Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

ResmiTersangka, Penusuk Anak SD Terancam 7,5 Tahun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
  • print Cetak

JAKARTA – John Kei (JK), preman yang selama ini keberadaannya cukup meresahkan masyarakat karena kerap melakukan keributan dan kekerasan ditangkap aparat Polda Metro Jaya, di Hotel C’One, Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (17/2) malam.

Preman berdarah Maluku ini ditangkap bersama seorang wanita artis berinsial AF saat tengah mengisap sabu di dalam kamar 501. Saat hendak ditangkap John Kei melawan, polisi akhirnya melumpuhkannya dengan melepaskan timah panas ke kakinya.

Di tempat kejadian polisi mengamankan barang bukti berupa bong alias alat hisap narkoba jenis sabu, sebuah ponsel, dompet, KTP, STNK, kartu parkir kendaraan, dan cincin berwarna hijau. Polisi langsung melakukan tes urin terhadap kedua orang tersebut.

”Saat ditangkap, keduanya lagi nyabu di dalam kamar dengan seorang wanita berinisial AF. Ada juga lima anak buahnya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto saat jumpa pers, Sabtu (18/2). ”Namun, hanya wanita itu yang positif menggunakan narkotika jenis sabu, sementara John Kei tidak terbukti.”

Menurut Rikwanto, penangkapan tersebut melibatkan 75 personel kepolisian, dan John Kei terpaksa ditembak karena mencoba melawan dan melarikan diri. ”Ini sudah sesuai prosedur,” tegasnya.

Penangkapan John Kei dilakukan karena diduga sebagi otak pembunuhan mantan bos PT Sanex Steel Indonesia (SSI), Tan Harry Tantono alias Ayung (45) di kamar 2701 Swiss-Belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada tanggal 26 Januari 2012 lalu.

Ayung pun tewas akibat pendarahan hebat dari luka tusuk bagian perut, pinggang, dan leher. ”Berdasarkan pengakuan lima tersangka, di mana dua di antaranya masih disidik, pada saat terjadi pembunuhan, JK ada di kamar tersebut,” ungkap Rikwanto.

Pengakuan tersebut diperkuat dengan hasil penyelidikan gabungan antara hasil otopsi dengan rekaman CCTV bahwa waktu kematian Ayung terjadi dalam durasi di antara John Kei masuk hingga keluar kamar hotel.

Atas dugaan pembunuhan, John Kei dikenakan Pasal 340 subsider 338 juncto Pasal 55 Ayat (1) dan juncto Pasal 56. Pada kasus ini lima tersangka juga sudah ditahan di Polda Metro Jaya. Mereka adalah C, A, T, DN, dan KP atas dugaan kasus yang sama. John Kei untuk sementara dirawat di ruang Tembesu Rumah Sakit Polri Bhayangkara Kramat Jati, Jakarta Timur dengan penjagaan ketat dari Detasemen D Brimob bersenjata lengkap serta Polsekta Kramat Jati. (REPUBLIKA.CO.ID,)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dubes Paraguay untuk ASEAN Masuk Islam di Masjid Istiqlal

    Dubes Paraguay untuk ASEAN Masuk Islam di Masjid Istiqlal

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Duta Besar (Dubes) Republik Paraguay, Cecar Estebon Grillion memutuskan untuk menjadi muallaf dan memeluk Islam di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (27/9). Pengesahan muslim Cecar dengan pengucapan dua kalimat syahadat ini dilakukan usai shalat Jumat di hadapan ribuan jamaah dengan disaksikan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali. Pengucapan syahadat Cecar Estebon Grillion dibimbing langsung oleh Imam Besar […]

  • Gordang Sambilan Budaya Mandailing

    Gordang Sambilan Budaya Mandailing

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masyarakat Mandailing terkenal dengan masyarakat yang menjunjung tinggi adat istiadat dan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadikan berbeda dari suku–suku yang ada di Sumatera Utara. Salah satu kesenian khas suku Mandailing adalah Gordang Sambilan. Gordang artinya gendang atau bedug, sedangkan sambilan artinya sembilan. Jadi Gordang Sambilan merupakan gendang atau bedug yang mempunyai panjang dan diameter yang […]

  • Madina Borong Juara di Porsadin Sumut

    Madina Borong Juara di Porsadin Sumut

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Kontingen asal Madina berhasil menyabet gelar juara umum di Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) Sumut. Dalam perlombaan itu, Madina memborong juara I untuk empat jenis lomba dan juara II untuk empat jenis lomba dari delapan kategori. Empat raihan Juara I oleh kontingen Madina itu adalah : 1) Lari Putri […]

  • Kadis PMD Minta Maaf dan Usulkan Jadwal Ulang RDP

    Kadis PMD Minta Maaf dan Usulkan Jadwal Ulang RDP

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas PMD Madina, Sahnan Batubara minta maaf tertulis kepada Komisi 4 DPRD Madina, Rabu (8/7/2020), serta mengusulkan penjadwalan ulang RDP. Permintan maaf itu disertai alasan alasan ketidakhadiran Sahnan Batubara memenuhi undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) penyebab RDP gagal terlaksana pada Selasa (7/7/2020). Surat itu tertanggal 28 Juli 2020 ditujukan kepada […]

  • Coret Calon Titipan & Bermasalah

    Coret Calon Titipan & Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Jurnalis Muslim Club (JMC) dan Forum Jurnalis Peduli Anak (FJPA) meminta Komisi A DPRD Sumut mewaspadai adanya calon titipan pemerintah dan calon yang masih tersandung masalah hukum di Polda Sumut, ketika melakukan fit and propertes terhadap 15 calon komisioner Komisi Informasi (KIP) Provinsi Sumut. Permintaan itu disampaikan Pengurus JMC dan FJPA Fakhruddin Pohan kepada […]

  • Musa Rajekshah Resmikan Masjid Raya Al-Musannif Desa Tabuyung

    Musa Rajekshah Resmikan Masjid Raya Al-Musannif Desa Tabuyung

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS  (Mandailing Online) – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah meresmikan Masjid Raya Al-Musannif, Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, Minggu (26/9/2021). Ini masjid ke-24 dari 99 masjid Al-Musannif yang akan dibangun oleh Yayasan Haji Anif. Kehadiran Ketua DPD Golkar Sumut ini mendapat sambutan antusias dari warga Muara Batang Gadis, terutama […]

expand_less