Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Surat Pengunduran Diri Bupati Madina Beredar di Jejaring Sosial

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 21 Apr 2019
  • print Cetak

Bagian atas surat pengunduran diri bupati Madina yang beredar di medsos

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Di jejaring sosial beredar foto surat pengunduran Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution.

Surat ber kop Bupati Mandailing Natal itu bertanggal 18 April 2019 itu ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia yang ditandatangani Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution D/P Menteri Kordinator Perekonomian Republik Indonesia.

Surat itu bernomor 019.6/1214/TUPIM/2019. Prihal “Permohonan Berhenti Dari Jabatan Bupati”.

Sejauh ini tidak diketahui mengapa surat pengunduran diri bupati itu beredar di facebook.

Berdasar isi surat itu, alasan pengajuan mundur ini diduga akibat minimnya suara petahana dalam Pilpres 2019 di Mandailing Natal (Madina).

Itu tersirat dari kalimat “Dengan hormat, kami maklum kepada Bapak bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 di Mandailing Natal Sumatera Utara berjalan lancar, aman dan terkendali. Namun hasilnya sangat mengecewakan dan tidak seperti yang diharapkan” pada paragraf pertama isi surat.

Bagian ats surat pengunduran diri bupati Madina yang beredar di medsos

Sejauh ini belum ada tanggapan dari Bupati Madna, Dahlan Hasan Nasution soal surat yang beredar di facebook ini.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkab Mandailing natal, Afandi Lubis yang dikonfirmasi Mandailing Online via telefon seluler, pukul 14.39 WIB, Minggu (21/4/2019) menyatakan bahwa surat pengunduran diri itu benar tandatangan Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution.

Di sisi lain, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal sebagai salah satu partai pengusung Dahlan Hasan Nasution-Jakfar Sukhairi Nasution bersikap akan menemui bupati Madina Dahlan Hasan Nasution untuk membicarakan surat pengunduran diri yang menyear di jejaring sosial ini.

“Sebab, jika pun surat itu benar ada, hingga kini kami belum menerima tembusannya,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal,Iskandar Hasibuan menjawab Mandailing Online via telefon seluler, Minggu (21/4)

Dan surat seperti itu juga belum tepat diedarkan kepada publik karena masih bersifat rahasia. Oleh karena itu, Iskandar menyatakan kebingungannya dan mempertanyakan siapa pihak pertama yang mengedarkan surat itu kepada publik.

Dari sisi model surat, Iskandar juga menilai bahwa surat pengunduran diri bupati harusnya berbentuk Surat Pernyataan yang diawali dengan kalimat “Saya yang bertandatangan di bawah ini : Nama” dan seterunya.

Surat itu juga menjadi janggal karena tak memiliki tembusan kepada DPRD Mandailing Natal.

Iskandar juga menyatakan bahwa pihaknya tak setuju begitu saja bupati mengundurkan diri. Sebab, sejatinya Dahlan Hasan Nasution membahasnya terlebih dahulu dengan partai politik yang mengusungnya di Pilkada lalu.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 200-an Warga Bulumario Protes Pembalakan Hutan

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK-Sekitar 200-an warga Desa Bulumario, Sipirok, Tapsel melakukan aksi atas penebangan kayu di Hutan Napa Jae tepatnya di Perbatasan Kecamatan Sipirok dengan Kecamatan Marancar tepatnya di Aek (Sungai) Sirabun Tapsel, Senin (20/2). Aksi protes meraka lakukan atas aktivitas sebuah perusahaan di hutan tersebut, berlangsung tertib dan damai di bawah pengawalan Polsek Sipirok bersama Koramil Sipirok, […]

  • Program Berobat Gratis dari Pemkab Madina Tetap Berlaku 2025

    Program Berobat Gratis dari Pemkab Madina Tetap Berlaku 2025

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Kesehatan mengumumkan bahwasanya program nasional Universal Health Coverage (UHC) atau BPJS Kesehatan gratis tetap berlaku di tahun 2025. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Madina dr. H. Mhd Faisal Situmorang, Senin (7/1/2025). Faisal menerangkan Pemkab Madina dibawah kepemimpinan Bupati HM Ja’far Sukhairi Nasution […]

  • Kita Belum Merdeka

    Kita Belum Merdeka

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sudah 71 tahun Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Namun, sesungguhnya bangsa ini belum benar-benar merdeka. Indonesia sejatinya masih terjajah. Lihat, misalnya, tingkat kesejahteraan rakyat yang masih jauh dari apa yang dicita-citakan dalam konstitusi. Pendapatan perkapita Indonesia pada tahun 2015 hanya menempati urutan ke-115 dari 185 negara yang ada di dunia, dengan jumlah US$ 3,362 pertahun. Angka itu […]

  • Ini Penjelasan Pemkab Madina Terkait Harga dan Regulasi Baru LPG 3kg

    Ini Penjelasan Pemkab Madina Terkait Harga dan Regulasi Baru LPG 3kg

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Langkanya gas LPG 3kg masih jadi isu hangat di tengah masyarakat. Persoalan yang menjadi pemicu kelangkaan dan mahalnya harga terus menjadi sorotan. Kondisi itu diperparah ditemukannya oleh konsumen gas 3 kg isinya diperkirakan hanya 1 kg saja. ” Hanya 10 menitan saja pak, gas nya sudah habis, padahal saya baru beli […]

  • DCS Dapil 3 PBB Madina

    DCS Dapil 3 PBB Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 3 PBB Madina

  • Ralat Nama Meranti dan Rohil di Berita Demo CPNS di Kantor Bupati Madina

    Ralat Nama Meranti dan Rohil di Berita Demo CPNS di Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait berita http://www.mandailingonline.com/pemerintah-diam-diam-mengumumkan-dua-nama-cpns-demo-kantor-bupati-madina/ yang dilansir Mandailing Online edisi 2 Juni 2014, terjadi kekeliruan penafsiran. Di dalam berita itu ditulis “Mereka menyatakan berang, sebab tahun telah berganti tetapi pemerintah belum juga mengumumkan pemenang. Anehnya, secara diam-diam pengumuman terhadap dua nama sudah dilakukan. Kedua nama tersebut masing-masing bernama Meranti dan Rohil”. Seharusnya ditulis […]

expand_less