Kamis, 8 Okt 2026
light_mode

Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Beroperasi Malam Hari

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
  • print Cetak

Alat berat milik penambang emas ilegal di Kota Nopan beroperasi di malam hari( ist)

MADINA- Mandailing Online: Kesaksian warga setempat Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ternyata tiap malam ini selalu beriperasi. Wilayahnya di sekitar Aek Kapesong dan Jambur Tarutung.

Senin malam (02/09/2024) dari video yang diterima rekan journalia, sekira pukul 21.22 wib, dengan rekaman video berdurasi 1 menit 4 detik dengan cuaca malam hari alak berat terlihat melakukan aktifitas penggalian material tanah. Diduga kuat, alat berat itu melakukan aktifitas penambangan emas ilegal.

Kepada Datapost.Id . warga menyampaikan bahwa PETI yang diduga milik oknum “P” ini sudah lama beroperasi dengan dalih mengupas lokasi.

”udah lama itu Bang, udah hitungan bulan lah. Alasannya mengupas lokasi. Memang kalau dari jalan itu tidak keliatan” jelas warga pasar kotanopan yang ingin identitasnya di rahasiakan.

Menanggapi hal ini, Kabid Keorganisasian Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Madina, Farhan Donganta menuturkan bahwa Tambang emas ilegal belum juga berhenti, banyak sudut yang diharapkan untuk tajam menghujam perusakan lingkungan ini malah terlihat tumpul.

“Aparat Penegak Hukum (APH) dan Pemerintah Kabupaten Madina malah terlihat diam dan tidak melakukan tindakan. Tentu saja ini adalah hal yang harus diberi tanda tanya besar.”pungkasnya.

Farhan juga menekankan, apabila kejadian ini semakin parah, tidak ada jalan lain, jalan satu-satunya adalah turun ke jalan untuk mengamankan dan memberhentikan perusakan lingkungan ini.

“Apabila hal ini terus-menerus dibiarkan, maka kerusakan lingkungan adalah akibat dari pembiaran ini.”tegasnya lagi.

Ia berharap besar kepada setiap organisasi mahasiswa untuk melaksanakan aksi unjuk rasa agar bagaimana permasalahan ini dapat diselesaikan.

Perusakan atau dapat dikatakan pembunuhan lingkungan hidup ini harus ditindak tegas sebagai tindakan lanjut.

“Permasalahan demi permasalahan akan tetap hadir apabila hal ini terus-menerus dibiarkan. Keinginan kita adalah bagaimana keindahan lingkungan tetap terjaga bahkan ekologi dapat digunakan untuk ekonomi dengan prinsip legal bukan ilegal.”tutupnya kesal.

Sementara itu, Kapolres Madina, AKPB Ari Sopandi Paloh dalam pemberitaan sebelumnya menyampaikan akan meningkatkan pengawasan.

Dan telah mengimbau Kapolsek Kotanopan agar menggandeng Forkopincam untuk meningkat pengawasan agar tidak ada lagi pelaku PETI yang melakukan yang beroperasi baik itu secara terbuka dan tempat yang tersembunyi.

Dan malam ini, setelah redaksi mendapatkan informasi dari warga tentang PETI masih beroperasi di Kecamatan Kotanopan. Hingga berita ini ditayangkan, Kapolres Madina dan Kapolsek Kotanopan belum memberikan jawaban. (Ril/ datapost. Id)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DCS Dapil 3 PKP Madina

    DCS Dapil 3 PKP Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 3 PKP Madina

  • Mandailing

    Mandailing

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    DALIHAN NA TOLU Hubungan kekerabatan antar individu dalam masyarakat Mandailing tercermin dalam konsep Dalihan Na Tolu. Segala aktivitas sosial budaya indovidu tidak dapat dipisahkan dari ikatan kekerabatan ini. Konsep ini diyakini asli kreasi nenek moyang Mandailing karena tidak ditemukan padanannya dalam budaya manapun. Mereka meyakini bahwa konsep Dalihan na Tolu dapat membentuk suatu sistem kemasyarakatan […]

  • Ratusan Warga Tamiang Sambut Yusuf-Imron

    Ratusan Warga Tamiang Sambut Yusuf-Imron

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Ratusan warga Tamiang Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal menyambut kedatangan kandidat bupati/wakil bupati Madina, Yusuf-Imron, Senin (16/11). Para tokoh masyarakat juga meng-ulosi pasangan ini dan disambut iringan paluan Gordang Sambilan serta  penampilan atraksi Moncak (silat khas Mandailing). Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua Tim Pemenangan Yusuf-Imron, Ir. Ali Makmur (Jaganding), tokoh masyarakat Madina […]

  • Inilah Pria Diduga Menganiaya Loper Harian Tribun-Medan

    Inilah Pria Diduga Menganiaya Loper Harian Tribun-Medan

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SUNGGAL – Roni, pelaku pemerasan dan penganiayaan loper koran Tribun-Medan sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsekta Sunggal Medan. Roni diduga memalak dan menganiaya loper koran Tribun-Medan, Dapot Panjaitan. Ia menyundut pipi korban dengan api rokok.(*) Sumber : Tribun medan

  • Daftar parpol yang dicoret ikut Pemilu 2014

    Daftar parpol yang dicoret ikut Pemilu 2014

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendiskualifikasi atau mencoret sejumlah partai peserta Pemilu 2014. Otomatis, partai-partai ini nantinya tidak bisa ikut Pemilu 2014. Hanya, pencoretan dilakukan pada beberapa daerah, tidak bersifat nasional. Pencoretan lantaran terlambat menyerahkan dana kampanye dari jadwal yang sudah ditentukan. Ada sembilan partai yang dicoret dari sejumlah daerah. Diantara partai-partai itu adalah […]

  • Dianggap Kurang Bermasyarakat, Warga Minta Bupati Copot Lurah Panyabungan III

    Dianggap Kurang Bermasyarakat, Warga Minta Bupati Copot Lurah Panyabungan III

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online )- Dianggap kurang perduli terhadap keagamaan dan sosial, Andi Bugis Lurah Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) diminta warga agar di ganti karena karena sudah 3 tahun menjabat sebaga lurah, jarang mengikuti kegiatan keagamaan dan sosial. Hal ini diungkapkan warga pada saat memperingati Maulid Nabi Muhammad 12 Rabiul […]

expand_less