Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

Suara Terbungkam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 13 Des 2021
  • print Cetak

Prosa Karya : Halvionata Auzora Siregar

 

Ketika mendengar sebuah jeritan menyayat hati dari seorang perempuan yang dianggap sebagai tiang dari sebuah negara, di akhir tahun yang penuh duka, duka bagi perempuan, negara bahkan apa yang diperjuangkan oleh sang feminisme Indonesia R.A Kartini dan Dewi Sartika telah dirobohkan oleh hawa nafsu.

Akhir tahun kini penuh tanda tanya, apakah kami sebagai perempuan hanya menemani pemuas nafsu ketika pria ingin kami layani?

Bolehkah kami bersuara layaknya seorang panglima yang berhak menyuruh anggota maju dalam medan laga?

Apakah kami boleh memiliki aksebilitas sama seperti pria?

Ataukah kami hanya pengisi rumah sahaja?

Untaian syair merujuk pada kasus pelecehan bahkan kekerasan, pemerkosaan yang banyak terjadi akhir tahun ini, apalagi seorang pelaku bertindak sebagai aparat keamanan yang memang tupoksinya ialah melindungi dan mengayomi. Yang paling menyayat hati, sang korban depresi hingga akhirnya bunuh diri di dekat pusara ayahnya, yang telah melindungi anak gadisnya dengan penuh sayang dan kasih.

Kasus ini bagaikan gunung es membeku lama tak mencair akibat lemahnya legitimasi, atau sengaja ditutup-tutupi bahkan dengan dalih kurangnya barang bukti.

Bukti apa yang perlu digali ketika seorang mahasiswi yang mengajukan skripsi kepada dosen, tetapi malah dilecehkan bahkan diancam dengan kalimat “percuma kamu lapor tidak ada yang mempercayai”.

Ketika kami melapor, tetapi malah dilaporkan balik atas tuduhan pencemaran nama baik, nama baik seperti apa yang ingin oknum itu lindungi? Bukankah oknum itu sendiri yang menjilat ludahnya sendiri?

Ada legitimasi yang perlu harus kita benahi, ada hak kami (perempuan) untuk bersuara, beraktivitas, bahkan kami memiliki aksebilitasi sama seperti pria. Kita adalah negara hukum, salah satu prinsip negara hukum ialah equality before the law yang artinya persamaan di hadapan hukum. Kita semua sama di hadapan hukum, tetapi makna yang lebih dalam ialah ketika kita ingin meng-akses hukum tersebut haruslah sama, bukan terbatasi oleh gender pria-wanita bahkan terbatasi oleh yang namanya aparat dan rakyat jelata dan salah satu asas hukum berbunyi salus populi suprema lex esto yang mengandung arti keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.

Maka dari itu, legitimasi hukum jangan sesekali dihadang oleh yang namanya kepentingan pribadi apalagi berdalih untuk menutupi.

Halvionata Auzora Siregar adalah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh/anggota Ikatan Mahasiswa Batang Natal-Aceh

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tokoh Masyarakat Pilih Saipullah untuk Lanjutkan Pembangunan Pantai Barat

    Tokoh Masyarakat Pilih Saipullah untuk Lanjutkan Pembangunan Pantai Barat

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Tokoh masyarakat di wilayah pantai barat Mandailing Natal (Madina) menilai Saipullah Nasution sebagai sosok yang tepat untuk melanjutkan kepemimpinan di kabupaten paling selatan Sumatera Utara ini. Mereka yakin Saipullah sebagai birokrat yang bakal mampu melanjutkan pembangunan Madina, khususnya di wilayah pantai barat. “Pak Saipullah itu birokrat senior di pemerintahan pusat. Pernah […]

  • Tim Hukum Cabup Madina Harun Mustafa Akan Melaporkan Henri Husein Nasution

    Tim Hukum Cabup Madina Harun Mustafa Akan Melaporkan Henri Husein Nasution

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Ridwan Rangkuti selaku tim kuasa hukum calon Bupati Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) nonor urut 1 Harun -Ichwan menilai manuver Henri Husein Nasution yang melaporkan Cabup Madina Harun Mustafa Nasution ( HMN) ke Gakkumdu dan Poldasu dengan tuduhan penggunaan keterangan palsu adalah sesuatu yang tidak benar, fitnah dan pencemaran nama […]

  • Ratusan KPM Panyabungan Rela Antri Berjam Jam di Kantor Pos Demi Jatah Bepanas

    Ratusan KPM Panyabungan Rela Antri Berjam Jam di Kantor Pos Demi Jatah Bepanas

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meskipun antri selama berjam jam, tidak menyurutkan niat Keluarga Penerima Manfaat ( KPM )  untuk mendapatkan bantuan beras jenis bulog 10 kg. Bantuan beras tersebut merupakan Bantuan Pangan Nasional (Bapanas) untuk keluarga miskin yang dilakukan pendistribusiannya melalui kantor Pos Indonesia. Kata Husein, Branch Manajer Kantor Pos Cabang Panyabungan Kota Jum’at 17/2/2024. […]

  • KPK Rilis Lima Nama Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Sumut

    KPK Rilis Lima Nama Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Sumut

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Komisi Pemberantasan Korupsi merilis lima nama tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara. Kelima tersangka ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT), Jum’at malam (27/6). Lima tersangka itu adalah Topan Obaja Putra Ginting selaku Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumut, Rasuli Efendi Siregar selaku Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Provinsi […]

  • 700 Guru Bersertifikasi di Madina Diminta Dievaluasi

    700 Guru Bersertifikasi di Madina Diminta Dievaluasi

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sebanyak 700-an guru yang sudah bersertifikasi di Kabupaten Mandailing Natal diminta suoaya dievaluasi. Sebab dinilai guru-guru yang bersertifikasi tidak memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Madina. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPC PKB madina Abdul waris Rangkuty kepada Analisa, di Panyabungan, Sabtu (4/12). Dia mengatakan, sampai sejauh ini tidak diketahui tolok […]

  • 4.402 Pelamar CPNS Madina Ikut Seleksi

    4.402 Pelamar CPNS Madina Ikut Seleksi

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA : Pj Bupati Mandailing Natal Ir. H. Aspan Sofian Batubara meninjau pelaksanaan ujian tertulis Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNS D) di beberapa lokasi sekolah di Panyabungan, dari 28 lokasi yang sudah ditetapkan panitia. Pelaksanaan ujian di tinjau Pj. Bupati Madina, Ir. H. Aspan Sopian Batubara di dampingi Ketua DPRD As. Imran Khaitamy Daulay, […]

expand_less