Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Ibu, Ummu wa Rabbatul Bait!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh : Sri Handayani, ST
Guru, tinggal di Padangsidimpuan, Sumatera Utara

Kesadaran akan pentingnya tugas-tugas ibu yang tak tergantikan oleh siapapun. Perempuan, keluarga dan generasi adalah mata rantai tegaknya sebuah peradaban yang gemilang. Jika kita melihat kondisi saat ini, perempuan muslim saat ini berada di pusat perang budaya barat. Mereka dipandang  “pengemban budaya”, “pengelola dari tradisi dan nilai-nilai keluarga”, “benteng terakhir” melawan dominasi budaya barat. Mengenakan jilbab dan kerudung bukan hanya menjadi lambang kesopanan, melainkan lambang pertahanan islam. Islam menjaga dan melindungi perempuan.  Sehingga perempuan muslim memegang peranan penting dalam nempertahankan keluarga, generasi dan sekaligus identitas masyarakat muslim.

“Wahai nabi! Katakan kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin. Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenal, sehingga mereka tidak diganggu. Dan allah maha pengampun, maha penyayang. (QS. Ahzab : 59)

Sungguh peran ibu dalam membangun peradaban sangatlah penting bukan hanya sebagai penggerak roda ekonomi, melainkan pencetak generasi. Ibu harus menyadari akan perannya. Dari rahimnyalah lahir para generasi cemerlang. Dialah sosok ibu yang menjadi madrasatul ula bagi anak-anaknya. Peran ibu dianggap tidak produktif karena tidak menghasilkan materi.  Bahkan beberapa pihak cenderung menganggap peran ibu mendomestikasi perempuan dan menempatkan perempuan dalam posisi inferior, tersubordinasi peran suami.  Sejak islam hadir memberikan posisi yang bergengsi terhadap ibu. Posisi itu adalah : “ummu warobbatul bait“. Selain itu di dalam islam, perempuan adalah kehormatan yang harus dijaga dan dilindungi.

Al-Ummu Madrasah Al-Ula (ibu adalah sekolah pertama-bagi anak-anaknya). Kata-kata hikmah ini sudah tidak asing lagi bagi kita. Bukan hanya sekolah pertama, ibu sejatinya adalah sekolah utama bagi putra-putrinya. Jika ada seseorang menjadi ulama, ilmuwan, tokoh ternama, atau pahlawan ksatria, maka lihatlah ibu mereka. Ibu sejatinya adalah gudang ilmu pusat peradaban dan wadah yang menghimpun sifat-sifat akhlak mulia.

Di dalam peradaban islam, ibu diposisikan sebagai sosok yang dapat memberikan kontribusi besar dalam membangun sebuah peradaban tanpa mendisorientasi perannya.

Andai saja imam Syafii tidak memiliki ibu yang tangguh, maka dia tidak akan menjadi seorang ulama besar dan faqih fiddin . Saat ini  muslimah membutuhkan sosok perempuan ibu generasi masa depan seperti :

– Khadijah, ummul mukminin sebagai istri sekaligus sahabat beliau. Bunda khadijah selalu membela Nabi SAW percaya kepadanya ketika orang meragukan beliau. Dia adalah ibu yang terhormat untuk anak-anaknya dan ibu yang benar untuk orang-orang mukmin.

– Aisyah, ummul mukminin, seorang istri dan ulama besar dengan pengetahuan fiqh islam yang luar biasa.

– Sumayyah, seorang ibu dengan keimanan luar biasa, martir pertama dalam islam.

– Nursaibah binti Kua’ab, seorang ibu mujahidah, semoga Allah meridoinya.

Masih banyak para sahabiyah cemerlang dan rule model seorang ibu sepanjang masa keemasan islam.

Namun sayangnya saat ini kaum perempuan dijauhkan dari peran terhormat mereka sebagai ibu, maka perempuan pun sebagai alat kehancuran, sehingga kehilangan jati dirinya dan kehilangan amanah yang diberikan kepadanya sebagai ibu muslim yang taat dan takut ajan Alla SWT.

Kapitalisme Barat telah mengusik kaum perempuan dengan gagasan kebebasan yang merusak jadi diri seorang  ibu. Akibatnya generasi menjadi rusak tanpa dilandasi dengan aturan sang maha Agung yaitu Allah swt. Saatnya kita kembali kepada syari’at islam yang kaffah dan mengambil bagian untuk penerapannya sebagai aturan kehidupan. Dengan penerapan islam secara kaffah generasi islam akan kembali nenemukan kehidupan yang sejahtera dan mulia.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Minta Pemerintah Pusat Hentikan SMGP

    Bupati Madina Minta Pemerintah Pusat Hentikan SMGP

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Jafar Sukhairi Nasution menyatakan bahwa sejak awal telah meminta pemerintah pusat menghentikan operasional SMGP di Sibanggor. Itu dikatakan Sukhairi didampingi Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution dan Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis usai menjenguk para korban di ruang UGD RSU Panyabungan, Selasa malam […]

  • Pemilih Pilkada Masih Bermental Politik Transaksional

    Pemilih Pilkada Masih Bermental Politik Transaksional

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailiing Online) –Prilaku mayoritas pemilih di Pilkada masih cenderung bermental politik transaksional finansial dalam menetapkan pilihan pada hari pencoblosan 9 Desember. Itu disampaikan Anggota DPRD Sumatera Utara, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH dalam status di akun pribadinya Fahrizal Efendi Nasution yang diposting hari ini, Jum’at (6/11/2020). Gambaran menunggu saweran politik uang itu bukan saja di […]

  • Ekspedisi ke Kawah Gunung Sorik Marapi

    Ekspedisi ke Kawah Gunung Sorik Marapi

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      DI PINGGIR KAWAH – Satu tim dari Tympanum Novem Film’s yang bermarkas di Mandailing foto bersama di pinggir kawah gunung Sorik Marapi dalam satu ekspedisi bulan Juni 2014 ke puncak gunung yang berada di Kabupaten Mandailing Natal. Kawah dan puncak gunung ini memiliki panorama alam yang eksotis dan sangat cocok untuk dijadikan tujuan wisata. […]

  • Kaum Ibu di Desa Hutapuli Nyatakan Saroha dengan Atika

    Kaum Ibu di Desa Hutapuli Nyatakan Saroha dengan Atika

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Sejumlah ibu-ibu di Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengaku sepakat memilih perempuan pada pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten ini. Bagi mereka, perempuan lebih peka dan mengerti keadaan kaum hawa. Hotmaida Hasibuan, salah satu warga Desa Hutapuli, yang diwawancarai seputar pilihan pada Pilkada ini mengaku akan memilih Atika […]

  • Ketua PDIP Medan dipolisikan

    Ketua PDIP Medan dipolisikan

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Merasa nama baiknya dicemarkan, seorang kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Zakir Husin alias Zakir, mengadukan Ketua DPC PDIP Medan, Henry Jhon Hutagalung ke Polresta Medan. Zakir tidak senang atas pernyataan Henry Jhon Hutagalung di media massa yang menuding dirinya mengedarkan narkoba dan dibeking polisi. Tidak hanya itu, Jhon juga menyurati Kapolda Sumut […]

  • Marbagi-Bagi Jabatan di Lopo Kopi

    Marbagi-Bagi Jabatan di Lopo Kopi

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dung tarbonggal nangkan nalantikon Bupati dohot wakil Bupati Madina nabaru simburma dilopo nangkan natarjadima ramping-ramping suping, anggoon bahatma namargopak-gopak arana taldus jugukani ningnama boto kecek ni halak tarbege dilopo-lopo ning sutan mangkahap mantong markombur dilopo sijabolboli. Natangkang nagiot roon madung tarsuratkondo sanga ise nangkan namarjabatan ningnama binege, anggo ningroangku bahatma natiarap, angke naisuru musema mambalun […]

expand_less