Senin, 9 Mar 2026
light_mode

Gratifikasi seks lebih berbahaya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 14 Jan 2013
  • print Cetak

JAKARTA, (MO) – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan banyak orang yang lebih tahan terhadap gratifikasi uang, dibandingkan gratifikasi seksual.

“Itu fakta, gratifikasi seksual itu kadangkala lebih dahsyat daripada gratifikasi uang, itu ada banyak,” kata Mahfud di Menara Bidakara, Jakarta, hari ini.
Ia melanjutkan, banyak orang yang kebal dengan uang tapi tidak kebal dengan tawaran seksual itu banyak sekali. Mahfud mencontohkan, pada masa orde baru, kalau ada pejabat melakukan pemeriksaan ke daerah yang disediakan yaitu sajian seksual.

“Nah sekarang banyak sekali orang kuat terhadap korupsi lain, tapi bisa membuat kebijakan diminta oleh perempuan nakal atau wanita simpanan. Banyak yang laporan ke saya sebagai fakta,” jelasnya.

Mahfud mengatakan untuk perihal tersebut belum ada aturan Undang-Undangnya, karena masih dalam pembahasan diskusi-diskusi tentang tindak pidananya.

“Sekarang rumusan tindak pidana itu susah. Kalau tindak pidana asusila bisa tapi kan pidananya asusila kecil, kalau mau ditindak pidana penyuapan ya, penyuapan itu biasanya materiil,” jelasnya lagi.

Saat ini, masih didebatkan bagaimana menghukum orang yang menerima gratifikasi seksual, sebagai tindak pidana bukan sekedar asusila. Sebab menurut Mahfud, hal tersebut terjadi didalam tugas, sehingga harus dimasukan dalam tindak pidana.

“Sekarang jadi perdebatan hukumnya sedang berlangsung. Tapi menurut saya perlu karena dalam faktanya, ada yang tidak mau terima suap uang, takut untuk melakukan pelanggaran tapi tidak takut untuk melanggar kalau yang minta itu perempuan ‘nakal’. Itu banyak sekali,” tandasnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera membuat aturan tentang gratifikasi dalam bentuk pelayanan seksual. Kalau perlu, aturan itu bahkan perlu dibuat dalam bentuk UU.

“Gratifikasi seks bisa dijerat dengan kasus korupsi karena seks masuk kategori pemberian, bisa diukur dengan uang, karena seks tidak ada yang gratisan,” kata peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Emerson Yuntho, kepada wartawan, hari ini.

Sejauh ini, Emerson mengakui belum ada aturan yang jelas mengenai batasan gratifikasi dalam bentuk pelayanan seksual tersebut. Karena itu, rekomendasi UNCAC terhadap pasal gratifikasi harus lebih disempurnakan lagi karena gratifikasi tidak harus dalam bentuk uang tunai, tetapi juga dalam bentuk lain seperti potongan harga ataupun kesenangan.

Indonesia, menurut Emerson, dalam hal ini dapat belajar dari Singapura yang mulai menerapkan hukuman untuk pemberian gratifikasi berupa pelayanan seks.

“Intinya gratfikasi seks harus jadi perhatian KPK, karena kalau menunggu DPR agar dibuat dulu Undang-undangnya ga akan bisa diharapkan, karena siapa tau mereka pelakunya,” demikian Emerson.(inilah)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosok Atika di Mata Milenial Desa Tambangan Tonga

    Sosok Atika di Mata Milenial Desa Tambangan Tonga

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Kecerdasan dan dan prestasi yang ditorehkan Atika Azmi Utammi Nasution selama menjadi wakil bupati Mandailing Natal (Madina) menjadikan dirinya sebagai panutan kalangan milenial di Desa Tambangan Tonga, Kecamatan Tambangan. Itu sebabnya, sejumlah generasi milenial di Desa Tambangan Tonga itu menginginkan calon wakil bupati Madina nomor urut 2 itu melanjutkan karier politik […]

  • Katim Harun-Ichwan Gaungkan Gerakan Perubahan Untuk Kemajuan Madina

    Katim Harun-Ichwan Gaungkan Gerakan Perubahan Untuk Kemajuan Madina

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online): sebagai bentuk dukungan Paslon Bupati dan Wakil Bupati nonor urut 1 Harun-Ichwan, Ketua Tim Pemenangan Zuhri Mustafa Nasution serahkan ribuan kaos bertulisan paslon 1 Harun-Ichwan pada kordinator pemenangan Harun-Ichwan wilayah Kecamatan Linggs Bayu sekitar. ” kami serahkan aksesoris berupa kaos bertulisan Paslon 1 Harun-Ichwan ini sebagai bentuk dukungan kepada relawan dan simpatisan […]

  • Bupati Madina Kunjungi Keluarga Pengidap Penyakit Katarak

    Bupati Madina Kunjungi Keluarga Pengidap Penyakit Katarak

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Ja’far Sukhairi Nasution bersama Kepala Dinas Kesehatan, dr Faisal Situmorang mengunjungi lima bersaudara penderita penyakit katarak, di Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Senin (19/6/2023). Dalam kunjungan tersebut Bupati menyebutkan pemerintah sudah melakukan upaya dalam menanganinya dan sudah pernah juga di lakukan operasi katarak. “Sudah pernah di […]

  • Besok, PB IKLAS Silaturahmi dengan Mandailing Malaysia di Kota Pinang

    Besok, PB IKLAS Silaturahmi dengan Mandailing Malaysia di Kota Pinang

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        KOTA PINANG (Mandailing Online) – Pengurus Besar Ikatan Keluarga Labuhanbatu Selatan (PB IKLAS) akan menggelar malam silaturahmi dengan Ikatan Mandailing Malaysia-Indonesia (IMAMI) di Convention Hall Sudi Mampir Blok Songo, Labuhanbatu Selatan, Sabtu (30/11). Silaturahmi yang digagas PB IKLAS ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan IMAMI bertajuk “Mulak tu Huta” yang diikuti 73 orang […]

  • Harga TBS Kampung 1.050/Kg

    Harga TBS Kampung 1.050/Kg

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani kampung di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hanya dihargai 1.050 rupiah per kilo gram. Harga ini memang naik dari sebelumnya yang sebesar 650 rupiah per Kg, tetapi masih belum mendongkrak kesejahteraan petani. Berbeda dengan harga TBS pada kebun plasma yang dikelola […]

  • Bulan Ini Dana Insentif Guru Madrasah Bakal Cair

    Bulan Ini Dana Insentif Guru Madrasah Bakal Cair

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bulan ini dana insentif guru-guru Diniyah, TPA dan Pesantren yang berasal dari APBD Kabupaten Mandailing Natal bakal dicairkan. Saat ini lagi berproses di bank BRI setelah sekitar pertengahan Agustus 2016 pihak Pemkab Madina mengirimkan berkasnya ke BRI Cabang Panyabungan. Besaran dana insentif tersebut sebesar Rp. 300.000 per bulan per guru. Pihak […]

expand_less