Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

TPS 14 Mompang Jae Laksanakan PSU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2019
  • print Cetak

 

Proses pemungutan suara ulang di TPS 14 Kelurahan Mompang Jae, Sabtu (27/4/2019). foto : Doni Lubis

 

PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Pemungutan Suara Ulang Pemilu 2019 dilakukan di TPS 14 Kelurahan Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal, Sumut, Sabtu (27/4/2019).

Pihak aparat Kepolisian, TNI, Bawaslu dan KPU Madina memantau langsung pelaksanaan coblos ulang itu.

Dari 208 suara yang terdaftar dalam DPT TPS 14 tersebut ditambah DPK 21 orang,  hanya sekitar 100 orang dinyatakan hadir menggunakan hak suaranya di pemungutan suara ulang itu.

Komisioner KPU Madina, M. Ihksan Matondang,   mengatakan bahwa sesuai PKPU secara Nasional hari ini serentak diadakan Pemungutan Suara Ulang (PSU)  di seluruh TPS se Indonesia yang dinyatakan Bawaslu harus diulang.

“Untuk logistik seperti biasa kita sediakan yaitu dengan lima jenis kertas suara antara lain Presiden,  DPD,  DPR RI,  DPRD Sumut dan DPRD Kabupaten/kota dengan jumlah DPT 208 orang ditambah dengan DPK 21 orang, total jumlah keseluruhan sebanyak untuk pemilih 229 orang”,ungkapnya.

Pemungutan suara ulang ini berdasar rekomendasi Bawaslu Madina. Terkait penangkapan oleh polisi dan Panwaslu terhadap 7 orang yang berumur di bawah usia pemilih melakukan pencobolasn di TPS itu pada hari H Pemilu 2019 tanggal 17 April lalu.

Ketujuh anak-anak itu diduga dikerahkan oleh istri Syafri Siregar caleg DPRD Madina dari Partai Demokrat.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Madina, Joko Budiono menjawab Mandailing Online di ruang kerjanya, Kamis (25/4) menyatakan bahwa Gelar Perkara tahap awal terhadap kasus dugaan pengerahan anak-anak dibawah usia memilih dan money politic di TPS 14 Mompang Jae itu sudah dilakukan di kantor Gakumdu Madina pada Kamis 25 April 2019 oleh pihak Polres Madina, Kejari Madina dan Bawaslu Madina.

Semua unsur di Gakumdu pada Gelar Perkara itu sepakat bahwa kasus itu telah memenuhi syarat formil dan materil. Dan semua sepakat akan dilanjutkan ke tahap penyelidikan dan penyusunan kajian.

Sejumlah remaja yang diamankan dari TPS 14 Mompang Jae dengan bukti uang pecahan 50.000 rupiah.

Saat ditanya, apakah Syafri Siregar masih diikutkan dalam pemungutan suara ulang (PSU) itu, Joko menyatakan masih diikutkan.

“PSU ini tak ada hubungannya dengan mengikutsertakan orang atau nggak. Karena pure potensi dugaan pidana dan proses penanganannya sedang berlangsung. PSU ini tidak menyangkut pada persoalan apakah ikut atau tidak salah seorang. Kemarin kan 372 ayat 2 huruf b, ada yang bukan pemilih memilih di TPS tersebut. Jadi dasar PSU kita itu, bukan persoalan penanganan pidananya ini,” katanya.

Sejauh ini pihak Gakumdu belum menetapkan tersangka dalam kasus itu. Karena hasil pemeriksaan Bawaslu dengan hasil penyelidikan polisi belum digabungkan. Meski begitu, menurut Joko, tak tertutup kemungkinan akan dilakukan  proses pemanggilan terhadap orang-orang yang mungkin muncul dalam proses penyelidikan nantinya.

“Misalnya kami memeriksa si A, dari si A muncul nama ini, kita periksa, dalam kaitannya dengan peristiwa. Tapi kalau misalnya nanti apakah uang atau C6 itu berhubungan dengan caleg, kami juga belum bisa pastikan. Sedangkan bahwa betul atau tidak ini dari istri si caleg, ini masih harus kami klarifikasi kembali di bawah sumpah ini anak-anak, masih sementara kan masih keterangan, keterangan awal. Itulah hasil investigasi semalam,” ujarnya.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • TP PKK Salah Satu Pilar Pembangunan Daerah

    TP PKK Salah Satu Pilar Pembangunan Daerah

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) merupakan salah satu pilar kokoh pembangunan daerah. Itu diungkapkan Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut Saipullah Nasution dalam pidato yang dibacakan Sekretaris Daerah Madina Alamulhaq Daulay dalam acara Supervisi Desa Pelaksana Tertib Administrasi PKK, PAAR, UP2K, Hatinya PKK, IVA Test, dan PTP2WKSS di aula […]

  • SUKA No 1, Dahwin No 2, Sofwat-Beir No 3

    SUKA No 1, Dahwin No 2, Sofwat-Beir No 3

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KPU Madina hari ini, Kamis (24/9/2020) menyelenggarakan rapat pleno pencabutan dan penetapan nomor urut pasangan calon bupati/wakil bupati Mandailing Natal (Madina) yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna, Panyabungan. Hasil pencabutan nomor sebagai berikut : Pasangan HM Jakfar Sukhairi Naaution-Atika Azmi Utammi Nasution, App.BFin atau lebih populer disebut pasangan SUKA memperoleh nomor urut 1. Pasangan Dahlan […]

  • Aliansi Mahasiswa dan Pers Berdemo di DPRD Madina

    Aliansi Mahasiswa dan Pers Berdemo di DPRD Madina

    • calendar_month Senin, 5 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Puluhan orang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Pers mendatangi Kantor DPRD Mandailing Natal ( Madina ), Senin 5/6/23. Mereka meminta agar DPRD mengevaluasi kinerja Inspektorat Madina karena dinilai arogan. Selain itu pengunjuk rasa meminta Bupati mencopot Kepala Kantor Inspektur Rahmad Daulay karena dinilai tertutup memberikan informasi ketika dikonfirmasi. Usai melakukan orasi, Wakil […]

  • Diam Diam, Harun Mustafa Ternyata Sudah Bantu Ratusan Masjid Saat Jadi DPRD Sumut

    Diam Diam, Harun Mustafa Ternyata Sudah Bantu Ratusan Masjid Saat Jadi DPRD Sumut

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online) – Diam diam, ternyata Harun Mustafa Nasution sejak manjadi Wakil Ketua DRPD Provinsi Sumatera Utara sudah membantu dan mendanai ratusan Masjid di seluruh Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Terbukti, Harun Mustafa Nasution yang kini mencalonkan diri manjadi Calon Bupati Madina nomor urut 01, dan berpasangan dengan Muhammad Ichwan Husein Nasution itu ternyata tidak […]

  • Terkait Banjir Bandang di Ranto Baek

    Terkait Banjir Bandang di Ranto Baek

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Warga Duga Akibat Perambahan Hutan MADINA- Warga korban banjir bandang di lima desa di Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang terjadi Senin (29/11) lalu, menduga penyebab banjir karena adanya perambahan hutan di sekitar hulu Sungai Simpang Talap. M Idris Nasution, warga Desa Manisak yang menjadi salah satu desa yang diterjang banjir banding, Kamis […]

  • Hilangnya Kata “Madrasah” dalam Draf RUU Sisdiknas, Ada Apa?

    Hilangnya Kata “Madrasah” dalam Draf RUU Sisdiknas, Ada Apa?

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik   Ada apa? Itulah pertanyaan yang muncul dibenak beberapa kalangan yang telah mengetahui bocoran draf RUU Sisdiknas terbaru presented by Kemendikbudristek. Sebab, ada satu kata penting yang dihilangkan dalam  penyebutan jenjang pendidikan nasional yaitu Madrasah. Tentu saja hal tersebut akan menuai polemik baru dalam dunia pendidikan nasional. […]

expand_less