Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Pj Bupati Madina akan Panggil PT GLP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
  • print Cetak


Panyabungan. Pj Bupati Mandailing Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofyan akan memanggil PT Gruti Lestari Pratama (GLP) terkait belum jelasnya kebun plasma terhadap masyarakat. Demikian disampaikan Kabag Humas Taufik Lubis kepada MedanBisnis, Rabu (27/10), di Panyabungan.
Menurut Taufik, persoalan plasma merupakan hal yang wajib bagi setiap perusaan perkebunan yang diperuntukkan untuk mesyarakat sekitar. Apalagi, perusahaan itu sudah berada di Madina hampir 10 tahun. “Jadi sudah wajarlah masyarakat memperoleh hak – haknya,” katanya.

Taufik menjelaskan, pemanggilan itu dilakukan terkait adfanya keluhan dari masyarakat terhadap pihak perusahaan. “Dalam pertemuan ini, nantinya akan ditanyakan berbagai persoalan, sesuai pengaduan masyarakat, baik itu plasma, maupun masalah izin – izin,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pakar Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Laskar Merah Putih Deddy Nasution mengatakan, kebun plasma merupakan kaharusan bagi setiap investor perkebunan. Menurut Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Sumatera Utara ini, ketidakmampuan sebuah perusahaan untuk membangun kebun plasma sudah cukup bagi Pemkab untuk tidak memberikan izin usaha perkebunan, bahkan jika sudha ada harus dicabut.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Madina, Ali Mutiara Rangkuti, menegaskan bahwa pembangunan kebun plasma merupakan kewajiban setiap perusahaan perkebunan.

Ali mengakui ada perbedaan mendasar berkaitan dengan pengaturan pembangunan kebun plasma sebagaimana yang tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian No 357/Kpts/HK.350/5/2002 dengan Peraturan Menteri Pertanian No 26/Permentan/OT.140/2/2007.

Ia menjelaskan, dalam Kepmentan disebutkan bhwa pembangunan kebin plasma itu dilakukan oleh perusahaan yang sedang melakukan pengembangan/perluasan usaha. Sedangkan dalam Permentan, kewajiban pembangunan kebin plasma yang kepada perusahaan yang dalam izinnya memiliki lahan di atas 25 hektar.

Berkaitan dengan waktu beroperasinya PT GLP sebelum terbitnya Permentan tersebut dan ketidaktersediaan lahan untuk pembangunan kebun plasma sebagai alasan tidak dipenuhinya kewajiban tersebut, Ali tidak setuju.

Dia mengatakan, walaupun IUP PT GLP telah terbit pada 2002, namun dalam salah satu pasal di dalam Permentan itu (pasal 42), mengatur bahwa bagi perusahaan perkebunan telah memiliki IUP sebelum diterbitkannya Permentan ini, kendati IUP-nya tetap berlaku, namun dalam pelaksanaan usaha perkebunan harus tunduk pada Permentan. (zamharir rangkuti)
sumber : medan bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KMM Salurkan Zakat Usaha ke  Angota dan Warga Sekitar

    KMM Salurkan Zakat Usaha ke Angota dan Warga Sekitar

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Koperasi Konsumen Mitra Manindo (KMM) telah menyalurkan zakat usaha kepada 41 orang warga yang layak menerimanya pada akhir pekan lalu. Seluruh penerima zakat itu bertempat tinggal di sekitar kantor kas (KK) KMM yang berada di KK Kotanopan, KK Siabu, KK Maga, KK Panyabungan dan dan di sekitar gudang gas LPG […]

  • Bidan Harus Contoh Ketauladanan Florence Nightigale

    Bidan Harus Contoh Ketauladanan Florence Nightigale

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Capping Day merupakan upacara untuk mengenang Florence Nightingale, tokoh perintis keperawatan sejak tahun 1820. Para bidan didorong untuk mencontoh ketauladanan Florence Nightigale yang berkarakter selalu menolong orang yang membutuhkan kesehatan dengan rasa cinta kasih tanpa membedakan status ekonomi dan ras. Hal itu disampaikan Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara dibacakan […]

  • Ini Alasan Pemilik Rs Permata Madina Dukung Harun Mustafa Nasution Jadi Bupati

    Ini Alasan Pemilik Rs Permata Madina Dukung Harun Mustafa Nasution Jadi Bupati

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online): Dukungan terhadap Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution terus mengalir. Kali ini datang dari Pemilik Rumah Sakit Permata Madina Dr. Syafei Siregar. ” saya punya alasan mendukung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor 1 ini. Alasannya Kerena melihat komitmen […]

  • 256 Kepala Desa Dilantik

    256 Kepala Desa Dilantik

    • calendar_month Jumat, 27 Okt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 256 kepala desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut dilantik pada Jum’at sore, (27/10/2023). Mereka adalah pemenang pemilihan kepala desa serentak tahun ini untuk masa jabatan 2023-2029. Pelantikan berlangsung di gedung Serbaguna, Parbangunan, Panyabungan oleh Bupati Madina Ja’far Sukhairi Nasution. Sukhairi dalam pidatonya menyampaikan agar kepala desa terlantik senantiasa mengutamakan […]

  • Pemkab dan DPRD Sepakati KUA PPAS 2023

    Pemkab dan DPRD Sepakati KUA PPAS 2023

    • calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2023 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Madina, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Jumat (18/11/2022). Dalam sambutan Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution yang dibacakan Wabup Madina mengatakan […]

  • Kaki Santri Darul Ikhlas Dalan Lidang Terancam Diamputasi

    Kaki Santri Darul Ikhlas Dalan Lidang Terancam Diamputasi

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aldi Subhandi Hasibuan, santri Pesantren Darul Ikhlas Dalanlidang, Panyabunga, Mandailing Natal terancam diamputasi pada kaki kirinya. Dia terjatuh enam bulan lalu. Karena awalnya tak terasa sakit, dia baru berobat sepekan kemudian. Setelah menjalani proses pengobatan hingga enam bulan, bagian lututnya semakin bengkak dan pihak medis memvonisnya harus diamputasi alias […]

expand_less