Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Pelayanan Dinilai Pilih Kasih, Notaris Demo BPN Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Sejumlah Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Madina di Komplek Perkantoran Bupati Payaloting, Rabu (11/05/2011). Para PPAT (Notaris) mengecam pelayanan BPN Madina yang dinilai pilih kasih.

Fitrisna Borotan, salah seorang notaris yang merasa keberatan atas kinerja BPN mengatakan, kedatangan mereka karena merasa tidak senang atas kinerja BPN Madina. Ia menilai pegawai BPN ada “bermain” dengan salah satu notaris di Panyabungan.

“Apa perbedaan kami dengan salah satu PPAT yang berkantor di Dalan Lidang? Mengapa PPAT yang dipimpin oleh HRP urusannya bisa cepat. Sedangkan kami bisa sampai berbulan-bulan baru siap urusan kami di kantor ini,” tegas Fitrisna.

Masih kata Fitrisna, notaris lain di Panyabungan merasa dirugikan dan dikecewakan akibat adanya perbedaan pelayanan yang diberikan BPN Madina.

“Akibat perbedaan ini, kita merasa banyak pelanggan yang akan mengurus segala sesuatu mengenai surat menyurat yang berhubungan dengan BPN akan berpindah ke PPAT yang dipimpin oleh HRP,” papar Fitrisna

Sondank Mathiur, notaris lainnya di Panyabungan juga menyampaikan kekesalannya kepada pegawai BPN yang ada didepannya. “Saya sendiri sudah hampir setahun surat sertifikat yang saya urus di kantor ini sampai sekarang belum siap. Sedangkan PPAT yang ada di Dalan lidang dalam dua hari surat menyuratnya langsung siap. Bukankah ini menjadi pertanyaan besar bagi kita,” ungkap Sondank.

“Kita akan mengklarifikasi hal ini langsung kepada Kepala Kantor BPN Madina, karena kita menilai hal-hal yang diduga melanggar hukum telah terjadi di sini. Apalagi Kantor PPAT yang beralamat di Dalan lidang tersebut ternyata suaminya bekerja dan mempunyai jabatan di kantor ini,” jelas Sondank.

Sementara itu Kepala Kantor BPN Madina Juharnel SH saat dikonfirmasi menampik semua tuduhan yang dilontarkan para notaris yang mendatangi kantornya.

“Tidak mungkin kita membeda-bedakan PPAT yang ada di Kota Panyabungan ini, karena mereka semua adalah mitra kerja kita. Kemudian perihal yang katanya adanya urusan surat menyurat yang bisa siap dalam beberapa hari, itu tidak benar karena kita di sini memakai system online ke pusat. Yang pasti, semua harus sesuai dengan prosedur yang ada,” jelas Juharnel. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teh Rasa Eksklusif Ada di Panggorengan

    Teh Rasa Eksklusif Ada di Panggorengan

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ingin minuman teh dengan aroma dan rasa belum ada di Madina? Silakan datang ke Desa Panggorengan. Berlokasi di jalan Willem Iskander, Panggorengan, Panyabungan, Mandailing Natal. Tepatnya di antara masjid Taqwa dan kantor Gerindra Madina. Minuman teh ini baru dirintis hari Rabu kemarin (16/7/2025). Minuman yang dijual Es Teh Sultan Al-Barkah Teh […]

  • Alat Berat Milik Penambang Emas Ilegal di Kotanopan Kembali Beroperasi. Sebutan Todung Mulya Lubis Polisi dan Pemerintah ” Ommission ” Takberarti

    Alat Berat Milik Penambang Emas Ilegal di Kotanopan Kembali Beroperasi. Sebutan Todung Mulya Lubis Polisi dan Pemerintah ” Ommission ” Takberarti

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Kotanopan ( Mandailing Online ): Pelaku tambang emas ilegal kembali mengoperasikan alat berat jenis excavator  di wilayah hukum Polsek Kota Nopan tepatnya di antara desa jambur tarutung dan aek kapesong, di Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Dalam video pendek yang dikirimkan warga pada Minggu sore 16/3/2025 terlihat alat berat milik pelaku […]

  • Persoalan Pendidikan Tanggung Jawab Bersama

    Persoalan Pendidikan Tanggung Jawab Bersama

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persoalan yang muncul dalam pengelolaan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pendidikan Mandailing Natal (Madina) Miswaruddin Daulay menjawab Mandailing Online terkait adanya pungutan pengambilan SK guru honor TKS. “Pada hakikinya ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Pendidikan ini harus kita awasi bersama,” ujarnya. Dewan Pendidikan, jelas Miswar, […]

  • Dilema Gen-Z, Buah Simalakama Kehidupan Sekuler Yang Membuat Frustasi

    Dilema Gen-Z, Buah Simalakama Kehidupan Sekuler Yang Membuat Frustasi

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Dewi Sofiariani
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Ibu Dan Pemerhati Umat Gen-Z, dari kalangan remaja abad ini hidup penuh problematik. Tekanan demi tekanan dalam kehidupan yang kapitalistik menjadikan para Gen-Z kehilangan arah dan tujuan hidup yang jelas. Berbagai persoalan menghampiri dunia Gen-Z, tak sedikit dari mereka terancam oleh suramnya masa depan yang terus menghantui. Tekanan hidup menyerang dari semua […]

  • USU Tak Masuk 10 Besar di Indonesia Versi Webometrics

    USU Tak Masuk 10 Besar di Indonesia Versi Webometrics

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Berdasarkan data Webometrics pada Januari 2015, Universitas Sumatera Utara (USU) tidak masuk dalam peringkat 10 besar perguruan tinggi (PT) di Indonesia. Versi Webometrics, USU berada di peringkat 34. Tidak hanya kalah dengan perguruan tinggi di Jawa, USU peringkat USU juga lebih rendah dibanding sejumlah PT lainnya di Sumatera. Sementara untuk peringkat dunia, USU yang beralamat […]

  • Apakah Khilafah Kedaluwarsa?

    Apakah Khilafah Kedaluwarsa?

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Akhir-akhir ini istilah khilafah menjadi topik perbincangan masyarakat. Ada anggapan bahwa istilah khilafah itu tidak ada dalam al-Quran. Karena itu Khilafah tidak perlu disuarakan. Bahkan seolah ingin ditanamkan kepada umat bahwa Khilafah itu bukan ajaran Islam sehingga umat tidak perlu menyibukkan diri dengan urusan Khilafah. Memang benar, kata khilafah dalam makna sistem pemerintahan Islam—sebagaimana […]

expand_less