Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Ibu, Ummu wa Rabbatul Bait!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh : Sri Handayani, ST
Guru, tinggal di Padangsidimpuan, Sumatera Utara

Kesadaran akan pentingnya tugas-tugas ibu yang tak tergantikan oleh siapapun. Perempuan, keluarga dan generasi adalah mata rantai tegaknya sebuah peradaban yang gemilang. Jika kita melihat kondisi saat ini, perempuan muslim saat ini berada di pusat perang budaya barat. Mereka dipandang  “pengemban budaya”, “pengelola dari tradisi dan nilai-nilai keluarga”, “benteng terakhir” melawan dominasi budaya barat. Mengenakan jilbab dan kerudung bukan hanya menjadi lambang kesopanan, melainkan lambang pertahanan islam. Islam menjaga dan melindungi perempuan.  Sehingga perempuan muslim memegang peranan penting dalam nempertahankan keluarga, generasi dan sekaligus identitas masyarakat muslim.

Wahai nabi! Katakan kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin. Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenal, sehingga mereka tidak diganggu. Dan allah maha pengampun, maha penyayang. (QS. Ahzab : 59)

Sungguh peran ibu dalam membangun peradaban sangatlah penting bukan hanya sebagai penggerak roda ekonomi, melainkan pencetak generasi. Ibu harus menyadari akan perannya. Dari rahimnyalah lahir para generasi cemerlang. Dialah sosok ibu yang menjadi madrasatul ula bagi anak-anaknya. Peran ibu dianggap tidak produktif karena tidak menghasilkan materi.  Bahkan beberapa pihak cenderung menganggap peran ibu mendomestikasi perempuan dan menempatkan perempuan dalam posisi inferior, tersubordinasi peran suami.  Sejak islam hadir memberikan posisi yang bergengsi terhadap ibu. Posisi itu adalah : “ummu warobbatul bait“. Selain itu di dalam islam, perempuan adalah kehormatan yang harus dijaga dan dilindungi.

Al-Ummu Madrasah Al-Ula (ibu adalah sekolah pertama-bagi anak-anaknya). Kata-kata hikmah ini sudah tidak asing lagi bagi kita. Bukan hanya sekolah pertama, ibu sejatinya adalah sekolah utama bagi putra-putrinya. Jika ada seseorang menjadi ulama, ilmuwan, tokoh ternama, atau pahlawan ksatria, maka lihatlah ibu mereka. Ibu sejatinya adalah gudang ilmu pusat peradaban dan wadah yang menghimpun sifat-sifat akhlak mulia.

Di dalam peradaban islam, ibu diposisikan sebagai sosok yang dapat memberikan kontribusi besar dalam membangun sebuah peradaban tanpa mendisorientasi perannya.

Andai saja imam Syafii tidak memiliki ibu yang tangguh, maka dia tidak akan menjadi seorang ulama besar dan faqih fiddin . Saat ini  muslimah membutuhkan sosok perempuan ibu generasi masa depan seperti :

– Khadijah, ummul mukminin sebagai istri sekaligus sahabat beliau. Bunda khadijah selalu membela Nabi SAW percaya kepadanya ketika orang meragukan beliau. Dia adalah ibu yang terhormat untuk anak-anaknya dan ibu yang benar untuk orang-orang mukmin.

– Aisyah, ummul mukminin, seorang istri dan ulama besar dengan pengetahuan fiqh islam yang luar biasa.

– Sumayyah, seorang ibu dengan keimanan luar biasa, martir pertama dalam islam.

– Nursaibah binti Kua’ab, seorang ibu mujahidah, semoga Allah meridoinya.

Masih banyak para sahabiyah cemerlang dan rule model seorang ibu sepanjang masa keemasan islam.

Namun sayangnya saat ini kaum perempuan dijauhkan dari peran terhormat mereka sebagai ibu, maka perempuan pun sebagai alat kehancuran, sehingga kehilangan jati dirinya dan kehilangan amanah yang diberikan kepadanya sebagai ibu muslim yang taat dan takut ajan Alla SWT.

Kapitalisme Barat telah mengusik kaum perempuan dengan gagasan kebebasan yang merusak jadi diri seorang  ibu. Akibatnya generasi menjadi rusak tanpa dilandasi dengan aturan sang maha Agung yaitu Allah swt. Saatnya kita kembali kepada syari’at islam yang kaffah dan mengambil bagian untuk penerapannya sebagai aturan kehidupan. Dengan penerapan islam secara kaffah generasi islam akan kembali nenemukan kehidupan yang sejahtera dan mulia.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • “YUME”

    “YUME”

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Cerpen Remaja Karya: Leli Marito Pelajar SMA Negeri 1 Siabu   Mataku tak henti menatap pemandangan indah yang tak mungkin kudapatkan di kota tempat tinggalku dulu. Sawah yang hijau, pegunungan yang rindang dan asrinya desa membuat mataku yang hampir ingin tertidur kembali terbuka, seakan tak ingin melewatkan setiap inci dari keindahan ciptaan tuhan ini. […]

  • Walbup Apresisasi Kemitran KKM-Taman Budaya Sumut

    Walbup Apresisasi Kemitran KKM-Taman Budaya Sumut

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution menyambut baik atas terjalinnya kerjasama KKM dengan Taman Budaya Propinsi Sumatra Utara. Kerjasama ini diharap akan memacu tingkat promosi kesenian dan budaya Mandailing. Menjawab wartawan, Senin (30/9/2013) wakil bupati menyatakan penjajakan kerjasama ini diharapnya membawa nama baik Mandailing Natal ke tingkat nasional maupun […]

  • Demo, Mahasiswa UGN Pertanyakan Status Lahan

    Demo, Mahasiswa UGN Pertanyakan Status Lahan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Rupanya, selain menuntut kejelasan tentang status kampus UGN yang belum kunjung menjadi PTN, puluhan mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di kampus I Jalan Sutomo juga mempertanyakan persoalan lahan milik kampus mereka yang berada di daerah Simarsayang. Hendra Ibrahim Siregar, selaku kordinator aksi, saat diterima pihak Yayasan bersama dengan puluhan mahasiswa lainnya, di […]

  • PAW Anggota DPRD Madina Dari Partai PKB Berlangsung Hikmat

    PAW Anggota DPRD Madina Dari Partai PKB Berlangsung Hikmat

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Secara resmi Hj Riadoh Rangkuti telah duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal periode 2009-2014 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pelantikan Riadoh dilakukan melalui proses Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Alm H Abdurahman Mustofa Nasution , yang telah meninggal dunia beberapa waktu ya lewat. Pengambilan sumpah janji Hj Riadoh berlangsung di ruang sidang […]

  • Penerima BLT Tak Transparan, Warga Sinonoan Akan Polisikan Kepdes

    Penerima BLT Tak Transparan, Warga Sinonoan Akan Polisikan Kepdes

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan warga Desa Sinonoan Kecamatan Siabu mendatangi Polres Madina Kamis (21/5) siang. Warga hendak mengadukan semrawutnya penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa 2020 di desa mereka. Diantara poin yang dikeluhkan : pemerintah desa kurang transparan menentukan warga penerima manfaat. Banyak yang kategori berhak tak masuk daftar. Edy Saputra Nasution gelar […]

  • Galakkan Reboisasi, Tanam Pohon di jalan-jalan

    Galakkan Reboisasi, Tanam Pohon di jalan-jalan

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Gadis bekerja sama dengan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) dan sejumlah organisasi lingkungan lainnya, melakukan program reboisasi lahan. Penanaman pohon dilakukan di ruas kiri dan kanan jalan di Kelurahan Dalan Lidang dan Jalan Lintas Timur, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Penanaman pohon dimulai dari Jalinsum Kelurahan Dalan […]

expand_less