Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

Pemberian Gelar Pahlawan Nasional bagi Soeharto Soal Waktu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
  • print Cetak


JAKARTA-: Presiden RI ke-2 Soeharto dan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid dipastikan tidak akan menerima gelar pahlawan nasional setelah pihak Istana mengumumkan sejumlah nama yang berhak menyandang gelar pahlawan.

Bagi Golkar, hal ini hanya merupakan persoalan waktu. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso kepada wartawan di Jakarta, Kamis (11/11).

“Saya duduk di sebelah Menkopolkam kemudian saya bisik “tidak jadi ni?” Dia menjelaskan bahwa pemerintah bukan menolak Pak Harto maupun Gus Dur. Saya nyaman dengan penjelasan informal Menkopolkam. Ini persoalan timing. Kalau itu, saya mengerti,” kata Priyo.

Priyo menegaskan baik Soeharto dan Gus Dur, merupakan tokoh yang layak mendapat gelar pahlawan terlepas dari kekurangan masing-masing. Ia meminta agar penilaian terhadap gelar pahlawan dilepaskan dari dendam berlanjut.

“Memang harus ada keberanian memutuskan itu. Saya tidak tahu apa tahun depan, dua tahun lagi, atau next president. Kita harus memupuk empati dengan jangan pupuk dendam sejarah berkelanjutan,” sahutnya.

Gelar pahlawan yang diberikan pemerintah pada tahun ini adalah kepada Johanes Leimena dan Johanes Dimara melalui Keputusan Presiden No 52 TK/2010. Kementerian Sosial sebelumnya mengajukan sepuluh nama tokoh yang telah diseleksi untuk memperoleh gelar pahlawan nasional kepada Dewan Gelar, Tanda Kehormatan, dan Tanda Jasa.

Sepuluh tokoh itu adalah mantan Gubernur DKI Ali Sadikin dari Jawa Barat, Habib Sayid Al Jufrie dari Sulawesi Tengah, mantan Presiden HM Soeharto dari Jawa Tengah, mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid dari Jawa Timur, Andi Depu dari Sulawesi Barat, Johanes Leimena dari Maluku, Abraham Dimara dari Papua, Andi Makkasau dari Sulawesi Selatan, Pakubuwono X dari Jawa Tengah, dan Sanusi dari Jawa Barat. (Din/OL-04)
Sumber :MI com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teroris RI bukan jaringan Osama

    Teroris RI bukan jaringan Osama

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Selama ini, aksi teror yang terjadi di Indonesia selalu dikaitkan dengan Al Qaidah miliknya Osama Bin Laden. Bahkan kematian Osama pun dikhawatirkan akan membuat jaringan teror di Indonesia kembali marak sebagai aksi balas dendam. Ketakutan ini dibantah mantan . “Tidak ada efek besar dari tewasnya Osama Bin Laden terhadap teroris di Indonesia,” kata […]

  • Kampanye caleg mencapai Rp 20 M
    Tak Berkategori

    Kampanye caleg mencapai Rp 20 M

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Mandailing online) – Politisi senior PDI Perjuangan Pramono Anung menilai biaya kampanye calon anggota legislatif (caleg) bervariasi mulai dari ratusan juta rupiah hingga mencapai Rp 20 miliar. “Ada caleg yang mengeluarkan biaya kampanye hingga Rp 20 miliar, pada pemilu 2009,” kata Pramono Anung pada diskusi peluncuran buku “Basa Basi Dana Kampanye” di Jakarta, tadi malam. […]

  • PT SMGP Bangun MCK di Roburan Dolok & Sibanggor Julu

    PT SMGP Bangun MCK di Roburan Dolok & Sibanggor Julu

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan, PT Sorik Merapi Geothermal Power kembali melakukan peresmian bangunan MCK di Desa Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan dan Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Merapi Kabuaten Mandailing Natal (Madina) untuk membantu masyarakat hidup sehat dalam mempergunakan air yang juga merupakan salah satu Program Corporate Sosial Responsibility (CSR) perusahaan yang berkelanjutan. “Perusahaan yang bergerak di […]

  • Mandailing, Mahasiswa dan Literasi

    Mandailing, Mahasiswa dan Literasi

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Anwar Lubis Sejak 2017 silam, ketika saya masih semester tujuh di UIN Jakarta, saya aktif sebagai ketua seksi sosial-keagamaan dalam sebuah perhimpunan mahasiswa Mandailing Natal Jakarta, himpunan itu bernama HM Madina (Himpunan Mahasiswa Mandailing Natal). Saya terlibat banyak obrolan dengan teman-teman HM Madina, terutama soal kemandailingan: sosial, politik, ekonomi, budaya, dan agama. […]

  • Warga Sibanggor Merasakan Gas Ba’da Salat Asar

    Warga Sibanggor Merasakan Gas Ba’da Salat Asar

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kepanikan warga Sibanggor Julu, Mandailing Natal, Sumatera Utara seolah tiada akhir. Ancaman sebaran gas beracun jenis H2S kembali terulang. Paparan hidrogen sulfida (H2S) dari sumur geothermal diduga penyebabnya. Puluhan warga dilarikan ke rumah sakit akibat sesak dan lemas. Berdasar pengakuan sejumlah warga Sibanggor Julu di RSU Panyabungan, paparan gas mulai terasa ba’da salat azar, Minggu […]

  • Pemkab Madina Akui Mayoritas Karyawan PT.M3 Dari Luar

    Pemkab Madina Akui Mayoritas Karyawan PT.M3 Dari Luar

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Kabid Tenaga Kerja Dinas Dukcapil Sosnakertrans Mandailing Natal (Madina), H.Sahbilal Rasyid mengakui bahwa mayoritas tenaga kerja di PT. Madina Madani Mining (PT.M3). “Pada umumnya berasal dari luar daerah, kalaupun ada dari putra daerah hanya mengisi lowongan keamanan dan buruh,” katanya menjawab wartawan, Selasa ( 07/01/2014) terkait munculnya keresahan warga Kelurahan Tapus atas […]

expand_less