Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Warga dan Muspika Tinjau Lahan Sangketa Yang Digarap PT.PSU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
  • print Cetak

BATANG NATAL (Mandailing Online) – Warga 4 Desa bersama camat, Danramil dan Polsek Muara Soma kembali melakukan peninjauan lahan adat yang dikuasi PT. PSU di Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal (Madina).

Laha-lahan tersebut telah ditanami sawit oleh PT. PSU (PT.Perkebunan Sumatera Utara), padahal lahan-lahan itu sudah bersertifikat atas nama masyarakat.

Ke-empat desa itu adalah Desa yakni Desa Muara Parlampungan, Adangkahan, Aek Manggis dan Rantobi.

Warga menuding manajemen PT.PSU melakukan penggarapan lahan warga tanpa seizin dari masyarakat pemilik lahan. Peninjauan lahan ini sebagai upaya agar pihak pemerintah kecamatan mengetahui titik-titik lahan yang digarap PT.PSU.

Kepala Desa Muara Parlampungan, Bahtiar, Senin (10/2/2014) menyatakan kehadiran PT.PSU hanya menimbulkan konflik di kalangan penduduk. Bahkan PT.PSU disebut-sebut telah melakukan pola adu domba antar desa menyusul keberhasilan perusahaan itu menghasut Desa Rantobi untuk menyerahkan lahan adatnya kepada PT.PSU seluas 1.700 Hektare.

“Sebelum menjadi pertumpahan darah antara masyarakat, kami sangat mengharapkan agar Pemda Madina dapat menyelesaikan persoalan ini, karena kami sangat khawatir akan terjadi perlawanan dari masyarakat bila pemerintah Madina terus diam. karena hingga saat ini PT. PSU telah mendirikan camp di lokasi tanah adat masyarakat empat desa tersebut,” tegas Bahtiar.

“Perlu diketahui oleh perusahaan bahwa kami yang terdiri empat desa ini adalah berkeluarga dan jangan ciptakan pertikaian diantara kami,” katanya.

Sementara itu, Camat Batang Natal, Hasan Basri usai peninjauan lahan menyatakan persoalan ini harus diselesaikan dengan kepala dingin. Dan salah satu langkahnya adalah mempertemukan antara masyarakat dengan PT.PSU beserta pemerintah agar persoalan ini dapat segera diselesaikan.

“Saya akan melaporkan hasil peninjauan lapangan ini kepada Plt Bupati Madina, sehingga pemerintah dapat mengambil langkah apa yang akan ditempuh,” ujar Hasan Basri.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Batta ke Batak

    Dari Batta ke Batak

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Profesor Uli Kozok memosting artikel singkat di akun facebooknya pada 25 November 2019 memaparkan masa awal sebutan “Batak”. Artikel singkat berjudul “Dari Batta ke Batak” ini memaparkan kajian-kajian bahwa sebutan “Batak” baru muncul pada abad 19 dari pihak luar seperti Aceh dan Melayu. Merujuk naskah-naskah kuno maupun catatan para misionaris Jerman yang dimuat di […]

  • Warga Nilai Cara Harun Mustafa Jadikan Lopo Kopi Salah Satu Cara Jemput Aspirasi Tepat

    Warga Nilai Cara Harun Mustafa Jadikan Lopo Kopi Salah Satu Cara Jemput Aspirasi Tepat

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online) : serap aspiraai tanpa batas, Cabup Madina nomor 1 Harun Mustafa Nasution terus mengakar. Lopo kopi dijadikan media untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat. Ada dua warung kopi pagi ini selasa 22/10 yang dikunjungi Harun Mustafa Nasution. Warung kopi Banjar Rebak dan Warung Kopi Manohara di Lintas Timur Panyabungan. Warga yang […]

  • Heboh…Spanduk ” bebas transaksi narkoba” Terpampang Dekat Kantor Lurah Pasar II Natal

    Heboh…Spanduk ” bebas transaksi narkoba” Terpampang Dekat Kantor Lurah Pasar II Natal

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    NATAL ( Mandailing Online ): Pasar II Natal, di Kecanatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal  dihebohkan dengan berdirinya sebuah spanduk bertulisan ” wilayah ini bebas bertransaksi dan menggunakan narkoba”. Spanduk itu dipasang di samping Kantor Lurah Pasar II Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kabarnya spanduk ini di naikkan oleh kaum anak muda wilayah tersebut. […]

  • Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis, RSUD Tapsel Kerja Sama dengan USU& UI

    Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis, RSUD Tapsel Kerja Sama dengan USU& UI

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK; Pimpinan Rumah Sakit Umum Daerah Tapsel bekerja sama dengan Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Indonesia (UI) serta perorangan.Program ini untuk pemenuhan dokter spesialis rumah sakit tersebut. Demikian dikatakan Direktur RSUD Tapsel, dr Ismail Fahmi MKes melalui Kepala Tata Usaha (KTU), Nasrun Harahap SSos kepada METRO, Kamis (10/3). “Program itu juga untuk meningkatkan pelayanan […]

  • Madina Kembali ke Level 2

    Madina Kembali ke Level 2

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berhasil kembali ke level 2 pengendalian covid-19. Penetapan level 2 itu tertuang di dalam Instruksi Meneteri Dalam Negeri Nomor 58 Tahun 2021 tanggal 8 November 2021. Capaian itu terkait capaian vaksinasi. Berdasar laporan Satgas Covid-19 Madina, hingga Selasa siang (8/11/2021), grafik realisasi vaksinasi telah mencapai sekitar 41,21 […]

  • Enni Sopiah Anak Petani Miskin, Duta Madina di Olimpiade MIPA Sumut

    Enni Sopiah Anak Petani Miskin, Duta Madina di Olimpiade MIPA Sumut

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) –  Gadis cilik itu berasal dari keluarga miskin. Tetapi kecerdasannya akan membawa nama Kabupaten Madina di Olimpiade MIPA Sumut. Namanya Enni Sopiah Lubis, pelajar kelas VI SD Negeri 161 Bangun Purba, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina), anak dari seorang petani miskin di Desa Bangun Purba. Dia dijadwal akan […]

expand_less