Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Aisha Roberson: Islam Bukan Milik Bangsa Arab

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
  • print Cetak

Musim panas tahun 1991, Aisha Roberson menemukan ajaran Kristen di dalam Alquran. Ini dilakukannya selama dua tahun, sebelum akhirnya ia memutuskan menjadi Muslim. Alhamdulillah. “Aku menemukan kebenaran dalam Alquran. Aku baca surat Al-Maidah ayat 82-85. Ini menguatkan kerinduanku menjadi Muslim,” kenang dia seperti dilansir onislam.net, Rabu (20/11).

Aisha mengalami perubahan drastis dalam hidupnya selama menjalani perkuliahan guna mengejar gelar master. Di sana, ia bertemu dengan beberapa Muslim, dan akhirnya menjadi pembimbingnya mencari kebenaran. “Aku tidak pernah benar-benar menerima ajaran Kristen sebagai cara berkomunikasi dengan Allah. Entah mengapa, ketika saya meminta paparan konsep tentang trinitas, tak ada jawaban yang memuaskan,” kata dia.

Selama itu, ia banyak alokasikan waktu untuk berpikir dan merenung. Ini dilakukannya dengan harapan dapat menemukan jawaban yang dicarinya. Lalu muncullah Islam. Aisha tak banyak mengetahui informasi tentang agama ini. Satu hal yang dialami banyak masyarakat Amerika. “Satu hal yang berkesan tentang Islam dan Muslim adalah toleransi. Ini yang mendorongku mempelajari Islam,” kata dia.

Setiap Muslim, kata dia, begitu tanpa beban ketika menjalani rutinitasnya. Mereka dapat melaksanakan shalat di mana pun, termasuk di udara. Mereka membawa dirinya dengan baik.

Setahun berlalu, ia semakin tertarik dengan Islam. Sebuah selebaran tentang ajaran Kristen yang membahas masalah Islam memperkuat ketertarikannya itu. Disebutkan dalam selebarannya itu, populasi Muslim di seluruh dunia mencapai satu miliar. “Yang membuatku terkejut, satu miliar itu bukan orang Arab saja,” kata dia.

Selanjutnya, ia kaji Alquran terjemahan dalam bahasa Inggris selama tiga hari. Kesan yang didapatnya, Islam merupakan cara hidup yang merujuk pada kesimbangan antara keadilan dan rahmat. “Aku memutuskan mencari tahu tentang agama ini,” kata dia.

Niatannya itu membawanya pada pertemuan dengan anggota Asosiasi Mahasiswa Muslim (MSA). Di sana, ia mendapat banyak informasi, baik dari diskusi maupun literatur Islam. “Mereka tidak pernah memaksaku memeluk Islam. Mereka begitu terbuka, hingga aku merasa nyaman,” ucapnya

Tak lama, Aisha pun mengucapkan syahadat. Ia begitu bersemangat melaksanakan shalat dan mengenakan hijab. Ia sadar tak mudah bagi orang lain menerima keputusannya itu. Begitu pula dengan keluarganya. “Tapi Alhamdulillah, Allah SWT mempertemukanku dengan teman-teman yang baik. Kini, hari burukku sebagai Muslim lebih baik ketimbang hari-hari terbaik ketika aku masih non-Muslim,” ucapnya.(rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dapil 5 Punya 4 Caleg Wartawan (bagian 1)

    Dapil 5 Punya 4 Caleg Wartawan (bagian 1)

    • calendar_month Kamis, 21 Feb 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Figur calon legislatif untuk DPRD Madina dari kalangan wartawan lebih banyak di Daerah Pemilihan Madina 5. Dibanding Dapil lain. Dapil 5 meliputi : Kecamatan Siabu Bukit Malintang, Naga Juang, Hutabargot, Panyabungan Utara. Warga di Dapil Madina 5 harusnya bersyukur punya calon legislatif dari figur-figur wartawan. Mengapa harus bersyukur? Ya, karena wartawan itu selama ini […]

  • Anwar Nasution Dukung Upaya Hak Paten Kopi Mandailing

    Anwar Nasution Dukung Upaya Hak Paten Kopi Mandailing

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Prof DR Anwar Nasution menyatakan mendukung penuh terhadap rencana Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengajukan hak paten Kopi Mandailing. Itu dicetuskan mantan kepala BPK RI ini dihadapan tim Dewan Riset Daerah Madina yang dipimpin Syahrir Nasution saat melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh Mandailing Natal di Jakarta, beberapa hari lalu. “Kita khusus bertemu […]

  • Besok Komisi III DPRD Madina Tinjauan Lapangan Proyek Jalan Pintu II Kantor Bupati yang Baru Berapa Bulan Selesai Sudah Retak

    Besok Komisi III DPRD Madina Tinjauan Lapangan Proyek Jalan Pintu II Kantor Bupati yang Baru Berapa Bulan Selesai Sudah Retak

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Terkait proyek peningkatan Jl. Utama Komplek Perkantoran Payaloting (Pintu II) senilai Rp.1.977.000.000 baru beberapa bulan seleai nanun sudah retak di bagian bahu jalan beton tanpa tulangan. Komisi III DPRD Madina akan melakukan kunjungan lapangan. Hal ini diungkapkan Teguh W Hasahatan selaku Wakil Ketua Komisi III DPRD Madina didampingi anggota Komisi  […]

  • Pemkab Madina Berangkkatgratiskan 10 Warga Umrah

    Pemkab Madina Berangkkatgratiskan 10 Warga Umrah

    • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MOMPANG JULU (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab memberangkatkan 10 orang umroh gratis, Senin (7/11/2022). Pemberangkatan ini dipusatkan di kediaman salah satu peserta yakni Ustadz Hendri Nasution di Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara. Hadir Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution dan beberapa pejabat Pemkab Madina. Kehadiran […]

  • Honorer Belum Gajian, Kinerja Disdik Dipertanyakan

    Honorer Belum Gajian, Kinerja Disdik Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kamis, 21 Juli 2011 Kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) Madina terkait sejumlah persoalan, semisal pencairan upah guru honorer yang sebagian belum dicairkan dan persoalan lainnya dipertanyakan. Jika kinernya tetap demikian, sebaiknya Bupati mengambil kebijakan. Hal ini dikatakan DPD Ikatan Pemuda Indonesia (IPI) Kabupaten Madina bersama DPP Pergerakan Mahasiswa Peduli (PMP) Madina. Kedua organisasi ini meminta […]

  • PENGUATAN KEBUDAYAAN MANDAILING

    PENGUATAN KEBUDAYAAN MANDAILING

    • calendar_month Kamis, 3 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : ASKOLANI NASUTION Disampaikan pada Kegiatan Konsolidasi Organisasi Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat dan Budaya Mandailing Natal Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Kamis 3 Mei 201       Daya Tarik Mandailing Mandailing memiliki catatan perjalanan yang luar biasa sebagai bangsa. Karena itu, catatan itu idealnya dapat menumbuhkan semangat untuk merevitalisasi kebudayaan Mandailing. Apalagi ketika […]

expand_less