Selasa, 10 Mar 2026
light_mode

Zakaria Rambe : Polisi Dinilai Menutup nutupi Akhir Dari Penertipan Tambang di Perbatasan Tapsel-Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

Tim saat mengamankan alat berat dan sejumlah pekerja tambang emas ilegal di perbatasan Tapsel-Madina beberapa hari lalu ( ist )

Medan ( Mandailing Online )- Zakaria Rambe, pengamat Hukum dan Sosial dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara meminta aparat penegak hukum (APH) khususnya Polisi dan TNI untuk terbuka terkait penertiban Penambangan Tanpa Izin (PETI) di Mandailing Natal (Madina) beberapa waktu lalu. Hal ini diungkapkan oleh Zakaria karena menilai Polisi dan TNI terkesan menutup-nutupi akhir dari penertiban tersebut.

Ia menilai aksi Polisi sperti sinetron yangbsudah pernah tayang, ditertibkan, terus hilang begitu saja. Masyarakat menunggu apa akhir dari drama ini. Jangan akhirnya masyarakat menilai Polisi dan TNI hanya menaikkan nilai tawar. jelasnya Rambe Menanggapi tertutupnya keterangan terkait penertiban PETI tersebut, Selasa (10/3/2026).

Alumni UMSU ini juga mengatakan, apa yang dilakukan oleh Polisi dan TNI beberapa waktu lalu cukup membuat masyarakat sedikit lega. Namun pada akhirnya, masyarakat harus menelan kekecewaan karena tidak ada akhir dari aksi penertiban tersebut.

“Wakapolda yang turun langsung melakukan penertiban. Jangan karena ego dan kebutuhan menjelang lebaran, marwah Wakapolda dipertaruhkan. Harus ada akhir dari cerita penertiban ini. Karena barang bukti yang ditangkap cukup banyak dan menyita perhatian masyarakat,” tegasnya.

Zakaria mengatakan, dirinya mengetahui tentang adanya penertiban di Madina melalui pemberitaan. Namun sayangnya, sudah hampir 7 hari dari aksi penertiban tidak ada tersangka yang ditetapkan.

“Barang bukti sudah dibawa ke Mako Brimob Tapanuli Selatan informasinya. Terus apakabar dengan para terduga penambang yang diamankan. Apa dilepaskan, tidak diperiksa atau seperti apa,” tanyanya.

Sebelumnya, Kepolisian Polda Sumatera Utara melakukan aksi penertiban di perbatasan Kabupaten Madina dengan Tapanuli Selatan. Dalam penertiban ini, Polda mengamankan 12 excavator beserta 17 orang pekerja di lokasi PETI. Bahkan, aksi penertiban ini dikawal langsung oleh Wakapolda Sumut, Brigjen Sonny Irawan.
Penertiban yang dilakukan oleh Brimob Batalion C Sipirok bersama dengan tim Ditreskrimsus Polda Sumut di Kecamatan Tanotombangan. Aksi penertiban ini dilakukan di lokasi PETI yang berjarak cukup jauh dari pemukiman masyarakat.

Sementara itu, satu hari setelahnya, Pasukan Kodim 0212/TS melakukan penertiban PETI di Kecamatan Batang Natal Madina. Dalam penertiban ini, tim TNI berhasil mengamankan 6 unit Excavator dan 6 orang terduga pelaku PETI. (*)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kubu Prabowo-Hatta Optimis Menang di MK

    Kubu Prabowo-Hatta Optimis Menang di MK

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengklaim punya data dan bukti kalau hasil rekapitulasi mereka, Prabowo-Hatta unggul, dari pasangan Jokowi-JK. "Data dan bukti yang kami punya bisa dipertanggungjawabkan," kata Tim Pemenangan Prabowo-Hatta dari Partai Amanat Nasional (PAN), Laurens Bahang Dama, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (22/7). Menurut dia, hasil perhitungan suara yang mereka lakukan berbeda dengan […]

  • Tahapan Pilkades Madina Sukses, Cakades Saling Rangkul Bukti Kedewasaan Demokrasi

    Tahapan Pilkades Madina Sukses, Cakades Saling Rangkul Bukti Kedewasaan Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Tahun 2023 sukses, meski ada beberapa kendala seperti salah cetak surat suara, namun bisa diselesaikan dengan menunda pencoblosan beberapa jam saja. demikian diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD ) Ahmad Mainul Lubis Rabu 23/8/2023. Pemerintah Daerah […]

  • Cari Solusi Terbaik bagi Honorer K2 Gagal CPNS

    Cari Solusi Terbaik bagi Honorer K2 Gagal CPNS

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PEKANBARU  – Pada 5 Februari 2014, Panitia Pusat akan mengumumkan kelulusan hasil seleksi CPNS dari tenaga honorer kategori dua (K2). Namun, sampai saat ini, Pemerintah Provinsi Riau belum menentukan sikap untuk tenaga honorer K2 yang nantinya tidak lulus alias gagal menjadi CPNS. Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Surya Maulana kepada Riau […]

  • Musda Momentum Kebangkitan

    Musda Momentum Kebangkitan

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Bupati Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofian Batubara didamping Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Utara Syah Afandin membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) IV PAN Kabupaten Madina di Hotel Internasional Payaloting, Panyabungan, Ahad (26/12/2010). Ketua Panitia Musda IV DPD PAN Madina Jakfar Siddik saat ditemui, menjelaskan kandidat Ketua DPD PAN Madina Periode 2010-2015 […]

  • Pohon Besar Ancam Warga Dikhawatirkan Tumbang

    Pohon Besar Ancam Warga Dikhawatirkan Tumbang

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDEMPUAN-Keberadaan pohon besar yang tumbuh di pinggir Jalan Sudirman Kelurahan Timbangan, Kecamatan Psp Utara, sangat dicemaskan masyarakat Sigiring-giring. Selain besar, pertumbuhannya juga menyeramkan. Alasan warga yang bermukim di sekitar pohon besar ini, mereka takut jika nantinya hujan lebat dan angin kencang, akan menyebabkan ranting dan cabang pohon akan patah dan menimpa rumah, warga, dan pengendara […]

  • Pelayanan Dinilai Pilih Kasih, Notaris Demo BPN Madina

    Pelayanan Dinilai Pilih Kasih, Notaris Demo BPN Madina

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sejumlah Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Madina di Komplek Perkantoran Bupati Payaloting, Rabu (11/05/2011). Para PPAT (Notaris) mengecam pelayanan BPN Madina yang dinilai pilih kasih. Fitrisna Borotan, salah seorang notaris yang merasa keberatan atas kinerja BPN mengatakan, kedatangan mereka karena merasa tidak senang […]

expand_less