilakukannya dengan harapan dapat menemukan jawaban yang dicarinya. Lalu muncullah Islam. Aisha tak banyak mengetahui informasi tentang agama ini. Satu hal yang dialami banyak masyarakat Amerika. “Satu hal yang berkesan tentang Islam dan Muslim adalah toleransi. Ini yang mendorongku mempelajari Islam,” kata dia.

Setiap Muslim, kata dia, begitu tanpa beban ketika menjalani rutinitasnya. Mereka dapat melaksanakan shalat di mana pun, termasuk di udara. Mereka membawa dirinya dengan baik.

Setahun berlalu, ia semakin tertarik dengan Islam. Sebuah selebaran tentang ajaran Kristen yang membahas masalah Islam memperkuat ketertarikannya itu. Disebutkan dalam selebarannya itu, populasi Muslim di seluruh dunia mencapai satu miliar. “Yang membuatku terkejut, satu miliar itu bukan orang Arab saja,” kata dia.

Selanjutnya, ia kaji Alquran terjemahan dalam bahasa Inggris selama tiga hari. Kesan yang didapatnya, Islam merupakan cara hidup yang merujuk pada kesimbangan antara keadilan dan rahmat. “Aku memutuskan mencari tahu tentang agama ini,” kata dia.

Niatannya itu membawanya pada pertemuan dengan anggota Asosiasi Mahasiswa Muslim (MSA). Di sana, ia mendapat banyak informasi, baik dari diskusi maupun literatur Islam. “Mereka tidak pernah memaksaku memeluk Islam. Mereka begitu terbuka, hingga aku merasa nyaman,” ucapnya

Tak lama, Aisha pun mengucapkan syahadat. Ia begitu bersemangat melaksanakan shalat dan mengenakan hijab. Ia sadar tak mudah bagi orang lain menerima keputusannya itu. Begitu pula dengan keluarganya. “Tapi Alhamdulillah, Allah SWT mempertemukanku dengan teman-teman yang baik. Kini, hari burukku sebagai Muslim lebih baik ketimbang hari-hari terbaik ketika aku masih non-Muslim,” ucapnya.(rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sungai Batang Gadis Hasilkan Listrik 30 MW, Pemkab Madina Harus Lirik

    Sungai Batang Gadis Hasilkan Listrik 30 MW, Pemkab Madina Harus Lirik

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        SIABU (Mandailing Online) – Sungai Batang Gadis di titik Lumpatan Babiat memiliki potensi penghasil listrik puluhan Mega Watt (MW) dengan pola Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Volume arus air di sungai ini sangat besar karena adanya pertemuan dua suangi besar yang menyatu,yakni Sungai Batang Gadis dan Sungai Batang Angkola. Berdasar data Mandailing Online, […]

  • Akhirnya Harimau Peneror Manusia Ditangkap

    Akhirnya Harimau Peneror Manusia Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 4 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BATANG NATAL (Mandailing Online) – Warga Desa Hatupangan dan Desa Bangkelang Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal akhirya berhasil menangkap seekor harimau Sumatera, Minggu (4/3/2018). Penangkapan ini mengakhiri teror harimau yang menghantui warga kawasan Batang Natal sebulan terakhir. Harimau itu sempat menerkam seorang warga Hutapangan bernama Arkat pada pertengahan Pebruari lalu di kawasan hutan dan […]

  • Harun Nasution Akan Kembali Pimpin IMI Sumut Periode 2026-2030

    Harun Nasution Akan Kembali Pimpin IMI Sumut Periode 2026-2030

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MEDAN|| Mandailing Online – Harun Mustafa Nasution dipastikan kembali menahkodai Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia Sumatera Utara untuk periode 2026-2030. Ia menjadi satu-satunya Bakal Calon Ketua yang lolos penjaringan dan akan diusung dalam Musyawarah Provinsi IMI Sumut 2026. Musprov IMI Sumut dijadwalkan berlangsung  hari ini Selasa, 2 Juni 2026 di Medan. Agenda utamanya adalah pemilihan […]

  • RPAPBD Madina 2021 Diajukan Sebesar 1,68 Triliun

    RPAPBD Madina 2021 Diajukan Sebesar 1,68 Triliun

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rancangan Perubahan APBD Mandailing Natal TA 2021 diajukan sebesar Rp 1.689.954.783.147. Angka itu naik dari APBD murni yang sebesar Rp 1.643.763.327.503. Sementara sisi belanja,  pada Rancangan Perubahan APBD 2021 ini sebesar Rp 1.737.394.264.628. Naik dibanding APBD murni yang sebesar Rp 1.673.136.120.492. Ada pertambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 50.125.204.608. Pada […]

  • Pungli Marak di Balai Pengujian Kendaraan

    Pungli Marak di Balai Pengujian Kendaraan

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUK PAKAM- Pungutan liar (Pungli) resahkan warga yang berurusan di kantor Balai Pengujian Kendran Bermotor Dinas Perhubungan Pemkab Deli Serdang. Bahkan sejumlah petugas disana tidak segan-segan meminta uang puluhan kali lipat dari restribusi resmi. Salah satu contoh, untuk memperpanjang speksi angkutan barang jenis Pick Up Panther, pemilik kendaran harus mengeluarkan uang hingga ratusan ribu rupiah. […]

  • Puskesmas Rawat Inap, Atika Melawan Dahlan

    Puskesmas Rawat Inap, Atika Melawan Dahlan

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Di debat itu Dahlan Hasan Nasution menyalahkan Atika Azmi Utammi soal puskesmas rawat inap. Puskesmas rawat inap itu mencuat ketika Calon Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution,B.AppFin,M.Fin mengemukakan gagasan agar puskesmas difungsikan sebagai rawat inap agar rakyat di pelosok yang sakit tak susah ke rumah sakit, terutama puskesmas yang jauh dari rumah sakit. […]

expand_less