Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Polres Madina Amankan Rp42 Juta Uang Palsu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Satuan Reskrim Polres Mandailing Natal (madina) menangkap empat orang tersangka pengedar uang palsu (upal) antar provinsi. Dari tersangka, polisi menyita uang palsu Rp42 juta.

Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan didampingi Wakapolres Kompol Hariatmoko di Mapolres Madina, Panyabungan, Rabu (06/04/2011) sore, kepada wartawan mengatakan, keempat tersangka pengedar uang palsu ditangkap di tempat berbeda.

Romli (24) dan Purnomo ditangkap di depan Bengkel Saudara Service, Panyabungan, sementara Harryke Joelio Fardo alias Edo ditangkap di kediamannya di Payakumbuh, Sumatera Barat. Keempat tersangka pengedar upal ini berasal dari Kelurahan Bulakan Balai, Kecamatan Payakumbuh, Sumbar.

Sedangkan satu tersangka lainnya, Aldi (27), berhasil kabur.

Penangkapan bermula ketika petugas Satreskrim Madina melihat Mobil Toyota Avanza Nopol B 464 ASS melintas dari arah Aek Godang menuju Panyabungan, Senin (04/04/2011) sekitar pukul 04.00 WIB.

Merasa curiga dengan keberadaan Avanza tersebut, petugas langsung membuntuti dari belakang. Sesampainya di Simpang Lubuk Sibegu, Kelurahan Dalan Lidang, petugas langsung mendahului Mobil Avanza.

Setelah Mobil Avanza yang dikendarai Purnomo berhenti di depan Bengkel Saudara Service, petugas langsung menanyai pengendara Mobil Avanza. Di lokasi tersebut, sudah ada kawan pelaku mengendarai Sepeda Motor Jupiter MXC No Pol BA 6140 QX.

Saat petugas Reskirm menanyai para tersangka, salah seorang tersangka yang mengendarai Sepeda Motor Jupiter MX mengaku sebagai anggota TNI yang bertugas di Payakumbuh, Sumbar, bernama Romli alias Ali.

Setelah diperiksa, petugas menemukan uang di dalam laci Mobil Avanza dengan dibungkus kantong plastik warna hitam sebanyak Rp40 juta lembaran Rp50 ribu. Para tersangka kemudian dibawa ke Mappolres Madina untuk proses lebih lanjut.

Setibanya di Mapolres Madina, petugas akhirnya mengetahui uang yang di dalam kantong plastik warna hitam tersebut uang palsu.

“Kita langsung melakukan integrogasi kepada Romli. Saat dilakukan interogasi, kita juga masih menemukan uang palsu dalam saku celananya berjumlah Rp2 juta,” ujar Kapolres.

Masih kata Kapolres, dari pengakuan tersangka Romli, uang palsu yang dibawa dari Payakumbuh ini mau dibelikan ganja. Setelah diketahui uang itu berasal dari Payakumbuh, petugas langsung mengontak Polres Payakumbuh. Kemudian Polres Payakumbuh berhasil mengamankan tersangka Harryke Joelio Fardo alias Edo.

“Jadi barang bukti yang kita kumpulkan dari tangan tersangka Romli berjumlah Rp42 juta dengan pecahan Rp50 ribu,” ujarnya.

Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 244 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara karena melakukan tindak pidana pemalsuan uang. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Diprediksi Jadi Menteri Pertahanan

    Prabowo Diprediksi Jadi Menteri Pertahanan

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (CNN Indonesia) – Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengungkapkan dirinya diminta oleh Presiden Joko Widodo untuk memperkuat kabinet di periode kedua pemerintahan Jokowi. Prabowo menyampaikan itu usai bertemu Jokowi di Istana Negara, Senin (21/10). “Saya baru saja menghadap presiden RI yang kemarin baru dilantik. Kami diminta untuk memperkuat kabinet beliau,” kata Prabowo kepada wartawan. “Saya sudah sampaikan keputusan kami dari Gerindra apabila […]

  • Abdul Latif Minta Pemda Tak Ganggu Perusahaan Gegara Politik

    Abdul Latif Minta Pemda Tak Ganggu Perusahaan Gegara Politik

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KAUM IBU JANGAN DIPERALAT PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Kepada pemerintah daerah, tolong lindungi pengusaha yang punya izin. Jangan karena politik kenyamanan kami terganggu”. Itu dinyatakan pegusaha pemilik perusahaan pemecah batu, Abdul Latif Lubis di hadapan wartawan, Selasa (15/9/2020). Pernyataan itu meresfon adanya rombongan kaum ibu dari Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan yang bertemu bupati Madina, Dahlan […]

  • PPNI, PMII dan PT SMGP Lakukan Sunatan Massal di 7 Desa

    PPNI, PMII dan PT SMGP Lakukan Sunatan Massal di 7 Desa

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA (Mandailing Online) – DPD PPNI dan PMII Madina kerjasama dengan PT SMGP melakukan kegiatan sunat massal di 7 desa, Minggu (17/4/2022). Dari 7 desa itu, 2 desa berada di Kecamatan Lembah Sorik Marapi. Kegiatannya dipusatkan di Desa Bangun Purba. Kemudian 5 desa di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, yang dipusatkan Desa Hutanamale. Dewan Pengurus Daerah […]

  • Bahasa Mandailing, Sastra Klasik Hingga Masa Kolonial (bagian 2)

    Bahasa Mandailing, Sastra Klasik Hingga Masa Kolonial (bagian 2)

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sastra Klasik Seni sastra Mandailing ditularkan melalui tradisi yang khas, misalnya melalui medium berikut: [4] 1. Marturi.  Tradisi bercerita dalam konteks sosial Mandailing yang dilakukan secara verbal. Cerita ditularkan secara turun-temurun. Plot menggunakan alur maju dan banyak memuat ajaran tentang budi pekerti. 2. Ende Ungut-ungut dibedakan atas temanya. Ende merupakan ungkapan hati, ekspresi kesedihan karena […]

  • Yuk, Nikmati Durian Campur Lemang di Warung Mardiana

    Yuk, Nikmati Durian Campur Lemang di Warung Mardiana

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sejak 2 pekan terakhir, masyarakat Mandailing Natal (Madina) yang mempunyai kebun durian selalu ramai pengunjung. Salah satunya, Mardiana (27) warga Desa Simaninggir Kecamatan Siabu. Selain menjual durian, Mardiana juga menawarkan pulut dan lemang sebagai pelengkap makan durian. “Lemang ini sengaja saya masak setiap hari. Ini berdasarkan permintaan pengunjung yang datang memakan durian,” ujar Mardiana, […]

  • Harapan di Balik Aksi Pengibaran Bendera One Piece

    Harapan di Balik Aksi Pengibaran Bendera One Piece

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Menjelang HUT Kemerdekaan ke-80 RI, media sosial dihebohkan dengan aksi pengibaran bendera bajak laut One Piece oleh sebagian masyarakat dan truk. Aksi ini menuai beragam respon dari berbagai kalangan. Pemerintah berpendapat bahwa pengibaran bendera One Piece berpotensi menjadi simbol pembangkangan terhadap negara. Aksi ini bisa mengarah pada bentuk provokasi yang mengikis nilai-nilai […]

expand_less