Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

ResmiTersangka, Penusuk Anak SD Terancam 7,5 Tahun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
  • print Cetak

JAKARTA – John Kei (JK), preman yang selama ini keberadaannya cukup meresahkan masyarakat karena kerap melakukan keributan dan kekerasan ditangkap aparat Polda Metro Jaya, di Hotel C’One, Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (17/2) malam.

Preman berdarah Maluku ini ditangkap bersama seorang wanita artis berinsial AF saat tengah mengisap sabu di dalam kamar 501. Saat hendak ditangkap John Kei melawan, polisi akhirnya melumpuhkannya dengan melepaskan timah panas ke kakinya.

Di tempat kejadian polisi mengamankan barang bukti berupa bong alias alat hisap narkoba jenis sabu, sebuah ponsel, dompet, KTP, STNK, kartu parkir kendaraan, dan cincin berwarna hijau. Polisi langsung melakukan tes urin terhadap kedua orang tersebut.

”Saat ditangkap, keduanya lagi nyabu di dalam kamar dengan seorang wanita berinisial AF. Ada juga lima anak buahnya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto saat jumpa pers, Sabtu (18/2). ”Namun, hanya wanita itu yang positif menggunakan narkotika jenis sabu, sementara John Kei tidak terbukti.”

Menurut Rikwanto, penangkapan tersebut melibatkan 75 personel kepolisian, dan John Kei terpaksa ditembak karena mencoba melawan dan melarikan diri. ”Ini sudah sesuai prosedur,” tegasnya.

Penangkapan John Kei dilakukan karena diduga sebagi otak pembunuhan mantan bos PT Sanex Steel Indonesia (SSI), Tan Harry Tantono alias Ayung (45) di kamar 2701 Swiss-Belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada tanggal 26 Januari 2012 lalu.

Ayung pun tewas akibat pendarahan hebat dari luka tusuk bagian perut, pinggang, dan leher. ”Berdasarkan pengakuan lima tersangka, di mana dua di antaranya masih disidik, pada saat terjadi pembunuhan, JK ada di kamar tersebut,” ungkap Rikwanto.

Pengakuan tersebut diperkuat dengan hasil penyelidikan gabungan antara hasil otopsi dengan rekaman CCTV bahwa waktu kematian Ayung terjadi dalam durasi di antara John Kei masuk hingga keluar kamar hotel.

Atas dugaan pembunuhan, John Kei dikenakan Pasal 340 subsider 338 juncto Pasal 55 Ayat (1) dan juncto Pasal 56. Pada kasus ini lima tersangka juga sudah ditahan di Polda Metro Jaya. Mereka adalah C, A, T, DN, dan KP atas dugaan kasus yang sama. John Kei untuk sementara dirawat di ruang Tembesu Rumah Sakit Polri Bhayangkara Kramat Jati, Jakarta Timur dengan penjagaan ketat dari Detasemen D Brimob bersenjata lengkap serta Polsekta Kramat Jati. (REPUBLIKA.CO.ID,)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosok Ir. H. Zubeir Lubis

    Sosok Ir. H. Zubeir Lubis

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hari ini Sabtu pagi (5/9/2020), pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina), H.M. Sofwat Nasution dan Ir. H. Zubeir Lubis (Sofwat-Beir) mendaftar di KPU Madina. Inilah sosok Ir. H. Zubeir Lubis. Ir. H. Zubeir Lubis. Ia adalah seorang politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Beliau figur yang low profile, agamais, dan bergaul dengan semua […]

  • Selisik Nilai Pancasila

    Selisik Nilai Pancasila

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Azhar Nasution Pancasila sebagai dasar negara yang otentik terpatri dalam pembukaan UUD 1945. Substansi dari nilai-nilai Pancasila tersebut, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan sosial. Sabtu 1 Juni kita melaksanakan upacara Hari Lahir Pancasila. Berdasarkan Keppres Nomor 24 Tahun 2016, tanggal 1 Juni adalah salah satu hari penting dalam kalender bangsa Indonesia. Pasalnya, di tanggal tersebut […]

  • Maret, Panwaslu Kukuhkan Panwascam

    Maret, Panwaslu Kukuhkan Panwascam

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Panitia Pengawasan Pemilihan Umum (Panwaslu) akan mengukuhkan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) awal Maret mendatang. Program ini untuk mensukseskan pemungutan suara ulang pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Mandailing Natal periode 2011-2016 tanggal 20 April 2011 mendatang. Hal ini disampaikan Ketua Panwaslu Kabupaten Madina, M Ikbal Nasution melalui telepon selulernya, Senin (21/2). “Hal ini sangat […]

  • Optimalkan PAD, Komisi III Raker Dengan SKPD

    Optimalkan PAD, Komisi III Raker Dengan SKPD

    • calendar_month Sabtu, 12 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2016 Komisi III DPRD Mandailing Natal adakan rapat kerja dengan beberapa SKPD di gedung dewan, Jumat, (11/3). Rapat kerja ini selain membahas pengoptimalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditahun 2016 juga membahas  kendala-kendala  yang dihadapi instansi tersebut dilapangan dalam pencapaian Pendapatan Asli Daerah  yang ditetapkan. […]

  • MTQ dan Festival Seni Qasidah ke XXIV Madina, Panyabungan Juara Umum

    MTQ dan Festival Seni Qasidah ke XXIV Madina, Panyabungan Juara Umum

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan festival seni Qasidah ke-XXIV tingkat Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut berakhir, Senin (24/2/2025). Kegiatan yang berlokasi di pelataran masjid Nur Ala Nur, Panyabungan dari 21 hingga 24 Februari itu ditutup secara resmi oleh Asisten I Setdakab Madina Syahnan Pasaribu. MTQ ini merupakan salah satu rangkaian dalam […]

  • Bertemu Cak Imin, Bupati Sukhairi Serahkan Oleh-Oleh Berupa Kopi Mandheling

    Bertemu Cak Imin, Bupati Sukhairi Serahkan Oleh-Oleh Berupa Kopi Mandheling

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    DELISERDANG (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menjumpai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa di ruang VIP Bandara Kualanamu, Deliserdang, Kamis (23/6). Dalam pertemuan tersebut Sukhairi menyerahkan kopi Mandheling sebagai oleh-oleh bagi Wakil Ketua DPR RI itu. Kedatangan pria yang akrab disapa Cak Imin ini ke Sumatera Utara dalam rangka menyampaikan […]

expand_less