Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

SBY korbankan rakyat sendiri

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 10 Feb 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Aboe Bakar Al Habsyi berpendapat pemberian pembebasan bersyarat kepada terpidana kasus narkoba asal Australia, Schapelle Leigh Corby, sama seperti mengorbankan rakyat sendiri.

Corby merupakan salah satu terpidana kasus narkoba jaringan internasional yang berpotensi merusak masa depan rakyat Indonesia.

“Ini tidak memberikan efek jera terhadap para pengedar narkoba, padahal Corby adalah Ratu Marijuana yang menjadi pengedar besar transnasional,” ujar Aboe Bakar kepada wartawan, tadi malam.

Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, Corby tidak pernah mau bekerja sama dengan Indonesia dalam membongkar kasus peredaran narkoba jaringan internasional.

“Sikap tegas hakim ke Corby seharusnya didukung agar bisa melindungi rakyat Indonesia,” terangnya.

Selain itu, pembebasan Corby menjadi bukti sikap inkonsitensi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebab pemerintah telah mengeluarkan peraturan No. 99/2012 soal pengetatan pemberian remisi kepada pelaku tindak kejahatan korupsi, teroris dan narkoba.

“Bila Corby diberikan remisi berarti ada inkonsistensi dalam menjalankan kebijakan, bahkan bisa dikatakan ada ketidakadilan,” imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan, Schapelle Leigh Corby dalam waktu dekat akan bebas dari penjara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan, Denpasar, Bali.

Wanita asal Australia itu mendapat pembebasan bersyarat karena dianggap telah memenuhi persyaratan substantif dan administratif.

Pemberian pembebasan bersyarat untuk Schapelle Leigh Corby dinilai lebih bermuatan politis. Padahal seharusnya keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan aspek hukum.

“Saya melihat keputusan pembebasan Corby ini sarat dengan hal yang berbau kepentingan politik,” kata anggota Komisi I DPR RI, Susaningtyas Kertopati, saat dihubungi, di Jakarta, tadi malam.

Dengan diberikannya pembebasan bersyarat itu, kata perempuan yang akrab disapa Nuning ini, akan memancing jaringan narkoba internasional untuk memasarkan barang haram tersebut ke Indonesia.

“Bila kita biarkan pengedar narkoba tidak dihukum keras, bisa-bisa kita akan jadi negara surga bagi pengguna dan pengedar,” tuturnya.

Seperti diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberi pembebasan bersyarat kepada Corby. Corby yang divonis 20 tahun penjara, bebas terhitung 8 Februari 2014.

Padahal, dia dinilai bersalah karena menyelundupkan mariyuana seberat 4,1 kilogram. Corby sempat mendapat pengurangan hukuman menjadi 15 tahun dan remisi 25 bulan.(Inilah/kompas)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Desa Lancat di Lingga Bayu Dikejutkan Penemuan Mayat Ditimpa Batu Besar

    Warga Desa Lancat di Lingga Bayu Dikejutkan Penemuan Mayat Ditimpa Batu Besar

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Linggabayu ( Mamdailing Online ): warga desa Lancat di Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal dihebohkan dengan penemuan mayat yang tertimpa batu di pinggiran sungai batangnatal. Penemuan mayat itu sontak membuat warga sekitar mendatangi lokasi. Dalam video yang beredar di media sosial sekujur tubuh korban tertimpa batu kecuali bagian kepala korban. Belum diketahui pasti identitas […]

  • Mengapa KPU Madina Berubah-ubah?

    Mengapa KPU Madina Berubah-ubah?

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Pada tanggal 28 April 2021 KPU Madina menyatakan menunda penetapan pemenang Pilkada Madina. Padahal sejatinya jadwal Penetapan Calon Terpilih adalah tanggal 30 April 2021 sampai dengan 3 Mei 2021. Tetapi, pada hari Sabtu tanggal 1 Mei 2021 Ketua KPU Madina, Fadillah Syarif berbalik arah. Kepada media massa Fadillah […]

  • Sungai Parlampungan  dan Batang Natal Terus Digarap Pelaku Tambang Emas Ilegal

    Sungai Parlampungan dan Batang Natal Terus Digarap Pelaku Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online )- Daerah aliran sungai ( DAS ) di wilayah Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) nampaknya tidak ada yang selamat dibuat para pelaku tambang emas ilegal.  Mereka terus merusak ekosistem sungai dan sekitarnya. Sungai parlampungan yang berada di desa aek baru jae saat ini menjadi lahan subur pelaku […]

  • Wakil Ketua DPRD Madina: Usulan Hak Interpelasi Memenuhi Syarat

    Wakil Ketua DPRD Madina: Usulan Hak Interpelasi Memenuhi Syarat

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait masuknya usulan hak interpelasi kepada bupati Madina dari 26 anggota DPRD Mandailing Natal (Madina), Rabu kemarin, pimpinan DPRD Madina menyatakan akan memproses pengagendaannya menuju paripurna. Wakil Ketua DPRD Madina, Arminsyah Batubara yang dihubungi, Kamis (11/12) menyatakan pihaknya sudah melanjutkan dokumen usulan hak interpelasi itu kepada sekretaris DPRD Madina untuk […]

  • Banjir di Kecamatan Natal,  Warga Desa Setia Karya Mengungsi

    Banjir di Kecamatan Natal, Warga Desa Setia Karya Mengungsi

    • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Warga Setia Karya yang mengungsi   NATAL (Mandailing Online) – Kampung diserang banjir, warga Desa Seria Karya dan Kampung Sawah Kecamatan Natal, Mandailing Natal mengungsi ketempat lebih tinggi.  Banjir terjadi Jum’at sore (12/10/2018) akibat luapan Sungai Batang Natal setelah beberap hari sebelumnya curah hujan deras mengguyur. Sejumlah warga menyatakan, air mulai naik ke pemukiman sejak Jum’at […]

  • 2 Warga Jerber Korban Penembakan di Bireun

    2 Warga Jerber Korban Penembakan di Bireun

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JEMBER: Dua warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi korban atas insiden penembakan di Kabupaten Bireun, Aceh, pada malam Tahun Baru 2012. “Kami tidak menyangka Suparno menjadi korban penembakan di tempatnya bekerjanya di Aceh dan tidak ada firasat apapun,” kata paman korban, Maksum di Jember, Senin 2 Januari 2012. Keduanya adalah Suparno (26) warga Desa Sidomekar, […]

expand_less