Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Syamsul tak Kunjung Disidang, KPK Didemo

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
  • print Cetak


JAKARTA-
Ternyata ada yang tidak sabar ingin segera melihat Gubernur Sumut Syamsul Arifin duduk di kursi terdakwa di pengadilan tipikor. Kemarin (14/2), sekitar 50-an massa yang menamakan diri Gerakan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (Gemaki), menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.
Massa yang dipimpin Aji ini mendesak agar tim penyidik KPK bisa cepat menyelesaikan proses penyidikan.

Tujuannya, agar kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Langkat dengan tersangka Syamsul Arifin ini bisa segera diadili. “Adili secepatnya. Jangan terlalu berlama dan berlarut-larut,” ujar Aji, koordinator Gemaki, dalam orasinya.
Aji menilai, KPK lamban dalam menangani kasus dugaan korupsi senilai Rp102,7 miliar itu. “Sudah berbulan ditahan sebagai tersangka, namun tidak juga disidangkan,” ungkap Aji, yang menenteng pengeras suara.

Dalam orasinya, para pentolan aksi memberikan penekanan terhadap perlunya tim penyidik KPK segera menyelesaikan tugasnya dan agar Syamsul segera disidangkan. Selain itu, massa aksi juga mendesak agar KPK menyita seluruh harta milik Syamsul dan para pejabat lainnya, yang diduga berasal dari hasil korupsi.

“Makanya biar KPK masih dipandang warga, tolong Syamsul dan kroninya diseret ke Pengadilan. Sita harta kekayaan hasil dari korupsi mereka,” tandas Aji.

Aksi yang dimulai pukul 10.40 WIB itu tidak berlangsung lama. Pasalnya, sejak pagi hingga sore kemarin, Jakarta diguyur hujan. Mulanya, massa aksi tampak tak begitu peduli dengan guyuran hujan. Namun, begitu hujan terasa semakin deras, massa pun membubarkan diri dengan tertib.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, hingga kemarin tim penyidik belum menyelesaikan proses penyidikan. Penyidik masih berkutat pada pemberkasan, yang jika sudah beres, diserahkan ke penuntutan, yang juga ditangani KPK. Dengan tahapan seperti itu, target untuk menyidangkan Syamsul awal Februari sudah meleset. (sam)
Sumber : Sumut POs

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fahrizal: Poldasu Jangan Peti-eskan Kasus Kematian Warga Sibanggor di wilayah SMGP

    Fahrizal: Poldasu Jangan Peti-eskan Kasus Kematian Warga Sibanggor di wilayah SMGP

    • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Polda Sumut diminta tidak mempeti-eskan penyelidikan kasus kematian 5 warga Desa Sibanggor pada insiden kebocoran gas diduga H2S di wilayah kerja PT SMGP (Sorik Marapi Geothermal Power) pada 25 Januari 2021. Pemberian tali asih oleh perusahaan kepada keluarga korban tidak akan serta merta menggugurkan potensi pidana. Permintaan itu disampaikan Anggota […]

  • Pemkab Madina Diminta Tingkatkan Layanan KTP

    Pemkab Madina Diminta Tingkatkan Layanan KTP

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina diminta memikirkan cara agar pengurusan KTP lebih cepat. Tak berbulan-bulan. Hal itu dikatakan Ketua DPC GBNN-LPRI Madina, Salman Rais Daulay,S.Sos kepada Mandailing Online di Panyabungan, Senin (16/9/2019). Menurut Salman, keluhan rakyat selama ini menyangkut lamanya penerbitan KTP. Menunggu selama berbulan-bulan mengakibatkan kerugian di pihak rakyat. “Warga yang datang […]

  • Proses CPNS guru harus jujur!

    Proses CPNS guru harus jujur!

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Para tenaga honorer, khususnya guru telah diregistrasi datanya untuk diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Namun, dalam pendataan itu berbagai cara dilakukan, agar bisa diangkat menjadi CPNS. Ketua Komisi B DPRD Kota Medan, Irwanto Tampubolon, mengharapkan agar seleksi dan pengumpulan database yang dilakukan dalam proses pendataan tenaga honorer harus sesuai dengan surat […]

  • Mencari Realitas Budaya Adiluhung Madina: “Buruk Muka Cermin Dibelah?”

    Mencari Realitas Budaya Adiluhung Madina: “Buruk Muka Cermin Dibelah?”

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Bayo Nasution Setiap daerah terbentuk dan berkembang dengan sejarahnya sendiri. Seperti yang lain, Madina menyimpan begitu banyak bukti-bukti historis. Pertanyannya: Apakah Madina memiliki sejarahnya sendiri, sehingga sejarah itu bisa diperlakukan sebagai satu modal tersendiri untuk menjadi kabupaten yang maju dan makmur? Jawabannya, sudah barang tentu. Sejumlah artepak yang masih ditemukan merujuk pada […]

  • Pembebasan Lahan Jalan Akses Bandara Kualanamu Capai 98%

    Pembebasan Lahan Jalan Akses Bandara Kualanamu Capai 98%

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembebasan lahan di jalan akses Bandara Kualanamu sudah mencapai 98 persen. Namun, pekerjaan jalan akses Bandara Kualanamu masih menemui hambatan dalam pengerjaannya. Hal tersebut dikarenakan beberapa bidang tanah yang totalnya 1,5 km, masih diminta ganti rugi tanahnya oleh penduduk, padahal tanah tersebut milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN). “Beberapa bidang tanah sejumlah 1,5 km […]

  • Penilaian tahap II Lomba Inovasi daerah tahun 2023

    Penilaian tahap II Lomba Inovasi daerah tahun 2023

    • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2023
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online) Bertempat Di Aula Bapperida Pada Jumat 27/10 Kelanjutan Dari Lomba Inovasi Daerah yakni tahap Penilaian 2 yang memilih 10 Inovasi Daerah Kabupaten Mandailing Natal. Peserta Inovasi daerah yang lolos Tahap 2 Yaitu Simasgara dari BKD, Baginda Madina dari Bapperida, Melayani dengan Sijeges dari RSUD Panyabungan. Bersiap Matoga Dari Puskesmas Longat, Saru Satahi […]

expand_less