Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Banyak Masalah, Warga Batu Sondat Batahan Demo PTPN IV

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
  • print Cetak

BATAHAN – Mandailing Online : Ratusan warga Desa Batu Sondat yang tergabung dalam KUD Setia Abadi di Kecamatan Batahan, Madina melakukan unjuk rasa ke kantor PTPN IV Batahan. Mereka melakukan aksi akibat banyaknya masalah yang ditimbulkan perusahaan pelat merah tersebut khususnya menyangkut hak warga selalu peserta plasma.

Najamuddin selaku kordinator aksi mengatakan, PTPN IV dianggap telah mempermainkan masyarakat khusus nya mereka yang tergabung di Koperaai Unit Desa ( KUD) Setia Abadi.

Dalam orasinya, Najamuddin menjelaskan bahwa perusahaan PTPN IV telah ingkar janji terhadap kesepakatan terkait kekurangan lahan koperasi.

Selain itu, KUD Setia Abadi kata Najamuddin juga mengkritik kebijakan PTPN IV selaku ayah angkat terkait harga TBS yang tidak sesuai dengan harga pedoman dari Disbun atau harga PKS sekitar Batu Sondat.

“Bila dibandingkan dengan harga TBS di pabrik kelapa sawit ( PKS) milik PT. TBS Tandikek dengan PKS Timur PTPN IV, selisih harganya lebih dari 400 Rupiah/kg. Jadi jelas, kerugian dialami peserta plasma dari nilai jual TBS 400 Rupiah/kg.”ungkapnya.

Selain masalah kekurangan lahan dan harga TBS, para pengunjuk rasa juga menuntut perusahaan PTPN IV menjelaskan terkait hutang Koperaai yang dinilai tak lunas lunas

” Pembangunan kebun plasma KUD Setia Abadi itu dari dana Revitalisasi akad kredit dengan Bank Mandiri dan itu sudah lunas. Namun aneh, meski lunas, Keperasi Setia Abadi tetap dinyatakan memiliki hutang senilai Rp. 23 miliar, ”

Najamuddi dan ratusan orang lainnya menuntut perusahaan perkebunan itu menjelaskan alur hutang Koperasi Setiap Abadi tersebut.

Awalnya Izin lokasi jelas Najamuddin yang terbit 2.400 Ha untuk 1.200 Anggota KUD (Desa Batusondat, Kampung Kapas, Bintungan dan Muara Pertemuan) dan akad kreditnya cair 110 miliar. Namun tidak bisa dikuasai dan dibangunkan Oleh pihak PTPN IV.

Setelah itu imbuhnya, sesuai kesepakatan Izin lokasi berubah menjadi 1.000 Ha, tapi khusus untuk Masyarakat Desa Batu Sondat.

Namun sampai saat ini kata Najamuddin yang terealisasi hanya 212 Ha. Itupun lahannya tidak produktif semuanya dan hanya 110 Ha yang produksi maksimal.

Atas kronologis diatas tambahnya jelas Najamuddun sebelum tuntutan Kami Terealisasi, Maka lahan yang kami patok hari ini, akan kami Stanvaskan berketerusan.

Najamuddin dan warga mengancam, apabila tuntutan tidak direalisasikan akan dilakukan Penyetopan Tangki CPO, Inti dan TBS yang keluar masuk PTPN IV.(***)

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Belum Tuntaskan Batas Kecamatan Bermasalah

    Pemkab Madina Belum Tuntaskan Batas Kecamatan Bermasalah

    • calendar_month Selasa, 16 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sejauh ini belum menetapkan tata batas yang bersifat final, baik tata batas antar kecamatan maupun antar desa. Tata batas berpolemik di Madina sebagai dampak rangkaian pemekaran kecamatan maupun pemekaran desa di masa pemerintahan Bupati Amru Daulay. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Madina, Hasan Basri Rangkuty kepada […]

  • Tim Musrembang Kabupaten Kunjungi Panyabungan Timur

    Tim Musrembang Kabupaten Kunjungi Panyabungan Timur

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tim Musrembang Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (25/2) kunjungi Kecamatan Panyabungan Timur. Musrembang di Panyabungan Timur ini  dihadiri oleh beberapa instansi dari Kabupaten yakni  Bapeda Madina, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Parawisata, Bapedalda,Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Polsek Panyabungan.(hol)

  • Jakfar Sukhairi (memegang mikrofon) dan disebelahnya Atika Azmi Utammi Nasution dalam temu pers, Sabtu (24/4/2021)

    Sukhairi: Tidak Ada Lagi 01, 02, 03 Mari Bersama Membangun Madina

    • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Tidak ada lagi 01, 02, 03. Kita semua saudara dan kami juga sangat ingin dukungan dalam membangun Mandailing Natal ini bersama”. Itu ditegaskan HM Jakfar Sukhairi Nasution di kediamannya, Pasar Lama Panyabungan, Sabtu malam (24/4/2021) dalam temu pers. Pasangan HM Jakfar Sukhairi Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin.MFin memenangi Pilkada Madina usai […]

  • Atika : Varietas Siganteng Harus Dimuliakan Untuk Mendongkrak Penghasilan Petani

    Atika : Varietas Siganteng Harus Dimuliakan Untuk Mendongkrak Penghasilan Petani

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan Sukhairi-Atika akan melakukan pemuliaan bibit padi varietas Siganteng sebagai salah satu upaya nyata meningkatkan intensifikasi persawahan di Mandailing Natal (Madina). Varietas Siganteng adalah varietas yang ditemukan petani bernama Imran (almarhum) di Desa Huraba, Siabu, Madina beberapa tahun lalu. Varietas ini mampu memproduksi 9 hingga 11 ton per Ha. Nyaris menyamai […]

  • Temui Bupati, Wakil Bupati hingga Ketua DPRD, IPK Madina Siap Bersinergi

    Temui Bupati, Wakil Bupati hingga Ketua DPRD, IPK Madina Siap Bersinergi

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • account_circle Sahrul Ramadhan Harahap
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mandataris kepengurusan Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Madina periode 2022-2027, menemui bupati, wakil bupati hingga ketua DPRD Madina. Pertemuan dengan Bupati HM Jafar Sukhairi dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution berlangsung di Lopo Mandheling Coffee, Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Senin (26/9/2022) pagi. Sedangkan, dengan […]

  • Unjukrasa Karyawan PT.RMM Berlanjut

    Unjukrasa Karyawan PT.RMM Berlanjut

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi unjukrasa sekitar 500 karyawan dan karyawati PT.RMM (Rimba Mujur Mahkota) sejak selasa lalu belum berakhir hingga Jum’at (17/4). Aksi unjukrasa pertama pada selasa berlangsung di kantor distrik PT.RMM Kebun Sikarakara, Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina). Tak mendapat jawaban sesuai dengan tuntutan, aksi berlanjut ke lapangan kantor Dinas Kependudukan Catatan […]

expand_less